"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Lukas 2:15-20;

Luk 2:15
Setelah malaikat-malaikat itu meninggalkan mereka dan kembali ke sorga, gembala-gembala itu berkata seorang kepada yang lain: "Marilah kita pergi ke Betlehem untuk melihat apa yang terjadi di sana, seperti yang diberitahukan Tuhan kepada kita."
Luk 2:16
Lalu mereka cepat-cepat berangkat dan menjumpai Maria dan Yusuf dan bayi itu, yang sedang berbaring di dalam palungan.
Luk 2:17
Dan ketika mereka melihat-Nya, mereka memberitahukan apa yang telah dikatakan kepada mereka tentang Anak itu.
Luk 2:18
Dan semua orang yang mendengarnya heran tentang apa yang dikatakan gembala-gembala itu kepada mereka.
Luk 2:19
Tetapi Maria menyimpan segala perkara itu di dalam hatinya dan merenungkannya.
Luk 2:20
Maka kembalilah gembala-gembala itu sambil memuji dan memuliakan Allah karena segala sesuatu yang mereka dengar dan mereka lihat, semuanya sesuai dengan apa yang telah dikatakan kepada mereka.
--------

Segala sesuatu yang mereka dengar dan mereka lihat, semuanya sesuai dengan apa yang telah dikatakan malaikat-malaikat kepada mereka

Saudaraku,
Allah dengan berbagai cara mendatangi kita dan selalu mengingatkan kita untuk selalu mengarahkan mata dan telinga kita kepada Tuhan Yesus.
Sebab hanya Dia-lah jalan keselamatan, hanya Dia-lah jalan menuju hidup.
Para malaikat memnyampaikan kabar gembira kepada para gembala, malaikat itu pula diperintahkan oleh Allah untuk menjaga kita.
Mengingatkan kita supaya mata dan telinga kita hanya tertuju kepada Tuhan Yesus.

Saudaraku,
bersama Tuhan Yesus kita pasti akan mengalami berbagai macam keajaiban.
Berusahalah untuk tetap bersama Tuhan Yesus.
Mari kita perhatikan orang-orang yang ada di dekat Tuhan Yesus adalah orang-orang yang tidak terikat oleh dunia.
Orang-orang yang tidak terikat oleh harta benda, kekayaan, kehormatan, jabatan dan kekuasaan.
Maka jika kita ingin selalu berada di dekat Tuhan Yesus, kita harus berani keluar dari "jerat dunia" itu.
Lihatlah para gembala meninggalkan kawanan dombanya untuk bertemu dengan Tuhan Yesus.
Lihatlah Bunda Maria rela mengorbankan rencana hidupnya untuk rencana Allah.
Maka marilah kita berusaha dengan sangat keras mengelakkan hati kita dari cinta keduniawian.
Ingat segala kenikmatan nafsu rasa akan menjauhkan kita dari Allah dan kita akan kehilangan rahmat-Nya.

SELAMAT NATAL

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Raya Natal 25 Desember 2021


Allah Bapa kami
Terimakasih untuk perlindungan dan pemeliharaan-Mu
Kasih-Mu yang sangat besar itu yang mencukupkan kami
Sabda-Mu selalu menjadi kekuatan dan semuber penghiburan
Terang-Mu menuntun setiap langkah kami
Pagi ini kami sangat berbahagia
Kami merayakan kehadiran Putera-Mu Tuhan Yesus Kristus dalam hidup kami
Kami sungguh-sungguh mengucap syukur dan memuliakan Engkau
Sebab Engkau memanggil kami untuk menyaksikan kuasa-Mu yang dahsyat itu

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin

 

Injil Lukas 2:1-14;

Saya kutip ayat: 7-14;

Luk 2:7
dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan.
Luk 2:8
Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam.
Luk 2:9
Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan di dekat mereka dan kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka dan mereka sangat ketakutan.
Luk 2:10
Lalu kata malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa:
Luk 2:11
Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.
Luk 2:12
Dan inilah tandanya bagimu: Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan."
Luk 2:13
Dan tiba-tiba tampaklah bersama-sama dengan malaikat itu sejumlah besar bala tentara sorga yang memuji Allah, katanya:
Luk 2:14
"Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya."
--------

Dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan

Saudaraku,
masa adven berakhir dan malam ini kita merayakan natal.
Injil Lukas menceritakan kisah kelahiran Tuhan kita Yesus Kristus.
ANAK ALLAH, lahir HANYA dibungkus kain lampin dan dibaringkan di dalam palungan.

Saudaraku,
apakah ada yang kurang bisa mengucap syukur atas apa yang kita terima dari Allah?
Saya mengajak untuk memohon pengampunan Tuhan di malam natal ini.
Seringkali kita menuntut lebih daripada apa yang pantas kita terima.
Kita sering melihat "dunia luar" menggunakan diri kita sendiri.
Jadi apa yang kita miliki dan yang tidak kita miliki ADALAH hasil dari penglihatan kita akan dunia luar.
Tuhan kita lahir ditempat yang kotor, tentu menurut pandangan kita, kita tidak setuju.
Maka menjadi permenungan kita pada malam natal ini, pakailah mata kita sebagai anak-anak Allah, untuk melihat apa yang terjadi dalam hidup kita.
Dengan demikian kita akan jauh dari keluh kesah dan selalu mengucap syukur.

SELAMAT NATAL

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Malam Natal 24 Desember 2021

Tuhan Yesus
Tempat kelahiran-Mu selalu menampar kami
Setiap hari kami berdoa kepada-Mu
Namun sampai hari ini kami masih diperintah oleh kenikmatan dan cinta diri
Kami mohon berikanlah kekuatan untuk mengalahkan daging
Supaya kami hidup

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.

Injil Lukas 1:57-66;

Luk 1:67
Dan Zakharia, ayahnya, penuh dengan Roh Kudus, lalu bernubuat, katanya:
Luk 1:68
"Terpujilah Tuhan, Allah Israel, sebab Ia melawat umat-Nya dan membawa kelepasan baginya,
Luk 1:69
Ia menumbuhkan sebuah tanduk keselamatan bagi kita di dalam keturunan Daud, hamba-Nya itu,
Luk 1:70
seperti yang telah difirmankan-Nya sejak purbakala oleh mulut nabi-nabi-Nya yang kudus?
Luk 1:71
untuk melepaskan kita dari musuh-musuh kita dan dari tangan semua orang yang membenci kita,
Luk 1:72
untuk menunjukkan rahmat-Nya kepada nenek moyang kita dan mengingat akan perjanjian-Nya yang kudus,
Luk 1:73
yaitu sumpah yang diucapkan-Nya kepada Abraham, bapa leluhur kita, bahwa Ia mengaruniai kita,
Luk 1:74
supaya kita, terlepas dari tangan musuh, dapat beribadah kepada-Nya tanpa takut,
Luk 1:75
dalam kekudusan dan kebenaran di hadapan-Nya seumur hidup kita.
Luk 1:76
Dan engkau, hai anakku, akan disebut nabi Allah Yang Mahatinggi; karena engkau akan berjalan mendahului Tuhan untuk mempersiapkan jalan bagi-Nya,
Luk 1:77
untuk memberikan kepada umat-Nya pengertian akan keselamatan yang berdasarkan pengampunan dosa-dosa mereka,
Luk 1:78
oleh rahmat dan belas kasihan dari Allah kita, dengan mana Ia akan melawat kita, Surya pagi dari tempat yang tinggi,
Luk 1:79
untuk menyinari mereka yang diam dalam kegelapan dan dalam naungan maut untuk mengarahkan kaki kita kepada jalan damai sejahtera."
--------

Untuk menyinari mereka yang diam dalam kegelapan dan dalam naungan maut untuk mengarahkan kaki kita kepada jalan damai sejahtera

Saudaraku,
Zakharia telah melihat Tuhan Yesus yang akan datang itu.
Yaitu Terang yang menyinari kegelapan dan yang membawa damai sejahtera.
Berbahagialah kita karena kita saat ini hidup dalam Terang itu dan menikmati damai sejahtera.

Saudaraku,
tinggalah tetap di dalam Tuhan Yesus, supaya kita tetap berada di dalam Terang.
Sehingga bisa melihat dengan sangat jelas mana mana jalan menuju hidup dan yang mana yang menuju kematian.
Dan berusahalah untuk selalu mendengarkan pengajaran-Nya.
Supaya kita dikuatkan agar tetap setia hidup di jalan-Nya dalam segala keadaan.
Para nabi memang dapat menyatakan kata-kata tetapi tidak sanggup "menyentuh" jiwa.
Para nabi memang menunjukkan jalan, tetapi Tuhan Yesus adalah jalan itu sendiri.
Para nabi menyampaikan rahasia-rahasia surgawi, Tuhan Yesus membuka dan menyatkan rahasia-rahasia itu.
Para nabi hanya menyampaikan printah dan aturan-atuan, Tuhan Yesus memberikan kekuatan untuk melakukannya.
Para nabi mengajar dari luar, Tuhan Yesus menerangi hati.
Para nabi berseru dengan kata-kata, Tuhan Yesus memberikan "pengertian" kepada orang yang mendengarnya.

Saudaraku,
berbahagialah kita karena kita melihat Allah yang hidup.
Sabda-Nya adalah roh dan hidup.
Berbahagialah telinga yang mendengar dan yang melakukan perintah-Nya.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari JUmat 24 Desember 2021

Tuhan Yesus
Siapakah kami ini sehingga Engkau mendatangi kami
Terimakasih karena kami ini sangat berharga dimata-Mu
Terimakasih Engkau telah menyelamatkan kami
Terimakasih Engkau menuntun kami
Terimakasih Engkau pun memberikan kekuatan kepada kami untuk setia kepada perintah-Mu
Kami mohon tetaplah di dekat kami ya Tuhan
Kami sulit untuk bertahan jika tanpa Engkau

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.

Injil Lukas 1:57-66;

Luk 1:57
Kemudian genaplah bulannya bagi Elisabet untuk bersalin dan iapun melahirkan seorang anak laki-laki.
Luk 1:58
Ketika tetangga-tetangganya serta sanak saudaranya mendengar, bahwa Tuhan telah menunjukkan rahmat-Nya yang begitu besar kepadanya, bersukacitalah mereka bersama-sama dengan dia.
Luk 1:59
Maka datanglah mereka pada hari yang kedelapan untuk menyunatkan anak itu dan mereka hendak menamai dia Zakharia menurut nama bapanya,
Luk 1:60
tetapi ibunya berkata: "Jangan, ia harus dinamai Yohanes."
Luk 1:61
Kata mereka kepadanya: "Tidak ada di antara sanak saudaramu yang bernama demikian."
Luk 1:62
Lalu mereka memberi isyarat kepada bapanya untuk bertanya nama apa yang hendak diberikannya kepada anaknya itu.
Luk 1:63
Ia meminta batu tulis, lalu menuliskan kata-kata ini: "Namanya adalah Yohanes." Dan merekapun heran semuanya.
Luk 1:64
Dan seketika itu juga terbukalah mulutnya dan terlepaslah lidahnya, lalu ia berkata-kata dan memuji Allah.
Luk 1:65
Maka ketakutanlah semua orang yang tinggal di sekitarnya, dan segala peristiwa itu menjadi buah tutur di seluruh pegunungan Yudea.
Luk 1:66
Dan semua orang, yang mendengarnya, merenungkannya dan berkata: "Menjadi apakah anak ini nanti?" Sebab tangan Tuhan menyertai dia.
--------

Ia harus dinamai Yohanes

Saudaraku,
kelahiran Yohanes Pembaptis hampir sama menakjubkannya dengan kelahrian Tuhan Yesus.
Dan kita mengetahui bahwa Yohanes Pembaptis lahir untuk menyiapkan jalan bagi Tuhan Yesus.
Yohanes Pembaptis penghubung antara Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.
Melalui Injil kita mengetahui bahwa TUhan Yesus sangat menghargai Yohanes Pebaptis.
Aku berkata kepadamu: Di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak ada seorangpun yang lebih besar dari pada Yohanes.(Bdk Luk 7:28)

Saudaraku,
saya yakin dan percaya Yohanes Pembaptis sudah mengenal Tuhan Yesus sejak dari kandungan.
Yohanes Pembaptis bisa menjadi teladan dan penyemangat kita, untuk menghadirkan Tuhan Yesus dimanapun kita berada.
Sesungguhnya kita umat kristiani adalah utusan Allah.
Mari kita selalu menyadari bahwa hidup kita harus bisa menjadi jalan supaya setiap orang sampai kepada Tuhan Yesus.
Dan supaya melalui hidup kita setiap orang menerima belas kasih Allah dan melihat keselamatan dalam Tuhan Yesus.
Seperti saya sendiri dibaptis katolik bukan karena ajakan teman, tetapi karena saya merasakan belas kasih-Nya.
Hidup mereka setiap hari  "menghadirkan Allah", ucapan dan perbuatan mereka membawa sukacita dan kedamaian.
Allah mereka hidup dan mengasihi, bukan Allah yang mengatur, menghakimi dan menghukum.
Tuhan Yesus hidup dalam hidup mereka.
Maka mari sungguh-sungguh menjaga ucapan dan perbuatan kita, hiduplah sebagai Yohanes Pembaptis, yang menyiapkan jalan bagi semua orang agar sampai kepada Tuhan Yesus.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 23 Desember 2021

Tuhan Yesus
Puji syukur dan terimakasih
Engkau nyatakan belas kasih dan kuasa-Mu kepada kami setiap hari
Kami mohon berikanlah kami keberanian supaya hidup kami menjadi terang ditengah kegelapan
Berikanlah kami hati yang penuh belas kasih
Dan berikanlah kami kekuatan untuk menolak kenikmatan duniawi
Kami rindu setiap orang di hidup kami menerima belas kasih-Mu
Dan supaya setiap orang di hidup kami melihat keselamatan di jalan-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.

Injil Lukas 1:26-38;

Luk 1:46
Lalu kata Maria: "Jiwaku memuliakan Tuhan,
Luk 1:47
dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku,
Luk 1:48
sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia,
Luk 1:49
karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku dan nama-Nya adalah kudus.
Luk 1:50
Dan rahmat-Nya turun-temurun atas orang yang takut akan Dia.
Luk 1:51
Ia memperlihatkan kuasa-Nya dengan perbuatan tangan-Nya dan mencerai-beraikan orang-orang yang congkak hatinya;
Luk 1:52
Ia menurunkan orang-orang yang berkuasa dari takhtanya dan meninggikan orang-orang yang rendah;
Luk 1:53
Ia melimpahkan segala yang baik kepada orang yang lapar, dan menyuruh orang yang kaya pergi dengan tangan hampa;
Luk 1:54
Ia menolong Israel, hamba-Nya, karena Ia mengingat rahmat-Nya,
Luk 1:55
seperti yang dijanjikan-Nya kepada nenek moyang kita, kepada Abraham dan keturunannya untuk selama-lamanya."
Luk 1:56
Dan Maria tinggal kira-kira tiga bulan lamanya bersama dengan Elisabet, lalu pulang kembali ke rumahnya.
----------

Jiwaku memuliakan Tuhan, dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku, sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya

Saudaraku,
mari kita bersukacita dan bergembira bersama Bunda Maria.
Karena Allah telah mengunjungi umat-Nya.
Siapa umat Allah?
Apakah orang Farisi dan ahli Taurat?
Apakah orang-orang kaya?
Apakah orang-orang terpandang?
Apakah orang-orang yang berkuasa?
Allah mengunjungi orang-orang berdosa yang merindukan pertobatan dan orang-orang yang rendah hati.
Dan Ia menurunkan orang-orang berkuasa dari tahtanya, mengapa? Karena mereka terlalu sombong untuk meminta pertolongan Allah.

Saudaraku,
Bunda Maria adalah guru pengorbanan dan guru kerendahan hati.
Jika kita ingin hidup bersama Tuhan Yesus, kitapun harus sanggup berkorban dan rendah hati.
Maka janganlah selalu menuruti dorongan hati dan perintah akal budi.
Tetapi mari kita periksa dulu dengan sungguh-sungguh dan teliti.
Sebenarnya tanda-tandanya sangat jelas, setiap dorongan hati yang "berpusat pada cinta diri", adalah sesat!
Ia memperhatikan kerendahan hamba-Nya.
Dan mari kita coba perhatikan, orang sombong atau tinggi hati tidak akan pernah merasakan kedamaian.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 22 Desember 2021

Allah Bapa kami
Kami mohon rahmat kekuatan-Mu untuk menyingkirkan pikiran-pikiran kami yang sombong
Doronglah kami untuk mengenal diri sendiri apa adanya
Dan kami mohon ajarilah kami untuk rendah hati

Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa