Yohanes K. Sugiyarta
Konon ketika raja Persia menaklukkan Tanah Suci dan menduduki Yerusalem, ia merampas Salib Yesus dan membawanya ke Persia.
Tetapi tidak lama kemudian ketika Kaisar Romawi Heraklius mengalahkan Persia, Salib Tuhan itu dikembalikan atas tuntutannya.
Heraklius sendiri memikul Salib Tuhan itu hingga ke puncak Golgotha.
Pada abad keempat, Salib itu ditemukan oleh Santa Helena, ibu Kaisar Konstantinus Agung.
Sebuah gereja dibangun di sana sebagai penghormatan terhadap Salib Tuhan itu.
Hari ini Gereja merayakan pesta Salib Suci.
Pemuliaan Salib Tuhan ini dikaitkan dengan penemuannya oleh Santa Helena.
Lebih dari itu pesta ini lebih merupakan ungkapan iman Gereja terhadap Salib Yesus sebagai jalan keselamatan.
(Sumber: imankatolik)
Injil hari ini:
Yohanes 3:13-17;
Yoh 3:13
Tidak ada seorangpun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia.
Yoh 3:14
Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan,
Yoh 3:15
supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal.
Yoh 3:16
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Yoh 3:17
Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.
-----------
Demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal
Saudaraku,
tidak ada jalan lain untuk menuju kehidupan dan ketentraman batin, kecuali lewat salib suci dan mati raga setiap hari.
Kita bisa menuruti kemaun dan keinginan kita sendiri, namun kita akan selalu berjumpa dengan penderitaan dan kesengsaraan.
Dimana-mana kita akan bertemu dengan salib.
Berupa sakit badani ataupun kesulitan-kesulitan batin.
Saudaraku,
kita mampu bertahan dalam setiap ketidaknyamanan oleh karena iman, oleh karena salib Kristus.
Sehingga dalam segala keadaan, hidup kita tidak "mencemarkan nama Allah".
Dalam rumah tangga misalnya, jika masing-masing tidak mau menyalibkan dirinya, keluarga itu tidak akan bisa bertahan.
Demikian pula dalam kehidupan bermasyarakat ataupun dalam bekerja, jika masing-masing ingin menuruti keinginannya sendiri maka akan rusak.
Maka jika kita ingin memperoleh ketentraman batin di dunia ini, kita harus sanggup memikul salib kita sendiri.
Bukankah Mesias harus menderita semuanya itu untuk masuk ke dalam kemuliaan-Nya?(Luk 24:26)
Jika demikian, mengapa kita ingin menghindari salib?
Penghalang kita adalah "keinginan daging", jika kita tidak sanggup menyalibkan daging, kita tidak akan memperoleh kehidupan kekal bersama Bapa di surga.
Manusia tidak pernah puas dengan pencapaiannya, bukankah itu penderitaan?
Jika ada yang mengatakan tidak, ia sedang menipu dirinya sendiri.
Kita akan mengalami surga di dunia ini, jika kita mampu menikmati pencobaan-pencobaan demi melakukan kehendak Tuhan Yesus.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 14 September 2021
Tuhan Yesus Kristus
Kami mohon rahmat kekuatan-Mu
Supaya kami sanggup mengalahkan keinginan daging dan bertekun dalam iman
Pengajaran-Mu jelas dan teladan-Mu nyata
Tidak ada alasan sedikitpun untuk takut melalui pencobaan-pencobaan
Maka kami mohon kuasailah keinginan kami
Supaya dalam segala keadaan kami hanya melakukan kehendak-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa
Dalam persatuan Roh Kudus
Hidup dan berkuasa
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Lukas 7:1-10;
Luk 7:1
Setelah Yesus selesai berbicara di depan orang banyak, masuklah Ia ke Kapernaum.
Luk 7:2
Di situ ada seorang perwira yang mempunyai seorang hamba, yang sangat dihargainya. Hamba itu sedang sakit keras dan hampir mati.
Luk 7:3
Ketika perwira itu mendengar tentang Yesus, ia menyuruh beberapa orang tua-tua Yahudi kepada-Nya untuk meminta, supaya Ia datang dan menyembuhkan hambanya.
Luk 7:4
Mereka datang kepada Yesus dan dengan sangat mereka meminta pertolongan-Nya, katanya: "Ia layak Engkau tolong,
Luk 7:5
sebab ia mengasihi bangsa kita dan dialah yang menanggung pembangunan rumah ibadat kami."
Luk 7:6
Lalu Yesus pergi bersama-sama dengan mereka. Ketika Ia tidak jauh lagi dari rumah perwira itu, perwira itu menyuruh sahabat-sahabatnya untuk mengatakan kepada-Nya: "Tuan, janganlah bersusah-susah, sebab aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku;
Luk 7:7
sebab itu aku juga menganggap diriku tidak layak untuk datang kepada-Mu. Tetapi katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh.
Luk 7:8
Sebab aku sendiri seorang bawahan, dan di bawahku ada pula prajurit. Jika aku berkata kepada salah seorang prajurit itu: Pergi!, maka ia pergi, dan kepada seorang lagi: Datang!, maka ia datang, ataupun kepada hambaku: Kerjakanlah ini!, maka ia mengerjakannya."
Luk 7:9
Setelah Yesus mendengar perkataan itu, Ia heran akan dia, dan sambil berpaling kepada orang banyak yang mengikuti Dia, Ia berkata: "Aku berkata kepadamu, iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai, sekalipun di antara orang Israel!"
Luk 7:10
Dan setelah orang-orang yang disuruh itu kembali ke rumah, didapatinyalah hamba itu telah sehat kembali.
-----------
Aku berkata kepadamu, iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai, sekalipun di antara orang Israel!
Saudaraku,
hari ini Peringatan Wajib St. Yohanes Krisostomus, Santo pelindung dan pembimbing saya dan hari ulang tahun saya.
Yohanes dikenal sebagai seorang uskup yang saleh.
Kotbah dan tulisan-tulisannya sangat berbobot dan menjadi saksi akan kefasihannya dalam berbicara.
Oleh karena itu, ia dijuluki "Krisostomus" yang artinya "Si Mulut Emas."
Dalam kotbah dan tulisan-tulisannya dapat terbaca keprihatinan utama Krisostomus pada masalah keadilan dan penerapan ajaran Kitab Suci, baik oleh umat maupun oleh rohaniwan-rohaniwan.
(Sumber: imankatolik.or.id)
Saya tidak pandai berbicara seperti Yohanes Krisostomus dan tulisan saya pun tidak berbobot.
Dalam keterbatasan, saya selalu mohon bimbingan kepada Tuhan Yesus dan St. Yohanes Krisostomus, untuk tetap setia menulis kebersamaan saya bersama Tuhan Yesus.
Terimakasih untuk semua pembaca renungan harian, melalui WA ataupun yang setia membaca di http://kitadiustus.org.
Saya percaya Saudaraku semua senantiasa mendoakan saya.
Saya menulis bukan karena saya merasa sucii ataupun saya merasa bisa, namun saya hanya sekedar berbagi pengalaman iman dalam Kristus.
Saudaraku,
sebagai umat kristiani marilah kita selalu memohon kepada Tuhan Yesus, supaya meningkatkan iman kita.
Supaya kita tidak kehilangan pengharapan dan supaya kita dapat dengan jelas melihat mana jalan dunia dan jalan kita sebagai anak-anak Tuhan.
Sehingga dalam segala keadaan dan segala hal kita hanya mengandalkan Tuhan Yesus.
Saya ingatkan kembali Tuhan Yesus tidak pernah berubah, yang diperlukan adalah orang-orang beriman, maka keajaiban-keajaiban dalam Injil terulang lagi.
Maka mari senantiasa melihat dengan "kacamata iman", supaya kita tidak tersesat dalam pertimbangan-pertimbangan duniawi.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 13 September 2021
Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau membuka mata kami
Sehingga kami melihat pemeliharaan-Mu
Terimakasih Engkau membuka telinga kami
Sehingga kami mendengar perintah-Mu
Kami mohon rahmat kekuatan-Mu
Supaya dalam segala keadaan kami tetap setia kepada-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa
Dalam persatuan Roh Kudus
Hidup dan berkuasa
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Markus 8:27-35;
Mrk 8:27
Kemudian Yesus beserta murid-murid-Nya berangkat ke kampung-kampung di sekitar Kaisarea Filipi. Di tengah jalan Ia bertanya kepada murid-murid-Nya, kata-Nya: "Kata orang, siapakah Aku ini?"
Mrk 8:28
Jawab mereka: "Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia, ada pula yang mengatakan: seorang dari para nabi."
Mrk 8:29
Ia bertanya kepada mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?" Maka jawab Petrus: "Engkau adalah Mesias!"
Mrk 8:30
Lalu Yesus melarang mereka dengan keras supaya jangan memberitahukan kepada siapapun tentang Dia.
Mrk 8:31
Kemudian mulailah Yesus mengajarkan kepada mereka, bahwa Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan bangkit sesudah tiga hari.
Mrk 8:32
Hal ini dikatakan-Nya dengan terus terang. Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegor Dia.
Mrk 8:33
Maka berpalinglah Yesus dan sambil memandang murid-murid-Nya Ia memarahi Petrus, kata-Nya: "Enyahlah Iblis, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia."
Mrk 8:34
Lalu Yesus memanggil orang banyak dan murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.
Mrk 8:35
Karena siapa yang mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku dan karena Injil, ia akan menyelamatkannya.
-----------
Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku
Saudaraku,
kita semua mengetahui dan menyadari bahwa mengikut Kristus itu sangat berat karena tantangan utamanya adalah "diri sendiri".
Rasul Paulus mengajarkan kepada kita:
Tetapi kenakanlah Tuhan Yesus Kristus sebagai perlengkapan senjata terang dan janganlah merawat tubuhmu untuk memuaskan keinginannya.(Rm 13:14)
Keinginan daging selalu bertentangan dengan keinginan roh, dengan demikian harus tegas menolak keinginan daging.
Dan... mata tidak kenyang melihat, telinga tidak puas mendengar.(Bdk Pkh 1:8)
Saudaraku,
jangan berdiri terlalu lama diantara 2 pilihan, 100% pasti akan kalah dan menjadi budak daging.
Seperti Tuhan Yesus, kita harus berani melalui seluruh penderitaan daging, dan memikul salib.
Ketenangan dan kententraman tidak mungkin diperoleh tanpa perjuangan dan kesusahan.
Maka marilah kita selalu melatih diri untuk bersabar dan selalu siap memerangi hawa nafsu.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 12 September 2021
Tuhan Yesus Kristus
Setiap hari kami membutuhkan terah Roh Kudus-Mu
Dan membutuhkan rahmat kekuatan-Mu
Untuk menolah semua keinginan daging
Supaya keinginan-keinginan kami tidak membawa kami kepada kematian
Sebab daging ini takut menderita dan selalu menuntut kenikmatan
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa
Dalam persatuan Roh Kudus
Hidup dan berkuasa
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Lukas 6:43-49;
Luk 6:43
"Karena tidak ada pohon yang baik yang menghasilkan buah yang tidak baik, dan juga tidak ada pohon yang tidak baik yang menghasilkan buah yang baik.
Luk 6:44
Sebab setiap pohon dikenal pada buahnya. Karena dari semak duri orang tidak memetik buah ara dan dari duri-duri tidak memetik buah anggur.
Luk 6:45
Orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat. Karena yang diucapkan mulutnya, meluap dari hatinya."
Luk 6:46
"Mengapa kamu berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, padahal kamu tidak melakukan apa yang Aku katakan?
Luk 6:47
Setiap orang yang datang kepada-Ku dan mendengarkan perkataan-Ku serta melakukannya?Aku akan menyatakan kepadamu dengan siapa ia dapat disamakan?,
Luk 6:48
ia sama dengan seorang yang mendirikan rumah: Orang itu menggali dalam-dalam dan meletakkan dasarnya di atas batu. Ketika datang air bah dan banjir melanda rumah itu, rumah itu tidak dapat digoyahkan, karena rumah itu kokoh dibangun.
Luk 6:49
Akan tetapi barangsiapa mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, ia sama dengan seorang yang mendirikan rumah di atas tanah tanpa dasar. Ketika banjir melandanya, rumah itu segera rubuh dan hebatlah kerusakannya."
-----------
Orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik
Saudaraku,
kejujuran harus senantiasa menguasai setiap maksud kita.
Kemurnian harus ada di setiap perbuatan kita.
Jika keadaan batin kita murni, tentunya apa yang kita perbuat dan ucapan kita baik, sebab pasti memiliki perbendaharaan hati yang baik pula.
Pertimbangan orang tentang keadaaan lahir itu selaras dengan keadaan batinnya.
Saudaraku,
jangan mudah percaya kepada diri sendiri, sebab seringkali kita tidak memiliki cukup rahmat untuk itu.
Beranikah kita menilai perbuatan kita sendiri secara jujur dan adil?
Maka dari itu marilah kita menjaga hati nurani kita selalu bersih.
Janganlah mencari kesaksian dunia, sebab akan mengotori hati.
Percayalah rahmat Tuhan akan melindungi dan membimbing kita sehingga kita dapat menyingkirkan segala yang jahat.
Lalu hidup kita hanya mengeluarkan barang yang baik.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Sabtu 11 September 2021
Tuhan Yesus
Hanya kepada-Mu kugantungkan kententraman hati kami
Kami mohon berikanlah kami keberanian untuk membersihkan cacat-cacat kami
Dan doronglah semangat kami untuk tetap menjaga kemurnian hati
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa
Dalam persatuan Roh Kudus
Hidup dan berkuasa
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Lukas 6:39-42;
Luk 6:39
Yesus mengatakan pula suatu perumpamaan kepada mereka: "Dapatkah orang buta menuntun orang buta? Bukankah keduanya akan jatuh ke dalam lobang?
Luk 6:40
Seorang murid tidak lebih dari pada gurunya, tetapi barangsiapa yang telah tamat pelajarannya akan sama dengan gurunya.
Luk 6:41
Mengapakah engkau melihat selumbar di dalam mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu sendiri tidak engkau ketahui?
Luk 6:42
Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu: Saudara, biarlah aku mengeluarkan selumbar yang ada di dalam matamu, padahal balok yang di dalam matamu tidak engkau lihat? Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu."
-----------
Dapatkah orang buta menuntun orang buta?
Saudaraku,
manusia tidak selalu melihat sebaik apa yang ia butuhkan untuk hal-hal dalam hidup ini.
Maka berbahagialah kita umat kristiani sebab Roh Kudus ada dan hidup dalam hati dan pikiran kita.
Sehingga kita selalu melihat dan menyikapi segala sesuatu dengan Mata Allah, mata yang penuh belas kasih dan pengampunan.
Saudaraku,
secara manusia hampir setiap hari kita mengalami ketidaknyaman.
Jika kita memandang, menyikapi ketidaknyamanan itu TIDAK dengan mata Allah, maka kita pasti cenderung untuk marah.
Sebab tidak setiap kejadian yang kita alami sesuai dengan harapan kita.
Cara pandang dan cara menyikapi adalah kuncinya.
Mata manusia selalu dipengaruhi oleh cinta diri.
Maka jika kita tidak hati-hati, pada awalnya rabun, lama kelamaan bisa buta.
Saudaraku,
kita telah dipiilih oleh Allah, supaya hidup kita menjadi jalan bagi banyak orang untuk melihat Tuhan.
Supaya melalui hidup kita, banyak orang mengalami belas kasih Allah.
Supaya melalui hidup kita, orang melihat ada keselamatan dalam Tuhan Yesus.
Supaya melalui hidup kita, banyak orang melihat Allah yang hidup.
Maka mari kita bertanya kepada diri sendiri:
Apakah hubungan kita dengan Tuhan Yesus sudah benar?
Apakah hubungan kita dengan sesama sudah benar?
Jika Tuhan Yesus tidak memiliki peran dalam hidup kita, kita tidak akan pernah benar-benar melihat dan sesungguhnya kita tidak pernah tahu kemana arah kita berjalan.
Dengan kalimat lain, kita punya mata tetapi buta.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Jumat 10 September 2021
Tuhan Yesus Kristus
Sembuhkanlah kami
Orang buta orang congkak hati
Dan kami mohon kuasailah kami dengan Roh-Mu
Supaya apa yang kami lakukan
Dan dimana kami berada
Rencanan dan kehendak-Mu lah yang terjadi
Sehingga setiap orang mengalami belas kasih dan melihat keselamatan
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa
Dalam persatuan Roh Kudus
Hidup dan berkuasa
Allah, kini dan sepanjang masa
