Yohanes K. Sugiyarta
Injil dari Matius 16:21-27;
Mat 16:21
Sejak waktu itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-murid-Nya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan dari pihak tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga.
Mat 16:22
Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegor Dia, katanya: "Tuhan, kiranya Allah menjauhkan hal itu! Hal itu sekali-kali takkan menimpa Engkau."
Mat 16:23
Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus: "Enyahlah Iblis. Engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia."
Mat 16:24
Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.
Mat 16:25
Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya.
Mat 16:26
Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?
Mat 16:27
Sebab Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan Bapa-Nya diiringi malaikat-malaikat-Nya; pada waktu itu Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya.
-------
Banyak orang mengikuti Tuhan Yesus, tetapi hanya sedikit yang bersedia memikul salibnya.
Banyak orang yang makan bersama Tuhan Yesus, tetapi hanya sedikit yang bersedia ikut puasa dengan-Nya.
Menyangkal diri dan memikul salib kita.
Tidak ada seorang pun di dunia ini yang berhasil menghindari salib.
Adakah para kudus yang terhindar dari pencobaan-pencobaan?
Maka marilah kita memikul salib dengan rasa senang hati.
Sebab hidup di dunia ini bertaburkan banyak salib.
Semakin kita mencintai Yesus, semakin banyak godaan.
Semakin tinggi kerohanian kita, semakin berat salibnya.
Seperti pohon semakin tinggi, semakin kencang angin yang menerpanya.
Kita harus melatih diri.
Melatih hidup kerohanian kita.
Seperti besi yang ditempa dan dibakar, supaya menjadi pedang yang tajam.
Sehingga sanggup memotong setiap godaan-godaan dunia yang datang.
Sungguh besar kehormatan yang akan kita terima dari Allah.
Terlebih begitu besar pula pengaruh baik bagi orang-orang di sekeliling kita.
Pemahaman hal-hal surgawi, hanya bisa kita dapatkan apabila kita bersedia hidup menundukkan diri dan memikul salib.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 03 September 2017
Bapa di surga
Kami ingin memuji Engkau seumur hidup
Kami lekatkan jiwa kami kepada-Mu
Dan kami serahkan hidup kami dalam tangan-Mu
Apabila kami menolak satu pencobaan
Segera akan datang pencobaan lainnya
Sebab memang demikian adanya
Daging ini lemah
Maka kami mohon kekuatan dan rahmatMu
Sehingga kami mencintai salib itu
Supaya kami tetap kuat dan teguh
Menanggung setiap pencobaan
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil dari Matius 25:14-30;
Mat 25:14
"Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri, yang memanggil hamba-hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka.
Mat 25:15
Yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lain lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya, lalu ia berangkat.
Mat 25:16
Segera pergilah hamba yang menerima lima talenta itu. Ia menjalankan uang itu lalu beroleh laba lima talenta.
Mat 25:17
Hamba yang menerima dua talenta itupun berbuat demikian juga dan berlaba dua talenta.
Mat 25:18
Tetapi hamba yang menerima satu talenta itu pergi dan menggali lobang di dalam tanah lalu menyembunyikan uang tuannya.
Mat 25:19
Lama sesudah itu pulanglah tuan hamba-hamba itu lalu mengadakan perhitungan dengan mereka.
Mat 25:20
Hamba yang menerima lima talenta itu datang dan ia membawa laba lima talenta, katanya: Tuan, lima talenta tuan percayakan kepadaku; lihat, aku telah beroleh laba lima talenta.
Mat 25:21
Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.
Mat 25:22
Lalu datanglah hamba yang menerima dua talenta itu, katanya: Tuan, dua talenta tuan percayakan kepadaku; lihat, aku telah beroleh laba dua talenta.
Mat 25:23
Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.
Mat 25:24
Kini datanglah juga hamba yang menerima satu talenta itu dan berkata: Tuan, aku tahu bahwa tuan adalah manusia yang kejam yang menuai di tempat di mana tuan tidak menabur dan yang memungut dari tempat di mana tuan tidak menanam.
Mat 25:25
Karena itu aku takut dan pergi menyembunyikan talenta tuan itu di dalam tanah: Ini, terimalah kepunyaan tuan!
Mat 25:26
Maka jawab tuannya itu: Hai kamu, hamba yang jahat dan malas, jadi kamu sudah tahu, bahwa aku menuai di tempat di mana aku tidak menabur dan memungut dari tempat di mana aku tidak menanam?
Mat 25:27
Karena itu sudahlah seharusnya uangku itu kauberikan kepada orang yang menjalankan uang, supaya sekembaliku aku menerimanya serta dengan bunganya.
Mat 25:28
Sebab itu ambillah talenta itu dari padanya dan berikanlah kepada orang yang mempunyai sepuluh talenta itu.
Mat 25:29
Karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. Tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.
Mat 25:30
Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi."
--------
Merasa tidak punya apa-apa.
Merasa tidak bisa berbuat-apa.
Melihat orang lain telah melakukan hal-hal yang mengagumkan.
Melihat orang lain memiliki banyak sarana.
Banyak orang yang menghadapi kondisi tersebut.
Dan menjadi ketakutan.
Lalu terikat oleh ketakutan itu.
Si pemalas berkata: Ada singa di luar, aku akan dibunuh di tengah jalan. (Ams 22:13)
Janganlah biarkan kita dikuasai oleh pemikiran-pemikiran yang sempit.
Mulailah menuntut kemampuan kita.
Tuntutlah semua organ kita, yang sebelumnya mati dan tidak berguna ternyata sangat bermanfaat dan berharga.
Selalu ada rencana Allah yang besar dan indah pada setiap ciptaanNya.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Sabtu 02 September 2017
Setiap hari kami mendengar
Alam ini melantunkan pujian yang indah bagi-Mu ya Bapa
Tetapi terkadang mulut kami tidak tergerak sedikitpun untuk ikut bernyanyi
Ada ketakutan dalam diri kami
Tidak akan bisa satu nada dan seirama
Namun justru ketakutan itulah yang membuat kami lumpuh
Dan yang membuat kami bisu
Pagi ini kami kembali berdoa kepadaMu
Memohon rahmatMu
Supaya kami memiliki keberanian
Untuk menuntut diri kami sendiri
Untuk bekerja lebih giat
Berkarya bersama Engkau
Membawa kebaikan dan kebahagiaan bagi semua orang
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil dari Matius 25:1-13;
Mat 25:1
"Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan pergi menyongsong mempelai laki-laki.
Mat 25:2
Lima di antaranya bodoh dan lima bijaksana.
Mat 25:3
Gadis-gadis yang bodoh itu membawa pelitanya, tetapi tidak membawa minyak,
Mat 25:4
sedangkan gadis-gadis yang bijaksana itu membawa pelitanya dan juga minyak dalam buli-buli mereka.
Mat 25:5
Tetapi karena mempelai itu lama tidak datang-datang juga, mengantuklah mereka semua lalu tertidur.
Mat 25:6
Waktu tengah malam terdengarlah suara orang berseru: Mempelai datang! Songsonglah dia!
Mat 25:7
Gadis-gadis itupun bangun semuanya lalu membereskan pelita mereka.
Mat 25:8
Gadis-gadis yang bodoh berkata kepada gadis-gadis yang bijaksana: Berikanlah kami sedikit dari minyakmu itu, sebab pelita kami hampir padam.
Mat 25:9
Tetapi jawab gadis-gadis yang bijaksana itu: Tidak, nanti tidak cukup untuk kami dan untuk kamu. Lebih baik kamu pergi kepada penjual minyak dan beli di situ.
Mat 25:10
Akan tetapi, waktu mereka sedang pergi untuk membelinya, datanglah mempelai itu dan mereka yang telah siap sedia masuk bersama-sama dengan dia ke ruang perjamuan kawin, lalu pintu ditutup.
Mat 25:11
Kemudian datang juga gadis-gadis yang lain itu dan berkata: Tuan, tuan, bukakanlah kami pintu!
Mat 25:12
Tetapi ia menjawab: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya aku tidak mengenal kamu.
Mat 25:13
Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya."
-------
Jika kita perhatikan saat ibadat di gereja, semua orang kelihatannya sama semua.
Pakai baju rapi, murah senyum, yang wanita tampak cantik, yang lelaki tampak ganteng.
Namun apa yang ada didalam tas atau dalam dompet tidak tampak.
Demikian pula apa yang ada dipikiran dan hati.
Mengikut Tuhan Yesus adalah komitmen jangka panjang, selamamya.
Harus disadari setiap saat supaya kita selalu menyiapkan segala sesuatunya untuk tetap menjaga komitmen.
Tanggung jawab ada pada diri masing-masing.
Tidak bisa meminjam/meminta kepada tetangga _Berikanlah kami sedikit dari minyakmu itu_.
Apakah 5 gadis bodoh dalam perumpaan tersebut lupa membawa cadangan minyak?
TIDAK, sebab mereka semua pasti mengetahui pelita tidak akan menyala tanpa minyak.
Tetapi mereka mengabaikan hal itu.
Allah telah memberikan Api Roh Kudus kepada kita masing-masing.
Hanya kita sendiri yang mengetahui kebutuhan minyak supaya Api itu tetap menyala.
Jika kita minta minyak kepada orang lain, mungkin bisa terlalu banyak sehingga kita justru terbakar hebat.
Dan mungkin juga terlalu sedikit, dan tidak tepat pada sumbunya.
Api Roh Kudus tidak bisa menyala dalam minyak lahiriah dan hiburan duniawi.
Kita semua mengetahui hal itu.
Namun masih ada banyak orang yang mengabaikannya.
Maka marilah kita selalu menyadari hal itu.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Jumat 01 September 2017
Allah Bapa di dalam sorga
Terang Roh KudusMu ada didalam hati kami
Sukacita tersedia bagi kami
Yang mampu menjaga Terang-Mu
Kami mohon rahmat dan kekuatan-Mu ya Bapa
Agar kami tidak mengabaikan perintahMu
Dan SabdaMu lebih berkuasa atas hidup kami
Dengan melakukan kehendakMu
Kami memperoleh minyak surgawi
Sehingga pelita kami tetap menyala terang
Dan kami dengan penuh sukacita menyambut kedatangan-Mu
Kami juga berdoa memohon kepadaMu
Agar terangMu yang ada dalam diri kami
Mampu menerangi semua orang di sekitar kami
Sehingga merekapun mampu melihat kasihMu
Dan mereka semakin semangat dan teguh
Mengusahakan hidup yang berkenan di hadapanMu
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Untuk menikmati manisnya buah mangga, kita perlu mengupas kulitnya.
Dan untuk mengupas kulitnya kita membutuhkan pisau.
Sabda Tuhan dalam Kitab Suci tidak bisa diterjemahkan kata demi kata, atau kalimat demi kalimat begitu saja.
Saudaraku pernah mencoba memakai google translate untuk membantu menterjemahkan bahasa?
Cukup membantukah? Mungkin.
Namun banyak hal yang lucu bahkan tidak mendapatkan makna sesungguhnya.
Berbahagialah kita sebagai anak-anak Allah, sebab kita diberikan Roh Kudus sehingga kita semua melihat kebenaran.
Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat.(Yeh. 36:26)
Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,
yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu. (Yoh 14:16-17)
Injil dari Lukas 13:18-21;
Luk 13:18
Maka kata Yesus: "Seumpama apakah hal Kerajaan Allah dan dengan apakah Aku akan mengumpamakannya?
Luk 13:19
Ia seumpama biji sesawi, yang diambil dan ditaburkan orang di kebunnya; biji itu tumbuh dan menjadi pohon dan burung-burung di udara bersarang pada cabang-cabangnya."
Luk 13:20
Dan Ia berkata lagi: "Dengan apakah Aku akan mengumpamakan Kerajaan Allah?
Luk 13:21
Ia seumpama ragi yang diambil seorang perempuan dan diadukkan ke dalam tepung terigu tiga sukat sampai khamir seluruhnya."
----
Maka segala pohon di ladang akan mengetahui, bahwa Aku, TUHAN, merendahkan pohon yang tinggi dan meninggikan pohon yang rendah, membuat pohon yang tumbuh menjadi layu kering dan membuat pohon yang layu kering bertaruk kembali. Aku, TUHAN, yang mengatakannya dan akan membuatnya." (Yeh 17:24)
Maka segala pohon di ladang akan mengetahui, bahwa Aku, TUHAN
Kekristenan itu nyata.
Kerendahan hati dan cinta akan mendapatkan tempat yang tinggi.
Kesombongan dan tinggi hati akan hancur.
Setiap saat kita harus selalu menyadari dan berlatih, menjaga keseimbangan mengasihi Allah dan mengasihi sesama.
Seperti naik sepeda, awalnya membutuhkan 2 roda kecil tambahan agar tidak terjatuh.
Namun itu hanya sementara dan setelah itu roda kecilnya akan dilepaskan.
Kristen itu hidup, tumbuh dan berbuah.
Iman harus bertumbuh, tidak cengeng dan tidak kekanak-kanakan.
Dan bagaimana kita memperlakukan orang lain bisa menjadi gambaran apakah kerajaaan Allah hadir dalam diri kita atau tidak.
Roh Kudus sangat mampu mengubah kehidupan.
Yang diperlukan hanyalah berserah diri kepada kuasa-Nya.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 31 Oktober 2017
Bapa di sorga sumber kehidupan
Segarkanlah hidup kami
Supaya kami tidak menjadi kering
Siramilah kami dengan sabda-Mu
Ajarilah kami selalu mengerti dan melakukan perintah-Mu
Kami berdoa memohon kepada-Mu
Ubahlah hidup kami ya Bapa
Jadikanlah kami ini alat-mu
Supaya semakin banyak orang menikmati buah-buah kasih-Mu
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
