"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Matius 13:44-46;

Mat 13:44
"Hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu.
Mat 13:45
Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah.
Mat 13:46
Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, iapun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu."
---------

Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, iapun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu

Saudaraku,
kita tidak perlu menyingkirkan semua harta benda kita atau mengatakan tidak pada segala hal di dunia.
"Mutiara yang sangat berharga" bisa ditemukan dengan mengatakan "ya" kepada Tuhan Yesus.
Dan ya itu dimulai setiap hari dalam waktu doa kita.
Jadi, pusatkan pandangan kita kepada Tuhan Yesus
Saat kita menyadari betapa berharganya Dia, segala sesuatu yang lain akan tampak tidak ada artinya jika dibandingkan.
Saat kita memahami betapa Dia sangat menghargai kita, kita akan semakin menghargai-Nya.
Kasih kita kepada-Nya akan bertumbuh dan kita akan menyadari bahwa kita tidak lagi berfokus pada hal-hal materi.
Kita akan mulai melihatnya apa adanya, sebagai "pemberian" yang dimaksudkan untuk mendekatkan kita kepada-Nya.

Saudaraku,
"membeli kerajaan" berarti melepaskan segalanya, terutama kebiasaan lama dan cara melakukan sesuatu yang merusak diri sendiri dan orang lain.
Ada yang mengatakan "pertobatan tidak bisa setengah-setengah".
Jadi, jika kita menemukan harta karun, kasih Allah, juallah "hasrat keduniawian" kita.
Saat kita menyadari betapa berharganya Dia, segala sesuatu yang lain akan tampak tidak ada harganya dan tidak berguna.
Saat kita memahami betapa Dia sangat menghargai kita, kita akan semakin menghargai-Nya.
Saat kita memahami betapa Dia sangat mengasihi kita, kita akan semakin mengasihi-Nya.
Kasih kita kepada-Nya akan bertumbuh dan kita tidak lagi tertarik pada hal-hal keduniawian.
Kita tidak terlalu fokus pada hal-hal materi dan kita akan mulai menyikapinya apa adanya, sebagai berkat yang dimaksudkan untuk mendekatkan kita kepada-Nya.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 30 Juli 2025

Tuhan Yesus
Kami sungguh berharga dihadapanMu
Terimakasih Engkau selalu menjaga kami supaya tetap berada dalam kasihMu
Kami mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk mengalahkan keinginan yang tidak teratur
Dan supaya hati dan pikiran kami hanya dikuasai oleh rencana dan kehendakMu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Yohanes 11:19-27;

Yoh 11:19
Di situ banyak orang Yahudi telah datang kepada Marta dan Maria untuk menghibur mereka berhubung dengan kematian saudaranya.
Yoh 11:20
Ketika Marta mendengar, bahwa Yesus datang, ia pergi mendapatkan-Nya. Tetapi Maria tinggal di rumah.
Yoh 11:21
Maka kata Marta kepada Yesus: "Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati.
Yoh 11:22
Tetapi sekarangpun aku tahu, bahwa Allah akan memberikan kepada-Mu segala sesuatu yang Engkau minta kepada-Nya."
Yoh 11:23
Kata Yesus kepada Marta: "Saudaramu akan bangkit."
Yoh 11:24
Kata Marta kepada-Nya: "Aku tahu bahwa ia akan bangkit pada waktu orang-orang bangkit pada akhir zaman."
Yoh 11:25
Jawab Yesus: "Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati,
Yoh 11:26
dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya. Percayakah engkau akan hal ini?"
Yoh 11:27
Jawab Marta: "Ya, Tuhan, aku percaya, bahwa Engkaulah Mesias, Anak Allah, Dia yang akan datang ke dalam dunia."
---------

Maka kata Marta kepada Yesus: "Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati

Saudaraku,
Mazmur 56:8
Sengsaraku Engkaulah yang menghitung-hitung, air mataku Kautaruh ke dalam kirbat-Mu. Bukankah semuanya telah Kau daftarkan?
Tuhan memperhitungkan segala kesedihan dan rasa sakit kita, pengembaraan kita dan setiap tetes air mata kita dalam kenangan-Nya.
Maria dan Marta harus melalui proses berduka.
Injil mengungkapkan kelembutan hati Tuhan Yesus dan mendorong kita untuk duduk berkabung bersama keluarga yang berduka.
Marta berkata, “Tuhan, seandainya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati.”
Tuhan Yesus berkata kepada kita: “Penyakit ini tidak akan berakhir dengan kematian, tetapi untuk kemuliaan Allah, karena melalui penyakit ini Anak Allah akan dimuliakan.”
Penderitaan dan kematian bukanlah sesuatu yang sia-sia.
Tuhan Yesus dapat menggunakannya untuk tujuan-tujuan-Nya, bahkan jika hal itu tetap tersembunyi bagi kita.
Tuhan memiliki rencana-Nya yang hanya dapat dipahami sepenuhnya oleh manusia apabila pikirannya dikuasai oleh belas kasih dan kuasaNya.
Kematian jasmani, memang akan datang, namun ini bukanlah kematian yang memisahkan kita dari Tuhan.

Saudaraku,
Tuhan Yesus bangkit masuk ke kehidupan baru, hidup yang tak berkesudahan.
Tuhan Yesus menang bagi kita yang percaya kepada-Nya, mengikuti jalan-Nya, menjalani komitmen baptisan kita dan hidup baru di dalam Dia.
Pertama-tama, hati yang diubahkan akan mengubah watak dan sikap kita.
Kita akan mulai menginginkan apa yang Tuhan inginkan.
Kita akan menginginkan kedamaian dan keadilan, kita akan mengubah perilaku kita sendiri menjadi lebih baik.
Darah kehidupan Allah mengalir dalam pembuluh darah rohani kita sehingga kita selalu berbuat baik dan menyebarkan kabar baik melalui perkataan dan perbuatan kita.
Dan yang tidak kalah penting, kita akan mulai memperlakukan setiap orang sebagaimana Tuhan Yesus memperlakukan mereka, karena hati kita akan dipenuhi belas kasihan atas kelemahan mereka, kelemahan kita dan dengan penuh pengampunan.
Kita akan sungguh-sungguh mengasihi setiap orang dalam kehidupan kita.
Kita akan mengasihi dan menerima setiap orang sebagai sesama manusia dan melakukan apa pun yang kita bisa untuk membantu mereka berpaling dari dosa-dosa mereka dan mengikuti Kristus.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 29 Juli 2025

Tuhan Yesus
Kami mohon ubahlah hati kami menjadi seperti hatiMu
Penuh belas kasih, pengampunan dan membawa kedamaian
Dan kami mohon berilah kami rahmat kekuatan
Supaya selalu taat dan setiap kepada kehendakMu
Sehingga hidup kami selalu menjadi kabar baik bagi setiap orang dalam kehidupan kami

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 13:31-35;

Mat 13:31
Yesus membentangkan suatu perumpamaan lain lagi kepada mereka, kata-Nya: "Hal Kerajaan Sorga itu seumpama biji sesawi, yang diambil dan ditaburkan orang di ladangnya.
Mat 13:32
Memang biji itu yang paling kecil dari segala jenis benih, tetapi apabila sudah tumbuh, sesawi itu lebih besar dari pada sayuran yang lain, bahkan menjadi pohon, sehingga burung-burung di udara datang bersarang pada cabang-cabangnya."
Mat 13:33
Dan Ia menceriterakan perumpamaan ini juga kepada mereka: "Hal Kerajaan Sorga itu seumpama ragi yang diambil seorang perempuan dan diadukkan ke dalam tepung terigu tiga sukat sampai khamir seluruhnya."
Mat 13:34
Semuanya itu disampaikan Yesus kepada orang banyak dalam perumpamaan, dan tanpa perumpamaan suatupun tidak disampaikan-Nya kepada mereka,
Mat 13:35
supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi: "Aku mau membuka mulut-Ku mengatakan perumpamaan, Aku mau mengucapkan hal yang tersembunyi sejak dunia dijadikan."
---------

Hal Kerajaan Sorga itu seumpama ragi yang diambil seorang perempuan dan diadukkan ke dalam tepung terigu tiga sukat sampai khamir seluruhnya

Saudaraku,
biarkan "ragi kerajaan" meresap ke dalam hati dan hidup kita dan Firman Tuhan "tingal dan hidup" di hati kita, pelajari dan renungkan, lalu berusahalah untuk taat dan tunduk kepada kehendakNya.
Firman itu akan menghasilkan buah dalam hidup kita, sehingga kita hidup dalam kerajaan Allah!
Perkataan yang keluar dari mulut kita akan selal membawa kabar sukacita dan perbuatan kita akan menjadi perwujudan belas kasih dan kuasa dari Allah yang hidup.

Saudaraku,
kita hidup di dunia kerajaan Allah dan membaca firman-Nya, mendengar janji-janji-Nya dan melihat bahwa Dia bekerja dalam hidup kita dan dalam hidup orang lain.
Kita melihat Dia menjawab doa dan menawarkan penghiburan bagi mereka yang menderita.
Namun, ada dunia lain, dunia yang bahkan tidak mau mengakui, apalagi mengakui Tuhan.
Melakukan hal-hal sesuka hatinya, dan seringkali hal itu bertentangan dengan jalan Tuhan.
Ada orang-orang yang mungkin mengakui Tuhan, tetapi tampaknya lebih dipengaruhi oleh dunia daripada oleh Tuhan.

Saudaraku,
apakah kedua dunia atau realitas ini tidak terhubung?
Adakah hubungan antara dunia atau kerajaan Allah dan kerajaan manusia atau si jahat?
Sejujurnya, saya terkadang menanyakan pertanyaan-pertanyaan ini pada diri saya sendiri.
Dan jawabaanNya adalah: berbahagaialah kita, jika saat ini kita "masih setia hidup dalam Kerajaan Allah".
Sebab untuk itulah kita dipilih, untuk menghadirkan "kerajaan Allah" dalam kehidupan kita.

Saudaraku,
tempatkan Allah dalam segalanya, maka dunia tidak akan sanggup menguasai hidup kita.
Sebaliknya jika kita dikuasai oleh keinginan-keinginan dunia, kita jadi budak dunia.
Hati-hati, keinginan-keinginan daging bisa saja dibalut dengan hal-hal rohani.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Senin 28 Juli 2025

Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau telah mengangkat kami dari keduniawian
Dan Engkau memelihara kami dengan belas kasih dan kuasaMu
Kami mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk hidup dalam kehadiranMu
Supaya kami tidak mudah disesatkan oleh keinginan-keinginan dunia

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 11:1-13;

Luk 11:1
Pada suatu kali Yesus sedang berdoa di salah satu tempat. Ketika Ia berhenti berdoa, berkatalah seorang dari murid-murid-Nya kepada-Nya: "Tuhan, ajarlah kami berdoa, sama seperti yang diajarkan Yohanes kepada murid-muridnya."
Luk 11:2
Jawab Yesus kepada mereka: "Apabila kamu berdoa, katakanlah: Bapa, dikuduskanlah nama-Mu; datanglah Kerajaan-Mu.
Luk 11:3
Berikanlah kami setiap hari makanan kami yang secukupnya
Luk 11:4
dan ampunilah kami akan dosa kami, sebab kamipun mengampuni setiap orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan."
Luk 11:5
Lalu kata-Nya kepada mereka: "Jika seorang di antara kamu pada tengah malam pergi ke rumah seorang sahabatnya dan berkata kepadanya: Saudara, pinjamkanlah kepadaku tiga roti,
Luk 11:6
sebab seorang sahabatku yang sedang berada dalam perjalanan singgah ke rumahku dan aku tidak mempunyai apa-apa untuk dihidangkan kepadanya;
Luk 11:7
masakan ia yang di dalam rumah itu akan menjawab: Jangan mengganggu aku, pintu sudah tertutup dan aku serta anak-anakku sudah tidur; aku tidak dapat bangun dan memberikannya kepada saudara.
Luk 11:8
Aku berkata kepadamu: Sekalipun ia tidak mau bangun dan memberikannya kepadanya karena orang itu adalah sahabatnya, namun karena sikapnya yang tidak malu itu, ia akan bangun juga dan memberikan kepadanya apa yang diperlukannya.
Luk 11:9
Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.
Luk 11:10
Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.
Luk 11:11
Bapa manakah di antara kamu, jika anaknya minta ikan dari padanya, akan memberikan ular kepada anaknya itu ganti ikan?
Luk 11:12
Atau, jika ia minta telur, akan memberikan kepadanya kalajengking?
Luk 11:13
Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya."
---------

Bapa manakah di antara kamu, jika anaknya minta ikan dari padanya, akan memberikan ular kepada anaknya itu ganti ikan?

Saudaraku,
kita tahu bagaimana memberi yang baik kepada anak-anak kita, begitu pula Bapa kita.
Lagipula, Dia telah memberi kita keberadaan, kehidupan dan pengampunan.
Dia tidak ragu memberikan Putra tunggal-Nya, Yesus Kristus, untuk keselamatan kita.
Dan sebagai hadiah terakhir, Dia memberikan Roh Kudus kepada semua yang meminta.
Hadiah yang sempurna dari Allah yang sempurna.

Saudaraku,
kita semua ingin menanggapi sepenuhnya kasih Allah dan untuk membuahkan hasil dari apa yang telah Ia tabur dalam hidup kita.
Namun, hal ini selalu menuntut kesabaran seseorang yang sepenuhnya memahami bahwa setiap orang dapat memiliki rahmat dan kasih, namun gagal dalam menjalankan keutamaan-keutamaan tersebut karena "kecenderungan-kecenderungan yang berlawanan" yang terus-menerus.
Oleh karena itu, dibutuhkan keberanian untuk mencapai tingkat "kedewasaan iman", di mana sesorang dapat membuat keputusan dengan selalu "melibatkan Allah".
Sesungguhnya itu tidaklah sulit, apabila kita selalu membangun kesadaran bahwa Roh Kudus hidup dan bergerak dalam hidup kita.
Doa yang baik bagi diri kita untuk mengatasi "setiap dorongan hati" adalah dengan memohon rahmat kepada Tuhan untuk menjinakkan dorongan dan keinginan kita yang tidak teratur, karena hal ini menyulitkan kita untuk merasakan kehadiranNya.

Saudaraku,
jangan keliru menganggap berdoa untuk kebutuhan kita sendiri sebagai sesuatu yang egois.
Jika kita sendiri dalam keadaan kekurangan, bagaimana kita akan bisa berbagi dengan orang lain?
Sebab saya percaya setiap orang yang tinggal dalam kasih Kristus, tidak akan pernah menutup mata kepada kesulitan orang lain.
Intinya, ketika kita tidak berfokus pada ego kita dan ketika kita selalu menumbuhkan kesaadaran bahwa kita dipilih Allah untuk menghadirkan belas kasih dan sukacita didalam Kristus, pasti Allah akan menjawab doa-doa kita.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 27 Juli 2025

Allah Bapa kami
Engkau tidak akan pernah membiarkan setiap orang yang berseru minta tolong kepadaMu
Kami sungguh percaya Engkau selalu mencukupkan kebutuhan kami
Sebab Engkau telah memilih kami untuk menjadi saksi belas kasih dan kuasaMu
Kami mohon rahmat kekuatan untuk selalu hidup dalam kehadiranMu

Dengan perantaraan Tuhan Yesus Kristus dan dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Sekarang dan sepanjang segala masa

Injil Matius 13:16-17;

Mat 13:16
Tetapi berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar.
Mat 13:17
Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya banyak nabi dan orang benar ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya.
---------

Tetapi berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar

Saudaraku,
Allah menyatakan diri-Nya di Sinai dalam asap dan awan, guntur dan kilat.(Kel. 19)
Dia perlu melakukan itu untuk menarik perhatian mereka dan menunjukkan kepada mereka bahwa jalan hidup yang Dia inginkan bagi manusia yang lebih baik daripada yang mereka pilih.
Demikian pula, Tuhan Yesus menyampaikan kebenaran kepada orang-orang biasa, tetapi Dia melakukannya dalam perumpamaan dan perumpamaan.
Jalan Tuhan Yesus, yang merupakan jalan yang kita tempuh jika kita ingin menjadi versi terbaik dari diri kita sendiri, selalu adil, selalu murni, selalu berpusat pada orang lain.
Jika dibiarkan dengan sifat kita yang telah jatuh, kita cenderung berbuat curang, mencoba mengungguli orang lain, dan mengutamakan diri kita sendiri.

Saudaraku,
Allah dengan berbagai cara selalu ingin berbicara dengan umat-Nya, untuk mengungkapkan misteri-Nya kepada semua orang dan untuk menarik orang-orang biasa melalui ajaran dan tuntunan-Nya yang luhur.
Dan perhatikan cara Tuhan Yesus memandang orang-orang, melihat melampaui kelemahan dan kegagalan mereka: "Jangan takut, hai kawanan kecil, karena Bapamu telah berkenan memberikan kamu Kerajaan itu."(Luk. 12:32), Tuhan Yesus mengajar dengan semangat itu.
Penuh sukacita dalam Roh, Ia membawa kita kepada-Nya: "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu." (Luk. 10:21).
Allah sungguh berbicara dengan umat-Nya.
Berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 26 Juli 2025

Allah Bapa kami
Terimakasih Engkau telah membawa kami kepada PuteraMu Tuhan kami Yesus Kristus
Engkau. buat mata kami melihat dan telinga kami mendengar
Kami mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk taat kepada penglihatan dan pendengaran kami
Dan kami mohon kuasailah hati dan pikiran kami dengan rencana dan kehendakMu

Dengan perantaraan Tuhan Yesus Kristus dan dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Sekarang dan sepanjang segala masa