Yohanes K. Sugiyarta
Injil dari Matisu 13:24-43;
Saya kutipkan sebagian:
Mat 13:24
Yesus membentangkan suatu perumpamaan lain lagi kepada mereka, kata-Nya: "Hal Kerajaan Sorga itu seumpama orang yang menaburkan benih yang baik di ladangnya.
Mat 13:25
Tetapi pada waktu semua orang tidur, datanglah musuhnya menaburkan benih lalang di antara gandum itu, lalu pergi.
Mat 13:26
Ketika gandum itu tumbuh dan mulai berbulir, nampak jugalah lalang itu.
Mat 13:27
Maka datanglah hamba-hamba tuan ladang itu kepadanya dan berkata: Tuan, bukankah benih baik, yang tuan taburkan di ladang tuan? Dari manakah lalang itu?
Mat 13:28
Jawab tuan itu: Seorang musuh yang melakukannya. Lalu berkatalah hamba-hamba itu kepadanya: Jadi maukah tuan supaya kami pergi mencabut lalang itu?
Mat 13:29
Tetapi ia berkata: Jangan, sebab mungkin gandum itu ikut tercabut pada waktu kamu mencabut lalang itu.
Mat 13:30
Biarkanlah keduanya tumbuh bersama sampai waktu menuai. Pada waktu itu aku akan berkata kepada para penuai: Kumpulkanlah dahulu lalang itu dan ikatlah berberkas-berkas untuk dibakar; kemudian kumpulkanlah gandum itu ke dalam lumbungku."
-------
Perumpamaan dalam Injil pagi hari ini, adalah favorit saya.
Dan setiap membacanya, saya selalu teringat tentang penghakiman terakhir ketika kambing dan domba dipisahkan.
Terkadang saya juga berpikir tentang diri saya sendiri, mungkin saya termasuk kambing atau lalang.
Dan banyak orang dalam pikirannya juga memberikan penilaian, mana kelompok yang baik dan mana kelompok yang buruk.
Gandum dan lalang, domba dan kambing.
Nah pagi ini saya mengajak Saudaraku..
Melihat makna yang mendalam dalam perumpamaan gandum dan lalang ini.
Kasih Tuhan yang begitu besar kepada manusia.
Tuhan tidak mencabut lalang supaya gandum tidak hilang atau ikut tercabut.
Tuhan menyediakan segala kebutuhan untuk gandum dan lalang itu bertumbuh dan berbuah.
Lalu kemudian maka kita harus berbuah.
Sebab melalui buahmyalah akan dipisahkan antara gandum dan lalang.
Hendaklah kita jangan menghakimi orang lain baik atau buruk.
Jangan pula seperti hamba tuan ladang itu, yang ingin mencabuti lalang.
Pandanglah dengan cara Allah.
Karena Allah-lah yang berdaulat penuh atas kehidupan ini.
Dan cukuplah kita berusaha dengan sungguh-sungguh agar berbuah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 23 Juli 2017
Bapa di surga
Engkau tak henti-hentinya mengampuni kesalahan kami
KasihMu nyata dalam kehidupan kami
Engkau menyayangi kami
Pagi ini kmai kembali datang ke baitMu
Bersama keluarga dan anak-anakMu
Sebagai wujud hormat dan syukur kami
Wujud kerinduan kami untuk memuji dan memuliakan engkau bersama Gereja-Mu
Sungguh kami percaya kepadaMu
Engkau tidak akan memalingkan wajahMu
Untuk itu kami mohon ya Bapa
Terimalah persembahan hidup kami
Pandanglah kami
Tegurlah kami apabila kami menjauh dariMu
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil dari Matius 12:1-8;
Saya kutipkan sebagian:
Mat 12:1
Pada waktu itu, pada hari Sabat, Yesus berjalan di ladang gandum. Karena lapar, murid-murid-Nya memetik bulir gandum dan memakannya.
Mat 12:2
Melihat itu, berkatalah orang-orang Farisi kepada-Nya: "Lihatlah, murid-murid-Mu berbuat sesuatu yang tidak diperbolehkan pada hari Sabat."
--------
Mat 12:5
Atau tidakkah kamu baca dalam kitab Taurat, bahwa pada hari-hari Sabat, imam-imam melanggar hukum Sabat di dalam Bait Allah, namun tidak bersalah?
Mat 12:6
Aku berkata kepadamu: Di sini ada yang melebihi Bait Allah.
Mat 12:7
Jika memang kamu mengerti maksud firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, tentu kamu tidak menghukum orang yang tidak bersalah.
Mat 12:8
Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat."
-----
Hukum Tuhan untuk manusia bertujuan untuk kebaikan manusia itu sendiri.
Agar memiliki hidup yang damai, bahagia, penuh kasih, berguna bagi sesama, bermartabat, dll.
Ilustrasi:
Saya mengatakan pada anak saya, kalau pergi jangan pulang malam, maksimal pukul 21.
Tentunya semua anak akan bertanya: kenapa?
Bahkan menjawab dengan berbagai alasan.
Misalnya saya sudah besar ya pak, sudah bisa menjaga diri.
Saya mengatakan:
Kamu pergi naik sepeda motor, apabila ban motor-mu kempes/bocor tidak ada lagi tukang tambal ban yang masih buka.
Kamu mau nuntun sepeda motor sampai rumah?
Hukum Tuhan harus kita pahami lebih bijaksana.
Memandang dari sisi Allah dan kasih Allah kepada kita manusia.
Allah tidak pernah memaksa.
Allah tidak menghendaki manusia mengalami kesulitan.
Allah sangat mengasihi kita, menyayangi kita anak-anakNya.
Marilah membaca Kitab Suci supaya memiliki perjalanan hidup yang menyenangkan.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Jumat 21 Juli 2017
Pujian dan syukur kami persembahkan kepadaMu ya Bapa
Engkau menghargai hidup kami
Engkau mengasihi kami
Sehingga Engkau tidak ingin kami ini binasa
Melalui Injil-Mu
Engkau mengajar kami
Dan melalui Putera-Mu dan orang-orang kudus
Engkau memberikan telada kepada kami
Kami mohon ya Bapa
Semoga kami bisa lebih bersungguh-sungguh mengerti dan melakukan kehendakMu
Mata kami melihat karya-karya kudusMU dalm kehidupan ini
Dan hati kami penuh dengan Sabda-Mu
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil dari Matius 20:1, 11-18;
Saya kutipkan sebagian:
Yoh 20:1
Pada hari pertama minggu itu, pagi-pagi benar ketika hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena ke kubur itu dan ia melihat bahwa batu telah diambil dari kubur.
---------
Yoh 20:11
Tetapi Maria berdiri dekat kubur itu dan menangis. Sambil menangis ia menjenguk ke dalam kubur itu,
Yoh 20:12
dan tampaklah olehnya dua orang malaikat berpakaian putih, yang seorang duduk di sebelah kepala dan yang lain di sebelah kaki di tempat mayat Yesus terbaring.
Yoh 20:13
Kata malaikat-malaikat itu kepadanya: "Ibu, mengapa engkau menangis?" Jawab Maria kepada mereka: "Tuhanku telah diambil orang dan aku tidak tahu di mana Ia diletakkan."
Yoh 20:14
Sesudah berkata demikian ia menoleh ke belakang dan melihat Yesus berdiri di situ, tetapi ia tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus.
Yoh 20:15
Kata Yesus kepadanya: "Ibu, mengapa engkau menangis? Siapakah yang engkau cari?" Maria menyangka orang itu adalah penunggu taman, lalu berkata kepada-Nya: "Tuan, jikalau tuan yang mengambil Dia, katakanlah kepadaku, di mana tuan meletakkan Dia, supaya aku dapat mengambil-Nya."
Yoh 20:16
Kata Yesus kepadanya: "Maria!" Maria berpaling dan berkata kepada-Nya dalam bahasa Ibrani: "Rabuni!", artinya Guru.
---------
Kekuatan teknologi negara Cina saat ini sudah diperhitungkan dunia.
Dulunya teknologi hanya di kuasai oleh Amerika, negara-negara di benua Eropa dan Jepang.
Perangkat yang berteknologi tinggi buatan cina memenuhi pasar dunia.
Buatan manusia selalu bisa dipelajari atau akan bisa dijiplak oleh manusia lain.
Tetapi Kebangkitan Tuhan kita Yesus Kristus tidak akan pernah bisa dipahami oleh otak manusia tanpa disertai iman.
Ilustrasi:
Ada seorang yang bertubuh pendek tinggal di apartemen lantai 12.
Ia selalu naik lift hanya sampai lantai 7, kemudian naik tangga menuju ke lantai 12.
Karena tubuhnya pendek, tangannya tidak cukup panjang untuk menekan tombol lantai 12.
Otak manusia tidak cukup untuk memahami segala hal tentang Allah.
Cukuplah bisa melihat, lalu percaya dan dengan iman kita selalu berusaha sampai kepada Allah*.
Allah sangat nyata dalam Tuhan Yesus Kristus.
Dan semua orang melihatnya, Tuhan Yesus melakukan karya-karya ke-Allah-an.
Melihat belum tentu mampu percaya, sebab tiap-tiap orang dipengaruhi oleh pemikirannya sendiri.
Maka pagi ini marilah kita berbahagia, sebab Allah membuka mata kita.
Sehingga kita melihat Allah.
Sumber pengharapan dan kasih sayang.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Sabtu 22 Juli 2017
Kami memandangMu ya Bapa
Dan selalu mengarahkan pandangan kami ke tempat kudusMu
Kami melihat kasih yang begitu besar
Kami melihat kebahagiaan di rumahMu
Kami mohon ya Bapa
Engkau berikan rahmat dan kekuatan
Agar kami mampu mengalahkan segala rasa lelah
Agar kami mampu mengalahkan kelemahan tubuh ini
Yang terkadang menjadi penghalang kami
Untuk melaksanakan kehendakMu
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil dari Matius 11:28-30;
Mat 11:28
Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
Mat 11:29
Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.
Mat 11:30
Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan."
----
Semakin banyak terlihat di jalanan, orang-orang yang menggunakan handphone sambil berkendara.
Saya yakin semua orang menyadari resikonya.
Tetapi tetap saja melakukannya.
Ada istilah multi tasking dalam perangkat komputer atau gadget.
Yaitu mampu menjalankan beberapa aplikasi bersamaan, tentunya juga mengakibatkan baterai jadi cepat habis.
Banyak orang yang menjadi terlihat sangat sibuk.
Ada yang karena kebanggaan, seolah-olah seperti orang yang penting.
Ada yang karena takut atau cemas tidak cukup waktu untuk melakukan apa yang sudah direncanakan.
Ada yang tidak bisa mengatur skala prioritas.
Ada yang karena tidak disiplin.
Dll.
Lalu efeknya adalah boros baterai, menjadi sangat lelah.
Tuhan kita memang sangat luar biasa.
Mengerti keadaan kita.
Dan dengan rendah hati Tuhan menawarkan diri menemani kita.
Menjalankan seluruh rencana, pekerjaan dan aktivitas bersama.
Saya menyebutnya: kerasulan profesi.
Melibatkan Tuhan dalam pekerjaan kita.
Kita bisa membeli mobil baru, rumah baru, dll.
Tetapi ingatlah: kita hanya memiliki satu kehidupan.
Apakah kita akan membiarkan hidup kita hanya dikuasai oleh kelesuan?
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 20 Juli 2017
Bapa
Kami awali pagi ini dengan menyanyikan lagu pujian kepadaMu
Kami bersukacita dan mengucapkan syukur kepadaMu
Dan kami akan mewartakan karyaMu kepada semua orang dalam kehidupan kami
Engkau tidak pernah ingkar janji ya Bapa
Bagi setiap orang yang datang kepadaMu
Engkau akan menerimanya dengan penuh kasih
Dan memberikan kelegaan
Ubahlah hati kami ya Bapa
Supaya selalu menyadari bahwa Engkau selalu bersama kami
Ada kuk yang terpasang dalam hidup kami
Sehingga langkah dan arah hidup kami selalu bersamaan denganMu
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil dari Matius 11:25-27;
Mat 11:25
Pada waktu itu berkatalah Yesus: "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil.
Mat 11:26
Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu.
Mat 11:27
Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak seorangpun mengenal Anak selain Bapa, dan tidak seorangpun mengenal Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya.
--------
Saya sering mendapatkan pesan dari teman melalui email, WA atau sms yang adakalanya saya kurang paham apa yang ia maksud.
Maka saya segera menghubunginya minta penjelasan.
Memutuskan untuk segera, pasti ada pertimbangannya yaitu saya yang membutuhkan.
Jika dari pesan itu saya anggap tidak butuh atau itu untuk kepentingan dia, belum tentu saya segera menghubunginya.
Orang kecil atau orang miskin atau orang yang membutuhkan, tidak segan melakukan perkerjaan walaupun mendapat upah sedikit saja.
Tetapi orang yang merasa punya, akan melakukan tawar menawar UPAH saat mendapatkan tawaran pekerjaan.
Berlaku miskin di hadapan Tuhan.
Membuat kita selalu senang hati menerima dan menjalankan perintah-Nya.
Membuat kita ingin selalu mencari-Nya saat kita kurang paham tentang perintah-Nya, bukan lantas memahami sabda-Nya dengan pikiran sendiri.
Keuntungan hanya sedikit dan hanya janji dari manusia, banyak orang bersedia membanting tulang siang dan malam.
Semoga kita semua dengan rendah hati dalam mendengarkan sabda Tuhan.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 19 Juli 2017
Allah Bapa di dalam surga
Engkau menunjukkan kekurangan-kekurangan kami
Engkau menunjukkan cacat kami
Supaya kami menyadari bahwa tubuh ini lemah
Sehingga kami lebi semangat mencari keutamaan dalam Engkau
Dan Engkau tidak berdiam diri saat kami memanggil namaMu
Engkau menjawab kami bahkan menjadi teman setia kami
Untuk itu kami mengucapkan syukur
Dan selalu memohon kepadaMu
Supaya kami tidak menjadi sombong dengan apa yang telah kami peroleh
Tetapi kami semakin menjadi rendah hati sebab Engkaulah yang berkarya dalam hidup kami
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
