Yohanes K. Sugiyarta
Injil Yohanes 3:31-36;
Yoh 3:31
Siapa yang datang dari atas adalah di atas semuanya; siapa yang berasal dari bumi, termasuk pada bumi dan berkata-kata dalam bahasa bumi. Siapa yang datang dari sorga adalah di atas semuanya.
Yoh 3:32
Ia memberi kesaksian tentang apa yang dilihat-Nya dan yang didengar-Nya, tetapi tak seorangpun yang menerima kesaksian-Nya itu.
Yoh 3:33
Siapa yang menerima kesaksian-Nya itu, ia mengaku, bahwa Allah adalah benar.
Yoh 3:34
Sebab siapa yang diutus Allah, Dialah yang menyampaikan firman Allah, karena Allah mengaruniakan Roh-Nya dengan tidak terbatas.
Yoh 3:35
Bapa mengasihi Anak dan telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya.
Yoh 3:36
Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya."
--------
Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup
Saudaraku,
orang yang percaya kepada Tuhan Yesus harus diikuti oleh ketaatan atau kepatuhan kepada Firman-Nya.
Sesorang tidak bisa menjadi murid Kristus apabila tidak melakukan perintah-Nya, mengasihi Allah dan mengasihi sesama.
Mengapa kamu berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, padahal kamu tidak melakukan apa yang Aku katakan?(Luk 6:46)
Percaya kepada Anak dan melakukan perintah-Nya maka akan memperoleh hidup yang kekal.
Saat saya menulis permenungan ini, saya menemukan makna yang sangat menarik dalam contoh penggunaan kata hidup: Hidup tidak karena doa, mati tidak karena sumpah.
Orang harus berusaha dengan tenaga dan pikiran sendiri dan tidak cukup hanya dengan doa dan sesuatu yang terjadi dalam hidup kita senang atau susah bukan karena orang lain, karena kita sendirilah yang berkuasa atas diri kita.
Sangat menarik menjadi bahan permenungan kita, kita harus mengusahakan hidup taat kepada Anak dengan seluruh tenaga dan pikiran kita.
Dan yang lebih menarik lagi bagi kita umat kristiani, Tuhan memberikan Roh-Nya kepada kita, Roh itu hidup dan tinggal dalam diri kita.
Yang menerangi langkah kita dan yang selalu memberikan kekuatan kepada kita untuk membedakan mana yang pantas dilakukan oleh anak Allah dan mana yang tidak.
Saudaraku,
tanda hidup adalah tumbuh dan bergerak.
Siapa yang melihat kita tumbuh dan bergerak? Orang lain.
Maka jika hidup kita tidak membuat kebaikan bagi orang lain, itu namanya mati.
Ada peribahasa: Hidup kayu berbuah, hidup manusia biar berjasa.
Dan kita yang memiliki Allah yang hidup, seharusnya mampu membuat orang lain hidup.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 2 Mei 2019
Allah Bapa kami
Hampir setiap detik dorongan untuk berbuat jahat siap menangkap kami
Kami membutuhkan terang Roh Kudus-Mu
Supaya kami tidak mati binasa oleh karena perangkap dosa
Hati kami selalu menrindukan-Mu ya Bapa
Dan dengan rendah hati kami datang untuk mendengarkan suara-Mu
Kami percaya hanya Engkau yang mampu melindungi kami
Hanya dengan kekuatan-Mu yang bisa menjaga kami tetap setia dijalan-Mu
Sehingga kami selamat sampai kehidupan kekal
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Yohanes 3:16-21;
Yoh 3:16
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Yoh 3:17
Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.
Yoh 3:18
Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.
Yoh 3:19
Dan inilah hukuman itu: Terang telah datang ke dalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan dari pada terang, sebab perbuatan-perbuatan mereka jahat.
Yoh 3:20
Sebab barangsiapa berbuat jahat, membenci terang dan tidak datang kepada terang itu, supaya perbuatan-perbuatannya yang jahat itu tidak nampak;
Yoh 3:21
tetapi barangsiapa melakukan yang benar, ia datang kepada terang, supaya menjadi nyata, bahwa perbuatan-perbuatannya dilakukan dalam Allah."
--------
Terang telah datang ke dalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan dari pada terang, sebab perbuatan-perbuatan mereka jahat
Saudaraku,
beberapa kata dan kalimat dalam Injil mengandung banyak misteri dan misteri itu tidak pernah bisa dijangkau oleh kecerdasan manusia.
Namun yang menarik bahwa orang yang percaya bisa hidup dalam misteri itu, dan membawa hidupnya masuk ke dalam misteri itu dan pada akhirnya bisa merasakan misteri Allah.
Ada banyak artikel tentang rahasia kebahagian hidup, rahasia batin yang damai dan segala macam rahasia-rahasia yang pada dasarnya didambakan oleh setiap manusia.
Kembali saya mengajak Saudara untuk bersyukur dan berterimakasih kepada Allah, sebab Allah memberikan kepada kita, Tuhan Yesus Kristus Putera-Nya yang tunggal.
Bukan hanya untuk sekedar berbagi rahasia hidup bahagia dan damai, namun sampai kepada kehidupan kekal.
Yang menjadi perjuangan kita adalah memilih antara terang dan gelap.
Sangat penting selalu kita sadari sebab sewaktu mata kita terbuka, suka tidak suka, mau tidak mau kita berada dalam pilihan itu.
Dan hal itu tidak kan pernah cukup hanya dengan akal budi.
Mari saya ajak Saudaraku perhatikan bahwa banyak orang tidak merasa hidup dalam kegelapan.
Sebab sudah terbiasa hidup nyaman dalam kegelapan maka ia tidak berusaha mencari terang.
Saudaraku,
kegelapan tidak bisa diusir dengan menyalahkan kegelapan itu.
Tetapi kasih mampu memotivasi setiap orang untuk mencari terang.
Hampir setiap orang akan mengalami perubahan yang luar biasa ketika ia merasa dicintai oleh orang lain.
Maka mari selalu hidup dalam kasih Allah, supaya hidup kita menjadi terang bagi banyak orang.
Jika ada yang masih suka menyalahkan, mencaci bahkan menghakimi sesamanya, berarti ia sebenarnya hidup dalam kegelapan.
Mari sebagai anak-anak Allah jangan ikut-ikutan menilai siapapun walaupun Suadara mempunyai cukup alasan untuk melakukan itu.
DAN WALAUPUN HANYA MELALUI MEDIA SOSIAL, perhatikan pengan hatt-hati dengan apa yang Saudara tulis sebab tanpa Saudara sadari sebenarnya Saudara ikut masuk ke dalam kegelapan itu.
Sebab menilai kekurangan atau kesalahan orang lain sama saja dengan menyalahkan kegelapan.
JADILAH TERANG, karena kita adalah anak-anak Terang.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 1 Mei 2019
Allah Bapa kami
Melalui doa-doa kami
Melalui ibadat kami
Melalui ibadah kami
Kami ingin tetap hidup dalam terang-Mu
Supaya kami melihat tanda-tanda-Mu
Sehingga kami tetap berada dijalan-Mu
Puji dan syukur kupersembahkan kepada-Mu Bapa
Engkau mendatangi kami dan selalu mendekat kepada kami
Kasih-Mu mengubahkan hidup kami
Dan hari-hari kami jalani dengan gembira dan damai bersama-Mu
Kami berdoa memohon kepada-Mu
Semoga kasih-Mu menjadi jawaban bagi setiap orang yang mencari terang
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Yohanes 3:7-15;
Yoh 3:7
Janganlah engkau heran, karena Aku berkata kepadamu: Kamu harus dilahirkan kembali.
Yoh 3:8
Angin bertiup ke mana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari mana ia datang atau ke mana ia pergi. Demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh."
Yoh 3:9
Nikodemus menjawab, katanya: "Bagaimanakah mungkin hal itu terjadi?"
Yoh 3:10
Jawab Yesus: "Engkau adalah pengajar Israel, dan engkau tidak mengerti hal-hal itu?
Yoh 3:11
Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kami berkata-kata tentang apa yang kami ketahui dan kami bersaksi tentang apa yang kami lihat, tetapi kamu tidak menerima kesaksian kami.
Yoh 3:12
Kamu tidak percaya, waktu Aku berkata-kata dengan kamu tentang hal-hal duniawi, bagaimana kamu akan percaya, kalau Aku berkata-kata dengan kamu tentang hal-hal sorgawi?
Yoh 3:13
Tidak ada seorangpun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia.
Yoh 3:14
Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan,
Yoh 3:15
supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal.
--------
Supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal
Saudaraku,
wafat dan kebangkitan Tuhan Yesus adalah wujud kasih dan pengorbanan.
Ketika kita dibaptis, Roh Kudus selalu membimbing kita kepada kehidupan Kristus.
Dan belajar kepatuhan yang sama seperti teladan Tuhan Yesus yang taat kepada Bapa.
Ketaatan adalah menguasai kemauan.
Dengan menguasai kemauan berarti menguasai diri.
Ketaatan tak akan terwujud tanpa penguasaan diri.
Saudaraku,
Kita telah menerima salib.
Allah menginginkan kita melanjutkan tugas Abraham, Musa dan Para Rasul.
Menumbuhkan iman, pengharapan dan kasih di dunia ini.
Memelihara hidup kita dan orang-orang disekitar kita kudus di hadapan Allah dengan selalu menghadirkan kasih Allah.
Kasih Allah itu menguduskan, sebab kasih itu selalu melawan kehendak dosa.
Sehingga akan memiliki hati bersih dan kudus.
Hati yang bersih dan kudus adalah jalan yang aman menuju Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 30 April 2019
Besar kasih setia-Mu dan untuk selama-lamanya
Sudah seharusnya kami mengucap syukur kepada-Mu ya Bapa
Dan membawa kasih-Mu yang besar itu dalam hidup kami
Kami mohon ya Bapa
Supaya Roh-Mu menjadi penjaga kasih-Mu itu
Sehingga hidup kami selalu dalam kehendak-Mu
Dan hidup kami mampu membawa kebaikan bagi setiap orang
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Yohanes 3:1-8;
Yoh 3:1
Adalah seorang Farisi yang bernama Nikodemus, seorang pemimpin agama Yahudi.
Yoh 3:2
Ia datang pada waktu malam kepada Yesus dan berkata: "Rabi, kami tahu, bahwa Engkau datang sebagai guru yang diutus Allah; sebab tidak ada seorangpun yang dapat mengadakan tanda-tanda yang Engkau adakan itu, jika Allah tidak menyertainya."
Yoh 3:3
Yesus menjawab, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah."
Yoh 3:4
Kata Nikodemus kepada-Nya: "Bagaimanakah mungkin seorang dilahirkan, kalau ia sudah tua? Dapatkah ia masuk kembali ke dalam rahim ibunya dan dilahirkan lagi?"
Yoh 3:5
Jawab Yesus: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.
Yoh 3:6
Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh.
Yoh 3:7
Janganlah engkau heran, karena Aku berkata kepadamu: Kamu harus dilahirkan kembali.
Yoh 3:8
Angin bertiup ke mana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari mana ia datang atau ke mana ia pergi. Demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh."
-------
Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah
Saudaraku,
saya kira kita sama seperti Nikodemus, kita melihat keajaiban-keajaiban yang dilakukan Tuhan Yesus, dan percaya bahwa Tuhan Yesus adalah Allah.
Maka kitapun harus dilahirkan kembali untuk bisa masuk ke dalam kerajaan Allah.
Berbahagialah kita karena kita melihat dan mengalami misteri ini.
Sebab saya pernah ditanya atau ditegur seseorang begini:
1. Allah itu satu bukan tiga
Jawab saya: itu misteri, kalau semua tentang Allah bisa di logika oleh manusia, apa hebatnya Allah.
2. Katolik itu ajarannya salah, karena berdoa kepada patung.
Jawab saya: kamu harus malu dengan patung, sebab patung saja bisa membantu untuk melihat Allah.
Maka menjadi pelajaran bagi kamu, karena kamu percaya bahwa kamu adalah ciptaan Allah, seharusnya hidup kamu lebih bisa mewujudkan pekerjaan Allah.
Bukan malah sibuk mencari kekurangan atau kesalahan orang lain.
Saudaraku,
dengan dilahirkan kembali artinya memiliki perpekstif baru tentang Allah, melihat apa yang tidak terlihat.
Dan mengubah total model hubungan manusia dengan Allah menjadi lebih personal.
Jadi bukan lagi tentang agama namun bagaimana hubungan dengan Allah itu mengubah hidupnya sehingga seluruh hidupnya menjadi perwujudan keberadaan Allah.
Sehingga setiap orang yang ada dikehidupannya, menerima kasih dan kebaikan Allah.
Saudaraku,
Tuhan Yesus memberikan teladan bahwa hidup bukan tentang aturan-aturan, tetapi menjalani kehidupan yang mengasihi Allah dan manusia sesamanya.
Apakah itu cukup dengan moral yang baik?
Moral hanya mengajarkan tentang baik dan buruk, tetapi tidak mengajarkan tentang pengampunan dan kasih.
Maka marilah kita jangan mudah percaya oleh perasaan-perasaan sesaat, sebab sebentar lagi akan berubah.
Tetapi arahkanlah selalu pandangan kita kepada Allah dengan berbagai cara yang kita bisa.
Supaya keputusan-keputusan dalam hidup kita bukan hanya tentang baik dan buruk, namun memiliki hidup yang mengasihi Allah dan sesama.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 29 April 2019
Kehadiran-Mu membuat hati tenang
Kehadiran-Mu memberikan ketentraman
Bersama Engkau ya Bapa
Segala sesuatu bukan hanya menjadi baik
Namun membawa sukacita bagi banyak orang
Kami mohon ya Bapa
Roh-Mu memberikan kekuatan kepada kami
Supaya hidup kami selalu meneladan Engkau
Sehingga dimanapun kami berada
Selalu membawa kebahagiaan dan kententraman
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Hari Kerahiman Ilahi
Injil Yohanes 20:19-31;
Saya kutipkan sebagian:
Yoh 20:19
Ketika hari sudah malam pada hari pertama minggu itu berkumpullah murid-murid Yesus di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi. Pada waktu itu datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: "Damai sejahtera bagi kamu!"
Yoh 20:20
Dan sesudah berkata demikian, Ia menunjukkan tangan-Nya dan lambung-Nya kepada mereka. Murid-murid itu bersukacita ketika mereka melihat Tuhan.
Yoh 20:21
Maka kata Yesus sekali lagi: "Damai sejahtera bagi kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu."
Yoh 20:22
Dan sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata: "Terimalah Roh Kudus.
Yoh 20:23
Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada."
Yoh 20:24
Tetapi Tomas, seorang dari kedua belas murid itu, yang disebut Didimus, tidak ada bersama-sama mereka, ketika Yesus datang ke situ.
Yoh 20:25
Maka kata murid-murid yang lain itu kepadanya: "Kami telah melihat Tuhan!" Tetapi Tomas berkata kepada mereka: "Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya, sekali-kali aku tidak akan percaya."
------------
Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya, sekali-kali aku tidak akan percaya.
Saudaraku,
seperti Tomas, kadang-kadang kita ragu-ragu kepada kehendak Allah.
Bagimana caranya untuk mengerti kehendak Allah dan bukan kehendak yang lain?
Ada pada kita: Injil, ajaran gereja dan kesaksian orang-orang kudus.
Analoginya begini:
jika setiap hari kita melewati jalan yang sama, maka 300 meter bahkan 5km ke depan ada yang berlobang kita sudah hafal, maka mungkinkah roda kendaraan kita masuk kedalam lobang itu?
Maka apabila kita telah membaca/mendengar injil, mengerti ajaran gereja dan selalu mengarahkan hati dan pikiran kita kepada Allah, mungkinkah masih meragukan kehendak Allah?
Menurut saya bukan ragu-ragu tetapi takut melakukannya dengan berbagai pertimbangan.
Dan pertimbangan utama yang paling berpotensi menimbulkan keraguan adalah cinta diri.
Lalu oleh karena pemikiran bahwa Allah hanya ada dilangit atau di surga, lupa bahwa Allah berada dalam hidup kita.
Saudaraku,
ketakutan atau keraguan bisa berpotensi menjadi emosi yang melumpuhkan.
Dalam Injil pagi ini Tuhan Yesus selalu menyapa: *Damai sejahtera bagi kamu!*
Kalimat tersebut bukan seperti kalimat yang diucapkan oleh para motivator.
Namun kalimat tersebut yang mengandung kuasa dan berkat.
Dan tidak hanya itu, Tuhan Yesus juga memberikan Roh Kudus.
Lalu permenungannya:
memang kita tidak boleh percaya saja kepada setiap perkataan ataupun dorongan.
Tetapi pertimbangkalah tiap-tiap perkara dengan tenang dan kita akan mengerti apakah sesuai dengan kehendak Allah atau tidak.
Melatih diri dengan hidup yang baik menjadikan manusia yang bijaksana dalam banyak hal di hadapan Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 28 April 2019
Kasih setia-Mu untuk selama-lamanya
Damai sejatera ada dalam hidup kami senantiasa
Saat kami hidup dalam kasih-Mu
Dalam ibadat kami hari ini
Puji dan syukur kami persembahkan kepada-Mu ya Bapa
Kami bawa pula seluruh rencana hidup kami
Dan kami mohon bimbingan Roh Kudus-Mu
Supaya kami tetap teguh dan setia dijalan-Mu
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
