"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Yohanes 6:37-40;

Yoh 6:37
Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang.
Yoh 6:38
Sebab Aku telah turun dari sorga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku.
Yoh 6:39
Dan Inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman.
Yoh 6:40
Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman."
--------

Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang

Saudaraku,
kita diberikan kebebasan oleh Allah untuk memilih.
Kita masing-masing bertanggung jawab atas pilihan kita, atas "keputusan iman" kita.
Kita bertanggung jawab atas "perilaku" kita.

Saudaraku,
Tuhan Yesus mengatakan: siapapun yang datang kepada-Ku, Aku akan menerimanya.
Tuhan Yesus tidak akan "membuang" apa yang telah diberikan Bapa kepada-Nya.
Bahkan dengan berbagai cara Tuhan Yesus menyatakan belas kasih dan kuasa-Nya.
Ini sungguh anugrah Allah yang sangat luar biasa dan pernyataan Allah tanpa batas apapun.
Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku.
Ini adalah "dua kebenaran besar".
Pernyataan Allah yang luar biasa, bahwa Ia akan menyelamatkan umat-Nya.
Maka berbahagialah kita karena masuk dalam "kebenaran besar" itu.
Mata kita dibuat melihat dan telinga kita dibuat mendengar.
Dan hendaknya gerak hidup kita mengikuti penglihatan dan pendengaran itu.
Supaya kita tetap "milik Allah" selama-lamanya.
Dan supaya orang-orang disekitar kita melihat Allah yang hidup.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 2 November 2023

Allah Bapa kami
Terimakasih Engkau buat telinga kami mendengar dan mata kami melihat
Bahkan karena kasih-Mu yang sangat besar itu
Engkau memberikan Putera-Mu, Tuhan Yesus Kristus kepada kami
Kami mohon terimalah ucapan syukur kami
Dan kami serahkan hidup kami dalam kuasa-Mu

Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.

Injil Matius 5:1-12

Mat 5:1
Ketika Yesus melihat orang banyak itu, naiklah Ia ke atas bukit dan setelah Ia duduk, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya.
Mat 5:2
Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya:
Mat 5:3
"Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.
Mat 5:4
Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur.
Mat 5:5
Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi.
Mat 5:6
Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.
Mat 5:7
Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.
Mat 5:8
Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.
Mat 5:9
Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.
Mat 5:10
Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.
Mat 5:11
Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat.
Mat 5:12
Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu."
--------

Berbahagialah

Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah:
Kita harus miskin dalam Roh, artinya kita harus selalu menjadi bagian dalam "komunitas orang beriman".

Berbahagialah orang yang berdukacita:
Berduka atas penderitaan orang lain, sehingga hati kita selalu tergerak oleh belas kasihan.

Berbahagialah orang yang lemah lembut:
Orang yang lemah lembut memiliki "kekuatan yang terkendali".

Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran:
Kita melihat orang yang jahat hidupnya makmur, orang yang benar direndahkan.

Berbahagialah orang yang murah hatinya:
Kita harus menujukkan belas kasih kepada mereka yang membutuhkan.

Berbahagialah orang yang suci hatinya:
Dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu dan hujat.

Berbahagialah orang yang membawa damai:
Pada akhirnya kita akan menjadi pembawa damai dan kita akan bersukacita dan bergembira di dorga.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 1 November 2023

Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau memilih kami untuk membawa damai
Dan kuasa-Mu Engkau nyatakan dalam hidup kami setiap hari
Belas kasih-Mu memelihara kami
Supaya melalui hidup kami setiap orang melihat kebahagiaan surgawi
Maka kami mohon baerilah kami rahmat kekuatan untuk mengalahkan segala bentuk cinta diri

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Lukas 13:18-21;

Luk 13:18
Maka kata Yesus: "Seumpama apakah hal Kerajaan Allah dan dengan apakah Aku akan mengumpamakannya?
Luk 13:19
Ia seumpama biji sesawi, yang diambil dan ditaburkan orang di kebunnya; biji itu tumbuh dan menjadi pohon dan burung-burung di udara bersarang pada cabang-cabangnya."
Luk 13:20
Dan Ia berkata lagi: "Dengan apakah Aku akan mengumpamakan Kerajaan Allah?
Luk 13:21
Ia seumpama ragi yang diambil seorang perempuan dan diadukkan ke dalam tepung terigu tiga sukat sampai khamir seluruhnya."
---------

Seumpama apakah hal Kerajaan Allah dan dengan apakah Aku akan mengumpamakannya?

Saudaraku,
Allah bekerja melalui hal-hal kecil.
Lihatlah di dunia ini tidak ada apapun "yang langsung besar".

Saudaraku,
menghadirkan Kerajaan Allah harus dimulai dari diri kita sendiri dan keluarga.
Dimulai dari perkara-perkara kecil dan ketekunan dalam perkara-perkara yang kecil.
Perbuatan kecil, jika dilakukan demi cinta betapa besar nilainya!
Lihatlah megahnya candi prambanan, candi borobudur dan gedung-gedung pencakar langit didirikan dari batu dan batu bata kecil.
Dan oleh para pekerja yang bekerja jam demi jam, hari demi hari.
Maka marilah kita tekun memenuhi kewajiban kita setiap saat, termasuk pekerjaan kita dalam Kerajaan Allah.
Pekerjaan yang sederhana dan rutin menyiapkan kita untuk menerima rahmat yang lebih besar.
Tekunlah dalam memenuhi kewajiban-kewajibanmu setiap saat.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 31 Oktober 2023

Tuhan Yesus
Kami mohon ampunilah ketidaksabaran kami
Ampunilah kemalasan dan kegoisan kami
Terimakasih Engkau telah memilih kami untuk menghadirkan Kerajaan-Mu
Dan kami mohon kuasailah hati dan pikiran kami dengan kehendak-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Lukas 13:10-17;

Luk 13:10
Pada suatu kali Yesus sedang mengajar dalam salah satu rumah ibadat pada hari Sabat.
Luk 13:11
Di situ ada seorang perempuan yang telah delapan belas tahun dirasuk roh sehingga ia sakit sampai bungkuk punggungnya dan tidak dapat berdiri lagi dengan tegak.
Luk 13:12
Ketika Yesus melihat perempuan itu, Ia memanggil dia dan berkata kepadanya: "Hai ibu, penyakitmu telah sembuh."
Luk 13:13
Lalu Ia meletakkan tangan-Nya atas perempuan itu, dan seketika itu juga berdirilah perempuan itu, dan memuliakan Allah.
Luk 13:14
Tetapi kepala rumah ibadat gusar karena Yesus menyembuhkan orang pada hari Sabat, lalu ia berkata kepada orang banyak: "Ada enam hari untuk bekerja. Karena itu datanglah pada salah satu hari itu untuk disembuhkan dan jangan pada hari Sabat."
Luk 13:15
Tetapi Tuhan menjawab dia, kata-Nya: "Hai orang-orang munafik, bukankah setiap orang di antaramu melepaskan lembunya atau keledainya pada hari Sabat dari kandangnya dan membawanya ke tempat minuman?
Luk 13:16
Bukankah perempuan ini, yang sudah delapan belas tahun diikat oleh Iblis, harus dilepaskan dari ikatannya itu, karena ia adalah keturunan Abraham?"
Luk 13:17
Dan waktu Ia berkata demikian, semua lawan-Nya merasa malu dan semua orang banyak bersukacita karena segala perkara mulia, yang telah dilakukan-Nya.
---------

Hai ibu, penyakitmu telah sembuh

Saudaraku,
Tuhan Yesus melihatmu.
Tuhan Yesus melihat jauh kedalam hatimu.
Dan... Tuhan Yesus sangat mengasihi-Mu
Ingatlah itu setiap detik, supaya dimanapun kita berada, hidup kita membawa kabar baik dan kesembuhan.
Perempuan yang telah delapan belas tahun dirasuk roh sehingga ia sakit sampai bungkuk punggungnya yang sakit, tidak memohon kesembuhan kepada Tuhan Yesus.
Tetapi Tuhan Yesus lah yang memanggilnya dan menyembuhkannya.
Lalu permenungannya: apakah hati kita tergerak oleh kesulitan orang lain?

Saudaraku,
Kita harus mengilhami setiap orang di sekitar kita dengan kasih Allah.
Oleh karena itu berhati-hatilah dalam pergaulan, jaga dengan sungguh-sungguh supaya kita tidak terpengaruh oleh segala bentuk keduniawian.
Dan ingatlah selalu bahwa kasih itu bukan sekedar memberi.
Tanpa cinta kasih "suatu pekerjaan lahiriah", tidak ada gunaya.
Sebaliknya segala sesuatu yang dilakukan oleh karena cinta kasih, walaupun kecil dan nampak kurang berarti, akan besar faedahnya.

Saudaraku,
kita telah menerima kasih Allah yang sangat besar, hiduplah dalam kasih itu.
Orang yang hidup dalam cinta kasih, dalam segala hal "tidak mencari dirinya sendiri".
Harapannya agar Allah selalu hadir dimana-mana dan dalam segala hal.
Ia tidak lagi tertarik dengan kesenangan diri sendiri.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Senin 30 Oktober 2023

Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau telah memilih kami untuk membawa belas kasih dan kesembuhan
Dan kami percaya Engkau akan menyempurnakan hidup kami
Maka kami mohon kuasailah kami dengan kehendak-Mu
Supaya dalam segala keadaan, hanya kehendak-Mu yang terjadi

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 22:34-40;

Mat 22:34
Ketika orang-orang Farisi mendengar, bahwa Yesus telah membuat orang-orang Saduki itu bungkam, berkumpullah mereka
Mat 22:35
dan seorang dari mereka, seorang ahli Taurat, bertanya untuk mencobai Dia:
Mat 22:36
"Guru, hukum manakah yang terutama dalam hukum Taurat?"
Mat 22:37
Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
Mat 22:38
Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
Mat 22:39
Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
Mat 22:40
Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi."
---------

Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri

Saudaraku,
apa yang Saudara rasakan hanya "penting" bagi Saudara.
Tetapi apa yang Saudara lakukan, tentu "penting" bagi orang lain.
Maka marilah hati-hati dengan ucapan dan perbuatan kita.

Saudaraku,
tentunya kita sangat mengasihi diri kita sendiri.
Tetapi Tuhan Yesus juga memerintahkan kita untuk mengasihi orang lain.
Permenungannya: apa yang kita lakukan untuk mengasihi orang lain?
Kita tidak boleh main-main dengan perintah ini, sebab Tuhan "mengukur kinerja" kita.

Saudaraku,
saya sangat suka dengan ayat ini:
_idak ada seorangpun yang pernah melihat Allah.
Jika kita saling mengasihi, Allah tetap di dalam kita, dan kasih-Nya sempurna di dalam kita.
(1Yoh 4:12)
Banyak orang dengan berbagai cara, mencari Allah.
Bahkan katanya ada "bahasa khusus" atau mungkin ada yang mengatakan bahasa roh.
Yaaa.. mungkin setiap orang punya cara masing-masing.
Tetapi Injil dengan sangat jelas mengajarkan jika kita hidup dalam kasih Allah, Allah tinggal di dalam kita.
Penyembahan kita dan paling utama perbuatan kita sehari hari haruslah wujud "luapan ucapan syukur" atas kasih Allah yang besar itu.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 29 Oktober 2023

Allah Bapa kami
Terimakasih untuk belas kasih-Mu yang sangat besar itu
Terlebih Engkau memberikan Putera-Mu dan Roh Kudus kepada kami
Supaya kami hidup didalam kasih-Mu
Kami mohon puaskanlah kami dengan belas kasih-Mu
Ampunilah kekurangan dan dosa kami
Dan berilah kami rahmat kekuatan untuk tetap setia mengasihi Engkau dalam segala keadaan

Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.