"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Matius 11:28-30;

Mat 11:28
Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
Mat 11:29
Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.
Mat 11:30
Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan."
--------

Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu

Saudaraku,
ada banyak orang yang lelah dan terbebani dengan beban diri sendiri, mereka ingin terbebas dari beban tersebut tetapi tidak bisa.
Itu adalah kelelahan jiwa.
Terperangkap dalam penjara diri sendiri oleh dosa tetapi tidak tahu jalan keluar.
Disaat kita benar-benar tidak berdaya atas diri sendiri, ingatlah bahwa Tuhan Yesus selalu siap dengan pertolongan kasih karunia yang datang melalui ketidakberdayaan.
Karena kita terikat dengan Tuhan Yesus yang merupakan kekuatan tertinggi kita.

Saudaraku,
terkadang kita merasa berbeban berat hanya oleh karena keluh kesah keinginan daging.
Maka sebaiknya kita harus membebaskan diri dari “kewajiban kepada daging".
Seluruh keberadaan jasmani manusia, termasuk semua nafsu dan emosi manusia, seringkali menjadi penyebab keserakahan, gengsi sampai kecemburuan.
Itu semua harus kita sadari dulu, mohon kesembuhan kepada Tuhan Yesus.
Dan coba perhatikan, seringkali kita mudah tersinggung oleh hal-hal yang sebenarnya dengan sangat mudah kita abaikan.
Tetapi kita memilih untuk "melayaninya", dan sesungguhnya itu adalah "beban" yang hanya bisa dilepaskan oleh diri kita sendiri.
Jika kita mau fokus kepada Tuhan Yesus, hal itu tidak akan pernah terjadi.

Saudaraku,
belas kasih Tuhan Yesus selalu mendorong kita untuk melakukan hal-hal yang mulia dimata Allah.
Sehingga kita tidak lagi tertarik untuk memuaskan pancaindra.
Keinginan ilahi tidak pernah bisa berdampingan dengan keinginan daging, ingatlah itu.
Jika kita mencoba melayani keinginan daging maka setiap usaha kerohanian kita akan sia-sia.
Dan akhirnya ibadat dan perbuatan-perbuatan baik yang kita lakukan sama sekali tidak ada harganya dihadapan Allah.
Keadaan ini sangat bahaya, sebab sulit untuk disadari "sebagai beban", maka akan sangat sulit untuk dilepaskan.

Saudaraku,
jika kita dengan sungguh-sungguh menyerahkan hidup kita kepada Tuhan Yesus, Tuhan Yesus akan menelanjangi kita.
Melepaskan segala hal yang tidak layak.
Sehingga hidup kita murni dihadapan Allah.
Tidak ada lagi yang membebani hidup batin kita.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa

Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau telah membebaskan kami dari keinginan-keingian yang tidak teratur
Engkau selalu memberikan kekuatan untuk melawan segala bentuk pemuasan hawa nafsu duniawi
Kami mohon bimbinglah kami dan kuasailah hati dan pikiran kami dengan kehendak-Mu
Dan berilah kami keberanian dan kekuatan untuk menolak segala bentuk cinta diri

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 18:12-14;

Mat 18:12
"Bagaimana pendapatmu? Jika seorang mempunyai seratus ekor domba, dan seekor di antaranya sesat, tidakkah ia akan meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di pegunungan dan pergi mencari yang sesat itu?
Mat 18:13
Dan Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jika ia berhasil menemukannya, lebih besar kegembiraannya atas yang seekor itu dari pada atas yang kesembilan puluh sembilan ekor yang tidak sesat.
Mat 18:14
Demikian juga Bapamu yang di sorga tidak menghendaki supaya seorangpun dari anak-anak ini hilang."
---------

Demikian juga Bapamu yang di sorga tidak menghendaki supaya seorangpun dari anak-anak ini hilang

Saudaraku,
dalam kisah Injil Matius yang singkat hari ini, kita menemukan kata-kata revolusioner.
Kita domba-Nya dan Tuhan Gembalanya.
Adalah revolusioner bagi seorang gembala, yang kehilangan seekor domba memilih meninggalkan yang 99 ekor dengan harapan ia akan menemukan yang hilang.
Itu tidak masuk akal dalam pikiran manusia, dalam untung dan rugi.
Pikiran manusia: biarkan yang hilang dan lindungi yang masih ada.

Saudaraku,
maka, saat kita memasuki Misa Kudus bersama-sama, melantunkan sebuah mazmur dan berkumpul sebagai "kawanan domba Allah".
Kita mengawali setiap doa kita dengan tanda salib, dengan penuh keyakinan bahwa doa kita didengar dan bahwa pengabdian pribadi kita kepada Allah, memiliki nilai.
Dan lebih dari itu, saat kita membuat tanda salib, kita memohon kepada satu Pribadi yang kehendaknya adalah keselamatan kita.
Kita mengucapkan, dengan lantang dan jelas, “Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus.”
Karena itu adalah satu kehendak dari satu Tuhan agar semua manusia diselamatkan.

Saudaraku,
kita sangat mengerti bahwa: kita sangat berharga dimata Tuhan.
Hiduplah dengan "kesadaran itu", supaya kita tidak mudah disesatkan oleh apapun.
Sadari bahwa "kodrat" kemanusiaan kita itu "cerdik", ia menjerat dan menipu.
Tetapi percayalah bahwa rahmat Tuhan lebih dari cukup, untuk mengatasi kodrat.
Dan rahmat Tuhan lah yang mengangkat kita dari keduniawian kepada kasih dan hal-hal surgawi.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa

Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau selalu memelihara kami dan menuntun langkah kami, menerangi jalan kami supaya kami tidak tersesat
Kami sadar keduniawian dengan berbagai cara selalu tampil sangat mempesona
Maka kami mohon ajarilah kami untuk matiraga setiap hari
Supaya kami tidak mudah disesatkan oleh tiup daya keinginan daging

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 1:26-38;

Luk 1:26
Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret,
Luk 1:27
kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria.
Luk 1:28
Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: "Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau."
Luk 1:29
Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalam hatinya, apakah arti salam itu.
Luk 1:30
Kata malaikat itu kepadanya: "Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah.
Luk 1:31
Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.
Luk 1:32
Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya,
Luk 1:33
dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan."
Luk 1:34
Kata Maria kepada malaikat itu: "Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?"
Luk 1:35
Jawab malaikat itu kepadanya: "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah.
Luk 1:36
Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, iapun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu.
Luk 1:37
Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil."
Luk 1:38
Kata Maria: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." Lalu malaikat itu meninggalkan dia.
--------

Jawab malaikat itu kepadanya: "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah

Saudaraku,
iman kita menuntut penyerahan diri dan pertobatan yang terus-menerus.
Jiwa yang begitu berserah diri kepada kehendak suci Tuhan.
Sehingga tidak mengambil keputusan apapun "sendirian", tetapi selalu mempertimbangkan segala sesuatu "bersama Tuhan".
Itu berarti bahwa kita harus melupakan diri kita sendiri dalam doa jika kita ingin mengarahkan keinginan kita lebih sepenuhnya kepada kehendak Tuhan.

Saudaraku,
Jika kita melupakan diri sendiri dalam doa, itu karena kita menginginkan Tuhan dan tidak menginginkan apa pun selain Dia.
Hanya dengan lebih sungguh-sungguh menginginkan Tuhan, kita menjadi "lebih diam" terhadap diri kita sendiri,
Sehingga dalam doa-doa kita dan dalam hidup kita sehari-hari, tidak lagi mementingkan diri sendiri.
Kita akan selalu hidup dalam "kesadaran", supaya kehendak Tuhan lah yang menguasai pikiran dan hati kita.

Saudaraku,
Roh Kudus yang sama, yang turun kepada Bunda Maria, juga turun kepada setiap orang yang percaya kepada Anak.
Tuhan "lebih hadir" dalam doa-doa kita daripada dengan apa yang sering kita pikirkan.
Mengarahkan wajah-Nya kepada kita dengan perhatian yang lembut untuk melindungi jiwa kita dengan cara tertentu, meredakan keraguan dan menghilangkan ketidakpastian.
Dan dampaknya dalam jiwa kita adalah keyakinan bahwa Tuhan sangat pribadi dalam kasih-Nya.
Ia meminta kita untuk menyerahkan hidup kita kepada-Nya.
"Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu."

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa

Allah Bapa kami
Terimakasih Engkau telah membawa kami kepada Putera-Mu
Engkau memberikan Roh Kudus untuk menerangi hati dan pikiran kami supaya kami tidak tersesat
Kami mohon berilah kami rahmat kekuatan setiap hari, untuk setia hidup dalam ketaatan

Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 3:1-6;

Luk 3:1
Dalam tahun kelima belas dari pemerintahan Kaisar Tiberius, ketika Pontius Pilatus menjadi wali negeri Yudea, dan Herodes raja wilayah Galilea, Filipus, saudaranya, raja wilayah Iturea dan Trakhonitis, dan Lisanias raja wilayah Abilene,
Luk 3:2
pada waktu Hanas dan Kayafas menjadi Imam Besar, datanglah firman Allah kepada Yohanes, anak Zakharia, di padang gurun.
Luk 3:3
Maka datanglah Yohanes ke seluruh daerah Yordan dan menyerukan: "Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu,
Luk 3:4
seperti ada tertulis dalam kitab nubuat-nubuat Yesaya: Ada suara yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya.
Luk 3:5
Setiap lembah akan ditimbun dan setiap gunung dan bukit akan menjadi rata, yang berliku-liku akan diluruskan, yang berlekuk-lekuk akan diratakan,
Luk 3:6
dan semua orang akan melihat keselamatan yang dari Tuhan."
-------

Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu

Saudaraku,
Tuhan Yesus telah menyelamatkan kita dari diri kita sendiri.
Dari kecenderungan kita untuk "melayani" diri kita sendiri.
Selalu ada "sesuatu" yang sangat mudah untuk membiarkan pikiran kita selalu penuh dengan kekhawatirkan, dengan apa yang belum tentu terjadi.
Hubungan kita dengan Tuhan Yesus mendorong kita untuk melihat yang terbaik dalam diri kita dan dalam kehidupan.
Itulah yang menurut saya adalah "makna dari pembaptisan".
Kita lahir baru, sebagai cuptaan baru didalam Kristus.

Saudaraku,
hidup akan layu dan bahkan bisa menjadi seperti sebatang kayu kering, jika tanpa harapan.
Hari esok hanyalah pengulangan hari ini yang membosankan.
Sebagai umat Allah, kita dipanggil untuk berharap didalam Kristus.
Harapan akan membuat kita melihat bahwa segala sesuatunya bisa berbeda.
Di masa adven ini kita diajak untuk tetap setia "hidup dalam pengharapan">
Sebab kita semua mengetahui, kelahiran Tuhan kita Yesus Kristus adalah bukti belas kasih Allah dan menjadi kekuatan kita untuk tetap setia bertekun dalam iman.

Saudaraku,
tanpa iman dan harapan, hidup kita kosong, tidak ada bedanya kita dengan binatang.
Kelahiran Tuhan Yesus adalah jawaban bagi setiap orang yang mendambakan "kehidupan".
Didalam Tuhan Yesus, kita adalah ciptaan baru.
Oleh karena itu, di masa adven ini kita diajak kembali untuk "melihat keselamatan".
Kita kembali diajak untuk menyiapkan diri menyambut dan menanggapi belas kasih Allah yang sangat besar itu.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa

Allah Bapa kami
Oleh karena belas kasih-Mu yang sangat besar itu
Engkau meberikan Putra-Mu Tuhan Yesus Kristus supaya kami tidak tersesat
Kami mengucap syukur
Dan kami mohon kuasailah hati dan pikiran kami dengan kehendak dan rencana-Mu
Supaya dalam segala keadaan, Kau dapati kami hidup dalam belas kasih-Mu

Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 9:35 - 10:1, 6-8;

Mat 9:35
Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan.
Mat 9:36
Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala.
Mat 9:37
Maka kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit.
Mat 9:38
Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu."
--------
Mat 10:1
Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan.
--------
Mat 10:6
melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.
Mat 10:7
Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat.
Mat 10:8
Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.
--------

Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka

Saudaraku,
bagi mereka yang mengikuti Tuhan Yesus dan memberitakan Injil pengampunan, pertobatan dan kasih, tidak akan ada kerumunan orang yang memuja-muja.
Sebab memberitakan Injil, mengajak orang untuk melihat jauh ke dalam diri mereka sendiri dan menemukan "rasa lapar akan yang ilahi".
Ajaran Tuhan Yesus meminta mereka untuk memeriksa perilaku mereka dan menemukan lubang-lubang di hati mereka yang penuh dengan kebusukan, ketakutan dan kebencian.
Dan Tuhan Yesus meminta kepada setiap orang yang percaya kepada-Nya untuk menghadirkan belas kasih dan kuasa Allah.

Saudaraku,
iman kita harus selau bertumbuh dan berbuah sebab hanya dengan cara itulah keterlibatan kita dalam memberitakan Injil Kerajaan Sorga.
Dan hanya oleh karena iman, kita bisa melihat cahaya ilahi dalam diri setiap orang yang hidupnya memberitakan Kerajaan Sorga.
Lalu tentunya pemglihatan itu menjadi kekuatan yang luar bisa bagi kita, sehingga kitapun tergerak untuk terlibat dalam pewartaan.

Saudaraku,
iman kita bisa tumbuh dengan baik jika kita meniru Kristus, yang selalu tergerak oleh belas kasihan.
Karena saat itulah sesungguhnya hidup kita dikuasai-Nya.
Kasih karunia-Nya yang berlimpah selalu tersedia bagi mereka yang selalu memandang dengan kasih kepada setiap orang.
Dan kasih karunianya mengangkat kita, melindungi kita dan menjaga kita supaya tetap berada dijalan menunju ke kemuliaan kekal.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa

Tuhan Yesus
Hanya oleh karena belas kasih-Mu lah kami hidup
Supaya setiap orang dalam hidup kami juga mengalami belas kasih-Mu
Kami mengucap syukur
Kami mohon kuasailah hati kami dengan belas kasih-Mu dan kuasailah pikiran kami dengan kehendak-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa