Yohanes K. Sugiyarta
Injil Matius 23:23-26;
Mat 23:23
Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasih, adas manis dan jintan kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum Taurat kamu abaikan, yaitu: keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan.
Mat 23:24
Hai kamu pemimpin-pemimpin buta, nyamuk kamu tapiskan dari dalam minumanmu, tetapi unta yang di dalamnya kamu telan.
Mat 23:25
Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab cawan dan pinggan kamu bersihkan sebelah luarnya, tetapi sebelah dalamnya penuh rampasan dan kerakusan.
Mat 23:26
Hai orang Farisi yang buta, bersihkanlah dahulu sebelah dalam cawan itu, maka sebelah luarnya juga akan bersih.
---------
Bersihkanlah dahulu sebelah dalam cawan itu, maka sebelah luarnya juga akan bersih
Saudaraku,
kemarin saya menulis:
"Indahnya iman kristiani, semua kehendak baik adalah dorongan dari dalam, bukan karena perintah dan bukan oleh karena takut hukuman."
Saya mengajak kita untuk jujur, seringkali ada "ketidakadilan-ketidkadilan kecil" dalam menyikapi segala sesuatu.
Hendaknya kita menyadari dan mengakuinya, jika tidak, noda-noda kecil semakin banyak jumlahnya lalu menguasai hati kita.
Kita harus rajin dan terus-menerus memeriksa hati kita.
Saudaraku,
perhatikan, hati selalu menuntut penghiburan.
Dari mata turun kehati, bukan hanya tentang cinta-cintaan.
Bersukarialah, hai pemuda, dalam kemudaanmu, biarlah hatimu bersuka pada masa mudamu, dan turutilah keinginan hatimu dan pandangan matamu, tetapi ketahuilah bahwa karena segala hal ini ALLAH AKAN MEMBAWA ENGKAU KE PENGADILAN!.(Pkh 11:9)
Demikian pula tentang ketidaknyamanan atau penderitaan.
Saat hati kita menyambut penderitaan itu dengan KETAKUTAN, apabila tidak hati-hati, hidup kita bisa menyimpang dari Allah.
Ingat, jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.(Ams 4:23)
Saudaraku,
hanya demi keduniawian seringkali kita menanggung banyak penderitaan.
Mengapa hati kita tidak berani menanggung penderitaan duniawi untuk setia hidup didalam Kristus?
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 23 Agustus 2022
Tuhan Yesus
Seringkali hati ini gelisah dan menolak untuk menderita
Lalu kami menolak rencana dan kehendak-Mu
Ampunilah kami ya Tuhan ampunilah kami
Kami mebutuhkan pertolongan-Mu setiap hari
Kami mohon jauhkanlah kami dari godaan
Dan berilah kami rahmat kekuatan untukmenjaga kemurnian hati
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Matius 19:16-22;
Mat 23:13
Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Sorga di depan orang. Sebab kamu sendiri tidak masuk dan kamu merintangi mereka yang berusaha untuk masuk.
Mat 23:14
(Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu menelan rumah janda-janda sedang kamu mengelabui mata orang dengan doa yang panjang-panjang. Sebab itu kamu pasti akan menerima hukuman yang lebih berat.)
Mat 23:15
Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu mengarungi lautan dan menjelajah daratan, untuk mentobatkan satu orang saja menjadi penganut agamamu dan sesudah ia bertobat, kamu menjadikan dia orang neraka, yang dua kali lebih jahat dari pada kamu sendiri.
Mat 23:16
Celakalah kamu, hai pemimpin-pemimpin buta, yang berkata: Bersumpah demi Bait Suci, sumpah itu tidak sah; tetapi bersumpah demi emas Bait Suci, sumpah itu mengikat.
Mat 23:17
Hai kamu orang-orang bodoh dan orang-orang buta, apakah yang lebih penting, emas atau Bait Suci yang menguduskan emas itu?
Mat 23:18
Bersumpah demi mezbah, sumpah itu tidak sah; tetapi bersumpah demi persembahan yang ada di atasnya, sumpah itu mengikat.
Mat 23:19
Hai kamu orang-orang buta, apakah yang lebih penting, persembahan atau mezbah yang menguduskan persembahan itu?
Mat 23:20
Karena itu barangsiapa bersumpah demi mezbah, ia bersumpah demi mezbah dan juga demi segala sesuatu yang terletak di atasnya.
Mat 23:21
Dan barangsiapa bersumpah demi Bait Suci, ia bersumpah demi Bait Suci dan juga demi Dia, yang diam di situ.
Mat 23:22
Dan barangsiapa bersumpah demi sorga, ia bersumpah demi takhta Allah dan juga demi Dia, yang bersemayam di atasnya.
---------
Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi
Saudaraku,
melalui Injil kita mengetahui bahwa orang-orang Farisi dan ahli Taurat mengajarkan "hukuman-hukuman" atas pelanggaran Taurat Musa.
Sedangkan mereka sendiri berlindung dibalik aturan-aturan itu, supaya nampak suci tetapi hatinya jauh dari Allah.
Dan mereka melakukan segala ritual ataupun perintah Allah hanya supaya dilihat orang.
Saudaraku,
sesungguhnya Allah tidak menghendaki demikian.
Aturan-aturan dan larangan yang ada di dalam kitab suci, bukan untuk sekedar ditaati, namun membangkitkan kesadaran akan belas kasih Allah.
Sebab Allah mengasihi manusia dan "tidak ingin manusia mati dalam kerakusannya".
Melalui Injil kita mengetahui dan belajar bahwa manusia cenderung "menjadi hamba daging".
Dan kitapun mengetahui saat seseorang menjadi hamba daging, ia akan merusak semuanya.
Saudaraku,
mari kita bersyukur sebab oleh karena Tuhan Yesus Kristus, kita semua melihat perbuatan-perbuatan Allah.
Kita melihat bahwa "ketaatan" bukan sekedar taat kepada hukum Allah.
Ketaatan adalah kehendak sukarela karena kita mengalami belas kasih Allah.
Kemauan yang timbul dari dalam hati tidak akan menyimpang dari kehendak Allah, karena rahmat Allah berkuasa atas hati dan pikiran kita.
Jadi itulah indahnya iman kristiani, semua kehendak baik adalah dorongan dari dalam, bukan karena perintah dan bukan oleh karena takut hukuman.
Dan bukan pula untuk mendapatkan pujina dan terlihat suci.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 22 Agustus 2022
Allah Bapa kami
Terimaksih Engkau buat telinga ini mendengar dan mata ini melihat
Engkau nytakan perbuatan tangan-Mu dalam hidup kami setiap hari
Kami mohon berilah kami kekuatan dan kebenarian untuk mengaah cinta diri
Supaya setiap detik Kau dapati kami setia dan taat hanya kepada kehendak-Mu
Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.
Injil Lukas 15:22-30;
Luk 13:22
Kemudian Yesus berjalan keliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa sambil mengajar dan meneruskan perjalanan-Nya ke Yerusalem.
Luk 13:23
Dan ada seorang yang berkata kepada-Nya: "Tuhan, sedikit sajakah orang yang diselamatkan?"
Luk 13:24
Jawab Yesus kepada orang-orang di situ: "Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu! Sebab Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan berusaha untuk masuk, tetapi tidak akan dapat.
Luk 13:25
Jika tuan rumah telah bangkit dan telah menutup pintu, kamu akan berdiri di luar dan mengetok-ngetok pintu sambil berkata: Tuan, bukakanlah kami pintu! dan Ia akan menjawab dan berkata kepadamu: Aku tidak tahu dari mana kamu datang.
Luk 13:26
Maka kamu akan berkata: Kami telah makan dan minum di hadapan-Mu dan Engkau telah mengajar di jalan-jalan kota kami.
Luk 13:27
Tetapi Ia akan berkata kepadamu: Aku tidak tahu dari mana kamu datang, enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu sekalian yang melakukan kejahatan!
Luk 13:28
Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi, apabila kamu akan melihat Abraham dan Ishak dan Yakub dan semua nabi di dalam Kerajaan Allah, tetapi kamu sendiri dicampakkan ke luar.
Luk 13:29
Dan orang akan datang dari Timur dan Barat dan dari Utara dan Selatan dan mereka akan duduk makan di dalam Kerajaan Allah.
Luk 13:30
Dan sesungguhnya ada orang yang terakhir yang akan menjadi orang yang terdahulu dan ada orang yang terdahulu yang akan menjadi orang yang terakhir."
---------
Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu!
Saudaraku,
kita semua ingin hidup abadi di surga.
Dan kabar baiknya Tuhan Yesus sudah memberi tahu kita bahwa pintu masuk surga itu sempit.
Mengapa pintu sempit saya anggap kabar baik?
Sebab kita semua bisa mempersiapkan dari sekarang, supaya kita bisa masuk melalui pintu sempit itu.
Artinya hidup kristiani itu tidak mudah, tidak bisa santai-santai.
Kembali saya ingatkan bahwa kekristenan bukan tentang agama, bukan tentang doa-doa, bukan tentang ibadat, bukan tentang aturan-aturan dan larangan.
Kekristenan adalah mengusahakan hidup seperti Kristus, sanggup melalui penderitaan duniawi.
Berbuat baik, tidak cukup.
Hafal injil, tidak cukup.
Rajin beroa, tidak cukup.
Rajin ibadat, tidak cukup.
Jika semua itu tidak membuat kita sanggup mematikan daging.
Rasul Paulus mengajarkan kepada kita:
Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya.
Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh.(Gal 5:24-25)
Saudaraku,
kita teah dibaptis dalam nama Bapa, Putera dan Roh Kudus.
Roh Kudus menyatu dengan roh kita, memimpin dan membawa kita masuk melalui pintu yang sesak itu.
Jangan percaya oleh bualan daging, yang selalu membuat kita rakus akan hal-hal duniawi.
Yang membuat daging akan menjadi gendut dan kehilangan rahmat Allah.
Ingat, banyak orang yang mau duduk makan bersama Tuhan Yesus, tetapi hanya sedikit orang yang sampai di kaki salib.
Semua orang bisa memulai, tetapi hanya sedikit orang yang tekun sampai akhir.
Jadilah bagian dari yang sedikit itu.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 21 Agustus 2022
Tuhan Yesus
Kami mengucap syukur Engkau selalu menguatkan kami
Sehingga kami tidak tergoda untuk menyimpang dari jalan salib-Mu
Kami bersukacita atas kemenangan-kemenangan itu
Kami mohon bantulah kami untuk menolak setiap godaan
Cukupkanlah kami dengan pemberian-Mu
Dan hiburlah kami dengan kidung surgawi
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Matius 25:1-12;
Mat 23:1
Maka berkatalah Yesus kepada orang banyak dan kepada murid-murid-Nya, kata-Nya:
Mat 23:2
"Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi telah menduduki kursi Musa.
Mat 23:3
Sebab itu turutilah dan lakukanlah segala sesuatu yang mereka ajarkan kepadamu, tetapi janganlah kamu turuti perbuatan-perbuatan mereka, karena mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya.
Mat 23:4
Mereka mengikat beban-beban berat, lalu meletakkannya di atas bahu orang, tetapi mereka sendiri tidak mau menyentuhnya.
Mat 23:5
Semua pekerjaan yang mereka lakukan hanya dimaksud supaya dilihat orang; mereka memakai tali sembahyang yang lebar dan jumbai yang panjang;
Mat 23:6
mereka suka duduk di tempat terhormat dalam perjamuan dan di tempat terdepan di rumah ibadat;
Mat 23:7
mereka suka menerima penghormatan di pasar dan suka dipanggil Rabi.
Mat 23:8
Tetapi kamu, janganlah kamu disebut Rabi; karena hanya satu Rabimu dan kamu semua adalah saudara.
Mat 23:9
Dan janganlah kamu menyebut siapapun bapa di bumi ini, karena hanya satu Bapamu, yaitu Dia yang di sorga.
Mat 23:10
Janganlah pula kamu disebut pemimpin, karena hanya satu Pemimpinmu, yaitu Mesias.
Mat 23:11
Barangsiapa terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu.
Mat 23:12
Dan barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan.
---------
Barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan
Saudaraku,
sombong? Mengapa?
1 tahun lagi, 1 bulan lagi, 1 hari lagi, 1 jam lagi, 1 menit lagi atau 1 detik lagi, bisa saja hal yang disombongkan sudah tidak ada artinya.
Ingatlah perkataan ini: diatas langit masih ada langit.
Saudaraku,
ingin yang terbaik adalah kodrat manusia.
Dan memang kita harus mengusahakan dengan maksimal pencapaian kita.
Jika semua rencana kita terwujud, janganlah mempunyai "anggapan tinggi tentang diri kita sendiri".
Adakah alasan untuk merasa lebih pintar, lebih hebat, lebih kaya atau lebih suci?
Padahal mata dan telinga kita terbatas.
Daripada sibuk membandingkan diri dengan orang lain, kenalilah diri sendiri dengan baik dan jujur.
Jika perlu sambil berdiri di depan cermin.
Dicelah-celah kesombongan, akan engkau temukan kekurangan dan kelemahanmu jika engkau mau melihatnya dan mengakuinya.
Saudaraku,
lakukanlah segala sesuatu tanpa mementingkan diri sendiri, supaya bebas dari kesombongan.
Rendah hatilah, lihatlah betapa cepatnya semua yang ada di dunia ini berlalu.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Sabtu 20 Agustus 2022
Allah Bapa kami
Kami mohon jauhkanlah kami dari sikap mementingkan diri sendiri
Tuntunlah kami supaya kami tetap rendah hati
Puaskanlah kami dengan penghiburan-Mu dan menikmati kegemberiaan dari-Mu
Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.
Injil Matius 22:34-40;
Mat 22:34
Ketika orang-orang Farisi mendengar, bahwa Yesus telah membuat orang-orang Saduki itu bungkam, berkumpullah mereka
Mat 22:35
dan seorang dari mereka, seorang ahli Taurat, bertanya untuk mencobai Dia:
Mat 22:36
"Guru, hukum manakah yang terutama dalam hukum Taurat?"
Mat 22:37
Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
Mat 22:38
Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
Mat 22:39
Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
Mat 22:40
Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi."
---------
Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu
Saudaraku,
Tuhan Yesus TIDAK melihat "perbuatan" tetapi melihat motivasi dibalik perbuatan itu.
Dalam Injil Matius pagi ini, ahli Taurat bertanya untuk mencobai Tuhan Yesus.
Melalui Injil kita mengetahui bahwa ahli Taurat adalah "orang terhormat" bukan karena perbuatannya tetapi karena mereka hafal kitab Taurat.
Saudaraku,
jika hubungan kita dengan Allah benar, maka hubungan kita dengan sesama pun pasti benar.
Jadi jika ada orang yang berteriak-teriak tentang agama dan membela agama dengan "menghakimi agama orag lain", sesungguhnya itu hanya untuk menutupi kemunafikannya.
Siapapun yang melihat Allah, ia pasti melihat pekerjaan-pekerjaan Allah.
Maka lalu ucapan dan perbuatannya seirama dengan Allah.
Yohanes mengajarkan kepada kita:
Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih.(1Yoh 4:8)
Dan kasih Allah itu melepaskan kita dari keduniawian sehingga penglihatan jiwa kita tidak terhalang oleh cinta diri.
Mari teguhkanlah hati dan pikiran kita dengan kasih Allah.
Supaya kita sanggup menolak segala bujukan-bujukan akal budi yang kotor dan yang jahat.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Jumat 19 Agustus 2022
Tuhan Yesus
Kami mohon lapangkanlah hati kami dengan kasih-Mu
Supaya kami dapat mengatasi cinta diri
Kami mohon kuasailah kami dengan kasih-Mu yang besar itu
Sehingga kami kuat menanggung segala penderitaan di dunia ini
Dan setiap hari Kau dapati kami setia hidup dalam belas kasih-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
