"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Matius 22:1-14;

Mat 22:1
Lalu Yesus berbicara pula dalam perumpamaan kepada mereka:
Mat 22:2
"Hal Kerajaan Sorga seumpama seorang raja, yang mengadakan perjamuan kawin untuk anaknya.
Mat 22:3
Ia menyuruh hamba-hambanya memanggil orang-orang yang telah diundang ke perjamuan kawin itu, tetapi orang-orang itu tidak mau datang.
Mat 22:4
Ia menyuruh pula hamba-hamba lain, pesannya: Katakanlah kepada orang-orang yang diundang itu: Sesungguhnya hidangan, telah kusediakan, lembu-lembu jantan dan ternak piaraanku telah disembelih; semuanya telah tersedia, datanglah ke perjamuan kawin ini.
Mat 22:5
Tetapi orang-orang yang diundang itu tidak mengindahkannya; ada yang pergi ke ladangnya, ada yang pergi mengurus usahanya,
Mat 22:6
dan yang lain menangkap hamba-hambanya itu, menyiksanya dan membunuhnya.
Mat 22:7
Maka murkalah raja itu, lalu menyuruh pasukannya ke sana untuk membinasakan pembunuh-pembunuh itu dan membakar kota mereka.
Mat 22:8
Sesudah itu ia berkata kepada hamba-hambanya: Perjamuan kawin telah tersedia, tetapi orang-orang yang diundang tadi tidak layak untuk itu.
Mat 22:9
Sebab itu pergilah ke persimpangan-persimpangan jalan dan undanglah setiap orang yang kamu jumpai di sana ke perjamuan kawin itu.
Mat 22:10
Maka pergilah hamba-hamba itu dan mereka mengumpulkan semua orang yang dijumpainya di jalan-jalan, orang-orang jahat dan orang-orang baik, sehingga penuhlah ruangan perjamuan kawin itu dengan tamu.
Mat 22:11
Ketika raja itu masuk untuk bertemu dengan tamu-tamu itu, ia melihat seorang yang tidak berpakaian pesta.
Mat 22:12
Ia berkata kepadanya: Hai saudara, bagaimana engkau masuk ke mari dengan tidak mengenakan pakaian pesta? Tetapi orang itu diam saja.
Mat 22:13
Lalu kata raja itu kepada hamba-hambanya: Ikatlah kaki dan tangannya dan campakkanlah orang itu ke dalam kegelapan yang paling gelap, di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi.
Mat 22:14
Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih."
---------

Ketika raja itu masuk untuk bertemu dengan tamu-tamu itu, ia melihat seorang yang tidak berpakaian pesta

Saudaraku,
setiap manusia secara naluri pasti ingin melakukan segala yang baik, sebab manusia diciptakan Allah dalam rencana dan kehendak yang baik.
Jadi manusia adalah "relasi Allah", pada saatnya nanti semuanya akan diundang ke pesta perjamuan Allah.
Jika manusia tetap menjaga relasi atau hubungan dengan Allah, pasti termasuk dalam daftar undangan.

Saudaraku,
perumpamaan dalam Injil Matius ini mengajarkan kepada kita bahwa setiap saat kita harus siap diundang ke pesta perjamuan Tuhan.
Jadi setiap hari kita harus selalu "memakai pakaian pesta", artinya setiap hari kita harus mengutamakan "keilahian".
Berbahagialah kita umat kristiani sebab Tuhan Yesus mengajarkan dengan sangat jelas tentang pakaian pesta itu.
Yaitu dengan mengabaikan kesia-siaan dunia.
Kesia-sianlah mencari kekayaan yang fana.
Kesia-sianlah mencari kehormatan dan membanggakan diri.
Kesia-sianlah menuruti keinginan daging.
Kesia-sianlah mengharapkan umut panjang jika tidak hidup dalam belas kasih.
Maka mari pakailah "pakaian pesta setiap hari", dengan cara menyesuaikan hidup kita dengan hidup Kristus.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 18 Agustus 2022

Tuhan Yesus
Engkau bersabda, barangsiapa mengikut Aku tidak akan berjalan dalam kegelapan.
Benar Tuhan kami percaya
Oleh karena itu kami mohon berilah kami kekuatan untuk menyingkirkan penghalang-penghalang yang menghalangi pandangan kami kepada-Mu
Kami sadar tanpa Engkau kami tidak akan sanggup mengalahkan kedagingan
Dengan rendah hati kami mohon kuasailah hati dan pikiran kami dengan Roh-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 22:15-21;

Mat 22:15
Kemudian pergilah orang-orang Farisi; mereka berunding bagaimana mereka dapat menjerat Yesus dengan suatu pertanyaan.
Mat 22:16
Mereka menyuruh murid-murid mereka bersama-sama orang-orang Herodian bertanya kepada-Nya: "Guru, kami tahu, Engkau adalah seorang yang jujur dan dengan jujur mengajar jalan Allah dan Engkau tidak takut kepada siapapun juga, sebab Engkau tidak mencari muka.
Mat 22:17
Katakanlah kepada kami pendapat-Mu: Apakah diperbolehkan membayar pajak kepada Kaisar atau tidak?"
Mat 22:18
Tetapi Yesus mengetahui kejahatan hati mereka itu lalu berkata: "Mengapa kamu mencobai Aku, hai orang-orang munafik?
Mat 22:19
Tunjukkanlah kepada-Ku mata uang untuk pajak itu." Mereka membawa suatu dinar kepada-Nya.
Mat 22:20
Maka Ia bertanya kepada mereka: "Gambar dan tulisan siapakah ini?"
Mat 22:21
Jawab mereka: "Gambar dan tulisan Kaisar." Lalu kata Yesus kepada mereka: "Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah."
---------

Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah

Saudaraku,
perintah Tuhan Yesus sangat-sangat jelas, sebagai umat kristiani kita harus membayarkan kewajiban kita kepada negara.
Bagian kedua dengan sangat jelas pula Tuhan Yesus memerintahkan kepada kita, berikanlah kepada Allah apa yang menjadi milik Allah.
Sangat jelas bahwa kita tidak bisa melakukan kewajiban yang satu dan yang satunya tidak, dengan alasan apapun.

Saudaraku,
kita harus membangun hubungan yang harmonis dalam menjalankan tanggung jawab usaha, pekerjaan dengan segala kewajibannya dan hubungan kita dengan Allah dan segala perintah dan kewajibannya.
Menjadi warga negara yang baik, taat dengan aturan dan hukum, asalkan kewajiban kita sebagai warga negara dan dalam bermasyarakat tidak bertentangan dengan hukum Allah.
Dan sebagai umat kristiani, hidup kita harus membawa wajah Tuhan Yesus, persembahkan hidup kita untuk pekerjaan-pekerjaan-Nya.
Jika kita mengabdi Allah dengan sungguh-sungguh, Allah akan menyediakan semua kebutuhan kita untuk membayarkan kewajiban kita kepada negara.
Ingat saat Tuhan Yesus memerintahkan Petrus untuk memancing, saat diminta untuk membayar bea bait Allah.
Pergilah memancing ke danau. Dan ikan pertama yang kaupancing, tangkaplah dan bukalah mulutnya, maka engkau akan menemukan mata uang empat dirham di dalamnya. Ambillah itu dan bayarkanlah kepada mereka, bagi-Ku dan bagimu juga.(Bdk Mat 17:27)
Maka marilah kita menjadi warga negara yang baik dan taat hukum, menjalankan semua kewajiban kita.
Supaya dalam bermasyarakat dan bernegara senantiasa membawa kabar sukacita dan kebaikan Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 17 Agustus 2022

Allah Bapa kami
Kami bersyukur untuk pemeliharaan-Mu dalam hidup kami
Kami berdoa untuk para pemimpin negar kami
Terangilah mereka dengan Cahaya Roh-Mu
Supaya mereka mengutamakan keadilan dan kebaikan untuk negara kami
Dan berilah mereka Roh kebijaksanaan

Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.

Injil Matius 19:23-30;

Mat 19:23
Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sukar sekali bagi seorang kaya untuk masuk ke dalam Kerajaan Sorga.
Mat 19:24
Sekali lagi Aku berkata kepadamu, lebih mudah seekor unta masuk melalui lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah."
Mat 19:25
Ketika murid-murid mendengar itu, sangat gemparlah mereka dan berkata: "Jika demikian, siapakah yang dapat diselamatkan?"
Mat 19:26
Yesus memandang mereka dan berkata: "Bagi manusia hal ini tidak mungkin, tetapi bagi Allah segala sesuatu mungkin."
Mat 19:27
Lalu Petrus menjawab dan berkata kepada Yesus: "Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau; jadi apakah yang akan kami peroleh?"
Mat 19:28
Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pada waktu penciptaan kembali, apabila Anak Manusia bersemayam di takhta kemuliaan-Nya, kamu, yang telah mengikut Aku, akan duduk juga di atas dua belas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel.
Mat 19:29
Dan setiap orang yang karena nama-Ku meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, bapa atau ibunya, anak-anak atau ladangnya, akan menerima kembali seratus kali lipat dan akan memperoleh hidup yang kekal.
Mat 19:30
Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir, dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu."
---------

Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sukar sekali bagi seorang kaya untuk masuk ke dalam Kerajaan Sorga

Saudaraku,
mengapa orang kaya sukar masuk ke dalam Kerajaan Surga?
Menurut saya adalah orang kaya yang berpikir bahwa kekayaannya oleh karena jerih payahnya sendiri.
Sehingga sangat sulit untuk peduli dengan orang lain dan sombong.
Dan yang kedua adalah orang kaya yang me-nuhan-kan kekayaannya.

Saudaraku,
rahmat Allah itu TIDAK bisa berjalan bersama dengan keduniawian.
Seseorang tidak mungkin TAHAN bergaul dengan Allah, jika tidak mau mematikan keinginan hawa nafsu.
Perhatikanlah dengan seksama rahmat Allah pasti berlain gerak dengan hawa nafsu keduniawian.
Perhatikan pula bahwa "daging" itu cerdik, tujuannya menjerat dan menipu.
Contoh ada orang yang menjalankan bisnisnya dengan tidak jujur, sukses dan kaya, ia sadar bahwa itu tidak benar, lalu daging berkata: nanti sebagian uangnya di sumbangkan untuk gereja dan panti asuhan!

Saudaraku,
kita harus mengembangkan talenta dengan maksimal supaya sukses dan kaya.
Namun hati-hati, kita harus bisa menjaga dengan sungguh-sungguh, supaya rahmat Allah lah yang berkuasa atas hidup kita.
Ingat Tuhan Yesus telah mengangkat kita dari keduniawian kepada HIDUP.
Kita bukan lagi manusia yang bersemangat kedagingan.
Kita telah diangkat dari kedagingan kepada kasih surgawi.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 16 Agustus 2022

Allah Bapa kami
Kami mohon berilah kami karunia agar kami dapat mengalahkan kedagingan
Jangan Engkau biarkan kami hidup dalam tawanan daging
Curahkanlah kekudusan-Mu kedalam hati kami
Supaya rahmat-Mu yang besar itu mengalahkan kodrat kedagingan

Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.

Injil Matius 19:16-22;

Mat 19:16
Ada seorang datang kepada Yesus, dan berkata: "Guru, perbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?"
Mat 19:17
Jawab Yesus: "Apakah sebabnya engkau bertanya kepada-Ku tentang apa yang baik? Hanya Satu yang baik. Tetapi jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah Allah."
Mat 19:18
Kata orang itu kepada-Nya: "Perintah yang mana?" Kata Yesus: "Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta,
Mat 19:19
hormatilah ayahmu dan ibumu dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri."
Mat 19:20
Kata orang muda itu kepada-Nya: "Semuanya itu telah kuturuti, apa lagi yang masih kurang?"
Mat 19:21
Kata Yesus kepadanya: "Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku."
Mat 19:22
Ketika orang muda itu mendengar perkataan itu, pergilah ia dengan sedih, sebab banyak hartanya.
---------

Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku

Saudaraku,
dalam Injil Matius hari ini, Tuhan Yesus menjawab pertanyaan orang yang bertanya kepada-Nya: apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?
Dan jawaban Tuhan Yesus: Pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku.

Saudaraku,
kita memang membutuhkan harta benda di dunia ini.
Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita supaya kita tidak "terikat oleh hal-hal duniawi", harta benda, jabatan dan kekuasaan.
Saya yakin kita semua sangat mengerti pengajaran ini.
Sangat boleh kita kaya raya dan sukses, tetapi.. jangan sampai pencapaian di dunia ini menggerus iman kita.
Kesuksesan harus bisa "menjadi saksi kebersamaan kita dengan Allah".
Dan kebersamaan itu harus terwujud dalam sifat, sikap dan tindakan dalam hidup sehari-hari.
Sering kita lihat dan kita dengar:
Orang katolik kok pelit.
Orang katolik kok pemarah.
Orang katolik kok egois.
Orang katolik kok sombong.
Orang katolik kok menutup mata dan telinga terhadap kesulitan orang lain.

Saudaraku,
hidup kita ini adalah "alat Tuhan".
Ada yang terbuat dari emas, ada yang dari perak ada yang dari tembaga, ada yang terbuat dari besi dan ada yang terbuat dari kayu.
Ada yang besar dan ada yang kecil.
Siapakah yang berani berkata bahwa pisau bedah seorang dokter lebih berguna daripada pahat seorang tukang kayu?
Mari jadikan hidup kita dan semua pencapaian kita di dunia ini untuk kemuliaan Allah.
Supaya hidup kita sempurna, sama seperti Bapa kita yang di surga adalah sempurna.(Bdk Mat 5:48)

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Senin 15 Agustus 2022

Allah Bapa kami
Kami mengucap syukur atas pemeliharaan-Mu sampai hari ini
Engkau dengan sabar menuntun dan mengajar kami
Supaya kami tidak terpenjara oleh hal-hal duniawi
Ampunilah kami jika kami belum sempurna
Kami mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk menolak segala keinginan cinta diri

Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.

Injil Lukas 1:39-56;

Ayat 46-53:

Luk 1:46
Lalu kata Maria: "Jiwaku memuliakan Tuhan,
Luk 1:47
dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku,
Luk 1:48
sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia,
Luk 1:49
karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku dan nama-Nya adalah kudus.
Luk 1:50
Dan rahmat-Nya turun-temurun atas orang yang takut akan Dia.
Luk 1:51
Ia memperlihatkan kuasa-Nya dengan perbuatan tangan-Nya dan mencerai-beraikan orang-orang yang congkak hatinya;
Luk 1:52
Ia menurunkan orang-orang yang berkuasa dari takhtanya dan meninggikan orang-orang yang rendah;
Luk 1:53
Ia melimpahkan segala yang baik kepada orang yang lapar, dan menyuruh orang yang kaya pergi dengan tangan hampa;
--------

_*Jiwaku memuliakan Tuhan, dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku, sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya*_

Saudaraku,
Bunda Maria memuliakan Allah dan hantinya bergembira, sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya.
Tanpa kerendahan hati Bunda Mari tidak bisa menerima kabar sukcita bahwa ia akan mengandung Anak Allah.
Tanpa kerendahan hati, mata kita tidak pernah bisa melihat pekerjaan Allah dan telinga kita tidak bisa mendengar perintah Allah.

Saudaraku,
jika kita mau jujur, hampir setiap detik hidup ini selalu dihadapkan kepada pilihan.
Pada dasarnya manusia cenderung cinta diri, cenderung untuk melayani kehendak daging.
Tentunya kita sebagai umat kristiani selalu berharap dan mengusahakan supaya "kehendak dan rencana Allah" yang terjadi dalam hdiup kita.
Melalui Injil dan melalui ajaran gereja, kita mampu membedakan yang mana kehendak daging dan yang mana kehendak Allah.
Berbahagialah kita karena kita diberikan mata yang melihat dan telinga yang mendengar, sebab orang-orang dunia tidak melihat dan tidak mendengar.
Maka sesungguhnya yang diperlukan adalah KETAATAN, penyerahan diri sepenuhnya kepada kehendak Allah.
Maka mari kita membangun niat yang teguh sebagai "konsekuensi yang logis", berusaha untuk memenuhi kehendak Allah.
Jujurlah bahwa pendapat sendiri selalu merisaukan hati, lawanlah itu.
Singkirkanlah pikiran-pikiran yang yang sombong dan kalahkan tipu daya keinginan daging.
Percayalah rahmat Allah cukup, untuk kita taat dan melakukan kehendak Allah.
Sehingga setiap detik, hati kita bergembira dan memuliakan Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 14 Agustus 2022

Tuhan Yesus
Kami mohon jauhkanlah kami dari kepuasan duniawi
Jauhkanlah kami dari rasa puas diri
Berilah kami kekuatan dan keberanian untuk menyingkirkan pikiran-pikiran yang sombong
Dan ajarilah kami untuk selalu rendah hati
Supaya mata dan telinga kami selalu mengarah kepada kemuliaan-Mu
Sehingga rencana dan kehendak-Mu yang terjadi dalam hidup kami

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa