Yohanes K. Sugiyarta
Injil Lukas 8:1-4;
Luk 8:1
Tidak lama sesudah itu Yesus berjalan berkeliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa memberitakan Injil Kerajaan Allah. Kedua belas murid-Nya bersama-sama dengan Dia,
Luk 8:2
dan juga beberapa orang perempuan yang telah disembuhkan dari roh-roh jahat atau berbagai penyakit, yaitu Maria yang disebut Magdalena, yang telah dibebaskan dari tujuh roh jahat,
Luk 8:3
Yohana isteri Khuza bendahara Herodes, Susana dan banyak perempuan lain. Perempuan-perempuan ini melayani rombongan itu dengan kekayaan mereka.
-------
Kedua belas murid-Nya bersama-sama dengan Dia dan juga beberapa orang perempuan yang telah disembuhkan dari roh-roh jahat
Saudaraku,
para murid dan orang-orang yang telah disembuhkan oleh Tuhan Yesus, ikut berjalan keliling memberitakan Injil.
Mereka masing-masing punya kesaksian tentang "pekerjaan Tuhan Yesus dalam hidupnya".
Lalu permenungannya: apakah hidup kita sudah menjadi saksi pekerjaan Tuhan Yesus?
Saudaraku,
ada banyak orang kristini yang memberikan kesaksian melalui berbagai media dan pertemuan-pertemuan.
Itu sangat baik bisa mmembantu dalam pertumbuhan iman.
Tetapi Tuhan Yesus menantang kita untuk menjadi saksinya dalam kehidupan kita kehidupan kita sehari-hari.
Jika Saudara tidak berkobar menjadi saksi Kristus, nampaknya Saudara tidak begitu yakin akan kuasa Tuhan Yesus.
Hidup kita harus bisa menjadi saksi Kristus di keluarga.
Hidup kita harus bisa menjadi saksi Kristus di sekitar tempat tinggal kita.
Hidup kita harus bisa menjadi saksi Kristus di tempat kerja kita.
Hidup kita harus bisa menjadi saksi Kristus di dalam setiap kegiatan dan aktivitas kita.
Saudaraku,
kerasulan atau dorongan untuk menjadi saksi Kristus seharusnya "luapan" dari dalam, dari seseorang sungguh-sungguh mencintai Kristus.
Maka mari kita masuk dalam keheningan.
Bergembiralah jika Saudara melihat orang bekerja dalam kerasulan dan doakan mereka agar Allah melimpahkan rahmat-Nya.
Setelah itu coba lihat diri kita sendiri dengan jujur.
Jangan menyibukkan diri dengan hal-hal yang sia-sia, ingatlah bahwa kita adalah rasul-rasul Kristus dan hidup kita harus menjadi saksi-Nya.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Jumat 16 September 2022
Tuhan Yesus
Terimakasih kasih Engkau telah menyembuhkan kami
Terimaksih Engkau buat kami melihat dan mendengar
Mata kami melihat perbuatan-Mu dan telinga kami mendengar perintah-Mu
Kami mohon rahmat kekuatan-Mu supaya dalam segala keadaan hidup kami menjadi saksi kuasa dan belas kasih-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Yohanes 19:25-27;
Yoh 19:25
Dan dekat salib Yesus berdiri ibu-Nya dan saudara ibu-Nya, Maria, isteri Klopas dan Maria Magdalena.
Yoh 19:26
Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya, berkatalah Ia kepada ibu-Nya: "Ibu, inilah, anakmu!"
Yoh 19:27
Kemudian kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Inilah ibumu!" Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya.
---------
Kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Inilah ibumu!"
Saudaraku,
Bunda Maria juga harus menjadi teladan kita.
Sang Sabda menjadi daging, lahir darinya.
Kita dipanggil juga untuk "memberikan ruang yang sama" untuk Tuhan Yesus.
Sehingga Sang Sabda yang kekal, hidup dan berbicara didalam kita.
Saudaraku,
mari kita belajar kepada Bunda Maria.
Tuhan Yesus telah memberikannya kepada kita, untuk menjadi ibu kita.
Lihatlah betapa sederhananya Bunda Maria menanggapi panggilan Allah: Aku ini hamba Allah... lalu Sabda menjadi daging.
Lalu permenungannya: apakah hidup kita untuk melayani Sabda Tuhan?
Apakah kita telah memberikan ruang supaya Sabda Tuhan hidup dan bertumbuh dalam hidup kita?
Saudaraku,
panggilah Bunda Maria, berserulah kepadanya, ia melihat kita, ia mendengarkan kita.
Hiduplah dalam pelukannya.
Pelukannya melindungi kita dan ia membelai kita dengan penuh kasih sayang.
Ia pula yang akan menuntun kita, memberikan semangat dan kekuatan kepada kita supaya hidup kita berbuah.
Ia akan berdukacita jika hidup kita disalib oleh daging.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 15 September 2022
Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau memberikan bunda-Mu menjadi bunda kami
Kami percaya Bunda Maria akan menuntun dan menjaga kami supaya tetap berada didekat-Mu
Dan selalu mendorong kami untuk taat kepada kehendak-Mu
Dalam pelukan Bunda Maria kami memuji memuliakan nama-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Yohanes 3:13-17;
Yoh 3:13
Tidak ada seorangpun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia.
Yoh 3:14
Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan,
Yoh 3:15
supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal.
Yoh 3:16
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Yoh 3:17
Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.
--------
PESTA SALIB SUCI
Konon ketika raja Persia menaklukkan Tanah Suci dan menduduki Yerusalem, ia merampas Salib Yesus dan membawanya ke Persia.
Tetapi tidak lama kemudian ketika Kaisar Romawi Heraklius mengalahkan Persia, Salib Tuhan itu dikembalikan atas tuntutannya.
Heraklius sendiri memikul Salib Tuhan itu hingga ke puncak Golgotha.
Pada abad keempat, Salib itu ditemukan oleh Santa Helena, ibu Kaisar Konstantinus Agung.
Sebuah gereja dibangun di sana sebagai penghormatan terhadap Salib Tuhan itu.
Hari ini Gereja merayakan pesta Salib Suci.
Pemuliaan Salib Tuhan ini dikaitkan dengan penemuannya oleh Santa Helena.
Lebih dari itu pesta ini lebih merupakan ungkapan iman Gereja terhadap Salib Yesus sebagai jalan keselamatan.
(Sumber: imankatolik.or.id)
Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia
Saudaraku,
Rasul Paulus mengajarkan kepada kita:
Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya.(Gal 5:24)
Kenyataannya orang cenderung "menyalibkan orang lain."
Lihatlah dunia ini selalu penuh dengan tuduhan dan fitnahan.
Jarang sekali ditemukan seorang yang mau melihat dirinya sendiri terlebih dulu sebelum melihat orang lain.
Mari kita jujur, berapa banyak kebencian yang tidak kita ungkapkan dan seberapa sering hati dan pikiran kita menilai keburukkan orang lain.
Saudaraku,
kita percaya salib Kristus adalah keselamatan, artinya supaya kita selamat kita harus "hidup di dalam salib itu."
Setiap usaha kerohanian jika tidak mampu membawa kepada matiraga adalah kesia-siaan.
Sebab setiap kehendak yang menyimpang dari Allah, berawal dari raga ini.
Lihatlah melalui mata dan telinga banyak kejahatan masuk ke dalam jiwa!
Jika kita menjaga mata dan telinga kita, hati kita aman.
Saudaraku,
banyak orang yang mengajarkan: keselamatan itu anugerah, jika percaya kepada Kritus.
Namun permenungannya, jika kepercayaan itu tidak sanggup menyalibkan daging apakah selamat?
Abaikanlah semua ajaran yang tidak membawa kita kepada salib Kristus.
Setiap hari, taklukanlah diri sedari awal.
Buanglah jauh-jauh rasa iba terhadap dirimu sendiri.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 14 September 2022
Tuhan Yesus
Tanpa Engkau kami akan binasa dalam daging
Terimakasih Roh Kudus-Mu menerangi dan menjaga hati kami
Terimakasih Sabda-Mu menguasai pikiran kami
Tetapi kami sadar bahwa setiap hari adalah pertempuran
Maka kami mohon rahmat kekuatan-Mu
Supaya setiap hari kami beroleh kemenangan
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Lukas 7:1-10;
Luk 7:11
Kemudian Yesus pergi ke suatu kota yang bernama Nain. Murid-murid-Nya pergi bersama-sama dengan Dia, dan juga orang banyak menyertai-Nya berbondong-bondong.
Luk 7:12
Setelah Ia dekat pintu gerbang kota, ada orang mati diusung ke luar, anak laki-laki, anak tunggal ibunya yang sudah janda, dan banyak orang dari kota itu menyertai janda itu.
Luk 7:13
Dan ketika Tuhan melihat janda itu, tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia berkata kepadanya: "Jangan menangis!"
Luk 7:14
Sambil menghampiri usungan itu Ia menyentuhnya, dan sedang para pengusung berhenti, Ia berkata: "Hai anak muda, Aku berkata kepadamu, bangkitlah!"
Luk 7:15
Maka bangunlah orang itu dan duduk dan mulai berkata-kata, dan Yesus menyerahkannya kepada ibunya.
Luk 7:16
Semua orang itu ketakutan dan mereka memuliakan Allah, sambil berkata: "Seorang nabi besar telah muncul di tengah-tengah kita," dan "Allah telah melawat umat-Nya."
Luk 7:17
Maka tersiarlah kabar tentang Yesus di seluruh Yudea dan di seluruh daerah sekitarnya.
--------
Seorang nabi besar telah muncul di tengah-tengah kita," dan "Allah telah melawat umat-Nya
Saudaraku,
hari ini hari spesial buat saya.
Hari ulang tahun saya dan peringatan santo pelindung saya, Santo Yohanes krisostomus.
Saya sendiri yang memilih santo pelindung, sebab saat itu orangtua saya belum katolik.
Saya memilih Santo Yohanes Krisostomus dengan pertimbangan yang sederhana, yaitu tanggal peringatannya sama dengan tanggal lahir saya.
Injil Lukas hari ini mengingatkan saya bahwa Allah senantiasa hadir di hidup kita.
Saya sungguh merasakan kehadiran itu saat saya kelas 4 SD dan sampai hari ini.
Saudaraku,
perjalanan hidup saya tidak mudah.
Saat saya kelas 2 di SMA De Britto, keadaan ekonomi orangtua saya tidak baik.
Adik-adik saya juga perlu biaya sekolah.
Saya putus asa, malas sekolah dan malas belajar.
Sebab buat apa saya melanjutkan sekolah tetapi tidak bisa kuliah.
Dan kelas 2 saya tidak naik kelas.
Tetapi saat itu saya tidak sedih, justru saya rasanya seperti bangkit dari kematian dan hidup baru.
Romo Pamong yang memahami ketakutan saya dan kesulitan saya berkata demikian:
"Buat apa kamu mikir bisa kuliah atau tidak? 5 menit lagi kamu masih hidup atau mati, kamu tidak tahu."
Saudaraku,
sejak saat itu saya berserah diri kepada Tuhan Yesus.
Hari demi hari saya merasakan kebersamaan dengan Tuhan Yesus.
Saya hanya jalani kewajiban saya, dan tidak pernah berpikir tentang hari esok.
Singkat cerita, saya dituntun oleh Tuhan Yesus dijalan yang sangat baik.
Maka dari itu sampai hari ini saya selalu berusaha untuk hidup benar di hadapan Allah.
Juga teladan Santo Yohanes Krisostomus yang kita peringati hari ini, selalu hidup dalam hati dan pikiran saya.
Yohanes dikenal sebagai seorang uskup yang saleh.
Kotbah dan tulisan-tulisannya sangat berbobot dan menjadi saksi akan kefasihannya dalam berbicara.
Oleh karena itu, ia dijuluki "Krisostomus" yang artinya "Si Mulut Emas."
Walaupun tulisan saya tidak berbobot, dengan menulis renungan harian, menjaga saya tetap berada di jalan Allah.
Maka mari berusahalah dengan berbagai cara untuk selalu hidup dalam kehadiran-Nya.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 13 September 2022
Tuhan Yesus
Sungguh kami bergembira setiap hari
Sebab Engkau selalu hadir dalam hidup kami
Engkau tidak membiarkan kami tersesat
Dengan berbagai cara Engkau nyatakan kuasa-Mu dalam hidup kami
Ampunilah kami ya Tuhan ampunilah kami
Jika Kau dapati kami tidak setia
Kami mohon perbaharuilah kami dengan firman-Mu setiap hari
Dan puaskanlah kami dengan pemberian-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Lukas 7:1-10;
Luk 7:1
Setelah Yesus selesai berbicara di depan orang banyak, masuklah Ia ke Kapernaum.
Luk 7:2
Di situ ada seorang perwira yang mempunyai seorang hamba, yang sangat dihargainya. Hamba itu sedang sakit keras dan hampir mati.
Luk 7:3
Ketika perwira itu mendengar tentang Yesus, ia menyuruh beberapa orang tua-tua Yahudi kepada-Nya untuk meminta, supaya Ia datang dan menyembuhkan hambanya.
Luk 7:4
Mereka datang kepada Yesus dan dengan sangat mereka meminta pertolongan-Nya, katanya: "Ia layak Engkau tolong,
Luk 7:5
sebab ia mengasihi bangsa kita dan dialah yang menanggung pembangunan rumah ibadat kami."
Luk 7:6
Lalu Yesus pergi bersama-sama dengan mereka. Ketika Ia tidak jauh lagi dari rumah perwira itu, perwira itu menyuruh sahabat-sahabatnya untuk mengatakan kepada-Nya: "Tuan, janganlah bersusah-susah, sebab aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku;
Luk 7:7
sebab itu aku juga menganggap diriku tidak layak untuk datang kepada-Mu. Tetapi katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh.
Luk 7:8
Sebab aku sendiri seorang bawahan, dan di bawahku ada pula prajurit. Jika aku berkata kepada salah seorang prajurit itu: Pergi!, maka ia pergi, dan kepada seorang lagi: Datang!, maka ia datang, ataupun kepada hambaku: Kerjakanlah ini!, maka ia mengerjakannya."
Luk 7:9
Setelah Yesus mendengar perkataan itu, Ia heran akan dia, dan sambil berpaling kepada orang banyak yang mengikuti Dia, Ia berkata: "Aku berkata kepadamu, iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai, sekalipun di antara orang Israel!"
Luk 7:10
Dan setelah orang-orang yang disuruh itu kembali ke rumah, didapatinyalah hamba itu telah sehat kembali.
--------
Katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh
Saudaraku,
Rasul Petrus mengajarkan kepada kita:
Sekalipun kamu belum pernah melihat Dia, namun kamu mengasihi-Nya.
Kamu percaya kepada Dia, sekalipun kamu sekarang tidak melihat-Nya.
Kamu bergembira karena sukacita yang mulia dan yang tidak terkatakan, karena kamu telah mencapai tujuan imanmu, yaitu keselamatan jiwamu.
(1Pet 1:8-9)
Rasul Paulus mengajarkan kepada kita:
Orang-Ku yang benar akan hidup oleh iman.(Bdk Ibr 10:38)
Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.(Ibr 11:1)
Namun.... saya sangat percaya mata umat kristiani "melihat pekerjaan-pekerjaan Allah."
Karena pekerjaan-pekerjaan Tuhan Yesus nampak sangat jelas dan nyata bagi kita.
Tuhan Yesus telah memberikan banyak bukti dalam hidup kita.
Jadi saya sangat sedih jika mendengar seorang kristiani yang hidupnya *MENOLAK kehendak Allah*.
Saya katakan MENOLAK karena melakukanya dengan sangat-sangat sadar.
Jadi iman bukan kepercayaan tanpa bukti, tetapi kepercayaan yang mendorong tindakan atau perbuatan.
Saudaraku,
saya kurang setuju dengan pendapat bahwa iman itu ada tingkatannya.
Saya lebih memilih "kita harus bertindak atau berbuat berdasarkan IMAN kita."
Iman harus selalu menjadi MOTIVASI dalam setiap tindakan dan perbuatan kita.
Ingat Tuhan Yesus tidak melihat hasil, tetapi Tuhan Yesus melihat motivasi dalam setiap perbuatan kita.
Maka jangan lelah dalam setiap usaha kita untuk memelihara iman, supaya kita tidak mudah disesatkan.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 12 September 2022
Tuhan Yesus
Kami merasa bahagia saat telinga kami mendengar Sabda-Mu
Kami merasa tenang saat kami ingat akan janji-janji-Mu
Kami selalu terdorong untuk melakukan kehendak-Mu
Lalu berusaha supaya hidup kami adalah wujud dari belas kasih dan kuasa-Mu
Kami sadar hidup ini tidak mudah, daging ini selalu menuntut
Maka kami mohon kobarkanlah selalu api Roh Kudus-Mu dalam hidup kami
Supaya tidak ada lagi lorong-lorong gelap dalam hati dan pikiran kami
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
