"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Matius 9:9-13;

Mat 9:9
Setelah Yesus pergi dari situ, Ia melihat seorang yang bernama Matius duduk di rumah cukai, lalu Ia berkata kepadanya: "Ikutlah Aku." Maka berdirilah Matius lalu mengikut Dia.
Mat 9:10
Kemudian ketika Yesus makan di rumah Matius, datanglah banyak pemungut cukai dan orang berdosa dan makan bersama-sama dengan Dia dan murid-murid-Nya.
Mat 9:11
Pada waktu orang Farisi melihat hal itu, berkatalah mereka kepada murid-murid Yesus: "Mengapa gurumu makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?"
Mat 9:12
Yesus mendengarnya dan berkata: "Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit.
Mat 9:13
Jadi pergilah dan pelajarilah arti firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, karena Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa."
--------

Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit

Saudaraku,
Injil adalah kabar baik untuk orang berdosa yang sadar membutuhkan pengampunan.
Matius adalah seorang pemungut cukai yang pada masa itu dipandang sebagai pengkhianat.
Matius "menanggapi panggilan" Tuhan Yesus bahkan mengajak teman-temannya makan bersama supaya mereka juga bertemu Tuhan Yesus.

Saudaraku,
orang yang merasa dirinya suci tidak akan pernah bisa melihat Allah.
Lihatlah orang-orang Farisi dan ahli Taurat walaupun mereka melihat mujizat, mereka tidak percaya kepada Tuhan Yesus.
Sekalipun orang menjual seluruh hartanya untuk gereja dan untuk orang-orang miskin.
Sekalipun orang melakukan puasa berat.
Sekalipun orang pandai dan mendalami segala ilmu pengetahuan.
Jika ia tidak menyadari bahwa ia berdosa dan membutuhkan pengampunan, ia tidak akan pernah bisa melihat Tuhan Yesus.
Lalu permenungannya: kita telah diselamatkan oleh Tuhan Yesus, mari kita tunduk kepada kehendak-Nya.
Tempatkanlah Tuhan Yesus dalam segalanya, dalam segala keadaan, supaya dalam segala sesuatu tidak lagi tentang diri sendiri.
Tetapi tentang "kita", Saya dan Tuhan Yesus, Saudara dan Tuhan Yesus.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 21 September 2022

Tuhan Yesus
Pancaran cinta kasih-Mu yang memanggil kami
Kasih-Mu menyelamatkan kami dari jerat musuh
Kami tidak ingin terpisah dari-Mu ya Tuhan
Kami ingin selalu hidup dalam kasih-Mu
Kami mohon doronglah kami dan berilah kami rahmat kekuatan untuk hidup dengan cara-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 8:19-21;

Luk 8:19
Ibu dan saudara-saudara Yesus datang kepada-Nya, tetapi mereka tidak dapat mencapai Dia karena orang banyak.
Luk 8:20
Orang memberitahukan kepada-Nya: "Ibu-Mu dan saudara-saudara-Mu ada di luar dan ingin bertemu dengan Engkau."
Luk 8:21
Tetapi Ia menjawab mereka: "Ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku ialah mereka, yang mendengarkan firman Allah dan melakukannya."
--------

Ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku ialah mereka, yang mendengarkan firman Allah dan melakukannya

Saudaraku,
saya yakin telinga kita mendengar firman Allah.
Permenungannya: Apakah "telinga rohani" kita juga mendengar?

Saudaraku,
jika kita tidak hati-hati, benda-benda yang kelihatan adalah penutup telinga rohani.
Nilailah barang-barang dunia itu seperti apa adanya jangan menilai dengan hawa nafsu.
Dan janganlah menilainya seperti apa yang dikatakan orang.
Tetapi nilailah dengan firman Allah.
Orang yang hidup dalam firman Allah, ia tidak akan terganggu oleh segala sesuatu diluar dirinya.
Tidak akan lekat dengan barang-barang duniawi dan menolak hiburan duniawi.
Pikiran dan hatinya dikuasai oleh hal-hal surgawi.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 20 September 2022

Tuhan Yesus
Hati ini gembira saat mendengar firman-Mu
Ada sukacita setiap kali kami merenungkan hal-hal surgawi
Sungguh kami sadar bahwa nafsu daging selalu bertetangan dengan firman-Mu
Oleh karena itu kami selalu memohon pertolongan-Mu
Berilah kami rahmat kekuatan untuk mengalahkan nafsu cinta diri

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 8:16-18;

Luk 8:16
"Tidak ada orang yang menyalakan pelita lalu menutupinya dengan tempayan atau menempatkannya di bawah tempat tidur, tetapi ia menempatkannya di atas kaki dian, supaya semua orang yang masuk ke dalam rumah dapat melihat cahayanya.
Luk 8:17
Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan diketahui dan diumumkan.
Luk 8:18
Karena itu, perhatikanlah cara kamu mendengar. Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, dari padanya akan diambil, juga apa yang ia anggap ada padanya."
--------

Karena itu, perhatikanlah cara kamu mendengar

Saudaraku,
saya kira kita setuju, tidak ada kejahatan tanpa korban.
Demikian pula setiap perbuatan baik walaupun saat ini tidak nampak, percayalah suatu saat pasti berbuah.

Saudaraku,
kita adalah umat pilihan Allah, kita dipilih supaya hidup kita melakukan kehendak Allah.
Maka jangan pernah bosan dan lelah berbuat baik, sebab untuk itulah kita dipilih.
Jangan berharap pujian atau imbalan dari perbuatan baik.
Sebab pada saatnya nanti semuanya akan dinyatakan.
"Perhatikanlah cara kamu mendengar", ini adalah peringatan yang sangat keras.
Pendengaran sangat mempengaruhi hati dan pikiran kita, mempengaruhi "penilaian" kita akan segala sesuatu.
Seringkali kita menilai suatu perkara sesuai dengan kepentingan diri.
Seringkali banyak orang mencari dirinya sendiri.
Ingat kita adalah anak-anak Terang, bukan untuk menghakimi kejahatan.
Tetapi Tuhan Yesus memilih kita supaya melalui hidup kita setiap orang dihidup kita melihat Allah dan mengalami belas kasih Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Senin 19 September 2022

Tuhan Yesus
Engkau menghendaki supaya kami menyerahkan diri tanpa syarat kepada-Mu
Dan agar belas kasih-Mu menyala-nyala
Engkau ingin menyatakan kuasa-Mu mealui hidup kami
Maka kami mohon ajarilah kami untuk taat kepada pendengaran kami akan Engkau

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 16:1-13;

ayat 10-13:

Luk 16:10
"Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.
Luk 16:11
Jadi, jikalau kamu tidak setia dalam hal Mamon yang tidak jujur, siapakah yang akan mempercayakan kepadamu harta yang sesungguhnya?
Luk 16:12
Dan jikalau kamu tidak setia dalam harta orang lain, siapakah yang akan menyerahkan hartamu sendiri kepadamu?
Luk 16:13
Seorang hamba tidak dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon."
---------

Jikalau kamu tidak setia dalam harta orang lain, siapakah yang akan menyerahkan hartamu sendiri kepadamu?

Saudaraku,
untuk apa kita hidup saat ini?
Jika Saudara berada di dunia kerja, apa yang Saudara kerjakan?
Apakah bekerja untuk hidup dan mengumpulkan kekayaan untuk pensiun?
Sangat penting untuk memiliki cukup uang untuk pensiun.
Tetapi saya mengajak Saudara untuk bertanya kepada diri sendiri untuk apa Saudara hidup?

Saudaraku,
waktu demi waktu kita lewati dengan kerja dan aktifitas lainnya.
Saya mengajak Saudaraku semua untuk masuk dalam permenungan:
Apakah kita menggunakan waktu dengan bijak?
Dengan iman kita percaya bahwa waktu adalah kesempatan yang diberikan oleh Allah kepada kita.
Untuk apa? Untuk kemuliaan-Nya, bukan kemuliaan kita.
Maka sering saya katakan bahwa dalam segala keadaaan kita harus selalu melihat dan menyikapi dari dimensi Allah.
Kita mampu melihat dari dimensi Allah karena dipercaya oleh Allah.
Setialah dengan penglihatan itu.
Maka akan lebih banyak lagi yang dipercayakan kepada kita.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 18 September 2022

Allah Bapa kami
Terimakasih Engkau memilih kami untuk mengelola harta-Mu
Yaitu belas kasih dan keselamatan
Hidup kami Engkau penuhi dengan belas kasih
Dan Engkau nyatakan kuasa-Mu dalam hidup kami
Supaya setiap orang di hidup kami menerima belas kasih-Mu dan melihat keselamatan
Puji dan syukur kami haturkan kepada-Mu
Dan kami mohon ajarilah kami untuk setia

Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.

Injil Lukas 8:4-15;

Ayat 10-15:

Luk 8:10
Lalu Ia menjawab: "Kepadamu diberi karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan Allah, tetapi kepada orang-orang lain hal itu diberitakan dalam perumpamaan, supaya sekalipun memandang, mereka tidak melihat dan sekalipun mendengar, mereka tidak mengerti.
Luk 8:11
Inilah arti perumpamaan itu: Benih itu ialah firman Allah.
Luk 8:12
Yang jatuh di pinggir jalan itu ialah orang yang telah mendengarnya; kemudian datanglah Iblis lalu mengambil firman itu dari dalam hati mereka, supaya mereka jangan percaya dan diselamatkan.
Luk 8:13
Yang jatuh di tanah yang berbatu-batu itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menerimanya dengan gembira, tetapi mereka itu tidak berakar, mereka percaya sebentar saja dan dalam masa pencobaan mereka murtad.
Luk 8:14
Yang jatuh dalam semak duri ialah orang yang telah mendengar firman itu, dan dalam pertumbuhan selanjutnya mereka terhimpit oleh kekuatiran dan kekayaan dan kenikmatan hidup, sehingga mereka tidak menghasilkan buah yang matang.
Luk 8:15
Yang jatuh di tanah yang baik itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menyimpannya dalam hati yang baik dan mengeluarkan buah dalam ketekunan."
--------

Yang jatuh di tanah yang berbatu-batu itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menerimanya dengan gembira, tetapi mereka itu tidak berakar, mereka percaya sebentar saja dan dalam masa pencobaan mereka murtad

Saudaraku,
Tuhan Yesus mengajar dengan perumpamaan-perumpamaan.
Tidak semua orang yang mendengar mampu memahami pengajaran itu.
Hanya orang-orang yang "punya telinga yang mendengar" dan yang "punya mata yang melihat."
Semua orang diberikan kesempatan untuk mendengar Injil tetapi hanya sedikit orang yang terpanggil untuk masuk didalamnya.
Sebab tanpa Roh Kudus mata dan telinga amanusia tidak akan melihat dan mendengar hal-hal kerajaan Allah, apalagi mengetahuinya.
Terlebih orang yang tidak sanggup menutup pancaindranya akan terhimpit oleh kekuatiran dan kekayaan dan kenikmatan hidup.
Sehingga tidak ada tempat untuk Kerajaan Allah dalam dirinya.

Saudaraku,
jangan tergoda oleh suara lantang keduniawian tetapi dengarkanlah "bisikan kebenaran" yang memberikan pengajaran dari dalam hati.
Tutuplah mata untuk barang-barang duniawi, jika kita ingin sungguh-sungguh mendengar sabda Allah.
Memang tidak mudah sebab suara-suara dunia terdengar lebih merdu, terlebih jika disambut dengan hawa nafsu.
Maka mari kita "pelihara firman Tuhan", sebab hidup ini tidak pernah pasti.
Supaya jika kita mengalami berbagai macam kesulitan, hidup kita tidak menyimpang.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 17 September 2022

Allah Bapa kami
Kami sangat-sangat bersyukur dan mengucapkan terimakasih kepada-Mu
Sebab Engkau berikan kami karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan-Mu
Sehingga mata kami tidak lagi tertarik dengan kenikmatan dan kepuasan duniawi
Kami sadar daging ini selalu menuntut dan selalu minta dikasihani
Maka kami mohon puaskanlah kami dengan belas kasih-Mu
Dan hiburlah kami dengan kidung surgawi

Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.