Yohanes K. Sugiyarta
Luk 4:16
Ia datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab.
Luk 4:17
Kepada-Nya diberikan kitab nabi Yesaya dan setelah dibuka-Nya, Ia menemukan nas, di mana ada tertulis:
Luk 4:18
"Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku
Luk 4:19
untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang."
Luk 4:20
Kemudian Ia menutup kitab itu, memberikannya kembali kepada pejabat, lalu duduk; dan mata semua orang dalam rumah ibadat itu tertuju kepada-Nya.
Luk 4:21
Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: "Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya."
--------
Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin
Saudaraku,
mari saya ajak untuk membuka gulungan firman Tuhan dalam hidup kita.
Apa yang Saudara temukan?
Semoga sampai hari ini kita tetap hidup dalam firman itu.
Saudaraku,
hidup kita menjadi kabar baik bagi orang miskin, itu pasti.
Namun tentunya bukan hanya itu saja, firman Tuhan harus menggerakkan hidup kita.
Dan kita harus tunduk kepada Firman itu.
Bila kita tidak "mencari sesuatu" selain agar hidup berkenan kepada Tuhan dan berguna bagi sesama, hal-hal duniawi tidak akan mampu membuat hidup kita menyimpang.
Firman Tuhan menjaga batin kita, baik dan murni.
Sehingga kita melihat segala-galanya dengan sangat jelas dan memahaminya dengan sangat baik.
Mari setiap hari membaca Injil, dengan demikian firman Tuhan menjadi pustaka hidup kita.
Ingatlah Roh Tuhan menyertai kita, membimbing dan memberikan kekuatan untuk taat hanya kepada kehendak-Nya, sehingga hidup kita menjadi kabar baik bagi setiap orang.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 14 April 2022
Tuhan Yesus
Terkadang mengikuti kehendak-Mu rasanya sangat berat
Seringkali kami tergoda untuk mengabaikan perintah-Mu
Hanya Engkaulah tujuan hidup kami
Maka kami mohon berilah kami kekuatan untuk menahan sengsara
Supaya setiap detik adalah kemenangan
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Yohanes 8:31-42;
Yoh 8:31
Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: "Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku
Yoh 8:32
dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu."
Yoh 8:33
Jawab mereka: "Kami adalah keturunan Abraham dan tidak pernah menjadi hamba siapapun. Bagaimana Engkau dapat berkata: Kamu akan merdeka?"
Yoh 8:34
Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang berbuat dosa, adalah hamba dosa.
Yoh 8:35
Dan hamba tidak tetap tinggal dalam rumah, tetapi anak tetap tinggal dalam rumah.
Yoh 8:36
Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamupun benar-benar merdeka."
Yoh 8:37
"Aku tahu, bahwa kamu adalah keturunan Abraham, tetapi kamu berusaha untuk membunuh Aku karena firman-Ku tidak beroleh tempat di dalam kamu.
Yoh 8:38
Apa yang Kulihat pada Bapa, itulah yang Kukatakan, dan demikian juga kamu perbuat tentang apa yang kamu dengar dari bapamu."
Yoh 8:39
Jawab mereka kepada-Nya: "Bapa kami ialah Abraham." Kata Yesus kepada mereka: "Jikalau sekiranya kamu anak-anak Abraham, tentulah kamu mengerjakan pekerjaan yang dikerjakan oleh Abraham.
Yoh 8:40
Tetapi yang kamu kerjakan ialah berusaha membunuh Aku; Aku, seorang yang mengatakan kebenaran kepadamu, yaitu kebenaran yang Kudengar dari Allah; pekerjaan yang demikian tidak dikerjakan oleh Abraham.
Yoh 8:41
Kamu mengerjakan pekerjaan bapamu sendiri." Jawab mereka: "Kami tidak dilahirkan dari zinah. Bapa kami satu, yaitu Allah."
Yoh 8:42
Kata Yesus kepada mereka: "Jikalau Allah adalah Bapamu, kamu akan mengasihi Aku, sebab Aku keluar dan datang dari Allah. Dan Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, melainkan Dialah yang mengutus Aku.
--------
Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu
Saudaraku,
Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.
Sabda Tuhan ini berat.
Dan kapan kita menjadi orang yang merdeka?
Parameternya sederhana, jika kita "TIDAK lagi TERIKAT oleh keduniawian", saat itulah kita hidup dalam kebenaran.
Melepaskan diri dari keduniawian yaitu tidak lagi menjadi "hamba daging".
Ya atau ya, dalam segala hal kita selalu cenderung mementingkan diri sendiri.
Dan memang itu manusiawi, tetapi Tuhan Yesus memerintahkan kita supaya mengalahkan daging.
Saya punya cara yang mudah, namun mungkin tidak semua orang MAU melakukannya.
Yaitu: setiap detik menyadari "kehadiran Tuhan Yesus" dan yakin Tuhan Yesus berada di dekat kita, Tuhan Yesus berada di sisi kita.
Dan di surga kita punya Bapa yang sangat mengasihi kita.
Kita harus yakini itu adalah kebenaran.
Dan tentunya harus disertai dengan takut dan hormat kepada-Nya.
Saudaraku,
biasakanlah mengarahkan hati kepada Allah, dengan berbagai cara, usaha dan sarana.
Sebab itulah yang dikehendaki Tuhan Yesus, yaitu tetap hidup dalam firman-Nya.
Ingatlah selalu bahwa Roh Kudus berdiam dalam jiwa kita.
Yang selalu memberi "tanda" dalam setiap pikiran, keinginan dan usaha-usaha kita.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 13 April 2022
Allah Bapa kami
Kami ingin hidup dalam hadirat-Mu
Sebab kami mengerti bahwa jalan-jalan dunia ini menyesatkan
Maka kami mohon berilah kami rahmat kekuatan
Supaya dalam segala keadaaan, hati dan pikiran kami tetap terarah kepada-Mu
Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau, dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.
Injil Yohanes 13:21-33, 36-38;
Ayat 21, 25-27, 33, 26-38:
Yoh 13:21
Setelah Yesus berkata demikian Ia sangat terharu, lalu bersaksi: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku."
---------
Yoh 13:25
Murid yang duduk dekat Yesus itu berpaling dan berkata kepada-Nya: "Tuhan, siapakah itu?"
Yoh 13:26
Jawab Yesus: "Dialah itu, yang kepadanya Aku akan memberikan roti, sesudah Aku mencelupkannya." Sesudah berkata demikian Ia mengambil roti, mencelupkannya dan memberikannya kepada Yudas, anak Simon Iskariot.
Yoh 13:27
Dan sesudah Yudas menerima roti itu, ia kerasukan Iblis. Maka Yesus berkata kepadanya: "Apa yang hendak kauperbuat, perbuatlah dengan segera."Yoh 13:28 Tetapi tidak ada seorangpun dari antara mereka yang duduk makan itu mengerti, apa maksud Yesus mengatakan itu kepada Yudas.
---------
Yoh 13:33
Hai anak-anak-Ku, hanya seketika saja lagi Aku ada bersama kamu. Kamu akan mencari Aku, dan seperti yang telah Kukatakan kepada orang-orang Yahudi: Ke tempat Aku pergi, tidak mungkin kamu datang, demikian pula Aku mengatakannya sekarang juga kepada kamu.
---------
Yoh 13:36
Simon Petrus berkata kepada Yesus: "Tuhan, ke manakah Engkau pergi?" Jawab Yesus: "Ke tempat Aku pergi, engkau tidak dapat mengikuti Aku sekarang, tetapi kelak engkau akan mengikuti Aku."
Yoh 13:37
Kata Petrus kepada-Nya: "Tuhan, mengapa aku tidak dapat mengikuti Engkau sekarang? Aku akan memberikan nyawaku bagi-Mu!"
Yoh 13:38
Jawab Yesus: "Nyawamu akan kauberikan bagi-Ku? Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku tiga kali."
---------
Ke tempat Aku pergi, engkau tidak dapat mengikuti Aku sekarang, tetapi kelak engkau akan mengikuti Aku
Saudaraku,
hidup bersama Tuhan Yesus adalah sebuah "proses" menuju kepada kesucian hidup.
Jangan merasa sudah hidup benar dihadapan Tuhan Yesus.
Jangan merasa sudah menjalankan semua perintah Tuhan Yesus.
Itu adalah "jebakan" yang sangat berbahaya.
Sebab hanya akan menjadi "kesombongan iman", tidak akan mampu menjadi kekuatan dikala datang godaan-godaan yang menggoncangkan iman.
Lebih baik hidup dalam hadirat-Nya, dengan setiap detik menyadari bahwa Tuhan Yesus bersama kita.
Saudaraku,
oleh karena iman, kita mengetahui kemana tujuan hidup kita dan iman memenuhi hati dengan pengharapan.
Iman memberi jalan keluar saat hati dalam kecemasan.
Janganlah takut mengalami persoalan hidup, Tuhan Yesus tidak pernah meninggalkan kita sendirian.
Iman menyatakan dengan sangat jelas mana jalan menuju kematian dan yang mana jalan menuju hidup.
Maka marilah kita gunakan "mata iman" supaya kita sampai ke tempat Tuhan Yesus berada.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 12 April 2022
Tuhan Yesus
Oleh karena iman, kami melihat jalan-Mu
Dan dengan iman kami melakukan perintah-Mu
Setiap detik adalah pertempuran
Dan tanpa Engkau kami pasti kalah
Maka kami mohon ya Tuhan
Berilah kami rahmat kekuatan untuk menolak dunia
Supaya kami tetap berada dalam kuasa-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Lukas 12:1-11;
Yoh 12:1
Enam hari sebelum Paskah Yesus datang ke Betania, tempat tinggal Lazarus yang dibangkitkan Yesus dari antara orang mati.
Yoh 12:2
Di situ diadakan perjamuan untuk Dia dan Marta melayani, sedang salah seorang yang turut makan dengan Yesus adalah Lazarus.
Yoh 12:3
Maka Maria mengambil setengah kati minyak narwastu murni yang mahal harganya, lalu meminyaki kaki Yesus dan menyekanya dengan rambutnya; dan bau minyak semerbak di seluruh rumah itu.
Yoh 12:4
Tetapi Yudas Iskariot, seorang dari murid-murid Yesus, yang akan segera menyerahkan Dia, berkata:
Yoh 12:5
"Mengapa minyak narwastu ini tidak dijual tiga ratus dinar dan uangnya diberikan kepada orang-orang miskin?"
Yoh 12:6
Hal itu dikatakannya bukan karena ia memperhatikan nasib orang-orang miskin, melainkan karena ia adalah seorang pencuri; ia sering mengambil uang yang disimpan dalam kas yang dipegangnya.
Yoh 12:7
Maka kata Yesus: "Biarkanlah dia melakukan hal ini mengingat hari penguburan-Ku.
Yoh 12:8
Karena orang-orang miskin selalu ada pada kamu, tetapi Aku tidak akan selalu ada pada kamu."
Yoh 12:9
Sejumlah besar orang Yahudi mendengar, bahwa Yesus ada di sana dan mereka datang bukan hanya karena Yesus, melainkan juga untuk melihat Lazarus, yang telah dibangkitkan-Nya dari antara orang mati.
Yoh 12:10
Lalu imam-imam kepala bermupakat untuk membunuh Lazarus juga,
Yoh 12:11
sebab karena dia banyak orang Yahudi meninggalkan mereka dan percaya kepada Yesus.
---------
Enam hari sebelum Paskah Yesus datang ke Betania, tempat tinggal Lazarus yang dibangkitkan Yesus dari antara orang mati
Saudaraku,
saat Lazarus sakit, Maria telah mengirim kabar kepada Tuhan Yesus, tetapi Tuhan Yesus belum datang dan Lararus mati.
Namun beberpa hari kemudian Tuhan Yesus datang dan membangkitkan Lazarus dari kematian.
Ini adalah latar belakang dari Injil kita hari ini.
Saudaraku,
kita bisa membayangkan betapa bahagianya Maria ketika Tuhan Yesus kembali mengunjunginya.
Maria mengambil minyak narwastu yang mahal harganya dan memunyaki kaki Tuhan Yesus dan menyekanya dengan rambutnya.
Setiap membaca kisah ini saya selalu terharu dan terkadang rasanya ingin menangis.
Tidak semua rencana saya terwujud sesuai harapan, padahal saya tak henti-hentinya berharap dan berdoa.
Namun saat mengalami keadaan seperti itu, saya selalu mengenang kebersamaan saya dengan Tuhan Yesus.
Disaat itulah Tuhan Yesus hadir dan menyatakan kesetiaan-Nya memelihara hidup saya sampai hari ini.
Saudaraku,
dalam injil Yohanes pagi ini ada 4 tokoh: Tuhan Yesus, Maria, Lazarus, Yudas dan iman-iman kepala.
Maria yang menyambut kehadiran Tuhan Yesus dengan perjamuan ucapan syukur, saya bisa membayangkan bahagianya Maria dan Lazarus.
Saya yakin jika Tuhan Yesus menghendaki mereka berdua menjadi murida-Nya, saat itu mereka akan menjual segla miliknya dan mengikuti Tuhan Yeus.
Yudas Iskariot yang nampak sok suci, sok dermawan padahal dalam hatinya penuh rampasan.
Imam-imam kepala yang merasa "kursinya diduduki oleh Tuhan Yesus", bermupakat untuk membunuh Tuhan Yesus dan Lazarus juga, sebab karena dia banyak orang Yahudi meninggalkan mereka dan percaya kepada Yesus.
Lalu permenungannya: seperti siapa kita?
Saudaraku,
saya percaya kita semua ingin seperti Maria dan ingin mengalami mujizat seperti Lazarus, namun itu tidaklah mudah.
Harus berani mengorbankan waktu, harta kekayaan dan harus "mati" seperti Lazarus.
Ketika kita "berani mati", artinya "tidak lagi menjadi hamba daging", gerak hidup kita pasti hanya kepada kehendak dan kemuliaan Allah.
Saya menyebutnya "kebangkitan", hidup baru oleh karena Tuhan Yesus dan untuk Tuhan Yesus.
Menjadi orang kristen tanpa kebangkitan?
Dan masih hidup sebagai manusia lama, itu kesia-siaan dan kebodohan.
Kita tidak pernah bisa melihat Tuhan Yesus.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 11 April 2022
Tuhan Yesus
Kami mohon bangkitkanlah kami
Dan pakailah hidup kami untuk menyatakan belas kasih dan kemuliaan-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Lukas 22:1 - 23:56;
Ayat 39-54:
Luk 22:39
Lalu pergilah Yesus ke luar kota dan sebagaimana biasa Ia menuju Bukit Zaitun. Murid-murid-Nya juga mengikuti Dia.
Luk 22:40
Setelah tiba di tempat itu Ia berkata kepada mereka: "Berdoalah supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan."
Luk 22:41
Kemudian Ia menjauhkan diri dari mereka kira-kira sepelempar batu jaraknya, lalu Ia berlutut dan berdoa, kata-Nya:
Luk 22:42
"Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi."
Luk 22:43
Maka seorang malaikat dari langit menampakkan diri kepada-Nya untuk memberi kekuatan kepada-Nya.
Luk 22:44
Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah.
Luk 22:45
Lalu Ia bangkit dari doa-Nya dan kembali kepada murid-murid-Nya, tetapi Ia mendapati mereka sedang tidur karena dukacita.
Luk 22:46
Kata-Nya kepada mereka: "Mengapa kamu tidur? Bangunlah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan."
Luk 22:47
Waktu Yesus masih berbicara datanglah serombongan orang, sedang murid-Nya yang bernama Yudas, seorang dari kedua belas murid itu, berjalan di depan mereka. Yudas mendekati Yesus untuk mencium-Nya.
Luk 22:48
Maka kata Yesus kepadanya: "Hai Yudas, engkau menyerahkan Anak Manusia dengan ciuman?"
Luk 22:49
Ketika mereka, yang bersama-sama dengan Yesus, melihat apa yang akan terjadi, berkatalah mereka: "Tuhan, mestikah kami menyerang mereka dengan pedang?"
Luk 22:50
Dan seorang dari mereka menyerang hamba Imam Besar sehingga putus telinga kanannya.
Luk 22:51
Tetapi Yesus berkata: "Sudahlah itu." Lalu Ia menjamah telinga orang itu dan menyembuhkannya.
Luk 22:52
Maka Yesus berkata kepada imam-imam kepala dan kepala-kepala pengawal Bait Allah serta tua-tua yang datang untuk menangkap Dia, kata-Nya: "Sangkamu Aku ini penyamun, maka kamu datang lengkap dengan pedang dan pentung?
Luk 22:53
Padahal tiap-tiap hari Aku ada di tengah-tengah kamu di dalam Bait Allah, dan kamu tidak menangkap Aku. Tetapi inilah saat kamu, dan inilah kuasa kegelapan itu."
Luk 22:54
Lalu Yesus ditangkap dan dibawa dari tempat itu. Ia digiring ke rumah Imam Besar. Dan Petrus mengikut dari jauh.
---------
Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi
Saudaraku,
kita mengetahui Tuhan Yesus adalah Anak Allah yang hidup, Ia berkuaa atas hidup dan mati.
Dan Ia berukuasa atas dunia ini.
Ia menyerahkan hidup-Nya kepada tangan manusia, supaya kita yang percaya memeproleh hidup.
Kenyataan ini sulit untuk diterima dengan pemikiran manusia.
Maka pagi ini saya ajak Saudara untuk mengucap syukur dan memuliakan Allah, sebab kita diijinkan untuk melihat dan mengerti "misteri keselamatan".
Saudaraku,
jangan main-main dengan iman kristen kita, sebab itu karunia yang sangat luar biasa.
Roh Allah ada dan hidup dalam hidup kita, sehingga mata kita bisa melihat dari dimensi Allah dan telinga kita mendengar suara Allah.
Orang dunia melihat benar dan salah, hitam atau putih, baik dan buruk.
Tetapi seorang kristiani tidak lagi melihat seperti itu, tidak lagi menghakimi.
Seorang kristiani tidak perlu warna hitam supaya melihat yang putih.
Sebab kalau begitu akan menyalahkan yang hitan dan memuji yang putih.
Namun seorang kristiani melihat dengan belas kasih Allah.
Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita untuk berkata: bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi.
Maka mari jangan lagi kepada dunia, kita telah diangkat dari dunia dengan sengsara dan wafat Kristus.
Kita anak-anak Allah, pandanglah segala sesuatu dari dimensi Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 10 April 2022
Tuhan Yesus
Pengorbanan-Mu mengangkat kami dari dunia menuju hidup
Kami bersyukur, memuji dan memuliakan Engkau
Kami mohon supaya ucapan syukur kami dan pujian kami
Menjadi kekuatan kami untuk mengalahkan keduniawian
Kami percaya pasti menang
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
