"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil dari Lukas 20:27-40;

Saya kutipkan sebagian:

Luk 20:33
Bagaimana sekarang dengan perempuan itu, siapakah di antara orang-orang itu yang menjadi suaminya pada hari kebangkitan? Sebab ketujuhnya telah beristerikan dia."
Luk 20:34
Jawab Yesus kepada mereka: "Orang-orang dunia ini kawin dan dikawinkan,
Luk 20:35
tetapi mereka yang dianggap layak untuk mendapat bagian dalam dunia yang lain itu dan dalam kebangkitan dari antara orang mati, tidak kawin dan tidak dikawinkan.
Luk 20:36
Sebab mereka tidak dapat mati lagi; mereka sama seperti malaikat-malaikat dan mereka adalah anak-anak Allah, karena mereka telah dibangkitkan.
Luk 20:37
Tentang bangkitnya orang-orang mati, Musa telah memberitahukannya dalam nas tentang semak duri, di mana Tuhan disebut Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub.
Luk 20:38
Ia bukan Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup, sebab di hadapan Dia semua orang hidup."
------

Kita yang percaya akan Tuhan Yesus Kristus, memiliki mata kebangkitan.
Dan memiliki hidup yang penuh harapan dalam kasih Tuhan.
Begitu banyak orang beranggapan bahwa:
Allah adalah misteri.
Allah yang keramat.
Allah yang tidak terjangkau.
Allah yang sangat jauh.
Allah yang penuh dengan aturan.
Allah yang menghukum.
Allah yang perlu dibela.

Allah kita adalah Allah yang hidup.
Hidup dalam hidup kita dan sangat mengasihi kita.
Dan tidak ingin kita binasa.

Ilustrasi:
Jika seorang ayah membelikan mobil untuk anaknya..
BAGI SANG AYAH yang utama MOBIL-NYA atau ANAK-NYA??

Tuhan Yesus adalah hadiah terbesar bagi umat manusia.
Ia mati supaya kita yang percaya kepadanya *HIDUP*.

Dan banyak dari antara orang-orang yang telah tidur di dalam debu tanah, akan bangun, sebagian untuk mendapat hidup yang kekal, sebagian untuk mengalami kehinaan dan kengerian yang kekal. (Dan 12:2)

Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati.
dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya.
(Bdk. Yoh 11:25-26)

Allah kita adalah Allah yang hidup dan hadir dalam hidup kita.
Dan Ia tidak tuli, selalu mendengarkan kita.
Dan Ia bukan misteri, namun nyata dalam hidup kita.
Dan Ia tidak penghukum, namun sangat mengasihi kita.
Dan Ia tidak hanya memberi aturan, namun Ia mengajak berjalan bersama.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.




Doa Hari Sabtu 25 November 2017

Bapa di sorga
Kami bersukacita karena Engkau hidup dalam diri kami
Sehingga mata kami melihat keindahan sorga
Telinga kami mendengar kidung yang indah
Dan semua itu menjadi sumber kekuatan kami
Untuk hidup bersama Engkau dalam kasih-Mu

Dan hidup kami bukan lagi sekedar mantaati aturan
Ataupun menjauhi larangan
Namun gerak tubuh kami menampilkan tarian kebaikan-Mu
Ucapan mulut kami menjadi kidung pujian untuk kebesaran-Mu

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil dari Lukas 19:45-48;

Luk 19:45
Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan mulailah Ia mengusir semua pedagang di situ,
Luk 19:46
kata-Nya kepada mereka: "Ada tertulis: Rumah-Ku adalah rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun."
Luk 19:47
Tiap-tiap hari Ia mengajar di dalam Bait Allah. Imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat serta orang-orang terkemuka dari bangsa Israel berusaha untuk membinasakan Dia,
Luk 19:48
tetapi mereka tidak tahu, bagaimana harus melakukannya, sebab seluruh rakyat terpikat kepada-Nya dan ingin mendengarkan Dia.
-----


Setiap hari bahkan setiap menit atau detik selalu terdengar bisikan-bisikan.
Entah yang mencoba meyakinkan kita ataupun yang mencoba untuk menolak pilihan pikiran kita.
Dan terkadang bisikan-bisikan itu berusaha untuk terdengar sangat bijaksana.
Ada banyak PEDAGANG dalam diri kita.
Begitu banyak penawaran lalu segala keputusan yang kita ambil lebih cenderung dengan pertimbangan *UNTUNG-RUGI*.
Penyamun atau penjahat hanya memikirkan kepentingan dan keuntungannya sendiri.

Bisa kita bayangkan apa yang terjadi jika kita tidak membersihkan bisikan-bisikan penyamun dalam pikiran dan hati kita.
Semakin nyata dalam dunia ini, semakin banyak orang yang tidak peduli dengan sesamanya.
Bahkan dalam kelompoknya sekalipun, membuat batas-batas yang ekslusif.
Dengan menyebarkan gosip dan mempengaruhi setiap orang bahkan sedikit memaksa orang lain untuk mengikuti pendapatnya.

Gereja adalah paguyuban.
Paguyuban anak-anak Allah dalam kasih Putera-Nya.
Gereja bukanlah partai politik.
Gereja bukanlah kelompok orang beragama.

Maka:
Gosip atau cara-cara dalam paguyuban yang berpotensi menimbulkan batas atau berpotensi membentuk kelompok yang ekslusif harus dihindarkan.
Dimulai dari pribadi kita masing-masing.
Dengan selalu berusaha menjadikan diri kita masing-masing menjadi rumah doa.
Sehingga kita terhindar dari kebisingan suara penyamun.

TUHAN itu jauh dari pada orang fasik, tetapi doa orang benar didengar-Nya. (Ams 15:29)

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 24 November 2017

Bapa di sorga
Bersihkanlah kami dari seluruh kesalahan kami
Dan ampunilah dosa-dosa kami
Sebab kami sadar akan pelanggaran kami

Berilah kami pertimbangan yang bijaksana
Sebab kami sadar selalu ada suara egois terdengar dari dalam diri
Supaya kami terhindar dari jerat dosa

Bapa di sorga
Perbaharuilah hati kami dengan Roh-Mu
Dan teguhkanlah kami dengan rahmat-Mu
Supaya hanya kebaikan-Mu yang terpancar dalam diri kami

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Luk 19:41
Dan ketika Yesus telah dekat dan melihat kota itu, Ia menangisinya,
Luk 19:42
kata-Nya: "Wahai, betapa baiknya jika pada hari ini juga engkau mengerti apa yang perlu untuk damai sejahteramu! Tetapi sekarang hal itu tersembunyi bagi matamu.
Luk 19:43
Sebab akan datang harinya, bahwa musuhmu akan mengelilingi engkau dengan kubu, lalu mengepung engkau dan menghimpit engkau dari segala jurusan,
Luk 19:44
dan mereka akan membinasakan engkau beserta dengan pendudukmu dan pada tembokmu mereka tidak akan membiarkan satu batupun tinggal terletak di atas batu yang lain, karena engkau tidak mengetahui saat, bilamana Allah melawat engkau."
______

Tuhan Yesus mungkin hari ini tetap menangis saat sampai di pintu Gereja.
Mendekati umat-Nya, umat-Nya yang mengenal Dia, mengenal suara-Nya.
Bahkan melakukan segala kegiatan agama buat Dia.
Namun hidupnya masih diperintah oleh pikirannya sendiri.

Tetapi dengan demikian kamu bersaksi terhadap diri kamu sendiri, bahwa kamu adalah keturunan pembunuh nabi-nabi itu. (Mat 23:31)

Dalam ayat tersebut, Tuhan Yesus menegur keras para ahli taurat.
Mungkin kita tidak ikut membunuh nabi-nabi.
Namun janganlah kiranya perbuatan kita menjadi penghalang bagi mereka yang ingin mendekat kepada Allah.

Sebaliknya, dalam segala hal kami menunjukkan, bahwa kami adalah pelayan Allah, yaitu: dalam menahan dengan penuh kesabaran dalam penderitaan, kesesakan dan kesukaran, (2 Kor 6:4)

Seperti Rasul Paulus, dalam segala hal kita harus menjadi pelayan Allah, bukan pelayan dunia.

dalam kemurnian hati, pengetahuan, kesabaran, dan kemurahan hati; dalam Roh Kudus dan kasih yang tidak munafik; (2 Kor 6:6)

Tuhan Yesus mendekat kepada kita, memandang kita dengan lembut dan penuh kasih.
Arahkanlah pendangan kita kepada-Nya dan temukan damai sejahtera.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 23 November 2017

Bapa di dalam sorga
Engkau berfirman dan memanggil bumi
Dari terbitnya matahari sampai dengan terbenamnya
Dan Cahaya-Mu bersinar lebih terang daripada matahari
Cahaya-Mu memberitakan keadilan, kebaikan dan kasih-Mu

Kami mohon ya Bapa
Supaya hidup kami selalu mengarah kepada-Mu
Dan Engkau tidak lagi menangis
Namun ada suka cita besar di sorga
Sebab anak-anak-Mu melakukan perintah-Mu

Bapa di sorga
Luputkanlah kami dari segala pikiran yang jahat
Penuhilah kami dengan Roh Kudus-Mu
Supaya ada sukacita dan damai sejahtera dalam hidup kami

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Lukas 19:11-28;

Saya kutipkan sebagian:

Luk 19:24
Lalu katanya kepada orang-orang yang berdiri di situ: Ambillah mina yang satu itu dari padanya dan berikanlah kepada orang yang mempunyai sepuluh mina itu.
Luk 19:25
Kata mereka kepadanya: Tuan, ia sudah mempunyai sepuluh mina.
Luk 19:26
Jawabnya: Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, dari padanya akan diambil, juga apa yang ada padanya.
----

Beberapa hari yang lalu, saya dimasukkan ke dalam grup WA teman-teman kantor yang dulu saya pernah bekerja.
Dalam beberapa hari saya hanya menyimak, tidak ingin ikut-ikutan komentar.
Lebih dari 20 tahun saya tidak bertemu dengan angota grup tersebut.
Ada dalam grup tersebut yang dulunya orang-orang penting dan punya jabatan.
Dan saya 20 tahun yang lalu hanya seorang bawahan dan bukan orang penting.
Saya harus hati-hati menjaga pembicaraan, sebab banyak orang yang sebelum pensiun berkuasa, setelah pensiun masih merasa memiliki kuasa.
Dalam bergaul dengan mereka mungkin saya harus tetap menempatkan diri sebagai yunior.

Kesadaran dalam segala situasi sangatlah penting.
Supaya kita tidak lupa bahwa kita adalah anak-anak Allah.
Anak-anak Allah yang punya tanggung-jawab melakukan karya-karya Allah, sekecil apapun yang kita bisa lakukan.
Dan dalam segala hal, termasuk bagaimana kita menuliskan sesuatu di medsos.

Marilah kita selau waspada dan hati-hati dalam segala hal.
Walaupun mungkin hanya satu mina, tetapi kita harus sadar bahwa kita dipercaya oleh Allah.
Dipercaya sebagai anak-anak Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 22 November 2017

Bapa di dalam surga
Kami melihat jejak kaki-Mu
Dan kami selalu mengikuti kemana Engkau berjalan

Terkadang hal-hal yang kami anggap kecil
Membuat kami terhenti di persimpangan jalan

Untuk itu kami mohon ya Bapa
Rahmat-Mu selalu memberikan kesadaran kepada kami
Bahwa kami adalah anak-anak-Mu
Sehingga kami ttetap setia dijalan-Mu

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin.

Injil Lukas 19:1-10;

Luk 19:1
Yesus masuk ke kota Yerikho dan berjalan terus melintasi kota itu.
Luk 19:2
Di situ ada seorang bernama Zakheus, kepala pemungut cukai, dan ia seorang yang kaya.
Luk 19:3
Ia berusaha untuk melihat orang apakah Yesus itu, tetapi ia tidak berhasil karena orang banyak, sebab badannya pendek.
Luk 19:4
Maka berlarilah ia mendahului orang banyak, lalu memanjat pohon ara untuk melihat Yesus, yang akan lewat di situ.
Luk 19:5
Ketika Yesus sampai ke tempat itu, Ia melihat ke atas dan berkata: "Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu."
Luk 19:6
Lalu Zakheus segera turun dan menerima Yesus dengan sukacita.
Luk 19:7
Tetapi semua orang yang melihat hal itu bersungut-sungut, katanya: "Ia menumpang di rumah orang berdosa."
Luk 19:8
Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan: "Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat."
Luk 19:9
Kata Yesus kepadanya: "Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini, karena orang inipun anak Abraham.
Luk 19:10
Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang."
------

Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat.
Tindakan yang sangat dramatis.
Setengah hartanya akan digunakan untuk mengembalikan empat kali lipat jika ada orang yang diperasnya.
Tentunya tidak sedikit orang yang diperas Zakheus.
Dan sangat bisa dipastikan Zakheus bangkrut atau jatuh miskin.

Panggilan yang lalu diikuti pertobatan dan terwujud dalam perbuatan atau tindakan.
Keputusan tindakan Zakheus juga wujud dari ketaatan iman.

Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati. (Bdk Yak 2:17)

Pengetahuan saja tidak cukup untuk membawa orang kedalam pertobatan.
Justru terkadang terlalu banyak pengetahuan menjadi sangat sulit untuk *merasa membutuhkan orang lain*.
Menjadi sulit juga untuk menyadari membutuhkan Tuhan.
Apabila Zakheus tidak mau turun dari pohon saat dipanggil Tuhan Yesus, tidak akan terjadi pertobatan.
Merendahkan diri dan jujur mengakui kekurangan-kekurangan kita dan datang kepada Tuhan untuk memohon pengampunan.

Nama baik lebih berharga dari pada kekayaan besar, dikasihi orang lebih baik dari pada perak dan emas. (Ams 22:1)

Kesuksesan, jabatan dan kekayaan tidak akan cukup untuk memperoleh kedamaian.
Kedamaian hdup diawali dengan pertobatan lalu hidup dalam kasih Tuhan Yesus.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 21 November 2017

Bapa di sorga
Cahaya wajah-Mu menyinari hati kami
Sehingga kami mampu mengakui kekurangan dan kesalahan kami

Kami berserah diri kepada-Mu ya Bapa
Ampunilah dosa-dosa kami
Dan mohon tuntunlah kami
Supaya buah pertobatan kami
Terwujud dalam kehidupan kami

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin