Yohanes K. Sugiyarta
Injil Markus 8:27-33;
Saya kutip sebagian:
Mrk 8:27
Kemudian Yesus beserta murid-murid-Nya berangkat ke kampung-kampung di sekitar Kaisarea Filipi. Di tengah jalan Ia bertanya kepada murid-murid-Nya, kata-Nya: "Kata orang, siapakah Aku ini?"
Mrk 8:28
Jawab mereka: "Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia, ada pula yang mengatakan: seorang dari para nabi."
Mrk 8:29
Ia bertanya kepada mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?" Maka jawab Petrus: "Engkau adalah Mesias!"
Mrk 8:30
Lalu Yesus melarang mereka dengan keras supaya jangan memberitahukan kepada siapapun tentang Dia.
Mrk 8:31
Kemudian mulailah Yesus mengajarkan kepada mereka, bahwa Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan bangkit sesudah tiga hari.
--------
Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, lalu dibunuh dan bangkit sesudah tiga hari
Saudaraku,
adakah satupun alasan untuk marah ketika suatu hal tidak berjalan sesuai kehendak atau keinginan kita?
Tidak ada seorangpun di bumi ini yang bisa menjamin bahwa setiap keinginannya selalu terpenuhi.
Tidak ada seorangpun yang bebas dari gangguan ataupun kesulitan.
Sekalipun seorang penguasa dan hartanya berlimpah-limpah.
Kita sangat beruntung karena punya Tuhan yang penuh dengan belas kasih, Ia rela menderita supaya kita beroleh keselamatan kekal.
Sekaligus mengajarkan kepada kita bahwa semua benda duniawi tidak ada harganya dan justru menjadi penghalang terbesar antara kita dengan Allah.
Coba mari kita buka mata:
Berapa banyak kejahatan terjadi hanya karena benda-benda duniawi?
Berapa banyak orang yang takut dan khawatir hanya karena benda-benda duniawi?
Hidup di bumi ini sungguh penuh derita, adakah seorang saja manusia di bumi ini terbebas dari rasa khawatir?
Saudaraku,
jangan menunggu nanti atau esok hari, saatnya sekarang bangkit, sekarang saatnya berjuang untuk memperbaiki hidup.
Jangan biarkan jiwa kita dikuasai oleh tubuh kita yang rapuh ini, yang hanya akan berakhir kepada kebinasaan.
Latihlah tubuh ini supaya kuat menghadapi penderitaan, sebab hanya itulah jalan menuju keselamatan kekal.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 20 Februari 2020
Banyak sekali pikiran yang tidak berguna
Banyak sekali keinginan yang tidak perlu
Kami sangat sadar akan hal-hal itu ya Bapa
Dan sangat-sangat sulit untuk mengalahkannya
Kami perlu Engkau ya Bapa
Kami membutuhkan rahmat kekuatan-Mu
Untuk membangun niat yang kuat untuk memperbaiki hidup
Doa permohonan ini kami sampaikan kepadamu dengan pengantaraan Yesus Kristus
Tuhan dan pengantara kami yang hidup bersama Dikau dalam persatuan dengan Roh Kudus
Allah sepanjang segala masa
Amin
Injil Markus 8:14-21;
Mrk 8:22
Kemudian tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Betsaida. Di situ orang membawa kepada Yesus seorang buta dan mereka memohon kepada-Nya, supaya Ia menjamah dia.
Mrk 8:23
Yesus memegang tangan orang buta itu dan membawa dia ke luar kampung. Lalu Ia meludahi mata orang itu dan meletakkan tangan-Nya atasnya, dan bertanya: "Sudahkah kaulihat sesuatu?"
Mrk 8:24
Orang itu memandang ke depan, lalu berkata: "Aku melihat orang, sebab melihat mereka berjalan-jalan, tetapi tampaknya seperti pohon-pohon."
Mrk 8:25
Yesus meletakkan lagi tangan-Nya pada mata orang itu, maka orang itu sungguh-sungguh melihat dan telah sembuh, sehingga ia dapat melihat segala sesuatu dengan jelas.
Mrk 8:26
Sesudah itu Yesus menyuruh dia pulang ke rumahnya dan berkata: "Jangan masuk ke kampung!"
--------
Maka orang itu sungguh-sungguh melihat dan telah sembuh
Saudaraku,
jika saya berkata bahwa saya tidak takut akan hari esok, Saudara pasti ada yang tidak percaya.
Takut akan hari esok bukan hanya dialami orang-orang yang susah cari makan atau orang miskin, tetapi dialami oleh semua orang, bahkan saya yakin orang-orang super kaya pun mengalaminya.
Sebab bagi manusia hari esok adalah sebuah "misteri".
Tidak ada seorangpun yang bisa menjamin apa yang direncanakan selalu berjalan baik sesuai dengan apa yang diharapkan.
Tetapi bagi orang yang percaya kepada Tuhan Yesus, dan hidup dalam perintah-Nya selalu yakin esok hari akan mengalami kebaikan bersama-Nya.
Saudaraku,
mata kita telah disembuhkan oleh Tuhan Yesus, sehingga kita melihat "perbuatan Allah".
Mari kita jaga gerak hidup kita supaya selalu "seirama dengan gerak Allah".
Meninggalkan "kesia-siaan" hari kemarin dan menatap hari-hari ke depan dengan "mata baru", mata Allah.
Sebab kita adalah anak-anak Terang, yang tidak lagi berjalan dalam kegelapan.
Putih dan hitam terlihat nyata di mata kita maka mari bersikap tegas dan hindari "perdebatan dengan dunia", saya sangat yakin kita akan kalah, sebab manusia itu mudah tergoda.
Mata tidak pernah kenyang dan telinga tidak pernah puas.(Bdk Pkb 1:8)
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 19 Februari 2020
Allah Bapa kami
Jika tanpa Engkau hidup ini terasa sangat berat
Setiap hari kami menghadapi hal-hal yang baru
Terimakasih ya Bapa
Engkau buka mata dan telinga kami
Sehingga kami melihat perbuatan tangan-Mu
Dan menjadi teladan bagi kami
Sehingga dalam keadaan apapun kami tetap penuh dengan sukacita menatap hari esok
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Markus 8:14-21;
Saya kutip sebagaian:
Mrk 8:15
Lalu Yesus memperingatkan mereka, kata-Nya: "Berjaga-jagalah dan awaslah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes."
Mrk 8:16
Maka mereka berpikir-pikir dan seorang berkata kepada yang lain: "Itu dikatakan-Nya karena kita tidak mempunyai roti."
Mrk 8:17
Dan ketika Yesus mengetahui apa yang mereka perbincangkan, Ia berkata: "Mengapa kamu memperbincangkan soal tidak ada roti? Belum jugakah kamu faham dan mengerti? Telah degilkah hatimu?
Mrk 8:18
Kamu mempunyai mata, tidakkah kamu melihat dan kamu mempunyai telinga, tidakkah kamu mendengar? Tidakkah kamu ingat lagi,
Mrk 8:19
pada waktu Aku memecah-mecahkan lima roti untuk lima ribu orang itu, berapa bakul penuh potongan-potongan roti kamu kumpulkan?" Jawab mereka: "Dua belas bakul."
Mrk 8:20
"Dan pada waktu tujuh roti untuk empat ribu orang itu, berapa bakul penuh potongan-potongan roti kamu kumpulkan?" Jawab mereka: "Tujuh bakul."
--------
Kamu mempunyai mata, tidakkah kamu melihat dan kamu mempunyai telinga, tidakkah kamu mendengar?
Saudaraku,
pada zaman Tuhan Yesus, orang-orang farisi dan ahli taurat datang kepada Tuhan Yesus hanya untuk melihat mujizat.
Dan mereka sering menggoda Tuhan Yesus untuk membuat mujizat, hanya sekedar untuk hiburan bagi mereka.
Di zaman ini masih ada yang datang kepada Tuhan Yesus hanya sebagai kewajiban dan hiburan bertemu teman-temannya di gereja.
Saudaraku,
iblis mengetahui siapa saja dalam Gereja yang termasuk golongan: mempunyai mata tetapi tidak melihat dan mempunyai telinga tetapi tidak mendengar.
Mereka datang ke Gereja untuk "meminta tanda" bukan mencari Si Pembuat tanda.
Maka jika mengalami ketidaknyamanan dalam hidup atau pun godaan iman, dengan sangat mudah meninggalkan Gereja.
Saudaraku,
jika kita menggantungkan kententraman hati kepada seseorang atau kepada benda-benda dunia, hal-hal itu tidak akan bertahan lama.
Sebab manusia itu selalu menuntut, sangat sulit untuk puas dengan "kecukupannya".
Maka memandang diri sendiri sebagai "orang mati" di dunia ini, yaitu menutup mata dan telinga terhadap kententraman duniawi, adalah baik agar hidup kita tidak menyimpang dari jalan Allah.
Ada baiknya "tidak mudah setuju dengan pandangan orang lain", dan pergunakanlah "mata dan telinga Allah" dalam pergaulan.
Supaya kita terhindar dari "pencarian yang semu", yang menghabiskan seluruh waktu kita.
Kententraman sejati hanya ada saat hidup kita memuliakan Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 18 Februari 2020
Ya Bapa
Kami menyadari bahwa selama hidup di dunia ini
Kami tidak luput dari tipuan-tipuan dunia
Dan kami percaya hanya Firman-Mu yang mampu mengenalinya
Dan hanya dengan kekuatan-Mu untuk mengalahkannya
Dengan sungguh hati kami mohon kepada-Mu ya Bapa
Ajarilah kami untuk mencintai Injil-Mu
Dan Kuatkanlah kami selalu dengan Roh-Mu
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Markus 8:11-13;
Mrk 8:11
Lalu muncullah orang-orang Farisi dan bersoal jawab dengan Yesus. Untuk mencobai Dia mereka meminta dari pada-Nya suatu tanda dari sorga.
Mrk 8:12
Maka mengeluhlah Ia dalam hati-Nya dan berkata: "Mengapa angkatan ini meminta tanda? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kepada angkatan ini sekali-kali tidak akan diberi tanda."
Mrk 8:13
Ia meninggalkan mereka; Ia naik pula ke perahu dan bertolak ke seberang.
--------
Mengapa angkatan ini meminta tanda?
Saudaraku,
terkadang dalam menghadapi situasi tertentu kita kurang sabar, lebih pas dalam bahasa jawa "grusah-grusuh".
Kita punya mata dan telinga, terkadang hanya dengan mata saja atau telinga saja, kita menyimpulkan sesuatu.
Kita punya hati dan akal budi, terkadang hanya salah satu yang kita gunakan.
Dan sebagai orang kristiani ada Roh Kudus yang "hidup", terkadang kita pun menolaknya bahkan melupakannya.
Saudaraku,
jika seorang tidak mengerti bahasa jawa, ketika mendengar seorang bicara dengan bahasa jawa maka hanya terdengar seperti suara angin.
Allah pun setiap saat berbicara kepada manusia dengan berbagai cara bahkan melalui para nabi.
Allah melihat "kehendak bebas" yang diberikan kepada manusia tidak selalu jadi berkat.
Manusia lebih memilih bergaul dengan dunia, sehingga ia tidak lagi mengenal suara-Nya.
Dan ketika Allah sendiri hadir sebagai manusia pun tetap ditolaknya.
Saudaraku,
Roh Kudus telah menyatakan karya-karya Allah dihadapan mata kita, bukan hanya "sekedar tanda".
Jika seorang kristiani hidupnya menyimpang dari jalan Allah, menurut saya bukan karena buta atau tuli.
Namun ia sendiri memilih menolak Allah.
Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya, yaitu firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman.(Yoh 12:48)
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 17 Februari 2020
Ampunilah kami ya Bapa
Seringkali kami mendukakan hati-Mu
Kami sungguh-sungguh memohon pertolongan-Mu
Kuatkanlah kami setiap hari
Supaya kami berani mengalahkan diri sendiri
Dan tetap berada di jalan-Mu
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Matius 5:17-37;
Saya kutip sebagian:
Mat 5:21
Kamu telah mendengar yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan membunuh; siapa yang membunuh harus dihukum.
Mat 5:22
Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala.
Mat 5:23
Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau,
Mat 5:24
tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.
---------
Mat 5:27
Kamu telah mendengar firman: Jangan berzinah.
Mat 5:28
Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya.
Mat 5:29
Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka.
Mat 5:30
Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa dari pada tubuhmu dengan utuh masuk neraka.
----------
Mat 5:36
janganlah juga engkau bersumpah demi kepalamu, karena engkau tidak berkuasa memutihkan atau menghitamkan sehelai rambutpun.
Mat 5:37
Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.
----------
Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak
Saudaraku,
memilih untuk melakukan hal yang benar sesuai ajaran dan kehendak Allah terasa sangat sukar dan berat.
Sebab manusia lebih cenderung hanya memikirkan diri sendiri dan memang daging ini manja dan sangat-sangat lemah dan rakus.
Tentunya seorang kristiani jika ditanya apakah percaya kepada Injil, jawabnya pasti percaya.
Namun apakah mudah menjaga hidup ini untuk taat kepada Injil?
Saudaraku,
Hampir setiap saat kita "dipaksa" untuk memilih hal yang baik dan hal yang buruk, dan terkadang kita mengalami kondisi tidak ada waktu lagi untuk menunda pilihan.
Oleh karena itu "membiasakan diri bergaul dengan Allah" menjadikan kita "terbiasa melakukan hal yang baik".
Dengan demikian apabila kita tiba-tiba harus memilih, maka spontanitas pilihan kita pasti hal-hal yang baik.
Cobalah lihat dunia, jika orang terbiasa mencaci, ia akan selalu mencaci.
Jika terbiasa menghakimi, selalu melihat orang lain yang salah.
Dan lain sebagainya.
Saudaraku,
lebih baik "dikucilkan oleh dunia", atau dijulukkin "kudet(kurang update)", daripada mengikuti cara hidup orang-orang dunia, supaya kita tidak disesatkan olehnya.
Mari tetap berpegang teguh kepada Injil, sebab semua jawaban atas pertanyaan dunia ada didalamnya.
Dan Injil telah terbukti menjaga dan memelihara orang-orang kudus-Nya, terbukti mereka tidak kekurangan suatu apapun.
Untuk hidup benar dihadapan Allah, masihkah kita menuntut "bukti atau mujizat"?
Saya kira dihadapan kita telah tersaji cukup bukti dan cukup alasan, untuk kita berkata ya jika ya dan berkata tidak jika tidak.
Tidak lagi tergoda oleh kebohongan dunia.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 16 Februari 2020
Puji dan syukur kami haturkan kepada-Mu ya Bapa
Engkau puaskan kami dengan kasih-Mu
Roh Kudus Mu jadi mata dan telinga kami
Firman-Mu menjadi kekuatan kami
Sehingga kami tetap berada di jalan-Mu
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
