Yohanes K. Sugiyarta
Injil dari Matius 10:24-33;
Mat 10:24
Seorang murid tidak lebih dari pada gurunya, atau seorang hamba dari pada tuannya.
Mat 10:25
Cukuplah bagi seorang murid jika ia menjadi sama seperti gurunya dan bagi seorang hamba jika ia menjadi sama seperti tuannya. Jika tuan rumah disebut Beelzebul, apalagi seisi rumahnya.
Mat 10:26
Jadi janganlah kamu takut terhadap mereka, karena tidak ada sesuatupun yang tertutup yang tidak akan dibuka dan tidak ada sesuatupun yang tersembunyi yang tidak akan diketahui.
Mat 10:27
Apa yang Kukatakan kepadamu dalam gelap, katakanlah itu dalam terang; dan apa yang dibisikkan ke telingamu, beritakanlah itu dari atas atap rumah.
Mat 10:28
Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka.
Mat 10:29
Bukankah burung pipit dijual dua ekor seduit? Namun seekorpun dari padanya tidak akan jatuh ke bumi di luar kehendak Bapamu.
Mat 10:30
Dan kamu, rambut kepalamupun terhitung semuanya.
Mat 10:31
Sebab itu janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit.
Mat 10:32
Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga.
Mat 10:33
Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di sorga."
----------
Saat ini setiap orang bisa menulis, bisa berbicara melalui sarana-sarana teknologi yang tersedia.
Setiap orang bebas bicara, bebas berkomentar dan bebas mengekpresikan dirinya melalui berbagai media elektronik.
Ada yang memang punya kompetensi dan profesional namun banyak pula yang asal bicara atau meulis.
Dengan kondisi ini kita harus menyikapi dengan bijaksana.
Bukan saja untuk kepentingan diri sendiri, tetapi mempertimbangkan untuk kepentingan orang lain.
Banyak orang yang selalu tergoda untuk ikut bicara tentang keadaan temannya.
Banyak orang yang selalu ingin tahu tentang orang lain, terutama kejelekannya.
Banyak orang yang selalu ikut bicara dalam hal apapun agar tekesan pandai dan untuk eksis.
Banyak orang yang banyak bicara agar terkesan tidak ketinggalan informasi.
Pagi ini saya mengajak Saudaraku untuk tetap bijaksana.
Tidak mungkin setiap pribadi menguasai segala hal, pertimbangkanlah baik-baik sebelum berbicara.
Apabila kita tidak punya kompentensi tetang topik itu, hendaklah tidak memberikan komentar atau penilaian.
Demikian pula dengan pergaulan sehari-hari, selalu menjaga kehati-hatian.
Sebab terkadang maksud kita baik, tetapi mungkin justru menambah kecemasan.
Marilah kita *Menulis dan berbicara tentang segala seuatu yang positif dan tentang kebaikan Allah*.
Kita adalah anak-anak Terang, yang berbicara dan menulis tentang *terang*.
Yang mampu memberi terang bagi semua orang yang hidup dalam kegelapan.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Sabtu 15 Juli 2017
Kami anak-anakMu
Yang telah merasakan kebaikanMu
Dengan penuh ucapan syukur memohon kepadaMu Bapa
Jadikanlah hidup kami bukti kebaikanMu dan penyertaanMu
Jadikan hidup kami sebagai perwujudan kasihMu
Bapa
Ajarilah kami untuk selalu bijaksana
Selalu mempertimbangkan sebelum kami berbicara
Selalu mempertimbangkan sebelum kami bertindak
Kami sering tergoda untuk mendapatkan pujian
Kami mohon rahmatMu
Agar kami tetap rendah hati
Berikanlah kami keberanian untuk percaya bahwa Engkau ada dalam hidup kami
Supaya tak ada lagi ketakutan
Dan hidup kami menjadi penuh berkat dan pengharapan
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil dari Matius 10:16-23;
Mat 10:16
"Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.
Mat 10:17
Tetapi waspadalah terhadap semua orang; karena ada yang akan menyerahkan kamu kepada majelis agama dan mereka akan menyesah kamu di rumah ibadatnya.
Mat 10:18
Dan karena Aku, kamu akan digiring ke muka penguasa-penguasa dan raja-raja sebagai suatu kesaksian bagi mereka dan bagi orang-orang yang tidak mengenal Allah.
Mat 10:19
Apabila mereka menyerahkan kamu, janganlah kamu kuatir akan bagaimana dan akan apa yang harus kamu katakan, karena semuanya itu akan dikaruniakan kepadamu pada saat itu juga.
Mat 10:20
Karena bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Bapamu; Dia yang akan berkata-kata di dalam kamu.
Mat 10:21
Orang akan menyerahkan saudaranya untuk dibunuh, demikian juga seorang ayah akan anaknya. Dan anak-anak akan memberontak terhadap orang tuanya dan akan membunuh mereka.
Mat 10:22
Dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku; tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.
Mat 10:23
Apabila mereka menganiaya kamu dalam kota yang satu, larilah ke kota yang lain; karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sebelum kamu selesai mengunjungi kota-kota Israel, Anak Manusia sudah datang.
--------
Saat melihat adat atau kebiasaan hidup dari daerah lain atau negara lain terkadang terlihat aneh.
Sebagian orang bisa menerimanya, ada sebagian orang yang tidak bisa menerima dan berusaha merubah dengan alasan-alasan dan pendapat-nya sendiri.
Saya melihat di Yogyakarta, Klaten, Boyolali dan daerah-daerah sekitarnya, ada kelompok yang tidak setuju dengan kenduri.
Kenduri adalah acara makan bersama didalam satu keluarga untuk mengucapkan syukur dan mendoakan sesuatu.
Suatu acara yang bisa untuk menjalin persaudaran, menjaga dan menumbuhkan kepedulian, memberi makna untuk selalu saling berbagi dan saling membantu, dll.
Bukankah itu baik?
Tetapi ada kelompok yang berpendapat kenduri itu tidak benar.
Tidak sesuai ajaran yang dianutnya, tidak sesuai dengan pendapatnya.
Lalu dengan sistematis berusaha menghilangkan itu.
Mereka bergerak memberi pemahaman orang demi orang bahwa lebih praktis dibagi mentahan saja tidak repot.
Akhirnya pelan-pelan tidak ada lagi kendurian, hanya mengirimkan mie instan, gula dan mungkin telur.
Masuk akal kan?
Hal itu hanya hal sederhana yang berhubungan dengan manusia.
Banyak sekali orang yang menentangnya.
Lalu bagaimana dengan hal-hal luar biasa tentang iman kristen?
Tentang anak Allah, tentang Allah yang hidup ditengah-tengah kita.
Tentunya sepanjang dunia ada akan selalu ada yang menentangnya.
Mungkin ada yang secara frontal.
Tetapi mari kita lebih berhati-hati terhadap cara-cara yang tidak frontal.
Berdiam diri saat dituduh secara tidak adil.
Tetap ramah kepada siapapun yang bicara tidak sopan, dan yang tidak santun kepada kita.
Tidak pernah merasa benci atau mengabaikan orang-orang yang menjengkelkan.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Jumat 14 Juli 2017
Allah Bapa di sorga
Kami sungguh percaya Engkau selalu menyertai kami
Engkau tidak pernah meningglkan kami
Dan Engkau mendidik kami
Supaya kami selalu melakukan segala kebaikan
Kami mohon rahmat dan kekuatanMu ya Bapa
Supaya kami bisa melihat, mendengar dan merasakan
Hal-hal kecil yang justru bisa mengikis sedikit demi sedikit
Kedekatam kami denganMu
Dan sadarkanlah kami selalu
Bahwa hidup kami telah Engkau pilih
Menjadi pewarta kebaikanMu
Sehingga kami selalu berusaha menjaga kekudusan hidup kami
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil dari Matius 10:7-15;
Mat 10:7
Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat.
Mat 10:8
Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.
Mat 10:9
Janganlah kamu membawa emas atau perak atau tembaga dalam ikat pinggangmu.
Mat 10:10
Janganlah kamu membawa bekal dalam perjalanan, janganlah kamu membawa baju dua helai, kasut atau tongkat, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya.
Mat 10:11
Apabila kamu masuk kota atau desa, carilah di situ seorang yang layak dan tinggallah padanya sampai kamu berangkat.
Mat 10:12
Apabila kamu masuk rumah orang, berilah salam kepada mereka.
Mat 10:13
Jika mereka layak menerimanya, salammu itu turun ke atasnya, jika tidak, salammu itu kembali kepadamu.
Mat 10:14
Dan apabila seorang tidak menerima kamu dan tidak mendengar perkataanmu, keluarlah dan tinggalkanlah rumah atau kota itu dan kebaskanlah debunya dari kakimu.
Mat 10:15
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya pada hari penghakiman tanah Sodom dan Gomora akan lebih ringan tanggungannya dari pada kota itu."
--------
Tuhan Yesus datang ke dunia bukan membawa agama.
Ia membawa kasih.
Maka relasi pribadi dengan Allah akan menjadi suatu hal yang mutlak.
Relasi yang terbangun bukan karena berbagai macam aturan, tetapi relasi yang sifatnya personal dan terbentuk karena melihat dan merasakan penyertaan dan kasih Allah.
Kekristenan bukan sekedar pembaptisan.
Namun.. membawa hidupnya menyatu dengan Allah.
Iri hari, dengki, kebencian, kesombongan, keserakahan dan hawa nafsu tidak ada lagi dalam hidupnya.
Hidup menjadi penuh kasih sehingga akan membawa kesembuhan, kebahagiaan bagi semua orang.
Kasih adalah mujizat yang sangat besar ditengah dunia yang semakin membenci.
Kasih adalah mujizat yang sangat besar ditengah kematian hati yang tidak peduli kepada orang lain.
Kasih adalah mujizat yang sangat besar untuk mengusir keinginan jahat.
Banyak candaan, cerita lucu bahkan berita-berita bohong yang secara implisit atau terselubung memicu kecemasan.
Yang menyebar melalui medsos, WA, Line, dll.
Biasakan jangan meneruskan atau menyebarkan apapun tanpa kita tidak mengetahui kebenarannya.
Apapun tujuan kita. Hentikanlah ditangan kita.
Sapa teman-teman dan saudara kita dengan senyum dan kegembiraan setiap saat.
Sapaan gembira hal yang mudah dan sederhana lebih berguna daripada meneruskan informasi yang tidak jelas.
Jika kita seorang dokter atau ahli kesehatan, meneruskan informasi tentang kesehatan itu baik.
Tetapi jika kita tidak tahu pasti, itu bisa menjadi suatu kebohongan.
Mari kita hidup menjadi *pewarta kasih Allah*
Bukan pewarta hoax.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 13 Juli 2017
Allah Bapa di surga
Ucapan syukur dan terimakasih kami persembahkan kepadaMu
Engkau mendatangi kami dengan kasih
Engkau menuntun kami bukan dengan aturan tetapi dengan kasih
Sebab Engkau mengetahui bahwa apapun aturan akan tetap dilanggar
Kami menyadari itu ya Bapa
Maka kami mohon kepadaMu
Supaya kami sungguh-sungguh menjaga hidup kami
Sehingga hidup kami menjadi pewarta kasihMu
Hidup kami bisa membawa kebahagian bagi sesama
Hidup kami bisa membawa kedamian bagi sesama
Hidup kami bisa membawa kesembuhan bagi sesama
Dan hidup kami menjadi berguna bagi setiap orang disekitar kami
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil dari Matius 10:1-7;
Mat 10:1
Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan.
Mat 10:2
Inilah nama kedua belas rasul itu: Pertama Simon yang disebut Petrus dan Andreas saudaranya, dan Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya,
Mat 10:3
Filipus dan Bartolomeus, Tomas dan Matius pemungut cukai, Yakobus anak Alfeus, dan Tadeus,
Mat 10:4
Simon orang Zelot dan Yudas Iskariot yang mengkhianati Dia.
Mat 10:5
Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: "Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria,
Mat 10:6
melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.
Mat 10:7
Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat.
----
Injil Matius pagi ini, Tuhan Yesus memilih para murid dan mengatakan kepada mereka:
Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat.
Semua kotbah yang pernah saya dengar Kerjaan Sorga selalu dimaknai dengan kematian atau kiamat atau akhir zaman.
Pagi ini saya menawarkan kepada Saudaraku masuk dalam pemaknaan dan permenungan:
Bahwa kita yang telah dipilih sebagai anak-anak Allah melalui pembaptisan berarti kita sudah dekat dengan Kerajaan Sorga.
Tetapi apakah akhirnya kita bisa masuk ke dalam Kerajaan Surga?
Orang Israel cukup dekat dengan Kerajaan Sorga.
Banyak nabi yang lahir disana.
Tetapi mereka justru menolak Allah.
Mereka, terutama ahli taurat dan para imam menguasai ilmu ketuhanan hanya untuk kehormatan dan kesombongan diri.
Demikian pula Yudas Iskariot yang akhirnya menjual Tuhan Yesus.
Maka saya ajak Saudaraku untuk bertanya dan melihat kedalam diri masing-masing.
Bagaimana relasi kita dengan Allah selama ini.
Bagaimana kita melakukan kegiatan-kegiatan rohani kita.
Apakah kegiatan rohani itu hanya bermakna sebagai rutinitas?
Dan apakah segala kegiatan yang diikuti di gereja hanya untuk mendapatkan kehormatan?
Banyak bunga yang mekar dan indah, tetapi tidak semua menjadi buah.
Marilah kita belajar menjaga kehendak hati.
Dengan tulus hati melayani Tuhan.
Dengan tulus hati melayani sesama.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 12 Juli 2017
Kami bersyukur kepadaMu ya Bapa
Dengan pujian dan tarian hidup
Engkau melihat semua perbuatan kami
RahmatMu membuat kami menyanyikan lagu baru setiap hari
Rahmatmu membuat kami menari-nari
Kami telah berada di dekat KerajaanMu
Kami mohon agar kami selalu mendengar dan menuruti perintahMu
Supaya kami bisa masuk ke dalam kerajaanMu
Hidup penuh dengan sukacita bersamaMu
Semoga hidup kami menjadi pewarta kasihMu
Sebagai ungkapan terima kasih kami
Sebab Engkau telah memilih kami sebagai anak-anakMu
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
