"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Markus 9:30-37;

Mrk 9:30
Yesus dan murid-murid-Nya berangkat dari situ dan melewati Galilea, dan Yesus tidak mau hal itu diketahui orang;
Mrk 9:31
sebab Ia sedang mengajar murid-murid-Nya. Ia berkata kepada mereka: "Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia, dan mereka akan membunuh Dia, dan tiga hari sesudah Ia dibunuh Ia akan bangkit."
Mrk 9:32
Mereka tidak mengerti perkataan itu, namun segan menanyakannya kepada-Nya.
Mrk 9:33
Kemudian tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Kapernaum. Ketika Yesus sudah di rumah, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya: "Apa yang kamu perbincangkan tadi di tengah jalan?"
Mrk 9:34
Tetapi mereka diam, sebab di tengah jalan tadi mereka mempertengkarkan siapa yang terbesar di antara mereka.
Mrk 9:35
Lalu Yesus duduk dan memanggil kedua belas murid itu. Kata-Nya kepada mereka: "Jika seseorang ingin menjadi yang terdahulu, hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya dan pelayan dari semuanya."
Mrk 9:36
Maka Yesus mengambil seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah-tengah mereka, kemudian Ia memeluk anak itu dan berkata kepada mereka:
Mrk 9:37
"Barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku. Dan barangsiapa menyambut Aku, bukan Aku yang disambutnya, tetapi Dia yang mengutus Aku."
-----------

Jika seseorang ingin menjadi yang terdahulu, hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya dan pelayan dari semuanya

Saudaraku,
Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita bahwa keagungan dicapai bukan dengan menjadi yang pertama tetapi menjadi yang terakhir.
Bukan mengejar kehormatan dan gengsi, namun menjadi pelayan.
Oleh karena itu setiap saat kita harus senantiasa memeriksa niat hati, supaya hati kita tidak dikuasai oleh ambisi kesombongan yang egois.

Saudaraku,
Rasul Paulus mengajarkan: Janganlah kamu sombong, tetapi takutlah!(Bdk Rm 11:20)
Kenalilah diri kita sendiri dengan jujur dan janganlah memandang tinggi diri sendiri.
Janganlah sekali-kali menganggap bahwa diri kita lebih baik dari orang lain.
Telanjangi diri dan akuilah kelemahan-kelemahan kita.
Dan ingat "kesombongan sekejap saja" akan menghempaskan kita ke titik yang paling rendah, akan sia-sia pencapaian kita selama ini.
Mari selalu sadar bahwa kita hidup dan bekerja bagi Kristus, hanya melakukan perintah-Nya.
Supaya kita tidak terjebak dalam "perintah akal budi".
Kita sadar bahwa perintah akal budi, menjauhkan kita dari kerendahan hati.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 19 September 2021

Tuhan Yesus Kristus
Telinga kami mendengar perintah-Mu
Namun terkadang tangan ini terasa sangat berat
Dan daging ini takut menderita
Sehingga mata kami selalu mengarah kepada cinta diri dan kesombongan
Ampunilah kami ya Tuhan ampunilah kami
Sembuhkanlah kami
Dan berikanlah kami rahmat kekuatan untuk mengalahkan diri kami sendiri

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa
Dalam persatuan Roh Kudus
Hidup dan berkuasa
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 8:4-15;

Saya kutip ayat 12-15:

Luk 8:12
Yang jatuh di pinggir jalan itu ialah orang yang telah mendengarnya; kemudian datanglah Iblis lalu mengambil firman itu dari dalam hati mereka, supaya mereka jangan percaya dan diselamatkan.
Luk 8:13
Yang jatuh di tanah yang berbatu-batu itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menerimanya dengan gembira, tetapi mereka itu tidak berakar, mereka percaya sebentar saja dan dalam masa pencobaan mereka murtad.
Luk 8:14
Yang jatuh dalam semak duri ialah orang yang telah mendengar firman itu, dan dalam pertumbuhan selanjutnya mereka terhimpit oleh kekuatiran dan kekayaan dan kenikmatan hidup, sehingga mereka tidak menghasilkan buah yang matang.
Luk 8:15
Yang jatuh di tanah yang baik itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menyimpannya dalam hati yang baik dan mengeluarkan buah dalam ketekunan."
----------

Yang jatuh di tanah yang baik itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menyimpannya dalam hati yang baik dan mengeluarkan buah dalam ketekunan

Saudaraku,
setiap orang bisa memulai, namun yang mengeluarkan buah hanyalah orang yang tekun sampai akhir.
Nyata dan sangat jelas, tidak sedikit yang meninggalkan Tuhan Yesus dengan berbagai sebab dan alasan.
Memang benar banyak bunga bermekaran, tetapi tidak semua menjadi buah.

Saudaraku,
nampaknya hidup seorang kristiani itu enak, tidak terikat oleh berbagai macam "aturan agama".
Memang benar hidup krsiten itu enak jika dilihat dari mata manusia.
Namun cobalah lihat dari mata iman, orang kristen tidak boleh "memikirkan dirinya sendiri".
Orang kristen harus berbuah, menghasilkan "buah pekerjaan Allah".
Dimanapun dan dalam hal apapun, hidup orang kristiani harus menjadi wujud dan bukti belas kasih Allah.
Maka marilah kita selalu menyadari bahwa kita umat kristiani "berkarya untuk Kristus", bukan untuk melayani diri sendiri.
Yaitu supaya setiap orang menerima belas kasih Allah dan memperoleh keselamatan.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 18 September 2021

Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau telah memilih kami
Engkau menaburkan benih-benih kasih dalam hidup kami
Firman-Mu yang memelihara kami dan cahaya Roh-Mu menerangi kami
Supaya setiap orang dalam hidup kami menerima belas kasih-Mu
Dan supaya melalui hidup kami, setiap orang melihat keselamatan
Sungguh kami membutuhkan Engkau setiap hari
Supaya Kau dapati kami tetap berbuah

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa
Dalam persatuan Roh Kudus
Hidup dan berkuasa
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 8:1-3;

Luk 8:1
Tidak lama sesudah itu Yesus berjalan berkeliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa memberitakan Injil Kerajaan Allah. Kedua belas murid-Nya bersama-sama dengan Dia,
Luk 8:2
dan juga beberapa orang perempuan yang telah disembuhkan dari roh-roh jahat atau berbagai penyakit, yaitu Maria yang disebut Magdalena, yang telah dibebaskan dari tujuh roh jahat,
Luk 8:3
Yohana isteri Khuza bendahara Herodes, Susana dan banyak perempuan lain. Perempuan-perempuan ini melayani rombongan itu dengan kekayaan mereka.
---------

Yesus berjalan berkeliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa memberitakan Injil Kerajaan Allah

Saudaraku,
perempuan-perempuan yang telah disembuhkan oleh Tuhan Yesus turut berkeliling memberitakan Injil Kerajaan Allah.
Kitapun telah disembuhkan oleh Tuhan Yesus maka kita juga harus menyembuhkan orang lain.
Apapun yang terjadi ucapan, sikap dan perbuatan kita harus membawa kesembuhan untuk semua orang.

Saudaraku,
supaya hidup kita membawa kesembuhan dan menjadi kabar baik bagi setiap orang, kita harus menjadi "abdi Tuhan".
Yaitu menjadi seorang yang memiliki kehidupan rohani yang selalu bertumbuh, seorang pendoa dan penuh pengurbanan.
Jangan berpura-pura menyibukkan diri dengan aneka macam kegiatan lahiriah, jadikan hidup kita perwujudan Injil Kerajaan Allah.
Intinya: Kristen-kan ucapan dan perbuatan kita.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 17 September 2021

Tuhan Yesus
Ampunilah kami jika Kau dapati kami menyimpang dari jalan-Mu
Sungguh kami ingin hidup kami menjadi warta belas kasih-Mu
Maka setiap hari kami datang kepada-Mu memohon penyertaan-Mu
Sehingga ucapan dan perbuatan kami selaras dengan kehendak dan rencana-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa
Dalam persatuan Roh Kudus
Hidup dan berkuasa
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 7:36-50;

Saya kutip ayat 37-43:

Luk 7:37
Di kota itu ada seorang perempuan yang terkenal sebagai seorang berdosa. Ketika perempuan itu mendengar, bahwa Yesus sedang makan di rumah orang Farisi itu, datanglah ia membawa sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi.
Luk 7:38
Sambil menangis ia pergi berdiri di belakang Yesus dekat kaki-Nya, lalu membasahi kaki-Nya itu dengan air matanya dan menyekanya dengan rambutnya, kemudian ia mencium kaki-Nya dan meminyakinya dengan minyak wangi itu.
Luk 7:39
Ketika orang Farisi yang mengundang Yesus melihat hal itu, ia berkata dalam hatinya: "Jika Ia ini nabi, tentu Ia tahu, siapakah dan orang apakah perempuan yang menjamah-Nya ini; tentu Ia tahu, bahwa perempuan itu adalah seorang berdosa."
Luk 7:40
Lalu Yesus berkata kepadanya: "Simon, ada yang hendak Kukatakan kepadamu." Sahut Simon: "Katakanlah, Guru."
Luk 7:41
"Ada dua orang yang berhutang kepada seorang pelepas uang. Yang seorang berhutang lima ratus dinar, yang lain lima puluh.
Luk 7:42
Karena mereka tidak sanggup membayar, maka ia menghapuskan hutang kedua orang itu. Siapakah di antara mereka yang akan terlebih mengasihi dia?"
Luk 7:43
Jawab Simon: "Aku kira dia yang paling banyak dihapuskan hutangnya." Kata Yesus kepadanya: "Betul pendapatmu itu."
-----------
Luk 7:48
Lalu Ia berkata kepada perempuan itu: "Dosamu telah diampuni."
Luk 7:49
Dan mereka, yang duduk makan bersama Dia, berpikir dalam hati mereka: "Siapakah Ia ini, sehingga Ia dapat mengampuni dosa?"
Luk 7:50
Tetapi Yesus berkata kepada perempuan itu: "Imanmu telah menyelamatkan engkau, pergilah dengan selamat!"
-----------

Imanmu telah menyelamatkan engkau, pergilah dengan selamat!

Saudaraku,
iman seperti apa yang menyelamatkan perempuan yang berdosa itu?
Perempuan yang berdosa itu mengenali dosanya dan mengakui ia telah bedosa lalu datang kepada Tuhan Yesus memohon pengampunan.

Sudaraku,
iman yang benar dalam Tuhan Yesus adalah iman yang mampu mengubah hidup seseorang, tidak lagi menjadi HAMBA DIRI, lalu hidup sebagai hamba Tuhan.
Artinya tdak lagi melayani semua keinginannya, namun akan "melihat dan mempertimbangkan" keinginannya itu dengan "iman".
Sehingga hidupnya hanya melayani kehendak Tuhan.

Saudaraku,
merubah diri sendiri itu tidak mudah, harus ada kemauan yang sangat kuat dan sanggup untuk mati raga.
Mati raga bukan hanya tentang puasa, tetapi mematikan segala keinginan cinta diri.
Contohnya pelit itu karena cinta diri, takut dirinya sendiri kekurangan, meremehkan penyertaan Tuhan.
Mudah marah itu juga salah satu bentuk cinta diri.
Maka marilah kita dengan rendah hati mohon kepada Tuhan Yesus untuk meningkatkan iman kita.
Ia  aka selalu menerangi hati dan pikiran kita sehingga kita dapat membedakan jalan dunia dan jalan sebagi seorang yang beriman dalam Tuhan Yesus.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 16 September 2021

Tuhan Yesus Kristus
Perbuatan-Mu nyata dalam hidup kami
Menjadi teladan bagi hidup kami
Engkau memberikan kekuatan kepada kami
Untuk setia dan melakukan kehendak-Mu
Terimakasih ya Tuhan
Kami mohon terimalah perbuatan baik kami
Ampunilah semua kekurangan kami
Dan berilah kami keberanian untuk menolak semua bentuk cinta diri

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa
Dalam persatuan Roh Kudus
Hidup dan berkuasa
Allah, kini dan sepanjang masa

*Rabu 15 September 2021 Peringatan Wajib St. Perawan Maria Bedukacita*Injil Yohanes 19:25-27;

Yoh 19:25
Dan dekat salib Yesus berdiri ibu-Nya dan saudara ibu-Nya, Maria, isteri Klopas dan Maria Magdalena.
Yoh 19:26
Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya, berkatalah Ia kepada ibu-Nya: "Ibu, inilah, anakmu!"
Yoh 19:27
Kemudian kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Inilah ibumu!" Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya.
-------------

Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya, berkatalah Ia kepada ibu-Nya: "Ibu, inilah, anakmu!"

Saudaraku,
Tuhan Yesus dan Bunda Maria mengajarkan kepada kita tentang ketaatan melalui penderitaan.
Seorang karyawan yang memperoleh gaji yang cukup, beban pekerjaan tidak berlebih dan jenjang karirnya pasti, ia akan sangat mudah untuk taat dan setia.
Tetapi apakah semua karyawan taat dan setia? Menurut saya tidak.
Sangat umum dan tentunya kita sering mendengar kalimat "kurang bersyukur".
Banyak orang yang kurang bijaksana dalam menyikapi ketidaknyamanan, karena ia selalu mengukur setiap kejadian dengan pemahaman dan keinginannya sendiri.
Maka segala hal yang terjadi yang tidak sesuai harapan dan keinginan selalu dianggap derita.

Saudaraku,
berbahagialah kita karena Injil mengajarkan kepada kita untuk selalu mengucap syukur.
Berbahagialah kita karena kita memiliki Tuhan yang menjadi manusia yang menerima caci maki dan mengalami penderitaan seperti kita.
Berbahagialah kita karena para rasul dan orang-orang kudus memberikan teladan kepada kita.
Berbahagialah kita karena Tuhan Yesus memberikan ibu-Nya kepada kita: "Inilah ibumu!".
Dan berbahagialah kita karena mata kita melihat ada keselamatan didalam salib Kristus.
Kita sanggup mati raga, sanggup mengalahkan diri sendiri supaya rencana Allah yang terjadi.
"aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu"(Bdk Luk 1:38)
Sehingga hari ini kita tetap teguh dalam iman dan selalu mengucap syukur jika mengalami pencobaan dan penderitaan.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 15 September 2021

Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau memberikan Bunda Maria kepada kami
Menjadi teladan kami
Sehingga kami sanggup mengalahkan cinta diri
Dan hidup seturut dengan kehendak-Mu
Kami mohon ajarilah kami untuk taat dan setia

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa
Dalam persatuan Roh Kudus
Hidup dan berkuasa
Allah, kini dan sepanjang masa