"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil dari Yohanes 21:15-19;

Saya kutipkan sebagian:

Yoh 21:15
Sesudah sarapan Yesus berkata kepada Simon Petrus: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?" Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku."
Yoh 21:16
Kata Yesus pula kepadanya untuk kedua kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku."
Yoh 21:17
Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: "Apakah engkau mengasihi Aku?" Dan ia berkata kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku.
------

Banyak yang mengkotbahkan pertanyaan Tuhan Yesus kepada Petrus dalam Injil pagi ini dengan meneliti bahasa aslinya(Yunani).
Pertanyaan Tuhan Yesus _mengasihi_  dalam bahasa Yunani menggunakan _agape_ yang berarti rela berkorban.
Tetapi jawaban Petrus _philia_ yang berarti seperti mengasihi sesama.

Namun pagi ini saya mengajak Saudara semua untuk mengulangi pertanyaan Tuhan Yesus kepada diri kita masing-masing.
Sebut nama Saudara..
Seperti ini Tuhan Yesus bertanya kepada saya:

Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari engkau mencintai hartamu?
Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari engkau mencintai pekerjaanmu?
Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari engkau mencintai keluargamu dan dirimu sendiri?

Tuhan Yesus menghendaki kita untuk melakukan kehendak-Nya.
Bukan menuruti kehendak manusia.

Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
(Mat. 7:21)

Setiap orang memulai, namun tekun sampai akhir hanya bagi orang-orang yang taat dan menuruti kehendak-Nya

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 02 Juni 2017

Kami tidak akan pernah melupakan semua kebaikan-Mu ya Bapa
Kasih-Mu selalu menyertai kami disepanjang hidupku
Engkau menyediakan segala kebutuhan kami

Terkadang kami merasa kurang
Hanya karena kecintaan kami kepada dunia
Sehingga membuat kami kurang bisa mengucap syukur

Engkau Allah yang sangat baik
Engkau menegur kami saat kami menyimpang
Engkau selalu mengampuni kesalahan-kesalahan kami

Maka kami mohon ya Bapa
Berikanlah kami rahmatMu
Supaya kami selalu berusaha dan dengan tekun
Menuruti segala perintah-Mu

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil dari Yohanes 17:20-26;

Saya kutipkan ayat 20:
Yoh 17:20
Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka;
-------

Dalam ayat sebelumnya Tuhan Yesus mendoakan orang-orang pilihan-Nya.
Dalam Injil Yohanes Bab 17, ayat 20-26 yang kita baca pagi ini, Tuhan Yesus berdoa untuk semua orang yang percaya kepada-Nya.
yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka

Saya kutipkan ayat sebelumnya:
Sama seperti Engkau telah mengutus Aku ke dalam dunia, demikian pula Aku telah mengutus mereka ke dalam dunia;
dan Aku menguduskan diri-Ku bagi mereka, supaya merekapun dikuduskan dalam kebenaran.
(Yoh 17:18-19)

Terpujilah Tuhan Allah kita.
Kita yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus akan dikuduskan dalam kebenaran.
Saudaraku, Allah hadir dalam hidup kita supaya kita mengenal-Nya.
Mengenal secara pribadi.

Kita memiliki banyak teman.
Dan saya yakin kapasitas dan kwalitas antara teman satu dan lainya berbeda.
Kita memiliki sahabat.
Dan saya yakin kita tidak pernah bisa mengenal sahabat kita sepenuhnya.

Allah telah lebih dulu mendatangi kita dan memberikan kesempatan kepada kita untuk mengenal lebih pribadi.
Seorang anak tingkat sekolah dasar, tidak akan memahami materi yang diberikan untuk tingkat SMA.
Apabila ada Roh Kudus dalam hidup kita, maka saat kita membaca kitab suci, Roh Kudus akan memberi tuntunan dan pemahaman agar kita mengerti apa kehendak Allah.
Namun...
Kita juga harus selalu berusaha agar iman kita bisa bertumbuh dan mencapai kedewasaan rohani.

Seorang dokter tetap membutuhkan seorang arsitek untuk membangun rumah, dan sebaliknya.
Karir kita sukses?
Harta kita banyak?
Bisnis kita maju?
Janganlah lupa kita membutuhkan pembimbing rohani.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 1 Juni 2017

Bapa di surga
Engkau mendekat kepada kami
Dalam Putera-Mu Tuhan Yesus Kristus
Setiap hari Engkau mmemberi nasehat
Setiap hari Engkau mengajari kami

Kami mohon kepada-Mu
Agar kami selalu memamdang-Mu
Agar kamu selalu mendengarkan-Mu
Dan hati kami selalu tertuju kepada-Mu

Engkau menempatkan orang-orang kudus-Mu
Dalam kehidupan kami
Untuk menjadi pembimbing rohani
Yaitu mereka yang telah Engkau pilih

Para imam, suster, bruder, semua orang yang menyerahkan hidupnya kepada-Mu
Dan semua orang yang Engkau pilih untuk mewartakan kasih-Mu
Kami berdoa kepada mereka
Supaya mereka selalu berada dekat kepada-Mu
Sehinga hidupnya bisa menjadi pembimbing dan teladan
Bagi semua orang untuk menuju kepadaMu
Dan yang ingin mengenal-Mu lebih sungguh

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil dari Matius 13:31-35;

Saya kutipkan sebagian:

Mat 13:31
Yesus membentangkan suatu perumpamaan lain lagi kepada mereka, kata-Nya: "Hal Kerajaan Sorga itu seumpama biji sesawi, yang diambil dan ditaburkan orang di ladangnya.
Mat 13:32
Memang biji itu yang paling kecil dari segala jenis benih, tetapi apabila sudah tumbuh, sesawi itu lebih besar dari pada sayuran yang lain, bahkan menjadi pohon, sehingga burung-burung di udara datang bersarang pada cabang-cabangnya."
Mat 13:33
Dan Ia menceriterakan perumpamaan ini juga kepada mereka: "Hal Kerajaan Sorga itu seumpama ragi yang diambil seorang perempuan dan diadukkan ke dalam tepung terigu tiga sukat sampai khamir seluruhnya."
---

Saudaraku, pagi ini saya mengajak untuk masuk dalam permenungan makna kata tumbuh.
Makna kata tumbuh dalam KBBI:
hidup dan bertambah besar atau sempurna.

Sebentar saya sekedar mengingatkan kembali bahwa orang sering memisahkan antara kehidupan jasamani dan kehidupan rohani.
Kehidupan jasmani dan rohani adalah satu, bukan dipahami secara terpisah.
Tanaman akan mati mengering jika tidak ada air.
Kehidupan seseorang bisa tumbuh dan menjadi sempurna, apabila air rohani selalu terjaga dan terpelihara.

Seorang petani yang berpengalaman, mengetahui tanda-tanda apakah tanamannya sehat atau tidak,
Apabila kita tidak jujur kepada diri sendiri, tidak akan mengetahui kelemahan diri.
Kesombongan diri yang tersembunyi mengakibatkan mengira dirinya sempurna.
Menolak untuk mengakui kekurangan dan kelemahannya.

Perlu kita ingat dunia penuh dengan ketidakpastian.
Banyak hal yang datang dan pergi, senang dan sedih, kesuksesan dan kegagalan.
Kenali diri sendiri dengan jujur, supaya kita mengenali kelemahan dan kekurangan kita.
Lalu menyiapkan perisai perlindungan apabila kita mendapat serangan yang mengarah kepada kelemahan kita.
Sehingga kita bisa bertumbuh dan mencapai kehidupan yang sempurna.

Tanaman tumbuh ke arah matahari.
Bukankah kita manusia lebih daripada tanaman?
Maka marilah kita mengarahkan pandangan kita kepada Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Senin 31 Juli 2017

Bapa di surga
Kami selalu cenderung mencari kepentingan diri sendiri
Sehingga sangat sulit untuk mengenal dan jujur terhadap diri sendiri

Berikanlah kekuatan kepada kami
Untuk memurnikan pandangan kami kepadaMu
Sehingga kami mahir dalam kehidupan rohani
Kami mampu bertahan hidup benar dihadapanMu
Walaupun terjadi berbagai macam perubahan ditempat kami berpijak

Kami tidak pernah mengetahui kapan angin datang
Dan kami tidak pernah mengetahui dari arah mana angin datang
Apabila kami selalu mengarahkan pandangan kami kepadaMu
Dan berakar kuat dalam SabdaMu
Maka sungguh kami percaya
Kami tidak akan tergoyahkan

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil dari Matius 13:44-52;

Saya kutipkan sebagian:

Mat 13:44
"Hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu.
Mat 13:45
Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah.
Mat 13:46
Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, iapun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu."
Mat 13:47
"Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama pukat yang dilabuhkan di laut, lalu mengumpulkan berbagai-bagai jenis ikan.
Mat 13:48
Setelah penuh, pukat itupun diseret orang ke pantai, lalu duduklah mereka dan mengumpulkan ikan yang baik ke dalam pasu dan ikan yang tidak baik mereka buang.
Mat 13:49
Demikianlah juga pada akhir zaman: Malaikat-malaikat akan datang memisahkan orang jahat dari orang benar,
Mat 13:50
lalu mencampakkan orang jahat ke dalam dapur api; di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi.
----

Tentunya kita telah berulangkali membaca Injil Matius pagi ini.
Saya mengajak membaca sekali lagi dengan lebih cermat, terutama ayat 44-46.
Ayat 44, seorang tidak sengaja menemukan harta terpendam di sebuah ladang.
Ayat 45, seorang pedagang yang memang sengaja mencari mutiara yang indah.
Lalu keduanya menjual seluruh hartanya untuk mendapatkan sesuatu yang dianggap sangat berharga.

Ada banyak orang yang sukses di dunia kerja, yang kemudian masuk biara.
Tak kalah banyak, para imam, suster dan bruder meninggalkan semua kesenangan dunia dan memutuskan untuk hidup selibat.

Lalu permenungannya:
Apakah kita juga mengusahakan sedemikian rupa untuk iman kita kepada Tuhan Yesus?
Mari saya ajak untuk jujur terhadap diri sendiri.
Banyak hal-hal lain dalam hidup kita yang ternyata lebih berharga daripada Tuhan Yesus.
Lebih mendengarkan omongan orang, daripada sabda Tuhan.
Lebih senang membaca lelucon, daripada sabda Tuhan.
Bangga punya teman atau saudara yang berkuasa.
Bangga punya teman atau saudara yang berpangkat.
Tidak bangga menjadi anak Allah.

Lihatlah dengan berbagai latar belakang alasan, jarinya menjadi penyebar kabar yang tidak jelas kebenarannya.
Ada yang katanya dari polisi, ada yang dari sebuah rumah sakit, ada dari nama Prof. Dr, dll.
Dan itu sangat-sangat nyata dan mengalir sangat deras di handphone kita semua.
Sedangkan sabda Tuhan hanya di scroll bahkan terkadang langsung dihapus.
Wartakan kasih Tuhan bukan pewarta kecemasan dan lelucon sampah.

Hindari percakapan-percakapan yang tidak perlu sekalipun bermaksud baik.
Sebab mungkin kita sendiri yang terpengaruh dan terjerat dalam hal-hal yang tidak berguna.
Eratkanlah hubungan dengan orang-orang yang rendah hati dan bertakwa.

Usahakan dengan segenap hati membangun hubungan erat dengan Allah.
Dengan demikian kita akan selalu berada di jalan yang benar, untuk mendapatkan mutiara.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 30 Juli 2017

SabdaMu Bapa
Lebih baik dari segala hal yang telah kami dengar
PerintahMu sangat jelas dan kami pun mengerti
Namun kami seringkali lebih percaya omongan orang
Kami lebih terhibur dengan guyonan pinggir jalan
Daripada syair pujian indah kepadaMu

Kami selalu tergoda oleh kesombongan kami
Kami selalu tergoda oleh kepintaran kami
Kami selalu terhibur oleh pujian-pujian kepada kami

Ampunilah kami ya Bapa
Berilah kami kesadaran setiap saat melalui Roh KudusMu
Dan ajarilah selalu agar kami bisa dengan tegas
Memilih Mutiara Ilahi yang telah Engkau sediakan bagi kami

Pagi ini kami kembali hadir dalam bait-Mu
Bersama keluarga dan anak-anakMu semua
Jamahlah hati kami ya Bapa
Dan kami mohon berkatMu dalam ibadat kami hari ini
Semoga kami pulang membawa semangat baru, kekuatan baru
Dalam kehidupan kami bersamaMu

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil dari Lukas 10:38-42;

Luk 10:38
Ketika Yesus dan murid-murid-Nya dalam perjalanan, tibalah Ia di sebuah kampung. Seorang perempuan yang bernama Marta menerima Dia di rumahnya.
Luk 10:39
Perempuan itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya,
Luk 10:40
sedang Marta sibuk sekali melayani. Ia mendekati Yesus dan berkata: "Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku."
Luk 10:41
Tetapi Tuhan menjawabnya: "Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara,
Luk 10:42
tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya."
----

Apakah perkembangan teknologi membantu mempercepat pekerjaan kita?
Jawabnya; YA.
Dengan kita bisa menyelesaikan pekerjaan lebih cepat, apakah dengan demikian lalu kita punya waktu lebih banyak untuk *mendengarkan Tuhan*?
Dan banyak waktu untuk mengarahkan mata dan telinga kita kepada Allah?
Kenyataan yang terjadi adalah menambah porsi pekerjaan.

Damai adalah hasil kemenangan.
Kemenangan atas peperangan melawan segala hal yang timbul dari keinginan daging.
Kata kawan saya, alkohol itu kalau sedikit bisa menghangatkan tubuh.
Tetapi jika banyak menyebabkan mabuk.
Semakin banyak orang yang mabuk keinginan.
Tak lagi bisa menikmati hidupnya.
Aktivitas manusia tidak ada bedanya dengan mesin.
Seperti mobil misalnya, hanya berhenti untuk mengisi bahan bakar.
Bahan bakar untuk perutnya sendiri.
Sabtu minggu libur juga untuk urusan perutnya sendiri.
Ke gereja-pun hanya sebatas pertimbangan aspek sosial, hanya memenuhi kewajiban sebagai orang kristen.

Marilah kita tidak hanya bersemangat dalam hal-hal duniawi, namun juga lebih semangat membangun kehidupan rohani.
Sehingga memiliki iman yang hidup dan aktif.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa hari Sabtu 29 Juli 2017

Bapa di surga
Ditengah kesibukan kami
Selalu ada kerinduan untuk menikmati kedamaian bersamaMu
Kami percaya bahwa dengan tinggal di dalam rumahMU
Engkau akan mencukupi kebutuhan kami
Namun kami selalu merasa kurang
Sehingga kami disibukkan oleh pencarian-pencarian dunia

Kami mohon rahmatMu
Agar bisa selalu bersyukur atas apa yang telah kami terima
Sehingga kami tidak mudah tergoda oleh keserakahan
Engkau mampukan kami
Untuk menutup telinga terhadap nyanyian dunia
Untuk menutup mata terhadap warna-warni yang penuh tipuan

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin