"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Markus 8:34-38, 9:1;

Mrk 8:34
Lalu Yesus memanggil orang banyak dan murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.
Mrk 8:35
Karena siapa yang mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku dan karena Injil, ia akan menyelamatkannya.
Mrk 8:36
Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya.
Mrk 8:37
Karena apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?
Mrk 8:38
Sebab barangsiapa malu karena Aku dan karena perkataan-Ku di tengah-tengah angkatan yang tidak setia dan berdosa ini, Anak Manusiapun akan malu karena orang itu apabila Ia datang kelak dalam kemuliaan Bapa-Nya, diiringi malaikat-malaikat kudus."
---------
Mrk 9:1
Kata-Nya lagi kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya di antara orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat bahwa Kerajaan Allah telah datang dengan kuasa."
---------

ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.

Saudaraku,
jika ada yang sedikit-sedikit mengeluh, cobalah renungkan penderitaan Tuhan kita Yesus Kristus dan kesengsaraan orang-orang kudus.
Tuhan kita Yesus Kristus tanpa dosa dan cela, namun Ia tegar dalam menghadapi penderitaan.
Sedangkan ketidaknyamanan yang kita alami sebagian besar "karena ulah kita sendiri".
Sekali lagi saya ajak menyadari bahwa daging ini lemah bahkan sangat lemah.

Saudaraku,
menyangkal diri dan memikul salib rasanya cukup berat, namun coba bandingkan dengan kalimat ini:Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis.(Bdk Mat 25:41)
Salib Kristus adalah pintu surga bagi kita dan di dalam salib itu ada kehidupan.
Tidak ada jalan untuk menuju kehidupan kecuali lewat salib dan mati raga setiap hari, sebab salib itulah akhir dari semua penderitaan.
Yang "cinta dunia", ia akan terkubur oleh "dunia" selamanya.
Yang mencintai Tuhan, hidup sebagai buangan di dunia ini, sebab dunia menolak Tuhan.

Maka ada baiknya dalam mengawali hari baru "bersiaplah berjuang" apabila ingin menang dan tanpa perjuangan tidak akan pernah mencapai kedamaian.
Menjalankan tugas dan kewajiban kita dengan semangat, penuh tanggung jawab dan tidak mencari kehormatan dunia.
Untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah kita harus mengalami banyak sengsara.(Bdk Kis 14:22)

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 21 Februari 2020

Terkadang kami merasa Engkau meninggalkan kami ya Bapa
Namun ternyata kami lah yang menghidari salib-Mu
Oleh karena itu ya Bapa
Kami mohon rahmat kekuatan-Mu setiap hari
Supaya kami mampu bertahan dalam penderitaan

Doa permohonan ini kami sampaikan kepadamu dengan pengantaraan Yesus Kristus
Tuhan dan pengantara kami yang hidup bersama Dikau dalam persatuan dengan Roh Kudus
Allah sepanjang segala masa
Amin

Injil Markus 8:27-33;

Saya kutip sebagian:

Mrk 8:27
Kemudian Yesus beserta murid-murid-Nya berangkat ke kampung-kampung di sekitar Kaisarea Filipi. Di tengah jalan Ia bertanya kepada murid-murid-Nya, kata-Nya: "Kata orang, siapakah Aku ini?"
Mrk 8:28
Jawab mereka: "Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia, ada pula yang mengatakan: seorang dari para nabi."
Mrk 8:29
Ia bertanya kepada mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?" Maka jawab Petrus: "Engkau adalah Mesias!"
Mrk 8:30
Lalu Yesus melarang mereka dengan keras supaya jangan memberitahukan kepada siapapun tentang Dia.
Mrk 8:31
Kemudian mulailah Yesus mengajarkan kepada mereka, bahwa Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan bangkit sesudah tiga hari.
--------

Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, lalu dibunuh dan bangkit sesudah tiga hari

Saudaraku,
adakah satupun alasan untuk marah ketika suatu hal tidak berjalan sesuai kehendak atau keinginan kita?
Tidak ada seorangpun di bumi ini yang bisa menjamin bahwa setiap keinginannya selalu terpenuhi.
Tidak ada seorangpun yang bebas dari gangguan ataupun kesulitan.
Sekalipun seorang penguasa dan hartanya berlimpah-limpah.
Kita sangat beruntung karena punya Tuhan yang penuh dengan belas kasih, Ia rela menderita supaya kita beroleh keselamatan kekal.
Sekaligus mengajarkan kepada kita bahwa semua benda duniawi tidak ada harganya dan justru menjadi penghalang terbesar antara kita dengan Allah.
Coba mari kita buka mata:
Berapa banyak kejahatan terjadi hanya karena benda-benda duniawi?
Berapa banyak orang yang takut dan khawatir hanya karena benda-benda duniawi?
Hidup di bumi ini sungguh penuh derita, adakah seorang saja manusia di bumi ini terbebas dari rasa khawatir?

Saudaraku,
jangan menunggu nanti atau esok hari, saatnya sekarang bangkit, sekarang saatnya berjuang untuk memperbaiki hidup.
Jangan biarkan jiwa kita dikuasai oleh tubuh kita yang rapuh ini, yang hanya akan berakhir kepada kebinasaan.
Latihlah tubuh ini supaya kuat menghadapi penderitaan, sebab hanya itulah jalan menuju keselamatan kekal.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 20 Februari 2020

Banyak sekali pikiran yang tidak berguna
Banyak sekali keinginan yang tidak perlu
Kami sangat sadar akan hal-hal itu ya Bapa
Dan sangat-sangat sulit untuk mengalahkannya

Kami perlu Engkau ya Bapa
Kami membutuhkan rahmat kekuatan-Mu
Untuk membangun niat yang kuat untuk memperbaiki hidup

Doa permohonan ini kami sampaikan kepadamu dengan pengantaraan Yesus Kristus
Tuhan dan pengantara kami yang hidup bersama Dikau dalam persatuan dengan Roh Kudus
Allah sepanjang segala masa
Amin

Injil Markus 8:14-21;

Mrk 8:22
Kemudian tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Betsaida. Di situ orang membawa kepada Yesus seorang buta dan mereka memohon kepada-Nya, supaya Ia menjamah dia.
Mrk 8:23
Yesus memegang tangan orang buta itu dan membawa dia ke luar kampung. Lalu Ia meludahi mata orang itu dan meletakkan tangan-Nya atasnya, dan bertanya: "Sudahkah kaulihat sesuatu?"
Mrk 8:24
Orang itu memandang ke depan, lalu berkata: "Aku melihat orang, sebab melihat mereka berjalan-jalan, tetapi tampaknya seperti pohon-pohon."
Mrk 8:25
Yesus meletakkan lagi tangan-Nya pada mata orang itu, maka orang itu sungguh-sungguh melihat dan telah sembuh, sehingga ia dapat melihat segala sesuatu dengan jelas.
Mrk 8:26
Sesudah itu Yesus menyuruh dia pulang ke rumahnya dan berkata: "Jangan masuk ke kampung!"
--------

Maka orang itu sungguh-sungguh melihat dan telah sembuh

Saudaraku,
jika saya berkata bahwa saya tidak takut akan hari esok, Saudara pasti ada yang tidak percaya.
Takut akan hari esok bukan hanya dialami orang-orang yang susah cari makan atau orang miskin, tetapi dialami oleh semua orang, bahkan saya yakin orang-orang super kaya pun mengalaminya.
Sebab bagi manusia hari esok adalah sebuah "misteri".
Tidak ada seorangpun yang bisa menjamin apa yang direncanakan selalu berjalan baik sesuai dengan apa yang diharapkan.
Tetapi bagi orang yang percaya kepada Tuhan Yesus, dan hidup dalam perintah-Nya selalu yakin esok hari akan mengalami kebaikan bersama-Nya.

Saudaraku,
mata kita telah disembuhkan oleh Tuhan Yesus, sehingga kita melihat "perbuatan Allah".
Mari kita jaga gerak hidup kita supaya selalu "seirama dengan gerak Allah".
Meninggalkan "kesia-siaan" hari kemarin dan menatap hari-hari ke depan dengan "mata baru", mata Allah.
Sebab kita adalah anak-anak Terang, yang tidak lagi berjalan dalam kegelapan.
Putih dan hitam terlihat nyata di mata kita maka mari bersikap tegas dan hindari "perdebatan dengan dunia", saya sangat yakin kita akan kalah, sebab manusia itu mudah tergoda.
Mata tidak pernah kenyang dan telinga tidak pernah puas.(Bdk Pkb 1:8)

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 19 Februari 2020

Allah Bapa kami
Jika tanpa Engkau hidup ini terasa sangat berat
Setiap hari kami menghadapi hal-hal yang baru

Terimakasih ya Bapa
Engkau buka mata dan telinga kami
Sehingga kami melihat perbuatan tangan-Mu
Dan menjadi teladan bagi kami
Sehingga dalam keadaan apapun kami tetap penuh dengan sukacita menatap hari esok

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Markus 8:14-21;

Saya kutip sebagaian:

Mrk 8:15
Lalu Yesus memperingatkan mereka, kata-Nya: "Berjaga-jagalah dan awaslah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes."
Mrk 8:16
Maka mereka berpikir-pikir dan seorang berkata kepada yang lain: "Itu dikatakan-Nya karena kita tidak mempunyai roti."
Mrk 8:17
Dan ketika Yesus mengetahui apa yang mereka perbincangkan, Ia berkata: "Mengapa kamu memperbincangkan soal tidak ada roti? Belum jugakah kamu faham dan mengerti? Telah degilkah hatimu?
Mrk 8:18
Kamu mempunyai mata, tidakkah kamu melihat dan kamu mempunyai telinga, tidakkah kamu mendengar? Tidakkah kamu ingat lagi,
Mrk 8:19
pada waktu Aku memecah-mecahkan lima roti untuk lima ribu orang itu, berapa bakul penuh potongan-potongan roti kamu kumpulkan?" Jawab mereka: "Dua belas bakul."
Mrk 8:20
"Dan pada waktu tujuh roti untuk empat ribu orang itu, berapa bakul penuh potongan-potongan roti kamu kumpulkan?" Jawab mereka: "Tujuh bakul."
--------

Kamu mempunyai mata, tidakkah kamu melihat dan kamu mempunyai telinga, tidakkah kamu mendengar?

Saudaraku,
pada zaman Tuhan Yesus, orang-orang farisi dan ahli taurat datang kepada Tuhan Yesus hanya untuk melihat mujizat.
Dan mereka sering menggoda Tuhan Yesus untuk membuat mujizat, hanya sekedar untuk hiburan bagi mereka.
Di zaman ini masih ada yang datang kepada Tuhan Yesus hanya sebagai kewajiban dan hiburan bertemu teman-temannya di gereja.

Saudaraku,
iblis mengetahui siapa saja dalam Gereja yang termasuk golongan: mempunyai mata tetapi tidak melihat dan mempunyai telinga tetapi tidak mendengar.
Mereka datang ke Gereja untuk "meminta tanda" bukan mencari Si Pembuat tanda.
Maka jika mengalami ketidaknyamanan dalam hidup atau pun godaan iman, dengan sangat mudah meninggalkan Gereja.

Saudaraku,
jika kita menggantungkan kententraman hati kepada seseorang atau kepada benda-benda dunia, hal-hal itu tidak akan bertahan lama.
Sebab manusia itu selalu menuntut, sangat sulit untuk puas dengan "kecukupannya".
Maka memandang diri sendiri sebagai "orang mati" di dunia ini, yaitu menutup mata dan telinga terhadap kententraman duniawi, adalah baik agar hidup kita tidak menyimpang dari jalan Allah.
Ada baiknya "tidak mudah setuju dengan pandangan orang lain", dan pergunakanlah "mata dan telinga Allah" dalam pergaulan.
Supaya kita terhindar dari "pencarian yang semu", yang menghabiskan seluruh waktu kita.
Kententraman sejati hanya ada saat hidup kita memuliakan Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 18 Februari 2020

Ya Bapa
Kami menyadari bahwa selama hidup di dunia ini
Kami tidak luput dari tipuan-tipuan dunia
Dan kami percaya hanya Firman-Mu yang mampu mengenalinya
Dan hanya dengan kekuatan-Mu untuk mengalahkannya

Dengan sungguh hati kami mohon kepada-Mu ya Bapa
Ajarilah kami untuk mencintai Injil-Mu
Dan Kuatkanlah kami selalu dengan Roh-Mu

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Markus 8:11-13;

Mrk 8:11
Lalu muncullah orang-orang Farisi dan bersoal jawab dengan Yesus. Untuk mencobai Dia mereka meminta dari pada-Nya suatu tanda dari sorga.
Mrk 8:12
Maka mengeluhlah Ia dalam hati-Nya dan berkata: "Mengapa angkatan ini meminta tanda? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kepada angkatan ini sekali-kali tidak akan diberi tanda."
Mrk 8:13
Ia meninggalkan mereka; Ia naik pula ke perahu dan bertolak ke seberang.
--------

Mengapa angkatan ini meminta tanda?

Saudaraku,
terkadang dalam menghadapi situasi tertentu kita kurang sabar, lebih pas dalam bahasa jawa "grusah-grusuh".
Kita punya mata dan telinga, terkadang hanya dengan mata saja atau telinga saja, kita menyimpulkan sesuatu.
Kita punya hati dan akal budi, terkadang hanya salah satu yang kita gunakan.
Dan sebagai orang kristiani ada Roh Kudus yang "hidup", terkadang kita pun menolaknya bahkan melupakannya.

Saudaraku,
jika seorang tidak mengerti bahasa jawa, ketika mendengar seorang bicara dengan bahasa jawa maka hanya terdengar seperti suara angin.
Allah pun setiap saat berbicara kepada manusia dengan berbagai cara bahkan melalui para nabi.
Allah melihat "kehendak bebas" yang diberikan kepada manusia tidak selalu jadi berkat.
Manusia lebih memilih bergaul dengan dunia, sehingga ia tidak lagi mengenal suara-Nya.
Dan ketika Allah sendiri hadir sebagai manusia pun tetap ditolaknya.

Saudaraku,
Roh Kudus telah menyatakan karya-karya Allah dihadapan mata kita, bukan hanya "sekedar tanda".
Jika seorang kristiani hidupnya menyimpang dari jalan Allah, menurut saya bukan karena buta atau tuli.
Namun ia sendiri memilih menolak Allah.
Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya, yaitu firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman.(Yoh 12:48)

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Senin 17 Februari 2020

Ampunilah kami ya Bapa
Seringkali kami mendukakan hati-Mu
Kami sungguh-sungguh memohon pertolongan-Mu
Kuatkanlah kami setiap hari
Supaya kami berani mengalahkan diri sendiri
Dan tetap berada di jalan-Mu

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin