Yohanes K. Sugiyarta
Injil Yohanes 8:31-42;
Ayat 31-36:
Yoh 8:31
Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: "Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku
Yoh 8:32
dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu."
Yoh 8:33
Jawab mereka: "Kami adalah keturunan Abraham dan tidak pernah menjadi hamba siapapun. Bagaimana Engkau dapat berkata: Kamu akan merdeka?"
Yoh 8:34
Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang berbuat dosa, adalah hamba dosa.
Yoh 8:35
Dan hamba tidak tetap tinggal dalam rumah, tetapi anak tetap tinggal dalam rumah.
Yoh 8:36
Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamupun benar-benar merdeka."
--------
Sesungguhnya setiap orang yang berbuat dosa, adalah hamba dosa
Saudaraku,
sangat jelas pengajaran Tuhan Yesus: sesungguhnya setiap orang yang berbuat dosa, adalah hamba dosa.
Permenungan untuk kita adalah: Apakah kita mampu membedakan perbuatan yang dosa dan yang tidak?
Jika manusia sendirian, artinya tanpa sampur tangan "Roh Allah", terlalu sulit manusia membedakan berbuat dosa dan yang tidak.
Dan jika kita mau mengakui dengan jujur, apa segala perbuatan yang menguntungkan diri kita, itu tidak dosa.
Sebab demikianlah manusia, cenderung cinta diri dan menjadi hamba daging.
Kita pun mengetahui daging selalu ingin dilayani dan menolak untuk menderita.
Jadi tidak lagi mau tahu dosa atau tidak, manusia cenderung tunduk kepada keinginan daging.
Lalu jika ditegur selalu muncul pembenaran-pembenaran diri.
Saudaraku,
patut kita mengucap syukut setiap hari, sebab Tuhan Yesus telah menyelamatkan kita dari hamba dosa.
Ia hidup dalam hidup kita, Ia dengan jelas menyatakan kepada kita, mana kehendak Allah dan yang mana keinginan daging.
Maka yang dibutuhkan adalah ketaatan kita supaya kita tidak diperbudak oleh keinginan daging.
Namun kita semua menyadari bahwa taat kepada Allah, hanya bualan belaka "pengorbanan".
Rajin ibadat, aktif di lingkungan, aktif di paroki itu baik, tetapi jika semua itu tidak bisa membuat kita berani berkorban sama saja bohong.
Pengorbanan adalah mematikan daging untuk supaya hanya melayani perintah Allah.
Maka mari kita lihat diri kita sendiri, bagaimana respon spontan kita dalam menyikapi setiap ketidaknyamanan.
Jika yang muncul spontan dari hati dan pikiran kita masih menyalahkan orang lain, berarti kita masih menjadi hamba diri.
Mohonlah kepada Tuhan supaya kita mampu mematikan daging, sehingga kita tidak menjadi hamba dosa.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 6 Januari 2022
Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau buat mata kami melihat dan telinga kami mendengar
Terimaksih pula untuk Roh Kudus-Mu yang selalu menerangi hati dan pikiran kami
Sehingga kami dengan sangat-sangat jelas nampak mana kehendak-Mu dan yang mana keinginan daging
Kami mohon rahmat kekuatan-Mu untuk menolak segala godaan daging
Kami hanya ingin menjadi hamba-Mu dan hanya ingin melaksanakan perintah-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Yohanes 8:21-30;
Yoh 8:21
Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak: "Aku akan pergi dan kamu akan mencari Aku tetapi kamu akan mati dalam dosamu. Ke tempat Aku pergi, tidak mungkin kamu datang."
Yoh 8:22
Maka kata orang-orang Yahudi itu: "Apakah Ia mau bunuh diri dan karena itu dikatakan-Nya: Ke tempat Aku pergi, tidak mungkin kamu datang?"
Yoh 8:23
Lalu Ia berkata kepada mereka: "Kamu berasal dari bawah, Aku dari atas; kamu dari dunia ini, Aku bukan dari dunia ini.
Yoh 8:24
Karena itu tadi Aku berkata kepadamu, bahwa kamu akan mati dalam dosamu; sebab jikalau kamu tidak percaya, bahwa Akulah Dia, kamu akan mati dalam dosamu."
Yoh 8:25
Maka kata mereka kepada-Nya: "Siapakah Engkau?" Jawab Yesus kepada mereka: "Apakah gunanya lagi Aku berbicara dengan kamu?
Yoh 8:26
Banyak yang harus Kukatakan dan Kuhakimi tentang kamu; akan tetapi Dia, yang mengutus Aku, adalah benar, dan apa yang Kudengar dari pada-Nya, itu yang Kukatakan kepada dunia."
Yoh 8:27
Mereka tidak mengerti, bahwa Ia berbicara kepada mereka tentang Bapa.
Yoh 8:28
Maka kata Yesus: "Apabila kamu telah meninggikan Anak Manusia, barulah kamu tahu, bahwa Akulah Dia, dan bahwa Aku tidak berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri, tetapi Aku berbicara tentang hal-hal, sebagaimana diajarkan Bapa kepada-Ku.
Yoh 8:29
Dan Ia, yang telah mengutus Aku, Ia menyertai Aku. Ia tidak membiarkan Aku sendiri, sebab Aku senantiasa berbuat apa yang berkenan kepada-Nya."
Yoh 8:30
Setelah Yesus mengatakan semuanya itu, banyak orang percaya kepada-Nya.
--------
Apakah gunanya lagi Aku berbicara dengan kamu?
Saudaraku,
jika kita membaca Injil Yohanes, Tuhan Yesus dikelilingi oleh orang-orang yang bodoh atau pura-pura bodoh.
Bagi saya itu menarik untuk diperhatikan dan menjadi permenungan kita.
Apakah kita sungguh-sungguh mengerti ajaran Tuhan Yesus?
Jangan sampai telinga kita mendengar Tuhan Yesus berkata kepada kita: Apakah gunanya lagi Aku berbicara dengan kamu?
Saudaraku,
selalu ada mujizat dimanapun Tuhan Yesus mengajar.
Saya percaya mujizat itu selalu ada sampai akhir zaman.
Sebab Tuhan Yesus sendiri yang bersabda: Aku akan menyertai engkau sampai akhri zaman.
Yang dibutuhkan adalah orang-orang yang percaya kepada-Nya, maka mujizat pasti terjadi.
Menjadi permenungan bagi saya dan Saudara pagi ini:
Apakah Saudara mengalami mujizat?
Apakah Saudara melihat mujizat?
Jika tidak mari melihat diri sendiri, mungkin berkali-kali Tuhan Yesus mengajar kita tetapi kita tidak percaya.
Dan pagi ini, dimasa prapaskah ini, mari kita melhat diri sendiri dengan sungguh-sungguh dan jujur.
Bagaimana hidup kita, lebih sering mengikuti keinginan diri atau taat kepada perintah Tuhan Yesus?
Saya yakin dan sangat yakin jika mata dan telinga kita selalu mengarah kepada Tuhan Yesus, setiap hari kita melihat mujizat dan mengalami mujizat.
Contoh sederhana:
Masih banyak orang yang peduli dengan penderitaan orang lain ditengah dunia yang semakin egois.
Kasih tetap tumbuh walaupun kebencian, kegoisan dan caci-maki semakin "terkenal".
Maka mari arahkanlah mata dan pikiran kita hanya kepada "pekerjaan Allah", supaya kita "mengerti" kehendak Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 5 April 2022
Tuhan Yesus
Orang-orang dunia tidak melihat Engkau
Maka kami sunnguh mengucap syukur dan memulikan Engkau
Mata ini melihat karya-karya-Mu
Telinga ini mendengar keajaiban-Mu
Betapa besar cinta kasih-Mu kepada kami
Kami mohon janganlah biarkan kami sendirian
Hindarkanlah kami dari segala hal yang menjauhkan kami dengan Engkau
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Yohanes 8:12-20;
Yoh 8:12
Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: "Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup."
Yoh 8:13
Kata orang-orang Farisi kepada-Nya: "Engkau bersaksi tentang diri-Mu, kesaksian-Mu tidak benar."
Yoh 8:14
Jawab Yesus kepada mereka, kata-Nya: "Biarpun Aku bersaksi tentang diri-Ku sendiri, namun kesaksian-Ku itu benar, sebab Aku tahu, dari mana Aku datang dan ke mana Aku pergi. Tetapi kamu tidak tahu, dari mana Aku datang dan ke mana Aku pergi.
Yoh 8:15
Kamu menghakimi menurut ukuran manusia, Aku tidak menghakimi seorangpun,
Yoh 8:16
dan jikalau Aku menghakimi, maka penghakiman-Ku itu benar, sebab Aku tidak seorang diri, tetapi Aku bersama dengan Dia yang mengutus Aku.
Yoh 8:17
Dan dalam kitab Tauratmu ada tertulis, bahwa kesaksian dua orang adalah sah;
Yoh 8:18
Akulah yang bersaksi tentang diri-Ku sendiri, dan juga Bapa, yang mengutus Aku, bersaksi tentang Aku."
Yoh 8:19
Maka kata mereka kepada-Nya: "Di manakah Bapa-Mu?" Jawab Yesus: "Baik Aku, maupun Bapa-Ku tidak kamu kenal. Jikalau sekiranya kamu mengenal Aku, kamu mengenal juga Bapa-Ku."
Yoh 8:20
Kata-kata itu dikatakan Yesus dekat perbendaharaan, waktu Ia mengajar di dalam Bait Allah. Dan tidak seorangpun yang menangkap Dia, karena saat-Nya belum tiba.
--------
Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup
Saudaraku,
saya kira kita semua lebih suka berada ditempat terang daripada di tempat gelap.
Dan iman kita yang membawa kita menuju ketempat "sumber cahaya" yang cahayanya tidak pernah tenggelam atau padam.
Saudaraku,
"kehangatan dan cahaya iman" adalah sarana kita untuk menerobos kegelapan dunia ini.
Ia telah menganugerahkan iman itu kepada kita dan melengkapi berbagai macam sarana untuk memelihara iman itu.
Lihatlah sampai hari ini, kejadian-kejadian adikodrati masih terjadi.
Dengarlah sampai hari ini mukjizat-mukjizat masih terjadi.
Dan dengarlah dan lihatlah Tuhan Yesus menghendaki kita supaya hidup kita menjadi "keajaiban" bagi orang di sekitar kita.
Maka mari dengan berbagai macam usaha "kobarkanlah api iman kita" sehingga hidup kita menjadi terang dimanapun kita berada.
Saya ingatkan lagi, Tuhan Yesus hidup dan Ia tidak berubah sampai hari ini.
Yang dibutuhkan adalah orang-orang beriman, supaya terang Kristus membebaskan setiap orang dari belenggu kegelapan.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 4 April 2022
Allah Bapa kami
Dengan berbagai cara Engkau mengobarkan iman kami
Sebab Engkau menghendaki kami menjadi terang
Engkau menghendaki hidup kami menjadi kabar baik
Engkau menghendaki hidup kami membawa kesembuhan
Kami percaya Engkau mengobarkan api iman kami
Kami percaya Engkau penuhi kami dengan belas kasih-Mu
Dan Engkau memelihara kami supaya hidup kami membawa kesembuhan
Kami mohon ajarilah kami untuk taat dan setia
Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.
Injil Yohanes 8:1-11;
Yoh 8:1
tetapi Yesus pergi ke bukit Zaitun.
Yoh 8:2
Pagi-pagi benar Ia berada lagi di Bait Allah, dan seluruh rakyat datang kepada-Nya. Ia duduk dan mengajar mereka.
Yoh 8:3
Maka ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi membawa kepada-Nya seorang perempuan yang kedapatan berbuat zinah.
Yoh 8:4
Mereka menempatkan perempuan itu di tengah-tengah lalu berkata kepada Yesus: "Rabi, perempuan ini tertangkap basah ketika ia sedang berbuat zinah.
Yoh 8:5
Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk melempari perempuan-perempuan yang demikian. Apakah pendapat-Mu tentang hal itu?"
Yoh 8:6
Mereka mengatakan hal itu untuk mencobai Dia, supaya mereka memperoleh sesuatu untuk menyalahkan-Nya. Tetapi Yesus membungkuk lalu menulis dengan jari-Nya di tanah.
Yoh 8:7
Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya, Iapun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: "Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu."
Yoh 8:8
Lalu Ia membungkuk pula dan menulis di tanah.
Yoh 8:9
Tetapi setelah mereka mendengar perkataan itu, pergilah mereka seorang demi seorang, mulai dari yang tertua. Akhirnya tinggallah Yesus seorang diri dengan perempuan itu yang tetap di tempatnya.
Yoh 8:10
Lalu Yesus bangkit berdiri dan berkata kepadanya: "Hai perempuan, di manakah mereka? Tidak adakah seorang yang menghukum engkau?"
Yoh 8:11
Jawabnya: "Tidak ada, Tuhan." Lalu kata Yesus: "Akupun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang."
--------
Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang
Saudaraku,
kita semua percaya bahwa Tuhan Yesus pasti akan mengampuni kesalahan dan dosa-sosa kita.
Tetapi.... apakah kita juga selalu ingat perintah ini: jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang.
Saudaraku,
saat kita menyimpang dari jalan Allah, hidup tidak pernah bisa tenang, hati selalu resah, walaupun setiap detik berusaha mengabaikannya.
Sebab hidup dalam Tuhan Yesus, nampak sangat jelas mana kehendak Allah dan yang mana kehendak manusia.
Sebaliknya jika kita TAAT dan TUNDUK kepada Tuhan Yesus, kita selalu berada dijalan Allah dan hati kita damai, tidak ada sedikitpun ketakutan.
Maka marilah kita selalu ingat bahwa kita telah diselamatkan oleh Tuhan Yesus dari kesesatan.
Peliharalah kesadaran itu supaya kita tidak kembali jatuh kedalamnya.
Dan peliharalah Roh Allah dengan berbagai cara dan usaha, supaya menguasai hati dan pikiran kita.
Saudaraku,
selama daging ini masih hidup, kita tidak pernah bisa bebas dari godaan.
Tidak ada seorangpun yang tidak pernah digoda oleh kenikmatan daging.
Oleh karena itu kita harus "melawan sedari awal!"
Jangan beri kesempatan untuk "berdebat", pasti kita akan kalah.
Banyak orang yang berusaha menghindari godaan, tetapi kemanapun ia pergi menghindar, godaan itu selalu ada.
Maka marilah kita pelihara kepercayaan kita akan kuasa Tuhan Yesus, supaya Ia yang memimpin hidup kita.
Dan karena hanya Dialah yang sanggup memberi kekuatan kepada kita untuk "menyalibkan daging".
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 3 April 2022
Tuhan Yesus
Kami mohon terangilah hati dan pikiran kami dengan cahaya Roh-Mu
Sebab kami sadar daging ini mudah mengelah dan takut menderita
Supaya sedari awal nampak mana kehendak-Mu dan mana godaan daging
Dan kami mohon berilah kami kekuatan untuk taat hanya kepada kehendak-Mu
Kami percaya Engkau setia dan tidak akan membiarkan kami dicobai melampaui batas kekuatan kami
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Yohanes 7:40-53;
Yoh 7:40
Beberapa orang di antara orang banyak, yang mendengarkan perkataan-perkata itu, berkata: "Dia ini benar-benar nabi yang akan datang."
Yoh 7:41
Yang lain berkata: "Ia ini Mesias." Tetapi yang lain lagi berkata: "Bukan, Mesias tidak datang dari Galilea!
Yoh 7:42
Karena Kitab Suci mengatakan, bahwa Mesias berasal dari keturunan Daud dan dari kampung Betlehem, tempat Daud dahulu tinggal."
Yoh 7:43
Maka timbullah pertentangan di antara orang banyak karena Dia.
Yoh 7:44
Beberapa orang di antara mereka mau menangkap Dia, tetapi tidak ada seorangpun yang berani menyentuh-Nya.
Yoh 7:45
Maka penjaga-penjaga itu pergi kepada imam-imam kepala dan orang-orang Farisi, yang berkata kepada mereka: "Mengapa kamu tidak membawa-Nya?"
Yoh 7:46
Jawab penjaga-penjaga itu: "Belum pernah seorang manusia berkata seperti orang itu!"
Yoh 7:47
Jawab orang-orang Farisi itu kepada mereka: "Adakah kamu juga disesatkan?
Yoh 7:48
Adakah seorang di antara pemimpin-pemimpin yang percaya kepada-Nya, atau seorang di antara orang-orang Farisi?
Yoh 7:49
Tetapi orang banyak ini yang tidak mengenal hukum Taurat, terkutuklah mereka!"
Yoh 7:50
Nikodemus, seorang dari mereka, yang dahulu telah datang kepada-Nya, berkata kepada mereka:
Yoh 7:51
"Apakah hukum Taurat kita menghukum seseorang, sebelum ia didengar dan sebelum orang mengetahui apa yang telah dibuat-Nya?"
Yoh 7:52
Jawab mereka: "Apakah engkau juga orang Galilea? Selidikilah Kitab Suci dan engkau akan tahu bahwa tidak ada nabi yang datang dari Galilea."
Yoh 7:53
Lalu mereka pulang, masing-masing ke rumahnya,
--------
Belum pernah seorang manusia berkata seperti orang itu!
Saudaraku,
apakah kita merasakan dan mengalami keterlibatan Tuhan Yesus dalam hidup kita?
Jika ya, apakah karena pengalaman hidup bersama Tuhan Yesus mampu membuat hidup kita seperti Dia?
Lalu bagaimana dengan kata orang disekitar kita, tentang kita?
Terutama suami/istri, anak-anak, saudara. teman kerja. kerabat dan tetangga kita?
Saya berharap mereka juga mengatakan tentang kita: Jarang ketemu seorang manusia sebaik orang itu!
Saudaraku,
jika hidup kita seperti orang-orang biasa yang tidak memiliki Allah yang hidup, apa artinya baptis kita?
Jika perbuatan-perbuatan kita sama seperti orang-orang yang tidak memiliki Allah yang hidup, apa gunanya kekristenan kita?
Hanya untuk ditulis di KTP?
Saudaraku,
jadikanlah "penglihatan kita akan Allah" sebagai pertimbangan dalam bersikap dan perilaku kita.
Saya sangat yakin setiap orang yang telah dibaptis dalam nama Bapa, Putra dan Roh Kudus, bisa melihat Allah.
Tetapi sayangnya ada yang lebih memilih percaya kepada hal-hal duniawi dan telinganya lebih condong kepada kata-kata manusia.
Saudaraku,
ijinkanlah Tuhan Yesus menjadi "sutradara" dalam hidup kita.
Ikuti gerak-Nya, jangan mudah percaya akan perkataan dunia.
Berusahalah untuk hidup baik supaya semakin bijaksana di hadapan Allah.
Semakin rendah hati dan semakin tunduk kepada Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Sabtu 2 April 2022
Tuhan Yesus
Kami sadar bahwa manusia akan berlalu
Tetapi kebenaran-Mu tetap tingal selama-lamanya
Maka kami mohon rahmat kekuatan-Mu
Supaya dalam segala keadaan, hidup kami menjadi bukti kehadiran-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
