"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Mat 25:1
"Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan pergi menyongsong mempelai laki-laki.
Mat 25:2
Lima di antaranya bodoh dan lima bijaksana.
Mat 25:3
Gadis-gadis yang bodoh itu membawa pelitanya, tetapi tidak membawa minyak,
Mat 25:4
sedangkan gadis-gadis yang bijaksana itu membawa pelitanya dan juga minyak dalam buli-buli mereka.
Mat 25:5
Tetapi karena mempelai itu lama tidak datang-datang juga, mengantuklah mereka semua lalu tertidur.
Mat 25:6
Waktu tengah malam terdengarlah suara orang berseru: Mempelai datang! Songsonglah dia!
Mat 25:7
Gadis-gadis itupun bangun semuanya lalu membereskan pelita mereka.
Mat 25:8
Gadis-gadis yang bodoh berkata kepada gadis-gadis yang bijaksana: Berikanlah kami sedikit dari minyakmu itu, sebab pelita kami hampir padam.
Mat 25:9
Tetapi jawab gadis-gadis yang bijaksana itu: Tidak, nanti tidak cukup untuk kami dan untuk kamu. Lebih baik kamu pergi kepada penjual minyak dan beli di situ.
Mat 25:10
Akan tetapi, waktu mereka sedang pergi untuk membelinya, datanglah mempelai itu dan mereka yang telah siap sedia masuk bersama-sama dengan dia ke ruang perjamuan kawin, lalu pintu ditutup.
Mat 25:11
Kemudian datang juga gadis-gadis yang lain itu dan berkata: Tuan, tuan, bukakanlah kami pintu!
Mat 25:12
Tetapi ia menjawab: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya aku tidak mengenal kamu.
Mat 25:13
Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya."
---------

Lima di antaranya bodoh dan lima bijaksana

Saudaraku,
saat ini kita hidup di dunia dengan perkembangan teknologi yang super cepat.
Dan bagi yang tidak belajar teknologi, pasti tidak pernah membayangkan saat menekan tombol "icon" di smartphonenya, sesungguhnya dibalik itu menjalankan suatu perintah yang cukup rumit.
Kita keliru, jika kita mengharapkan hubungan kita satu sama lain dan hubungan kita dengan Allah, ingin semudah seperti menekan satu tombol.
Dalam teknologi hanya berurusan dengan komponen dan program.
Manusia itu memiliki pikiran yang bebas dan cerdas.
Dan ia sendiri yang menentukan menjadi bodoh atau bijaksana.
Sekali lagi "ia sendiri" yang menentukan pilihan bukan orang lain.

Saudaraku,
tentunya mata kita melihat dan telinga kita mendengar, banyak sekali orang yang sangat sulit melihat dirinya sendiri.
Dan seringkali kita menjumpai orang yang "terlambat sadar".
Maksud saya, matanya melihat dan telinganya mendengar tetapi lambat dalam menyikapi segala sesuatu.
Demikian pula dengan hidup kita dihadapan Allah, kita harus selalu mengusahakan "kesadaran".
Susungguhnya Kerajaan Allah ada di antara kamu(Bdk Luk 17:21) tetapi... jika kita sungguh-sungguh "menyiapkan tempat".
Maka siapkanlah hatimu untuk menerima kedatangan Mempelaimu.
Jangan pernah tergoda oleh berbagai macam pengharapan-pengharapan dunia.
Taruhlah semua harapanmu atas Allah supaya pelitamu tetap menyala sampai waktu itu tiba.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa

Tuhan Yesus
Sewaktu Engkau hidup di dunia ini Engkau mengalami hinaan dan ejekan
Kami percaya Engkau akan menolong kami dan tidak pernah meninggalkan kami sendirian
Maka kami mohon rahmat kekuatan-Mu supaya kami selalu Kau dapati setia kepada kehendak-Mu
Dan kami mohon berilah kami keberanian untuk menolak dan melepaskan segala bentuk keterikatan keinginan badani
Supaya setiap saat Kau dapati pelita kami masih menyala

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Markus 6:17-29;

Ayat 17-19:

Mrk 6:17
Sebab memang Herodeslah yang menyuruh orang menangkap Yohanes dan membelenggunya di penjara berhubung dengan peristiwa Herodias, isteri Filipus saudaranya, karena Herodes telah mengambilnya sebagai isteri.
Mrk 6:18
Karena Yohanes pernah menegor Herodes: "Tidak halal engkau mengambil isteri saudaramu!"
Mrk 6:19
Karena itu Herodias menaruh dendam pada Yohanes dan bermaksud untuk membunuh dia, tetapi tidak dapat,
Mrk 6:20
sebab Herodes segan akan Yohanes karena ia tahu, bahwa Yohanes adalah orang yang benar dan suci, jadi ia melindunginya. Tetapi apabila ia mendengarkan Yohanes, hatinya selalu terombang-ambing, namun ia merasa senang juga mendengarkan dia.
Mrk 6:21
Akhirnya tiba juga kesempatan yang baik bagi Herodias, ketika Herodes pada hari ulang tahunnya mengadakan perjamuan untuk pembesar-pembesarny perwira-perwiranya dan orang-orang terkemuka di Galilea.
Mrk 6:22
Pada waktu itu anak perempuan Herodias tampil lalu menari, dan ia menyukakan hati Herodes dan tamu-tamunya. Raja berkata kepada gadis itu: "Minta dari padaku apa saja yang kauingini, maka akan kuberikan kepadamu!",
Mrk 6:23
lalu bersumpah kepadanya: "Apa saja yang kauminta akan kuberikan kepadamu, sekalipun setengah dari kerajaanku!"
Mrk 6:24
Anak itu pergi dan menanyakan ibunya: "Apa yang harus kuminta?" Jawabnya: "Kepala Yohanes Pembaptis!"
Mrk 6:25
Maka cepat-cepat ia pergi kepada raja dan meminta: "Aku mau, supaya sekarang juga engkau berikan kepadaku kepala Yohanes Pembaptis di sebuah talam!"
---------

Yohanes pernah menegor Herodes: "Tidak halal engkau mengambil isteri saudaramu!"

Saudaraku,
kisah Yohanes Pembaptis mengajarkan bahwa manusia "menolak kebenaran".
Apapun resikonya, hidup kita pun dipilih untuk "menyampaikan kebenaran".
Perhatikan mereka yang melakukan perbuatan baik nampaknya seperti tak ada yang melindungi.
Sedangkan kejahatan terlihat semakin merajalela.
Saya pernah mendengar ungkapan "mungkin Tuhan sedang tertidur".

Saudaraku,
kedagingan lah yang membuat manusia cenderung untuk cinta diri.
Tetapi Tuhan Yesus telah mengalahkannya melalui salib dan Ia berjanji akan menyertai kita sampai akhir zaman.
Maka bagi yang hidup didalam Kristus, tidak lagi berada pada tingkat "memilih" benar salah atau baik buruk.
Ingatlah itu, jika engkau masih sibuk memilih benar dan salah, berarti engkau masih hidup didalam daging.

Saudaraku,
kita telah dibawa oleh Tuhan Yesus masuk "kedalam kebenaran".
Kita tidak lagi sibuk mengenyangkan mata dan memuaskan telinga.
Jika kita sungguh-sungguh "berada didalam kebenaran", kita tidak lagi sibuk dengan benar-salah.
Posisi kita tidak lagi "memilih", seperti orang-orang dunia yang tidak mengenal Allah.
Posisi kita saat ini adalah hidup dalam ketaatan.
Jika kita taat, kita memperoleh hidup.
Jika kita tidak taat, kita binasa.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa

Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau telah membawa kami masuk kedalam kebenaran
Kami mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk menguasai pikiran dan perasaan
Supaya kami tudak mudah disesatkan
Dan bimbinglah kami setiap hari untuk selalu berjalan menuju kesempurnaan

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 23:27-32;

Mat 23:27
Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu sama seperti kuburan yang dilabur putih, yang sebelah luarnya memang bersih tampaknya, tetapi yang sebelah dalamnya penuh tulang belulang dan pelbagai jenis kotoran.
Mat 23:28
Demikian jugalah kamu, di sebelah luar kamu tampaknya benar di mata orang, tetapi di sebelah dalam kamu penuh kemunafikan dan kedurjanaan.
Mat 23:29
Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu membangun makam nabi-nabi dan memperindah tugu orang-orang saleh
Mat 23:30
dan berkata: Jika kami hidup di zaman nenek moyang kita, tentulah kami tidak ikut dengan mereka dalam pembunuhan nabi-nabi itu.
Mat 23:31
Tetapi dengan demikian kamu bersaksi terhadap diri kamu sendiri, bahwa kamu adalah keturunan pembunuh nabi-nabi itu.
Mat 23:32
Jadi, penuhilah juga takaran nenek moyangmu!
---------

Demikian jugalah kamu, di sebelah luar kamu tampaknya benar di mata orang, tetapi di sebelah dalam kamu penuh kemunafikan dan kedurjanaan

Saudaraku,
Tuhan Yesus memperingatkan ahli Taurat dan orang-orang Farisi dengan sangat keras, hidupmereka penuh dengan kemunfikan dan kedurjanaan.
Setiap orang, termasuk kita memang selalu "ingin tampil baik".
Lalu permenungannya apakah semua mau "mengusahakan hidup baik"?

Saudaraku,
segala sesuatu "timbul dari dalam".
Tetapi perhatikan hati kita, sangat mudah dipengaruhi oleh segala sesuatu "dari luar".
Dan suara dari luar yang paling lantang adalah "merayu kenikmatan daging" dan "kesombongan".
Kenyataannya suara itu terdengar paling keras.
Lihatlah begitu banyak orang yang tersingung hanya oleh perkataan yang hampir tanpa makna.
Lihatlah pula orang sangat berambisi untuk menjadi yang pertama dalam segala sesuatu.
Oleh karena itu banyak sekali orang yang takut dan merasa susah dengan hal-hal yang sebenarnya belum tentu terjadi.
Maka sesungguhnya ia tidak akan pernah "sampai kepada dirinya sendiri".

Saudaraku,
sungguh bodohlah orang mencari pesona dari manusia.
Sebab hatinya tidak tenteram dan sangat mudah tersinggung.
Oleh karena itu jangan pernah layani jika hatimu tidak tenteram oleh karena keduniawian.
Dan segeralah bertobat jika hatimu jauh dari Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa

Tuhan Yesus
Kami mohon ampunilah kami jika engkau dapati kami hidup dalam kepalsuan
Dan kami mohon kuatkanlah kami setiap hari untuk menolak segala bentuk desakan hawa nafsu
Jauhkanlah kami dari segala bentuk kesombongan

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 7:11-17;

Luk 7:11
Kemudian Yesus pergi ke suatu kota yang bernama Nain. Murid-murid-Nya pergi bersama-sama dengan Dia, dan juga orang banyak menyertai-Nya berbondong-bondong.
Luk 7:12
Setelah Ia dekat pintu gerbang kota, ada orang mati diusung ke luar, anak laki-laki, anak tunggal ibunya yang sudah janda, dan banyak orang dari kota itu menyertai janda itu.
Luk 7:13
Dan ketika Tuhan melihat janda itu, tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia berkata kepadanya: "Jangan menangis!"
Luk 7:14
Sambil menghampiri usungan itu Ia menyentuhnya, dan sedang para pengusung berhenti, Ia berkata: "Hai anak muda, Aku berkata kepadamu, bangkitlah!"
Luk 7:15
Maka bangunlah orang itu dan duduk dan mulai berkata-kata, dan Yesus menyerahkannya kepada ibunya.
Luk 7:16
Semua orang itu ketakutan dan mereka memuliakan Allah, sambil berkata: "Seorang nabi besar telah muncul di tengah-tengah kita," dan "Allah telah melawat umat-Nya."
Luk 7:17
Maka tersiarlah kabar tentang Yesus di seluruh Yudea dan di seluruh daerah sekitarnya.
--------

Seorang nabi besar telah muncul di tengah-tengah kita," dan "Allah telah melawat umat-Nya

Saudaraku,
Yesus bukan seorang nabi, Ia adalah Anak Allah yang hidup, bukan _seorang nabi besar_ inilah iman kita.
Dan percayalah bahwa bukan kita yang mengatakannya demikian, tetapi Roh Kudus yang hidup dalam diri kita.
Saya ingatkan kembali bahwa "kekristenan bukanlah agama".
Roh Kudus hidup dalam diri setiap orang yang percaya kepada Anak.
Roh Kudus lah yang "menjadi mata" sehingga kita melihat dan mengerti pekerjaan-pekerjaan Allah.
Roh Kudus lah yang membuat kita mampu "menghayati kehidupan adikodrati".
Jadi ketaatan kita dan semua usaha baik kita, bukan "perintah agama".
Tetapi oleh karena "gerak Roh Kudus".
Maka jika ketaatan dan perbuatan baikmu saat ini hanya karena "perintah agama", sebaiknya engkau segera bertobat.

Saudaraku,
peliharalah kehidupan batinmu dengan berbagai cara dan usaha, supaya engkau tidak "kehilangan Allah".
Segala sesuatu yang mencemaskan hatimu tidaklah penting, yang benar-benar penting adalah engkau telah diselamatkan.
Kita diberikan kesempatan untuk hidup dalam kekudusan dan Roh Kudus setia membimbing dan menemani kita.
Oleh karena itu, libatkan Allah dalam segala hal.
Perhatikan, banyak orang kristiani yang "hidup tanpa Allah", Allah hanya ada di gereja.
Saat dalam kebimbangan, masuklah dalam keheningan, temukan Allah dalam dirimu.
Dan jangan pernah berhenti memelihara hal-hal yang mulia dalam pikiran kita supaya kita tetap berada dijalan kekudusan.
Lawanlah segala kelesuan yang membuatmu mengabaikan kehidupan rohanimu.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa

Tuhan Yesus
Engkau tidak pernah meninggalkan kami sendirian
Kami mohon paksalah kami untuk kembali kepada-Mu jika kami meninggalkanmu
Dan kami mohon ampunilah kami
Kuasailah hati dan pikiran kami dengan kehendak-Mu
Dan jika perlu paksalah kami supaya hanya tunduk kepada perintah-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 23:13-22;

Mat 23:13
Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Sorga di depan orang. Sebab kamu sendiri tidak masuk dan kamu merintangi mereka yang berusaha untuk masuk.
Mat 23:14
(Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu menelan rumah janda-janda sedang kamu mengelabui mata orang dengan doa yang panjang-panjang. Sebab itu kamu pasti akan menerima hukuman yang lebih berat.)
Mat 23:15
Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu mengarungi lautan dan menjelajah daratan, untuk mentobatkan satu orang saja menjadi penganut agamamu dan sesudah ia bertobat, kamu menjadikan dia orang neraka, yang dua kali lebih jahat dari pada kamu sendiri.
Mat 23:16
Celakalah kamu, hai pemimpin-pemimpin buta, yang berkata: Bersumpah demi Bait Suci, sumpah itu tidak sah; tetapi bersumpah demi emas Bait Suci, sumpah itu mengikat.
Mat 23:17
Hai kamu orang-orang bodoh dan orang-orang buta, apakah yang lebih penting, emas atau Bait Suci yang menguduskan emas itu?
Mat 23:18
Bersumpah demi mezbah, sumpah itu tidak sah; tetapi bersumpah demi persembahan yang ada di atasnya, sumpah itu mengikat.
Mat 23:19
Hai kamu orang-orang buta, apakah yang lebih penting, persembahan atau mezbah yang menguduskan persembahan itu?
Mat 23:20
Karena itu barangsiapa bersumpah demi mezbah, ia bersumpah demi mezbah dan juga demi segala sesuatu yang terletak di atasnya.
Mat 23:21
Dan barangsiapa bersumpah demi Bait Suci, ia bersumpah demi Bait Suci dan juga demi Dia, yang diam di situ.
Mat 23:22
Dan barangsiapa bersumpah demi sorga, ia bersumpah demi takhta Allah dan juga demi Dia, yang bersemayam di atasnya.
---------

Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi

Saudaraku,
orang Farisi dan ahli-ahli Taurat "mengukur kesucian" dengan seberapa taatnya seseorang kepada hukum Taurat.
Dan juga taat kepada aturan yang mereka buat.
Orang Farisi "menilai" kesucian orang lain dengan seberapa taat kepada peraturan.
Jika kusucian hidup diukur oleh "aturan agama", maka manusia tidak lagi membutuhkan Allah.
Cukuplah Allah "membuat agama".

Saudaraku,
banyak nabi yang diutus Allah, tetapi manusia yang dikasihinya tetap memilih menjauh dari Allah.
Dosa lah yang menyebabkan "keterpisahan", maka Tuhan Yesus mengatakan "celakalah".
Oleh karena belas kasih-Nya yang sangat besar kepada manusia, Allah mendekat kepada manusia, lahir sebagai manusia.
Allah menghendaki manusia "selamat" dan hidup kekal bersama-Nya dalam keabadian.

Saudaraku,
kembali saya ingatkan, kekristenan bukanlah agama.
Roh Tuhan tinggal dan hidup didalam setiap orang yang percaya kepada Anak.
Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya.(Yoh 3:36)
Oleh karena itu, taatlah kepada Roh.
Engkau yang bebas merdeka, tundukkanlah dirimu untuk mengabdi dengan sukarela, supaya engkau hidup.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa

Allah Bapa kami
Melalui Putera-Mu Tuhan kami Yesus Kristus, Engkau buat telinga kami mendengar dan mata kami melihat
Kami mohon berilah kami rahmat kekuatan, untuk hidup taat kepada pendengaran dan penglihatan kami akan Engkau
Ajarilah kami untuk menerima kehendak-Mu dan dengan sukarela melakukannya
Supaya dalam segala keadaan Kau dapati kami setia

Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa