"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Lukas 8:4-15;

Ayat 10-15:

Luk 8:10
Lalu Ia menjawab: "Kepadamu diberi karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan Allah, tetapi kepada orang-orang lain hal itu diberitakan dalam perumpamaan, supaya sekalipun memandang, mereka tidak melihat dan sekalipun mendengar, mereka tidak mengerti.
Luk 8:11
Inilah arti perumpamaan itu: Benih itu ialah firman Allah.
Luk 8:12
Yang jatuh di pinggir jalan itu ialah orang yang telah mendengarnya; kemudian datanglah Iblis lalu mengambil firman itu dari dalam hati mereka, supaya mereka jangan percaya dan diselamatkan.
Luk 8:13
Yang jatuh di tanah yang berbatu-batu itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menerimanya dengan gembira, tetapi mereka itu tidak berakar, mereka percaya sebentar saja dan dalam masa pencobaan mereka murtad.
Luk 8:14
Yang jatuh dalam semak duri ialah orang yang telah mendengar firman itu, dan dalam pertumbuhan selanjutnya mereka terhimpit oleh kekuatiran dan kekayaan dan kenikmatan hidup, sehingga mereka tidak menghasilkan buah yang matang.
Luk 8:15
Yang jatuh di tanah yang baik itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menyimpannya dalam hati yang baik dan mengeluarkan buah dalam ketekunan."
--------

Yang jatuh di tanah yang berbatu-batu itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menerimanya dengan gembira, tetapi mereka itu tidak berakar, mereka percaya sebentar saja dan dalam masa pencobaan mereka murtad

Saudaraku,
Tuhan Yesus mengajar dengan perumpamaan-perumpamaan.
Tidak semua orang yang mendengar mampu memahami pengajaran itu.
Hanya orang-orang yang "punya telinga yang mendengar" dan yang "punya mata yang melihat."
Semua orang diberikan kesempatan untuk mendengar Injil tetapi hanya sedikit orang yang terpanggil untuk masuk didalamnya.
Sebab tanpa Roh Kudus mata dan telinga amanusia tidak akan melihat dan mendengar hal-hal kerajaan Allah, apalagi mengetahuinya.
Terlebih orang yang tidak sanggup menutup pancaindranya akan terhimpit oleh kekuatiran dan kekayaan dan kenikmatan hidup.
Sehingga tidak ada tempat untuk Kerajaan Allah dalam dirinya.

Saudaraku,
jangan tergoda oleh suara lantang keduniawian tetapi dengarkanlah "bisikan kebenaran" yang memberikan pengajaran dari dalam hati.
Tutuplah mata untuk barang-barang duniawi, jika kita ingin sungguh-sungguh mendengar sabda Allah.
Memang tidak mudah sebab suara-suara dunia terdengar lebih merdu, terlebih jika disambut dengan hawa nafsu.
Maka mari kita "pelihara firman Tuhan", sebab hidup ini tidak pernah pasti.
Supaya jika kita mengalami berbagai macam kesulitan, hidup kita tidak menyimpang.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 17 September 2022

Allah Bapa kami
Kami sangat-sangat bersyukur dan mengucapkan terimakasih kepada-Mu
Sebab Engkau berikan kami karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan-Mu
Sehingga mata kami tidak lagi tertarik dengan kenikmatan dan kepuasan duniawi
Kami sadar daging ini selalu menuntut dan selalu minta dikasihani
Maka kami mohon puaskanlah kami dengan belas kasih-Mu
Dan hiburlah kami dengan kidung surgawi

Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.

Injil Lukas 8:1-4;

Luk 8:1
Tidak lama sesudah itu Yesus berjalan berkeliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa memberitakan Injil Kerajaan Allah. Kedua belas murid-Nya bersama-sama dengan Dia,
Luk 8:2
dan juga beberapa orang perempuan yang telah disembuhkan dari roh-roh jahat atau berbagai penyakit, yaitu Maria yang disebut Magdalena, yang telah dibebaskan dari tujuh roh jahat,
Luk 8:3
Yohana isteri Khuza bendahara Herodes, Susana dan banyak perempuan lain. Perempuan-perempuan ini melayani rombongan itu dengan kekayaan mereka.
-------

Kedua belas murid-Nya bersama-sama dengan Dia dan juga beberapa orang perempuan yang telah disembuhkan dari roh-roh jahat

Saudaraku,
para murid dan orang-orang yang telah disembuhkan oleh Tuhan Yesus, ikut berjalan keliling memberitakan Injil.
Mereka masing-masing punya kesaksian tentang "pekerjaan Tuhan Yesus dalam hidupnya".
Lalu permenungannya: apakah hidup kita sudah menjadi saksi pekerjaan Tuhan Yesus?

Saudaraku,
ada banyak orang kristini yang memberikan kesaksian melalui berbagai media dan pertemuan-pertemuan.
Itu sangat baik bisa mmembantu dalam pertumbuhan iman.
Tetapi Tuhan Yesus menantang kita untuk menjadi saksinya dalam kehidupan kita kehidupan kita sehari-hari.
Jika Saudara tidak berkobar menjadi saksi Kristus, nampaknya Saudara tidak begitu yakin akan kuasa Tuhan Yesus.
Hidup kita harus bisa menjadi saksi Kristus di keluarga.
Hidup kita harus bisa menjadi saksi Kristus di sekitar tempat tinggal kita.
Hidup kita harus bisa menjadi saksi Kristus di tempat kerja kita.
Hidup kita harus bisa menjadi saksi Kristus di dalam setiap kegiatan dan aktivitas kita.

Saudaraku,
kerasulan atau dorongan untuk menjadi saksi Kristus seharusnya "luapan" dari dalam, dari seseorang sungguh-sungguh mencintai Kristus.
Maka mari kita masuk dalam keheningan.
Bergembiralah jika Saudara melihat orang bekerja dalam kerasulan dan doakan mereka agar Allah melimpahkan rahmat-Nya.
Setelah itu coba lihat diri kita sendiri dengan jujur.
Jangan menyibukkan diri dengan hal-hal yang sia-sia, ingatlah bahwa kita adalah rasul-rasul Kristus dan hidup kita harus menjadi saksi-Nya.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 16 September 2022

Tuhan Yesus
Terimakasih kasih Engkau telah menyembuhkan kami
Terimaksih Engkau buat kami melihat dan mendengar
Mata kami melihat perbuatan-Mu dan telinga kami mendengar perintah-Mu
Kami mohon rahmat kekuatan-Mu supaya dalam segala keadaan hidup kami menjadi saksi kuasa dan belas kasih-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Yohanes 19:25-27;

Yoh 19:25
Dan dekat salib Yesus berdiri ibu-Nya dan saudara ibu-Nya, Maria, isteri Klopas dan Maria Magdalena.
Yoh 19:26
Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya, berkatalah Ia kepada ibu-Nya: "Ibu, inilah, anakmu!"
Yoh 19:27
Kemudian kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Inilah ibumu!" Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya.
---------

Kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Inilah ibumu!"

Saudaraku,
Bunda Maria juga harus menjadi teladan kita.
Sang Sabda menjadi daging, lahir darinya.
Kita dipanggil juga untuk "memberikan ruang yang sama" untuk Tuhan Yesus.
Sehingga Sang Sabda yang kekal, hidup dan berbicara didalam kita.

Saudaraku,
mari kita belajar kepada Bunda Maria.
Tuhan Yesus telah memberikannya kepada kita, untuk menjadi ibu kita.
Lihatlah betapa sederhananya Bunda Maria menanggapi panggilan Allah: Aku ini hamba Allah... lalu Sabda menjadi daging.
Lalu permenungannya: apakah hidup kita untuk melayani Sabda Tuhan?
Apakah kita telah memberikan ruang supaya Sabda Tuhan hidup dan bertumbuh dalam hidup kita?

Saudaraku,
panggilah Bunda Maria, berserulah kepadanya, ia melihat kita, ia mendengarkan kita.
Hiduplah dalam pelukannya.
Pelukannya melindungi kita dan ia membelai kita dengan penuh kasih sayang.
Ia pula yang akan menuntun kita, memberikan semangat dan kekuatan kepada kita supaya hidup kita berbuah.
Ia akan berdukacita jika hidup kita disalib oleh daging.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 15 September 2022

Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau memberikan bunda-Mu menjadi bunda kami
Kami percaya Bunda Maria akan menuntun dan menjaga kami supaya tetap berada didekat-Mu
Dan selalu mendorong kami untuk taat kepada kehendak-Mu
Dalam pelukan Bunda Maria kami memuji memuliakan nama-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Yohanes 3:13-17;

Yoh 3:13
Tidak ada seorangpun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia.
Yoh 3:14
Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan,
Yoh 3:15
supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal.
Yoh 3:16
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Yoh 3:17
Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.
--------

PESTA SALIB SUCI
Konon ketika raja Persia menaklukkan Tanah Suci dan menduduki Yerusalem, ia merampas Salib Yesus dan membawanya ke Persia.
Tetapi tidak lama kemudian ketika Kaisar Romawi Heraklius mengalahkan Persia, Salib Tuhan itu dikembalikan atas tuntutannya.
Heraklius sendiri memikul Salib Tuhan itu hingga ke puncak Golgotha.
Pada abad keempat, Salib itu ditemukan oleh Santa Helena, ibu Kaisar Konstantinus Agung.
Sebuah gereja dibangun di sana sebagai penghormatan terhadap Salib Tuhan itu.
Hari ini Gereja merayakan pesta Salib Suci.
Pemuliaan Salib Tuhan ini dikaitkan dengan penemuannya oleh Santa Helena.
Lebih dari itu pesta ini lebih merupakan ungkapan iman Gereja terhadap Salib Yesus sebagai jalan keselamatan.
(Sumber: imankatolik.or.id)

Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia

Saudaraku,
Rasul Paulus mengajarkan kepada kita:
Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya.(Gal 5:24)
Kenyataannya orang cenderung "menyalibkan orang lain."
Lihatlah dunia ini selalu penuh dengan tuduhan dan fitnahan.
Jarang sekali ditemukan seorang yang mau melihat dirinya sendiri terlebih dulu sebelum melihat orang lain.
Mari kita jujur, berapa banyak kebencian yang tidak kita ungkapkan dan seberapa sering hati dan pikiran kita menilai keburukkan orang lain.

Saudaraku,
kita percaya salib Kristus adalah keselamatan, artinya supaya kita selamat kita harus "hidup di dalam salib itu."
Setiap usaha kerohanian jika tidak mampu membawa kepada matiraga adalah kesia-siaan.
Sebab setiap kehendak yang menyimpang dari Allah, berawal dari raga ini.
Lihatlah melalui mata dan telinga banyak kejahatan masuk ke dalam jiwa!
Jika kita menjaga mata dan telinga kita, hati kita aman.

Saudaraku,
banyak orang yang mengajarkan: keselamatan itu anugerah, jika percaya kepada Kritus.
Namun permenungannya, jika kepercayaan itu tidak sanggup menyalibkan daging apakah selamat?
Abaikanlah semua ajaran yang tidak membawa kita kepada salib Kristus.
Setiap hari, taklukanlah diri sedari awal.
Buanglah jauh-jauh rasa iba terhadap dirimu sendiri.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 14 September 2022

Tuhan Yesus
Tanpa Engkau kami akan binasa dalam daging
Terimakasih Roh Kudus-Mu menerangi dan menjaga hati kami
Terimakasih Sabda-Mu menguasai pikiran kami
Tetapi kami sadar bahwa setiap hari adalah pertempuran
Maka kami mohon rahmat kekuatan-Mu
Supaya setiap hari kami beroleh kemenangan

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

 

Injil Lukas 7:1-10;

Luk 7:11
Kemudian Yesus pergi ke suatu kota yang bernama Nain. Murid-murid-Nya pergi bersama-sama dengan Dia, dan juga orang banyak menyertai-Nya berbondong-bondong.
Luk 7:12
Setelah Ia dekat pintu gerbang kota, ada orang mati diusung ke luar, anak laki-laki, anak tunggal ibunya yang sudah janda, dan banyak orang dari kota itu menyertai janda itu.
Luk 7:13
Dan ketika Tuhan melihat janda itu, tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia berkata kepadanya: "Jangan menangis!"
Luk 7:14
Sambil menghampiri usungan itu Ia menyentuhnya, dan sedang para pengusung berhenti, Ia berkata: "Hai anak muda, Aku berkata kepadamu, bangkitlah!"
Luk 7:15
Maka bangunlah orang itu dan duduk dan mulai berkata-kata, dan Yesus menyerahkannya kepada ibunya.
Luk 7:16
Semua orang itu ketakutan dan mereka memuliakan Allah, sambil berkata: "Seorang nabi besar telah muncul di tengah-tengah kita," dan "Allah telah melawat umat-Nya."
Luk 7:17
Maka tersiarlah kabar tentang Yesus di seluruh Yudea dan di seluruh daerah sekitarnya.
--------

Seorang nabi besar telah muncul di tengah-tengah kita," dan "Allah telah melawat umat-Nya

Saudaraku,
hari ini hari spesial buat saya.
Hari ulang tahun saya dan peringatan santo pelindung saya, Santo Yohanes krisostomus.
Saya sendiri yang memilih santo pelindung, sebab saat itu orangtua saya belum katolik.
Saya memilih Santo Yohanes Krisostomus dengan pertimbangan yang sederhana, yaitu tanggal peringatannya sama dengan tanggal lahir saya.
Injil Lukas hari ini mengingatkan saya bahwa Allah senantiasa hadir di hidup kita.
Saya sungguh merasakan kehadiran itu saat saya kelas 4 SD dan sampai hari ini.

Saudaraku,
perjalanan hidup saya tidak mudah.
Saat saya kelas 2 di SMA De Britto, keadaan ekonomi orangtua saya tidak baik.
Adik-adik saya juga perlu biaya sekolah.
Saya putus asa, malas sekolah dan malas belajar.
Sebab buat apa saya melanjutkan sekolah tetapi tidak bisa kuliah.
Dan kelas 2 saya tidak naik kelas.
Tetapi saat itu saya tidak sedih, justru saya rasanya seperti bangkit dari kematian dan hidup baru.
Romo Pamong yang memahami ketakutan saya dan kesulitan saya berkata demikian:
"Buat apa kamu mikir bisa kuliah atau tidak? 5 menit lagi kamu masih hidup atau mati, kamu tidak tahu."

Saudaraku,
sejak saat itu saya berserah diri kepada Tuhan Yesus.
Hari demi hari saya merasakan kebersamaan dengan Tuhan Yesus.
Saya hanya jalani kewajiban saya, dan tidak pernah berpikir tentang hari esok.
Singkat cerita, saya dituntun oleh Tuhan Yesus dijalan yang sangat baik.
Maka dari itu sampai hari ini saya selalu berusaha untuk hidup benar di hadapan Allah.
Juga teladan Santo Yohanes Krisostomus yang kita peringati hari ini, selalu hidup dalam hati dan pikiran saya.
Yohanes dikenal sebagai seorang uskup yang saleh.
Kotbah dan tulisan-tulisannya sangat berbobot dan menjadi saksi akan kefasihannya dalam berbicara.
Oleh karena itu, ia dijuluki "Krisostomus" yang artinya "Si Mulut Emas."
Walaupun tulisan saya tidak berbobot, dengan menulis renungan harian, menjaga saya tetap berada di jalan Allah.
Maka mari berusahalah dengan berbagai cara untuk selalu hidup dalam kehadiran-Nya.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 13 September 2022

Tuhan Yesus
Sungguh kami bergembira setiap hari
Sebab Engkau selalu hadir dalam hidup kami
Engkau tidak membiarkan kami tersesat
Dengan berbagai cara Engkau nyatakan kuasa-Mu dalam hidup kami
Ampunilah kami ya Tuhan ampunilah kami
Jika Kau dapati kami tidak setia
Kami mohon perbaharuilah kami dengan firman-Mu setiap hari
Dan puaskanlah kami dengan pemberian-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa