"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Lukas 1:26-38;

Luk 1:39
Beberapa waktu kemudian berangkatlah Maria dan langsung berjalan ke pegunungan menuju sebuah kota di Yehuda.
Luk 1:40
Di situ ia masuk ke rumah Zakharia dan memberi salam kepada Elisabet.
Luk 1:41
Dan ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya dan Elisabetpun penuh dengan Roh Kudus,
Luk 1:42
lalu berseru dengan suara nyaring: "Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu.
Luk 1:43
Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku?
Luk 1:44
Sebab sesungguhnya, ketika salammu sampai kepada telingaku, anak yang di dalam rahimku melonjak kegirangan.
Luk 1:45
Dan berbahagialah ia, yang telah percaya, sebab apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan, akan terlaksana."
--------

Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku?

Saudaraku,
Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu.
Lalu dilanjutkan dengan:Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku?
Perkataan Elisabet itu adalah: ungkapan iman.
Dari Injil kita mengetahui bahwa Elisabet dan Bunda Maria adalah perempuan-perempuan pilihan Allah.
Menurut saya Elisabet dan Bunda Maria lebih dari seorang nabi.
Dan dari semula mereka telah ditentukan oleh Allah.

Saudaraku,
walaupun Bunda Maria dan Elisabet telah ditentukan oleh Allah.
Bunda Maria dan Elisabet tetap memiliki kebebasan dan bisa saja menolak rencana Allah.
Pagi ini saya ingatkan kembali bahwa kita pun termasuk yang telah ditentukan oleh Allah.
Semua manusia punya mata yang melihat dan telinga yang mendengar dan "diberikan kehendak bebas".
Bersyukurlah karena telinga kita mendengar dan mata kita melihat Allah yang hidup.
Sehingga dengan sangat mudah kita membedakan: yang mana keinginan daging dan yang mana kehendak Allah.
Sedangkan orang-orang dunia sudah "dipaksa" dengan berbagai macam aturan yang memenjara keinginan daging pun, tidak mengerti kehendak Allah.
Akhirnya yang timbul hanya berbagai pembenaran-pembenaran diri dan pendapat manusia.

Saudaraku,
ucapkanlah kalimat ini: "siapakah aku ini sampai Tuhan datang menyelamatkanku?"
Dan jika perlu arahkanlah mata dan telinga kepada dunia.
Lihatlah dan dengarlah masih banyak manusia yang tersesat.
Mereka yang berteriak-teriak Tuhan Tuhan, tetapi perbuatannya jauh dari Tuhan.
Dengan demikian semakin hari kita akan semakin mencintai Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 21 Desember 2021

Allah Bapa kami
Sungguh kami mengucap syukur kepada-Mu
Karena Engkau telah menyelamatkan kami dari kematian
Dan Engkau setia menuntun kami menuju hidup

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Lukas 1:26-38;

Saya kutip ayat:26-34

Luk 1:26
Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret,
Luk 1:27
kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria.
Luk 1:28
Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: "Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau."
Luk 1:29
Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalam hatinya, apakah arti salam itu.
Luk 1:30
Kata malaikat itu kepadanya: "Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah.
Luk 1:31
Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.
Luk 1:32
Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya,
Luk 1:33
dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan."
Luk 1:34
Kata Maria kepada malaikat itu: "Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?"
--------

Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?

Saudaraku,
sesungguhnya iman kristen itu adalah keajaiban.
Hidupnya pasti menghadirkan kuasa Allah.
Tetap mengasihi walaupun dibenci.
Memberi dalam kekurangan.
Dimanapun ia berada membawa kabar sukacita dan kedamaian.
Sebab Roh Tuhan "hidup" disetiap orang yang percaya "kepada Anak".

Saudaraku,
arahkanlah pandangan kita kepada dunia.
Masih banyak manusia yang "diperintah oleh daging".
Walaupun mereka berkata percaya kepada Allah, perbuatannya jauh dari Allah.
Sekali lagi saya ingatkan, kita umat kristiani HIDUP dalam KEJAIBAN.
Jangan hanya menikmati dan menganggumi mujizat, buatlah mujizat!.
Kita diberi kuasa untuk itu.
Ijinkan Roh Kudus berkuasa atas hidupmu, supaya hidupmu jadi munjizat bagi banyak orang.
Ingat hidup kita adalah untuk "kemuliaan-Nya", bukan untuk kenikmatan dan kehormatan daging.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Senin 20 Desember 2021

Allah Bapa kami
Terimakasih Engkau nyatakan kuasa-Mu setiap hari
Supaya kami berbuat seperti yang Engkau kehendaki
Jika Kau dapati kami masih sering melayani kehendak kami sendiri, ampunilah kami
Kami mohon rahmat kekuatan-Mu
Supaya kami memiliki niat yang teguh
Untuk selalu berusaha melakukan kehendak-Mu

Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 1:39-45;

Luk 1:39
Beberapa waktu kemudian berangkatlah Maria dan langsung berjalan ke pegunungan menuju sebuah kota di Yehuda.
Luk 1:40
Di situ ia masuk ke rumah Zakharia dan memberi salam kepada Elisabet.
Luk 1:41
Dan ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya dan Elisabetpun penuh dengan Roh Kudus,
Luk 1:42
lalu berseru dengan suara nyaring: "Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu.
Luk 1:43
Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku?
Luk 1:44
Sebab sesungguhnya, ketika salammu sampai kepada telingaku, anak yang di dalam rahimku melonjak kegirangan.
Luk 1:45
Dan berbahagialah ia, yang telah percaya, sebab apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan, akan terlaksana."
--------

Ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya dan Elisabetpun penuh dengan Roh Kudus

Saudaraku,
Sabda Allah HIDUP dalam diri Bunda Maria.
Maka saat Elisabet mendengar salamnya, ia dipenuhi oleh Roh Kudus, demikian pula anak yang sedang dikandungnya.
Oleh karena itu, mari kita rajin membaca Injil, supaya Firman Allah HIDUP dan menguasai hati dan pikiran kita.
Dengan demikian ucapan dan perbuatan kita selalu membawa kabar sukacita untuk semua orang.

Saudaraku,
heningkanlah dirimu.
Dengarkanlah Firman Tuhan.
Firman itu hidup, memenuhi pikiran kita dengan perkara-perkara mulia.
Lalu mendorong keinginan-keinginan yang suci.
Janganlah menyerah tanpa berjuang.
Jangan hanya berjuang untuk hal-hal duniawi, berjuanglah lebih keras untuk hal-hal rohani.
Dan binalah pikiran-pikiran yang mulia.
Ingat selalu bahwa kita adalah anak-anak Allah.
Dan Allah telah menyediakan apa yang kita butuhkan untuk membangun "kesucian hidup".

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 19 Desember 2021

Lihatlah, Bapa yang terkasih
Kami datang bersujud dihadapan-Mu
Kami mohon pukulah penggung kami
Supaya kami hanya tunduk kepada kehendak-Mu
Kuasailah hati dan pikiran kami dengan Firman-Mu
Supaya kami hanya bertindak menurut keinginan-Mu

Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 1:18-24;

Mat 1:18
Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri.
Mat 1:19
Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam.
Mat 1:20
Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus.
Mat 1:21
Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka."
Mat 1:22
Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi:
Mat 1:23
"Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" ?yang berarti: Allah menyertai kita.
Mat 1:24
Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil Maria sebagai isterinya,
--------

Malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus

Saudaraku,
saya tidak bisa membayangkan bagaimana Yusuf menyikapi mimpinya, sehingga ia percaya akan mimpi itu.
Kejadian ini menjadi pengajaran yang sangat luar biasa.
Rencana Allah di hidup kita akan terwujud apabila ada KETIADAAN DIRI.

Saudaraku,
kita semua tentu memiliki rencana hidup, seperti Yusuf yang mengambil Bunda Maria jadi istrinya.
Tetapi Allah punya kehendak lain dan Yusuf melaksanakan kehendak Allah.
Tentu kita semua punya rencana dan keinginan.
Dan saya percaya rencana kita adalah rencana yang baik dan kita hanya menginginkan sesuatu yang baik.
Namun permenungannya: baik menurut kita belum tentu selaras dengan rancana Allah.
Tentunya kita ingin "rencana Allah" yang terwujud dalam hidup kita.
Oleh karena itu kita harus melihat dan memahami kehendak Allah.
Nah syarat utamanya adalah KETIADAAN DIRI.
Hindari mencari kepentingan, keuntungan dan kenikmatan diri sendiri dalam setiap apa yang kita kerjakan.
Memang tidak mudah tetapi tidak ada cara lain.
Maka marilah kita setiap hari belajar "mati raga". Sangkallah dirimu!

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 18 Desember 2021

Allah Bapa kami
Kami mohon rahmat kekuatan-Mu
Untuk menaklukkan diri setiap hari

Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 1:1-17;

Saya kutip ayat:12-17:

Mat 1:12
Sesudah pembuangan ke Babel, Yekhonya memperanakkan Sealtiel, Sealtiel memperanakkan Zerubabel,
Mat 1:13
Zerubabel memperanakkan Abihud, Abihud memperanakkan Elyakim, Elyakim memperanakkan Azor,
Mat 1:14
Azor memperanakkan Zadok, Zadok memperanakkan Akhim, Akhim memperanakkan Eliud,
Mat 1:15
Eliud memperanakkan Eleazar, Eleazar memperanakkan Matan, Matan memperanakkan Yakub,
Mat 1:16
Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus.
Mat 1:17
Jadi seluruhnya ada: empat belas keturunan dari Abraham sampai Daud, empat belas keturunan dari Daud sampai pembuangan ke Babel, dan empat belas keturunan dari pembuangan ke Babel sampai Kristus.
--------

Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus

Saudaraku,
Injil kita hari ini silsilah Tuhan Yesus.
Silsilah ini sangat penting sebab membuktikan kelahiran Tuhan Yesus bukan hanya mitos atau legenda.
Kelahiran Tuhan Yesus tercatat dalam sejarah orang-orang Ibrani.
Yang menarik dalam silsilah ini ada nama beberapa perempuan sebab kehidupan perempuan di zaman itu menempati kasta yang terendah dan banyak perempuan yang dijadikan budak.
Pesan Matius sangat jelas: di mata Tuhan Yesus laki-laki-perempuan, kaya-miskin, orang Farisi, pemungut cukai sama saja.
Semua manusia dikasihi oleh Tuhan.
Dan untuk itulah Tuhan Yesus lahir membawa belas kasih dan pengampunan kepada seluruh umat manusia.
Lalu permenungannya: apakah kita membeda-bedakan orang-orang yang ada dihidup kita?

Saudaraku,
seringkali menilai seseorang atau apa perbuatan seseorang padahal pikiran dan pengetahuan kita terbatas dan "ukurannya" pun dibatasi oleh "isi kepala" kita.
Lagipula ya atau ya dalam menyikapi segala sesuatu, kita tidak pernah bebas dari KEPENTINGAN DIRI.
Padahal mata kita dengan sangat-sangat jelas melihat pekerjaan-pekerjaan Tuhan Yesus.
Kita bukan Tuhan, tetapi Tuhan Yesus telah menjadikan kita sebagai anak-anak-Nya.
Ia memberi kita mata yang melihat, telinga yang mendengar dan memberi rahmat kekuatan untuk menghadirkan belas kasih-Nya dimanapun kita ditempatkan oleh Allah.
Maka marilah kita menghindari "penilaian manusia", pandanglah segala sesuatu dari "dimensi Allah".

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 17 Desember 2021

Allah Bapa kami
Terimakasih Engkau telah menjadikan kami anak-anak-Mu
Terimakasih Engkau nyatakan kuasa-Mu kepada kami setiap hari
Ampunilah kami ya Bapa
Apabila kami masih menilai orang lain
Merendahkan orang lain
Tidak menghargai orang lain
Dan menghakimi orang lain dengan pendapat kami sendiri
Kami mohon bantulah kami
Berilah rahmat kekuatan kepada kami untuk hidup sebagai anak-anak-Mu
Yang penuh dengan belas kasih dan pengampunan

Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.