"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Matius 3:1-12;

Saya kutip sebagian:

Mat 3:1
Pada waktu itu tampillah Yohanes Pembaptis di padang gurun Yudea dan memberitakan:
Mat 3:2
"Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!"
-------
Mat 3:11
Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api.
Mat 3:12
Alat penampi sudah ditangan-Nya. Ia akan membersihkan tempat pengirikan-Nya dan mengumpulkan gandum-Nya ke dalam lumbung, tetapi debu jerami itu akan dibakar-Nya dalam api yang tidak terpadamkan."
--------

Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api

Saudaraku,
Yohanes Pembaptis mempersiapkan jalan untuk kedatangan Tuhan Yesus.
Saya bersyukur ada banyak Yohanes Pembaptis di hidup saya, sehingga saya sampai kepada Tuhan Yesus Kristus.
Teman-teman bermain saat kecil dan keluarganya yang setiap hari "menampilkan perbuatan Allah".
Mereka saat ini juga membaca renungan harian saya, saya mengucapkan terimakasih dan mari tetap semangat menghadirkan Kristus.

Saudaraku,
mari kita bersyukur Tuhan Yesus telah memelekkan mata kita sehingga kita melihat Allah.
Ia juga membuka telinga kita sehingga kita mendengar suara-Nya.
Kita memiliki mata rohani yang tajam dan telinga yang peka terhadap Sabda Tuhan.
Tetapi ada baiknya kita harus selalu sadar bahwa ada "kuasa dunia" yang menolak Allah.
Oleh karena itu harus tetap waspada dan selalu berusaha meningkatkan kualitas hubungan kita dengan Allah.

Saudaraku,
Sabda Allah tetap "up to date", dan Ia selalu memberikan pengertian baru kepada setiap orang yang mengasihi-Nya.
Dan karena kita telah dipilih Allah untuk menghadirkan karya-Nya, dipilih menjadi Yohanes Pembatis baru yang selalu menyuarakan pertobatan,  belas kasih dan kebaikan Allah, maka mari gunakan kesempatan itu.
Supaya dengan demikian kitapun senantiasa "terjaga" dan tetap mampu menguasai diri dalam segala sesuatu, sehingga kita tidak "mencemarkan nama Allah".
Dan berbahagialah! Bahwa kita diselamatkan oleh Roh Kudus dan Api.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 8 Desember 2019

Allah Bapa kami
Hanya Engkaulah yang layak dipuji
Tanpa Engkau kami tidak pernah tahu kemana kami harus berjalan

Oleh karena itu ya Bapa
Setiap saat kami memandang kuasa-Mu
Dengan demikian kami tidak mudah tergoda oleh gemerlapnya dunia
Dan tidak mudah putus asa dalam peziarahan kami di dunia ini

Kami mohon ya Bapa
Berilah kami kekuatan untuk selalu menghadirkan karya-Mu
Sebab dengan cara itulah kami terhindar dari segala keinginan jahat

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Matius 9:35 - 10:1, 6-8;

Saya kutip sebagian:

Mat 9:35
Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan.
Mat 9:36
Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala.
Mat 9:37
Maka kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit.
Mat 9:38
Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu."
Mat 10:1
Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan.
--------
Mat 10:8
Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.
--------

Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka

Saudaraku,
ada baiknya bahwa kita selalu menyadari bahwa kita hidup untuk mengabdi kepada Allah.
Bersama dengan semua orang yang beriman dalam Tuhan Yesus, untuk berbuat sesuatu yang baik dan wajib melaksanakan perintah Tuhan Yesus.
Maka mari kita berhati-hati dalam pergaulan, supaya kita selalu menunjukkan sikap yang baik.
Menampilkan hidup sebagai wujud atau bukti kebaikan dan kasih Allah.
Dengan demikian api cinta kasih Allah akan menyala dan menerangi dimana anak-anak-Nya berada.

Saudaraku,
dimana kita berada saat ini bukan sesuatu yang kebetulan, Allah memerintahkan kita untuk selalu menjadi terang.
Jangan hanya menjadi orang yang rajin bekerja, tetapi malas berdoa.
Sebab tantangan kita adalah roh jahat, penyakit dan kelemahan atau kemalasan.
Lihatlah para rasul, para kudus dan orang-orang yang menyerahkan hidupnya untuk pekerjaan Allah, mereka orang-orang biasa.
Bukankah Allah-nya mereka juga Allah kita?

Saudaraku,
Allah dengan kuasa-Nya telah melengkapi kita dengan berbagai macam sarana.
Satu melengkapi lainnya, menjadi satu tubuh dengan Kristus.
Dunia sedang dibanjiri kebencian dan kegoisan.
Pelaporan pencemaran nama baik sedang naik daun.
Maka sebagai orang kristiani kita harus mampu menghadirkan belas kasih dan pengampunan.
Belas kasih itu menyembuhkan..
Pengampunan itu pengorbanan..

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 7 Desember 2019

Allah Bapa kami
Rahmat-Mu adalah guru kebenaran
Cahaya Roh-Mu selalu menerangi hati kami
Dan membimbing kami kepada takwa

Puji dan syukur kami haturkan kepada-Mu ya Bapa
Dan kami mohon tuntunlah kami dengan kebijaksanaan-Mu
Sehingga hidup kami menjadi saksi-Mu

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Matius 9:27-31;

Mat 9:27
Ketika Yesus meneruskan perjalanan-Nya dari sana, dua orang buta mengikuti-Nya sambil berseru-seru dan berkata: "Kasihanilah kami, hai Anak Daud."
Mat 9:28
Setelah Yesus masuk ke dalam sebuah rumah, datanglah kedua orang buta itu kepada-Nya dan Yesus berkata kepada mereka: "Percayakah kamu, bahwa Aku dapat melakukannya?" Mereka menjawab: "Ya Tuhan, kami percaya."
Mat 9:29
Lalu Yesus menjamah mata mereka sambil berkata: "Jadilah kepadamu menurut imanmu."
Mat 9:30
Maka meleklah mata mereka. Dan Yesuspun dengan tegas berpesan kepada mereka, kata-Nya: "Jagalah supaya jangan seorangpun mengetahui hal ini."
Mat 9:31
Tetapi mereka keluar dan memasyhurkan Dia ke seluruh daerah itu.
--------

Percayakah kamu, bahwa Aku dapat melakukannya?

Saudaraku,
Banyak orang yang tidak pernah membaca buku petunjuk penggunaan saat memiliki perangkat baru, misalnya televisi, telepon genggam dan lainnya.
Karena merasa sudah bisa menggunakannya.
Padahal bisa saja banyak fitur yang memberikan banyak kemudahan dan kenyamanan.

Saudaraku,
dalam Injil Matius pagi ini, Tuhan Yesus bertanya kepada orang buta yang minta dikasihani: Percayakah kamu, bahwa Aku dapat melakukannya?
Menjadi bahan peremenungan kita sebagai orang kristiani, sejauh mana pengetahuan kita tentang Tuhan Yesus?
Menurut Saudara:
Sanggupkah Ia menyembuhkan orang buta?
Sanggupkah Ia menjadi jalan keluar untuk setiap persoalan Saudara?
Sanggupkah Ia menyediakan makanan Saudara?
Sanggupkah Ia mengubah hidup Saudara?
Dan..
Sanggupkah Ia menyembuhkan tabiat/watak buruk Saudara?

Saudaraku,
Jika kita mau Injil bisa dijadikan "cermin" bagaimana hidup kita dihadapan Allah.
Dan jika kita mau, Injil adalah "presentasi" Allah.
Mungkin ada yang hanya merasa masuk angin, padahal mungkin suatu gejala penyakit lain.
Mungkin ada yang sudah merasa hidup benar di hadapan Allah, namun apakah telah sungguh-sungguh mengetahui kebenaran?
Dan jika kita percaya Tuhan Yesus HIDUP, mengapa tidak datang kepadanya?
Mengapa justru lebih sering bertanya kepada dunia?

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 6 Desember 2019

Allah Bapa kami
Engkau Allah yang setia yang tak pernah meninggalkan kami
Ampunilah kami ya Bapa apabila Kau dapati kami tidak setia
Ampunilah kami apabila kami lebih percaya kepada dunia

Dengan tulus hati kami mohon kepada-Mu ya Bapa
Pandanglah kami dan terimalah kami
Kami percaya hanya Engkau yang sanggup menyembuhkan kami
Maka dengan rendah hati, kami datang menghadap-Mu

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin

 

Injil Matius 7:21,24-27;

Mat 7:21
Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
--------
Mat 7:24
"Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.
Mat 7:25
Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu.
Mat 7:26
Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir.
Mat 7:27
Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, sehingga rubuhlah rumah itu dan hebatlah kerusakannya."
--------

Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu

Saudaraku,
orang yang melakukan kehendak Allah, akan selalu menjadi bijaksana dalam segala perkara.
Tuhan Yesus memberikan gambaran seperti orang yang mendirikan rumahnya diatas batu, tahan dari angin dan banjir.
Yang menarik menjadi bahan permenungan kita, Tuhan Yesus tidak menyebutkan dimana tempatnya.
Penerimaan saya, bahwa dimanapun kita berada dan dalam keadaan apapun, apabila Firman Tuhan menjadi batu pondasi bangunan kehidupan kita, maka tidak akan tergoyahkan oleh karena berbagai masalah, persoalan atau kesulitan-kesulitan.
Setiap kali mengalami ketidaknyamanan, Firman Tuhan adalah jawabannya, bukan dengan mengeluh, mencaci atau bahkan menyalahkan orang lain.
Sulitkah....?
Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu.(Bdk 1Kor 10:13)

Saudaraku.
walaupun kita merasa bangunan rohani kita cukup kuat, bukan lantas tidak punya jendela dan pintu.
Maka lapangkanlah cakrawala hati dan pikiran, supaya tidak menjadi manusia yang kaku, berpandangan sempit dan egois.
Dan tidak boleh bersikap masa bodoh dengan orang-orang di sekitar kita.
Tetapi tutuplah pintu dan jendela saat tergoda untuk menilai orang lain, supaya tidak tergoda untuk menilai atau menghakimi.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 5 Desember 2019

Allah Bapa kami
Seringkali kami dibutakan dan tertipu oleh kesiaan-siaan
Dan menghinakan diri kami sendiri dengan hidup diperintah oleh dunia

Ampunilah kami ya Bapa, ampunilah kami
Kami mohon rahmat kekuatan untuk selalu menyadari
Bahwa segala sesuatu yang baik hanya ada pada-Mu
Sehingga kami tidak mudah menyimpang dari jalan-Mu

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Matius 15:29-37;

Saya kutip sebagian:

Mat 15:30
Kemudian orang banyak berbondong-bondong datang kepada-Nya membawa orang lumpuh, orang timpang, orang buta, orang bisu dan banyak lagi yang lain, lalu meletakkan mereka pada kaki Yesus dan Ia menyembuhkan mereka semuanya.
Mat 15:31
Maka takjublah orang banyak itu melihat orang bisu berkata-kata, orang timpang sembuh, orang lumpuh berjalan, orang buta melihat, dan mereka memuliakan Allah Israel.
Mat 15:32
Lalu Yesus memanggil murid-murid-Nya dan berkata: "Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak itu. Sudah tiga hari mereka mengikuti Aku dan mereka tidak mempunyai makanan. Aku tidak mau menyuruh mereka pulang dengan lapar, nanti mereka pingsan di jalan."
---------
Mat 15:34
Kata Yesus kepada mereka: "Berapa roti ada padamu?" "Tujuh," jawab mereka, "dan ada lagi beberapa ikan kecil."
Mat 15:35
Lalu Yesus menyuruh orang banyak itu duduk di tanah.
Mat 15:36
Sesudah itu Ia mengambil ketujuh roti dan ikan-ikan itu, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, lalu murid-murid-Nya memberikannya pula kepada orang banyak.
---------

Berapa roti ada padamu?

Saudaraku,
buanglah segala keputusasaan yang timbul karena kesulitan-kesulitan yang sedang dihadapi.
Tidak seorangpun yang tidak mengalami kesulitan, hari-hari pun membawa kesusahannya sendiri.
Sering kita dengar ucapan seperti ini: ia anak orang kaya, pantas saja sukses usaha apa saja dan tidak pernah susah!

Saudaraku,
Allah menggunakan alat-alat yang tidak sepadan, supaya orang melihat bahwa itu adalah "karya-Nya".
Melalui mujizat pagi ini kita semua diingatkan bahwa kita sebagai anak-anak Allah hanya dituntut untuk patuh, untuk taat.
Dan Allah akan melakukan perbuatan-perbuatan besar dalam hidup kita.
Dengan demikian karya Allah yang akan nampak, bukan kesombongan atas keberhasilan yang telah kita capai.

Saudaraku,
mari jadikan diri kita, hidup kita, menjadi alat Allah, maka mujizat akan terjadi setiap hari.
Apakah pisau bedah seorang dokter lebih berguna daripada gergajinya tukang kayu?
Lalu jawablah pertanyaan Tuhan Yesus ini: Berapa roti ada padamu?

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 4 Desember 2019

Allah Bapa kami
Kami berserah diri kepada-Mu
Kami mohon kuasailah hari-hari kami
Supaya kami selalu mensyukuri belas kasih-Mu

Kami selalu berusaha patuh kepada bimbingan-Mu
Supaya kami memahami rencana-Mu
Dan kami mohon berikanlah kami rahmat kekuatan untuk selalu terlibat dalam karya-Mu

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin