"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Yohanes 21:1-14;

Saya kutipkan sebagian:

Mrk 16:10
Lalu perempuan itu pergi memberitahukannya kepada mereka yang selalu mengiringi Yesus, dan yang pada waktu itu sedang berkabung dan menangis.
Mrk 16:11
Tetapi ketika mereka mendengar, bahwa Yesus hidup dan telah dilihat olehnya, mereka tidak percaya.
Mrk 16:12
Sesudah itu Ia menampakkan diri dalam rupa yang lain kepada dua orang dari mereka, ketika keduanya dalam perjalanan ke luar kota.
Mrk 16:13
Lalu kembalilah mereka dan memberitahukannya kepada teman-teman yang lain, tetapi kepada merekapun teman-teman itu tidak percaya.
Mrk 16:14
Akhirnya Ia menampakkan diri kepada kesebelas orang itu ketika mereka sedang makan, dan Ia mencela ketidakpercayaan dan kedegilan hati mereka, oleh karena mereka tidak percaya kepada orang-orang yang telah melihat Dia sesudah kebangkitan-Nya.
Mrk 16:15
Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.
---------

Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk

Saudaraku,
bersyukurlah jika Saudara baptis bayi, sebab Saudaraku menerima Injil sejak dari dalam kandungan.
Tetapi tak kurang-kurangnya bersyukur bagi yang baptis dewasa termasuk saya sendiri, sebab melihat Injil yang hidup.

Saudaraku,
saya sangat sulit untuk memahami mereka yang sangat mudah meneruskan kabar bohong atau hoax.
Saya bingung pola pikir mereka dan mengapa mereka mudah percaya dengan hal-hal yang sebenarnya mudah untuk dipahami kabar bohong atau bukan.
Misalnya:
Hati-hati makanan ini menyebabkan sakit ini dan itu.
Dibawahnya tertulis: Prof. Dr. Lalilu

Hati-hati kalau melintas di daerah X
Sebab sering terjadi perampokan..
Teman saya yang mengalaminya sendiri

Jika mendapat kiriman apapun, entah benar atau hoax, hentikan sesaat, carilah informasi dahulu melalui media yang terpercaya.
Jika benar, silahkan teruskan.
Atau jangan meneruskan apapun segala informasi yang Saudara terima.
Hati-hati apapun yang kita baca, kita lihat, kita dengar akan mempengaruhi hidup kita.

Saudaraku,
KITA ADALAH INJIL YANG HIDUP, Injil adalah kabar baik.
Jadi pekerjaan kita, tugas kita sebagai orang yang telah mendengar kabar baik dan telah hidup dalam kebaikan Allah adalah: MEMBERITAKAN KABAR BAIK.
Bukan memaksa orang untuk bertobat.
Sebab pertobatan itu akan dikerjakan oleh Allah sendiri dalam setiap orang yang membuka hati terhadap Allah.
Seperti petani yang menaburkan bibit, dan Allah yang membuatnya tumbuh dan berbuah.

Mari jadikan HIDUP kita KABAR BAIK, memang berat sebab orang cenderung menampilkan:
kecantikannya, kecakepannya, kepintarannya, kekayaannya, jabatannya dan berbagai macam gelar yang diperolehnya.
Tetapi itulah yang dikehendaki oleh Tuhan Yesus kepada kita.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 27 April 2019

Bapa Engkau berfirman
Barangsiapa mengikuti Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan
Puji dan syukur kami haturkan kepada-Mu ya Bapa
Dengan hati yang gembira kami berjalan dalam terang-Mu
Maka kami bisa melihat dengan sangat jelas
Mana yang pantas kami lakukan dan mana yang tidak
Namun..
Yang tidak pantas terkadang terlihat lebih jelas dan sangat jelas
Untuk itu kami selalu memohon rahmat kekuatan-Mu ya Bapa
Supaya kami tetap hidup dalam kehendak-Mu
Sehingga hidup kami menjadi kabar baik untuk setiap orang

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

 

Injil Yohanes 21:1-14;

Saya kutipkan sebagian:

Yoh 21:1
Kemudian Yesus menampakkan diri lagi kepada murid-murid-Nya di pantai danau Tiberias dan Ia menampakkan diri sebagai berikut.
--------
Yoh 21:3
Kata Simon Petrus kepada mereka: "Aku pergi menangkap ikan." Kata mereka kepadanya: "Kami pergi juga dengan engkau." Mereka berangkat lalu naik ke perahu, tetapi malam itu mereka tidak menangkap apa-apa.
Yoh 21:4
Ketika hari mulai siang, Yesus berdiri di pantai; akan tetapi murid-murid itu tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus.
Yoh 21:5
Kata Yesus kepada mereka: "Hai anak-anak, adakah kamu mempunyai lauk-pauk?" Jawab mereka: "Tidak ada."
Yoh 21:6
Maka kata Yesus kepada mereka: "Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka akan kamu peroleh." Lalu mereka menebarkannya dan mereka tidak dapat menariknya lagi karena banyaknya ikan.
Yoh 21:7
Maka murid yang dikasihi Yesus itu berkata kepada Petrus: "Itu Tuhan." Ketika Petrus mendengar, bahwa itu adalah Tuhan, maka ia mengenakan pakaiannya, sebab ia tidak berpakaian, lalu terjun ke dalam danau.
--------
Yoh 21:14
Itulah ketiga kalinya Yesus menampakkan diri kepada murid-murid-Nya sesudah Ia bangkit dari antara orang mati.
--------

Maka murid yang dikasihi Yesus itu berkata kepada Petrus: "Itu Tuhan"

Saudaraku,
para murid semalaman naik perahu menjala ikan, tidak mendapatkan apa-apa.
Saat ada seorang yang berada dipinggir pantai menyuruh menebarkan jalanya mereka menurut saja, dan memperoleh banyak ikan.
Saya merasa ada keanehan, mereka semalaman menjala ikan pasti kelelahan.
Mengapa mereka mau-mau saja diperintah oleh orang yang tidak dikenal untuk menebarkan jala lagi, dan posisi perahunya pun dipantai.
Apabila dipikir mungkinkah ada ikan banyak di pantai?
Tetapi Petrus melakukan perintah itu.
Menjadi sangat menarik sebab, Petrus telah melakukan hal yang sama saat akan menjadi murid.

Simon menjawab: "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga."
Dan setelah mereka melakukannya, mereka menangkap sejumlah besar ikan, sehingga jala mereka mulai koyak.(Luk 5:5-6)
Dan sesudah mereka menghela perahu-perahunya ke darat, merekapun meninggalkan segala sesuatu, lalu mengikut Yesus.(Luk 5:11)

Saudaraku,
makna yang saya dapatkan dari peristiwa itu, bahwa dari awal kita mengenal Tuhan Yesus dan sampai selamanya, Ia selalu menyertai kita dan siap membuat keajaiban.
Teknologi ditemukan oleh orang yang cerdas dan pintar, tetapi apakah hasil-hasil dari teknologi itu ajaib? Tidak..
Dan tidak perlu waktu yang lama, orang lain akan bisa membuat yang sama bahkan lebih baik.
Oleh karena itu tanda-tanda sebagai anak-anak Allah bukan karena kecerdasan, menciptakan alat yang canggih, fasih bicara, pintar menulis renungan rohani, rajin ibadat, dll.
Tetapi...
Tanda anak-anak Allah adalah membuat keajaiban.
Apa yang dibutuhkan untuk membuat kejaiaban?
Hanya percaya dan taat kepada perintah-Nya.
Apakah mudah? TIDAK
Sebab hal itu tidak bisa dipelajari menggunakan kecerdasan.
Tetapi yang dibutuhkan adalah kerendahan hati.
Orang selamanya tidak akan pernah bisa taat apabila tidak memiliki kerendahan hati.
Contoh sederhana, saat pimpinannya menyuruh melakukan sesuatu yang bukan bagiannya, pasti dengan berat hati dan sampil mengeluh saat melakukannya.
Padahal apapun bagian Saudara, Direktur atau pemilik perusahaan itu adalah atasan Saudara dan berhak memerintah Saudara.

Mari, selalu berusaha agar Allah selalu menyertai kita dalam setiap perbuatan.
Dengan selalu memurnikan hati dan rendah hati kita akan melihat Allah.
Allah yang berkuasa akan waktu dan Allah-lah yang mengerti caranya.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 26 April 2019

Allah Bapa kami
Kami mohon doronglah kami
Supaya kami berani melihat kekurangan dan kelemahan kami
Dan berani pula mengakui kekurangan itu dihadapan orang lain
Sehingga kami tidak menjadi sombong
Ajarilah kami untuk taat dan bertanggung jawab
Atas apapun yang Kau hadapkan ditangan kami

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

 

 

Injil Lukas 24:35-48;

Saya kutipkan sebagian:

Luk 24:38
Akan tetapi Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu terkejut dan apa sebabnya timbul keragu-raguan di dalam hati kamu?
Luk 24:39
Lihatlah tangan-Ku dan kaki-Ku: Aku sendirilah ini; rabalah Aku dan lihatlah, karena hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ada pada-Ku."
Luk 24:40
Sambil berkata demikian, Ia memperlihatkan tangan dan kaki-Nya kepada mereka.
Luk 24:41
Dan ketika mereka belum percaya karena girangnya dan masih heran, berkatalah Ia kepada mereka: "Adakah padamu makanan di sini?"
Luk 24:42
Lalu mereka memberikan kepada-Nya sepotong ikan goreng.
Luk 24:43
Ia mengambilnya dan memakannya di depan mata mereka.
Luk 24:44
Ia berkata kepada mereka: "Inilah perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur."
Luk 24:45
Lalu Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci.
Luk 24:46
Kata-Nya kepada mereka: "Ada tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga,
Luk 24:47
dan lagi: dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem.
Luk 24:48
Kamu adalah saksi dari semuanya ini.
---------

Dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa

Saudaraku,
para rasul  terkejut dan masih ragu-ragu bahwa Tuhan Yesus benar-benar bangkit.
Mungkin dalam pemikiran mereka hanya penampakan Roh, seperti penampakan Musa dan Elia di gunung.
Namun kenyataannya mereka bisa menyentuh tubuh jasmani-Nya, dan benar-benar ada bahkan menyaksikan Tuhan Yesus makan ikan goreng.
Nabi Yesaya telah bernubuat:

Sesudah kesusahan jiwanya ia akan melihat terang dan menjadi puas; dan hamba-Ku itu, sebagai orang yang benar, akan membenarkan banyak orang oleh hikmatnya, dan kejahatan mereka dia pikul.(Yes 53:11)

Kematian dan kebangkitan-Nya akan membenarkan banyak orang oleh HIKMATnya.*
Makna kata hikmat adalah: kebijakan, kearifan dan kesaktian(kekuatan gaib).

Saudaraku,
bersama Tuhan Yesus saya pun sering terkejut dan timbul keraguan-raguan.
Tetapi terkejut oleh karena kasih dan kebaikan-Nya, saya seringkali menerima lebih dari apa yang saya bayangkan, dan seringkali malah bertanya bener gak ya, kok Tuhan baik banget.
Jika kita sungguh-sungguh mengenal diri kita sendiri dengan jujur, terutama kekurangan-kekurangan kita dan apa yang telah kita lakukan.
Kita akan mengerti bahwa Allah selalu memberikan lebih dari apa yang PANTAS kita terima.
Lalu hidup kita akan penuh dengan ucapan syukur, TANPA KELUH KESAH.
Itulah yang dikehendaki Tuhan Yesus kepada kita, yaitu supaya kita hidup dalam hikmat-Nya, arif, bijaksana dan membawa keajaiban.
Keajaiban jangan lantas berpkir tentang hal-hal yang aneh atau luar biasa, namun hal-hal keseharian bisa menampilkan keajaiban, misalnya tetap santun saat dicaci maki, tetap mengasihi walaupun dibenci dan lain sebagainya.
Mari jadikan hidup kita sebagai panggung keajaiban Kristus.
Sebab kita adalah saksi yang membawa berita pertobatan dan pengampunan dosa.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 25 April 2019

Bapa Surgawi
Kami mohon penyertaan-Mu setiap hari
Supaya ucapan kami dan segala sesuatu yang kami lakukan
Bukan hanya memikirkan untuk kepentingan diri kami sendiri
Memang sangat-sangat berat
Sebab secara manusiawi selalu ada dorongan kenikmatan diri
Kami percaya Engkau berkuasa atas hidup kami
Oleh karena itu ya Bapa
Kuasailah kehendak kami
Sehingga hidup kami hanya menjadi penggung untuk karya-karya-Mu

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Lukas 24:13-35;

Saya kutipkan sebagian:

Luk 24:13
Pada hari itu juga dua orang dari murid-murid Yesus pergi ke sebuah kampung bernama Emaus, yang terletak kira-kira tujuh mil jauhnya dari Yerusalem,
Luk 24:14
dan mereka bercakap-cakap tentang segala sesuatu yang telah terjadi.
Luk 24:15
Ketika mereka sedang bercakap-cakap dan bertukar pikiran, datanglah Yesus sendiri mendekati mereka, lalu berjalan bersama-sama dengan mereka.
Luk 24:16
Tetapi ada sesuatu yang menghalangi mata mereka, sehingga mereka tidak dapat mengenal Dia.
Luk 24:17
Yesus berkata kepada mereka: "Apakah yang kamu percakapkan sementara kamu berjalan?" Maka berhentilah mereka dengan muka muram.
Luk 24:18
Seorang dari mereka, namanya Kleopas, menjawab-Nya: "Adakah Engkau satu-satunya orang asing di Yerusalem, yang tidak tahu apa yang terjadi di situ pada hari-hari belakangan ini?"
Luk 24:19
Kata-Nya kepada mereka: "Apakah itu?" Jawab mereka: "Apa yang terjadi dengan Yesus orang Nazaret. Dia adalah seorang nabi, yang berkuasa dalam pekerjaan dan perkataan di hadapan Allah dan di depan seluruh bangsa kami.
Luk 24:20
Tetapi imam-imam kepala dan pemimpin-pemimpin kami telah menyerahkan Dia untuk dihukum mati dan mereka telah menyalibkan-Nya.
Luk 24:21
Padahal kami dahulu mengharapkan, bahwa Dialah yang datang untuk membebaskan bangsa Israel. Tetapi sementara itu telah lewat tiga hari, sejak semuanya itu terjadi.
Luk 24:22
Tetapi beberapa perempuan dari kalangan kami telah mengejutkan kami: Pagi-pagi buta mereka telah pergi ke kubur,
Luk 24:23
dan tidak menemukan mayat-Nya. Lalu mereka datang dengan berita, bahwa telah kelihatan kepada mereka malaikat-malaikat, yang mengatakan, bahwa Ia hidup.
------------

Padahal kami dahulu mengharapkan, bahwa Dialah yang datang untuk membebaskan bangsa Israel

Saudaraku,
orang-orang Yahudi di zaman Tuhan Yesus, hidupnya cukup lama tertindas.
Maka tentunya sangat besar harapan mereka untuk dibebaskan dari penindasan.
Nah kebanyakan bangsa Yahudi menghubungkan Mesias dengan kebebasan dari penindasan.
Mesias akan mengusir musuh dan mengembalikan kejayaan sebelumnya.
Tampaknya itu juga yang diharapkan oleh murid-murid Tuhan Yesus.
Tidak lama setelah mereka meng-elu-elu-kan Tuhan Yesus sebagai raja saat memasuki kota Yerusalem, mereka menyaksikan sendiri Raja-nya wafat di kayu salib.
Dan saat itulah harapan mereka tentang Mesias pun ikut mati di kayu salib.
Maka saat Tuhan Yesus berjalan bersama murid itu tidak lagi mengenali Tuhan Yesus.
Ketika Tuhan Yesus mengambil roti dan mengucap berkat, mereka baru mengenalinya:
Waktu Ia duduk makan dengan mereka, Ia mengambil roti, mengucap berkat, lalu memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka.
Ketika itu terbukalah mata mereka dan merekapun mengenal Dia, tetapi Ia lenyap dari tengah-tengah mereka.
(Lukas 24:30-31)

Permenungannya untuk kita:
Sering kita disibukan dengan pemikiran kita sendiri bagaimana Allah seharusnya menyertai kita, dengan membuat parameter-parameter sendiri.
Terlebih saat mengalami kesulitan, kita ingin pertolongan datang secara ajaib.
Maka saat Tuhan Yesus mengirim, teman atau sahabat yang mungkin hanya sekedar memberikan saran, jarang didengarkan.
Kita sering memposisikan diri sudah terlalu lemah, tidak lagi bisa berdiri apalagi berjalan.
Kita mengharap pertolongan yang datang, adalah orang yang mengulurkan tangan kepada kita, membantu kita untuk berdiri lalu berjalan.
Maka saat Tuhan Yesus memberikan sebuah tongkat supaya kita bisa berdiri, tongkat itu justru kita buang, karena tidak sesuai ekspektasi atau harapan kita.

Saudaraku,
mari kita selalu membuka mata hati kita untuk pekerjaan-pekerjaan Allah.
Disana akan kita temukan apa yang harus kita perbuat.
Dengan demikian kita lalu bisa bersaksi bahwa Allah kita adalah Allah yang hidup.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 24 April 2019

Bapa
Engkau melihat apa yang tidak bisa kami lihat
Kami percaya pertimbangan-Mu pasti sempurna
Maka tanpa ragu-ragu kami serahkan hidup kami kepada-Mu

Kami mohon
Engkau sudi mengulurkan tangan-Mu untuk membantu kami
Engkau sudi menghadapkan wajah-Mu kepada kami
Kami bukan apa-apa dan bukan siapa-siapa
Namun apabila bersama-Mu
Engkau akan jadikan kami berharga

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

 

 

 

Injil Yohanes 20:11-18;

Yoh 20:11
Tetapi Maria berdiri dekat kubur itu dan menangis. Sambil menangis ia menjenguk ke dalam kubur itu,
Yoh 20:12
dan tampaklah olehnya dua orang malaikat berpakaian putih, yang seorang duduk di sebelah kepala dan yang lain di sebelah kaki di tempat mayat Yesus terbaring.
Yoh 20:13
Kata malaikat-malaikat itu kepadanya: "Ibu, mengapa engkau menangis?" Jawab Maria kepada mereka: "Tuhanku telah diambil orang dan aku tidak tahu di mana Ia diletakkan."
Yoh 20:14
Sesudah berkata demikian ia menoleh ke belakang dan melihat Yesus berdiri di situ, tetapi ia tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus.
Yoh 20:15
Kata Yesus kepadanya: "Ibu, mengapa engkau menangis? Siapakah yang engkau cari?" Maria menyangka orang itu adalah penunggu taman, lalu berkata kepada-Nya: "Tuan, jikalau tuan yang mengambil Dia, katakanlah kepadaku, di mana tuan meletakkan Dia, supaya aku dapat mengambil-Nya."
Yoh 20:16
Kata Yesus kepadanya: "Maria!" Maria berpaling dan berkata kepada-Nya dalam bahasa Ibrani: "Rabuni!", artinya Guru.
Yoh 20:17
Kata Yesus kepadanya: "Janganlah engkau memegang Aku, sebab Aku belum pergi kepada Bapa, tetapi pergilah kepada saudara-saudara-Ku dan katakanlah kepada mereka, bahwa sekarang Aku akan pergi kepada Bapa-Ku dan Bapamu, kepada Allah-Ku dan Allahmu."
Yoh 20:18
Maria Magdalena pergi dan berkata kepada murid-murid: "Aku telah melihat Tuhan!" dan juga bahwa Dia yang mengatakan hal-hal itu kepadanya.
---------

Aku telah melihat Tuhan

Saudaraku,
keseharian saya mengerjakan hal-hal yang berhubungan dengan logika, pemrograman komputer dan elektronika.
Tiba-tiba pagi ini terlintas pertanyaan kepada diri saya sendiri, apakah secara logika atau nalar, saya percaya dengan kebangkitan Tuhan Yesus.
Lantas saya membayangkan Tuhan Yesus, Dia punya kuasa menghidupkan orang mati, pasti Ia berkuasa juga menghidupkan tubuh manusia-Nya sendiri.
Tetapi ...
Bisa saja berpendapat, cerita Tuhan Yesus menghidupkan orang mati itu hanya karangan penulis Injjil saja.
Demikian pula tentang kebangkitan hanya cerita yang dikarang oleh para murid-Nya.
Dan benar demikian, apabila telinga dan mata-nya tidak dibuka oleh Allah.
Dan bersyukurlah bila kita melihat Kristus yang hidup.

Saudaraku,
daya kebangkitan Tuhan Yesus, bukan datang dari hasil pemikiran tentang kebangkitan orang mati.
Namun daya kebangkitan Kristus akan timbul dan nyata, saat setia mengikuti Kristus.
Kita telah dibaptis dan menjadi manusia baru.
Seperti tubuh Kristus yang telah mati, dan oleh karena kebangkitan, tubuh-Nya menjadi baru, sakit penyakit dan keluh kesah lenyap.
Demikian pula orang-orang yang hidup baru dalam Kristus, tidak akan mudah tersingung, tidak mudah marah, tidak membenci, dan lainnya.
Lalu dalam hidupnya hanya ada cinta dan belas kasih.

Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah.
Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi.
Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah.
(Kol 3:1-3)

Maka mari wujudkanlah karya Kristus dalam kehidupan kita sehari-hari, yaitu: 
kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri.(Bdk Gal 5:22-23)

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 23 April 2019

Allah Bapa kami
Melalui pembaptisan dan kebangkitan
Kami telah Engkau jadikan manusia baru
Dan Roh Kudus-Mu menjadikan kami teguh dan kuat
Bahkan Engkau ingin kami menjadi seperti malaikat
Yang selalu setia dan melakukan kehendak-Mu

Ya Bapa
Kubawa kepada-Mu seluruh rencana hidup kami hari ini
Dan semua rencana-rencana kami lainnya
Kami mohon tuntunlah langkah kami
Supaya hanya rencana-Mu yang terjadi dalam hidup kami

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin