"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Lukas 20:27-40;

Saya kutip sebagian:

Luk 20:36
Sebab mereka tidak dapat mati lagi; mereka sama seperti malaikat-malaikat dan mereka adalah anak-anak Allah, karena mereka telah dibangkitkan.
Luk 20:37
Tentang bangkitnya orang-orang mati, Musa telah memberitahukannya dalam nas tentang semak duri, di mana Tuhan disebut Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub.
Luk 20:38
Ia bukan Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup, sebab di hadapan Dia semua orang hidup."
---------

Ia bukan Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup

Saudaraku,
motif yang paling menonjol bagi para martir adalah keyakinan mereka akan kebangkitan badan.
Ya... kita semua akan sampai saatnya.
Maka permenungannya adalah:
Seperti daun-daun kering yang berguguran, demikian jiwa-jiwa gugur dalam keabadian setiap hari.
Suatu hari, daun yang gugur itu adalah kita sendiri.
Akankah kita biarkan begitu saja setiap hari berlalu tanpa sedikit saja persembahan kepada Allah?

Saudaraku,
Ia akan mengadili orang hidup dan mati, semoga kita tidak lupa akan pengadilan ini.
Oleh karena itu motivasi para martir sangatlah membantu kita, supaya kita juga mampu bertahan sampai kesudahannya.
Sebab semakin banyak manusia yang hanya memuaskan telinganya, dan menolak teguran Allah.
Memang benar Allah adalah Maha Pengampun, Maha Pengasih, namun ingat Ia juga "Maha Adil"

Saudaraku,
apakah yang kita cari di dunia ini?
Bukankah dunia ini cepat berlalu?
Bahkan setiap kesenangan itu telah berlalu sebelum kita sempat menikmatinya.
Tetapi jika kita melakukan kehendak Allah, pekerjaan itu akan abadi.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 23 Nopember 2019

Allah Bapa kami
Engkau yang membuat orang miskin kaya kebajikan
Dan Engkaupun punya kuasa membuat orang kaya bisa rendah hati

Kami mohon penuhilah hati kami dengan penghiburan-Mu setiap hari
Supaya kami tidak tergoda oleh penghiburan duniawi
Supaya telinga kami tidak mencari kepuasan karena sanjungan
Dan kami memang pantas menerima anugerah dari-Mu

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Lukas 19:45-48;

Luk 19:45
Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan mulailah Ia mengusir semua pedagang di situ,
Luk 19:46
kata-Nya kepada mereka: "Ada tertulis: Rumah-Ku adalah rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun."
Luk 19:47
Tiap-tiap hari Ia mengajar di dalam Bait Allah. Imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat serta orang-orang terkemuka dari bangsa Israel berusaha untuk membinasakan Dia,
Luk 19:48
tetapi mereka tidak tahu, bagaimana harus melakukannya, sebab seluruh rakyat terpikat kepada-Nya dan ingin mendengarkan Dia.
---------

Rumah-Ku adalah rumah doa

Saudaraku,
gereja adalah tempat orang mencari pengampunan dan penyembuhan.
Dan gereja menjadi tempat bagi mereka yang tersesat dan bagi mereka yang lemah.
Maka hidup setiap orang kristiani, memmbawa pengampunan, penyembuhan, menolong yang lemah dan wujud kehadiran Allah.

Saudaraku,
Allah bertahta diatas altar dan dikelilingi oleh malaikat-Nya.
Allah bertahta di setiap hidup orang kristiani, sehingga tidak lagi hidup sebagai "pedagang" yang hanya memikirkan untung rugi.
Tidak sedikit orang yang hanya memikirkan berkat, berkat dan berkat.
Tidak ada yang salah dengan berkat, sebab Allah pasti akan memberkati kita karena Allah menjadikan kita untuk menjadi berkat bagi semua orang.
Namun banyak orang menjadi salah fokus dan lupa bahwa "kebangkitan" itu ada karena kematian.
Sehingga banyak orang yang tertipu oleh "keindahan mazmur" dan lupa salib.
Lalu ada banyak gereja nampak seperti pasar atau mall yang menyediakan sarana untuk berdagang.

Saudaraku,
hidup orang kristiani adalah Gereja Allah.
Jadi seorang kristiani adalah untuk membawa kesembuhan, pengampunan dan menolong yang lemah.
Bukan "PEDAGANG", lalu mencari keuntungan.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 22 Nopember 2019

Allah bapa kami
Kepada-Mu kami serahkan segala yang baik
Kupersembahkan pula hidup kami kepada-Mu
Pakailah untuk rencana-Mu

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Lukas 19:41-44;

Saya kutip sebagian:

Luk 19:41
Dan ketika Yesus telah dekat dan melihat kota itu, Ia menangisinya,
Luk 19:42
kata-Nya: "Wahai, betapa baiknya jika pada hari ini juga engkau mengerti apa yang perlu untuk damai sejahteramu! Tetapi sekarang hal itu tersembunyi bagi matamu.
Luk 19:43
Sebab akan datang harinya, bahwa musuhmu akan mengelilingi engkau dengan kubu, lalu mengepung engkau dan menghimpit engkau dari segala jurusan,
Luk 19:44
dan mereka akan membinasakan engkau beserta dengan pendudukmu dan pada tembokmu mereka tidak akan membiarkan satu batupun tinggal terletak di atas batu yang lain, karena engkau tidak mengetahui saat, bilamana Allah melawat engkau."
---------

Apa yang perlu untuk damai sejahteramu? Sekarang hal itu tersembunyi bagi matamu

Saudaraku,
Tuhan Yesus menangis melihat Yerusalem gagal "mengenal Mesias".
Dan menjadi bahan permenungan kita, apakah kita sungguh mengenal Mesias?

Saudaraku,
jika kita sungguh mengenal Allah, tentunya kita mengetahui kehadiran Allah.
Namun yang sering terjadi, banyak orang sibuk dengan dirinya sendiri.
Sehingga tidak lagi menyadari kehadiran Allah, padahal dalam doa ia memohon penyertaan-Nya

Saudaraku,
saya percaya dan tidak meragukan bahwa kita selalu berusaha untuk taat kepada Allah.
Akan tetapi mari kita ingat bahwa, perbuatan kita, tindak-tanduk kita "disaksikan" oleh orang-orang dengan mata manusia.
Maka kehadiran Allah harus disadari setiap detik, supaya hidup kita memberikan teladan yang baik bagi setiap orang di sekitar kita.
Marilah membiasakan diri untuk selalu menyadari kehadiran Allah.
Apakah itu susah?
Semestinya tidak, jika kita sungguh-sungguh ingin selamat.
Sebab jika kita mau menyadari, Allah telah menyediakan sarana-sarana, supaya kita tidak kehilangan kehadiran-Nya.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 21 Nopember 2019

Allah Bapa kami
Kami sadar bahwa ketika kami mengalihkan pandangan dari-Mu kami akan tersesat dan kami akan binasa
Kami sadar bahwa hanya dengan salib kami akan beroleh kemenangan

Oleh karena itu ya Bapa
Berilah kami rahmat kekuatan untuk menyalibkan daging ini
Sehingga mata kami hanya melihat perbuatan-Mu dan telinga kami hanya mendengar perintah-Mu

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Lukas 19:11-28;

Saya kutip sebagian:

Perumpamaan tentang uang mina

Luk 19:16
Orang yang pertama datang dan berkata: Tuan, mina tuan yang satu itu telah menghasilkan sepuluh mina.
---------
Luk 19:20
Dan hamba yang ketiga datang dan berkata: Tuan, inilah mina tuan, aku telah menyimpannya dalam sapu tangan.
Luk 19:21
Sebab aku takut akan tuan, karena tuan adalah manusia yang keras; tuan mengambil apa yang tidak pernah tuan taruh dan tuan menuai apa yang tidak tuan tabur.
Luk 19:22
Katanya kepada orang itu: Hai hamba yang jahat, aku akan menghakimi engkau menurut perkataanmu sendiri. Engkau sudah tahu bahwa aku adalah orang yang keras, yang mengambil apa yang tidak pernah aku taruh dan menuai apa yang tidak aku tabur.
Luk 19:23
Jika demikian, mengapa uangku itu tidak kauberikan kepada orang yang menjalankan uang? Maka sekembaliku aku dapat mengambilnya serta dengan bunganya.
---------

Tuan, inilah mina tuan, aku telah menyimpannya dalam sapu tangan

Saudaraku,
Allah tidak akan bertanya tentang apa yang "tidak" kita lakukan, namun tentang apa yang kita lakukan.
Ada orang yang merasa lebih dari orang lain, lalu tidak melakukan apa yang dilakukan orang lain.
Sementara disaat yang sama tidak pernah berpikir untuk melakukan yang baik, sebab telah merasa sebagai orang baik.
Dan duduk manis di singgasananya mengkritik orang lain, sementara dianya sendiri tidak pernah memberikan pengaruh positif kepada orang disekitarnya.

Saudaraku,
ada sebagian orang yang berpikir seorang kristiani tidak berjudi, tidak mencuri, tidak berkunjung ke tempat hiburan malam.
Menurut saya tidaklah cukup demikian, Allah bertanya "apa yang telah kita lakukan".
Allah meminta kita untuk menghasilkan buah.
Mungkin ada yang fokus tidak berbuat dosa, tetapi hidupnya hanya untuk diri sendiri, kekristenan bukanlah demikian.

Saudaraku,
kepercayaan bukan hanya tentang tanggung jawab, namun "ujian".
Menjaga alat-alat supaya tidak berkarat bukan dengan memberi anti karat.
Namun gunakanlah alat itu, maka tidak akan lapuk dan berkarat.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 20 Nopember 2019

Allah Bapa kami
Kami sadar Engkau menjadikan kami rasul-Mu
Ampunilah kami ya Bapa
Apabila kami hanya sibuk menjaga kekudusan dan sembunyi dibalik kesombongan kami
Kami merasa aman karena kami berlindung kepada-Mu

Namun bukan itu yang Engkau kehendaki
Hidup kami harus menjadi perwujudan belas kasih dan kuasa-Mu
Oleh karena itu ya Bapa
Kami mohon ajarilah kami untuk berbuat banyak
Mengabdi kepada kepentingan sesama bukan kepada kemauan sendiri

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Lukas 19:1-10;

Saya kutip sebagian:

Luk 19:8
Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan: "Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat."
Luk 19:9
Kata Yesus kepadanya: "Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini, karena orang inipun anak Abraham.
Luk 19:10
Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang."
---------

Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini

Saudaraku,
sangat jelas bahwa keselamatan adalah buah dari pertobatan.
Dan iman, pengharapan dan kasih menjaga kita supaya tetap berada di jalan keselamatan.
Oleh karena itu "peraslah setiap tindakan" sehingga tidak ada apapun yang bertentangan dengan kasih, misalnya kepuasan diri dan kesombongan manusiawi.

Saudaraku,
pengganggu kemurnian niat suci, tidak sulit untuk di-identifikasi, kita orang kristiani memiliki kemampuan itu.
Yang kita butuhkan adalah rahmat Allah supaya kita berani mengalahkannya.
Bukankah sering kita dengar, jika seseorang berbuat sedikit salah ada istilah "ya namanya manusia"?
Lawanlah sekecil apapun keinginan yang berbau kepuasan diri dan kesombongan.
Demikian pula kegelisahan sering datang menyelinap dan mencoba melemahkan setiap usaha kita untuk teguh di jalan Allah.
Hanya diperlukan sedetik saja, sebelum memulai sesuatu, tanyalah kepada diri kita sendiri.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 19 Nopember 2019

Allah Bapa kami
Setiap hari kami selalu berusaha untuk hidup kudus dihadapan-Mu
Roh-Mu selalu membakar hati kami ya Bapa
Semangat kami untuk tetap menhadirkan belas kasih-Mu dalam hidup kami
Supaya setiap orang melihat keselamatan

Kami memerlukan kekuatan Roh-Mu ya Bapa
Untuk melawan kepuasan diri dan kesombongan
Sehingga kami tetap rendah hati dan nama-Mu dimuliakan

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin