"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Matius 20:20-28;

Mat 20:20
Maka datanglah ibu anak-anak Zebedeus serta anak-anaknya itu kepada Yesus, lalu sujud di hadapan-Nya untuk meminta sesuatu kepada-Nya.
Mat 20:21
Kata Yesus: "Apa yang kaukehendaki?" Jawabnya: "Berilah perintah, supaya kedua anakku ini boleh duduk kelak di dalam Kerajaan-Mu, yang seorang di sebelah kanan-Mu dan yang seorang lagi di sebelah kiri-Mu."
Mat 20:22
Tetapi Yesus menjawab, kata-Nya: "Kamu tidak tahu, apa yang kamu minta. Dapatkah kamu meminum cawan, yang harus Kuminum?" Kata mereka kepada-Nya: "Kami dapat."
Mat 20:23
Yesus berkata kepada mereka: "Cawan-Ku memang akan kamu minum, tetapi hal duduk di sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku, Aku tidak berhak memberikannya. Itu akan diberikan kepada orang-orang bagi siapa Bapa-Ku telah menyediakannya."
Mat 20:24
Mendengar itu marahlah kesepuluh murid yang lain kepada kedua saudara itu.
Mat 20:25
Tetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata: "Kamu tahu, bahwa pemerintah-pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi dan pembesar-pembesar menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka.
Mat 20:26
Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu,
Mat 20:27
dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu;
Mat 20:28
sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang."
---------

Barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu

Saudaraku,
Saat ini ada orang-orang mencoba meniru orang lain.
Biasanya yang ditiru adalah orang-orang yang terkenal atau terhormat.
Misalnya mereka meniru penampilan dan gaya hidupnya.
Orang-orang terkenal memiliki "penggemar" dan terkadang dalam kelompok yang berbeda-beda. sesuai dengan apa yang diidolakannya.
Di media sosial atau di dunia digital orang yang terkenal bisa tambah terkenal sebab mereka biasanya juga dimanfaatkan untuk iklan produk.

Saudaraku,
Tuhan Yesus mengajarkan supaya kita tidak terikat oleh segala bentuk "kehormatan duniawi".
Apapun pencapaian kita di hari ini, kita tetap harus hidup dalam kerendahan hati.
Dan yang kedua kita tidak boleh "melupakan" setiap orang yang "terlibat" dalam kehidupan kita yang membuat kita selalu terus maju dan bertumbuh.
Bahkan Tuhan Yesus, ingin kita menjadi "hamba mereka".

Saudaraku,
"kerendahan hati" mudah dibicarakan tetapi sangat sulit untuk diwujudkan.
Sebab daging selalu menuntut lebih dan menolak untuk menderita.
Oleh karena itu setiap kali godaan muncul, pandanglah salib Kristus.
Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,
Yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,
melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
(Fil 2:5-8)

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa

Tuhan Yesus
Tak ada seorangpun manusia yang sanggup merendahkan diri seperti Engkau
Namun Engkau berjanji akan senantiasa menyertai setiap orang yang percaya kepada-Mu
Maka kami mohon berilah kami keberanian dan kekuatan untuk menolak segala bentuk cinta diri dan kehormatan duniawi
Dan bimbinglah kami supaya tetap hidup dalam kerendahan hati

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 13:1-9;

Mat 13:1
Pada hari itu keluarlah Yesus dari rumah itu dan duduk di tepi danau.
Mat 13:2
Maka datanglah orang banyak berbondong-bondong lalu mengerumuni Dia, sehingga Ia naik ke perahu dan duduk di situ, sedangkan orang banyak semuanya berdiri di pantai.
Mat 13:3
Dan Ia mengucapkan banyak hal dalam perumpamaan kepada mereka. Kata-Nya: "Adalah seorang penabur keluar untuk menabur.
Mat 13:4
Pada waktu ia menabur, sebagian benih itu jatuh di pinggir jalan, lalu datanglah burung dan memakannya sampai habis.
Mat 13:5
Sebagian jatuh di tanah yang berbatu-batu, yang tidak banyak tanahnya, lalu benih itupun segera tumbuh, karena tanahnya tipis.
Mat 13:6
Tetapi sesudah matahari terbit, layulah ia dan menjadi kering karena tidak berakar.
Mat 13:7
Sebagian lagi jatuh di tengah semak duri, lalu makin besarlah semak itu dan menghimpitnya sampai mati.
Mat 13:8
Dan sebagian jatuh di tanah yang baik lalu berbuah: ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat.
Mat 13:9
Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!"
--------

Adalah seorang penabur keluar untuk menabur

Saudaraku,
dalam perumpamaan ini, Tuhan Yesus "membimbing" orang yang mendengarkan pengajaran-Nya. untuk mengenali diri mereka sendiri.
Maka mari kita melihat diri kita sendiri, bagaimana sikap hidup kita dalam menanggapi "pendengaran kita akan Allah".
Seperti:
Benih yang jatuh dipinggir jalan?
Benih yang jatuh di tanah yang berbatu?
Benih yang jatuh di semak duri?
Atau benih yang jatuh di tanah yang baik?

Saudaraku,
Tuhan Yesus tidak memaksa siapapun untuk mengikuti-Nya.
Semua tergantung mereka sendiri dalam menanggapi pengajaran-Nya.
Tetapi saya mengingatkan, "benih" yang jatuh ditanah yang baik, berbuah puluhan kali lipat.
Maka mari kita melihat diri kita sendiri.
Jika ingin "berbuah" jadilah "tanah yang baik".
Artinya hidup kita selalu "mengsndung nutrisi".
Yaitu hati yang dan pikiran yang baik.
Jangan ijinkan segala yang jahat ada di hati dan pikiran kita.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa

Tuhan Yesus
Kami siapkan hati yang taat kepada firman-Mu
Kami percaya Engkau juga turut memelihara supaya firman-Mu tumbuh dan berbuah
Maka kami mohon ajarilah kami untuk selalu rendah hati

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 12:46-50;

Mat 12:46
Ketika Yesus masih berbicara dengan orang banyak itu, ibu-Nya dan saudara-saudara-Nya berdiri di luar dan berusaha menemui Dia.
Mat 12:47
Maka seorang berkata kepada-Nya: "Lihatlah, ibu-Mu dan saudara-saudara-Mu ada di luar dan berusaha menemui Engkau."
Mat 12:48
Tetapi jawab Yesus kepada orang yang menyampaikan berita itu kepada-Nya: "Siapa ibu-Ku? Dan siapa saudara-saudara-Ku?"
Mat 12:49
Lalu kata-Nya, sambil menunjuk ke arah murid-murid-Nya: "Ini ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku!
Mat 12:50
Sebab siapapun yang melakukan kehendak Bapa-Ku di sorga, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku."
---------

Siapapun yang melakukan kehendak Bapa-Ku di sorga, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku

Saudaraku,
biasakan mengarahkan hati kepada Allah "dengan berbagai cara".
Sebab Allah telah nenganugerahi kita ini dan itu.
Dalam setiap detik yang kita lalui kita harus sungguh-sungguh yakin dan menyadari sepenuhnya bahwa Allah ada di dekat kita.
Tuhan Yesus menegaskan bahwa "melakukan kehendak Allah" adalah yang utama.

Saudaraku,
dalam segala niat, kita harus "melibatkan Allah".
Supaya semua niat kita berujuan baik.
Juga dalam percakapan-percakapan dan perbuatan kita.
Hati-hati dalam menjaga pikiran dan hati kita.
Sebab apa yang ada dihati dan pikiran akan menjadi perbuatan dan kemudian bisa menjadi "kebiasaan".
Dalam segala hal dan dalam segala keadaan pandanglah segala sesuatu dari "dimensi Allah".
Supaya kita bukan hanya "melakukan kehendak-Nya", tetapi setiap keinginan dan perbuatan kita sungguh-sungguh hasil dari dorongan dari hati yang mengasihi Allah.
Maka perbuatan baik dan cinta kasihmu bukan hanya sekedar kedermawanan dan kedisiplinanmu bukan hanya sekedar ketaatan.

Saudaraku,
jika engkau dalam kebimbangan antara kehendak daging dan kehendak Allah, masuklah kedalam keheningan batin.
Tutup mata rapat-rapat.
Arahkanlah hati dan pikiran-Mu kepada belas kasih dan perbuatan Allah.
Engkau akan melihat indahnya dunia yang penuh warna.
Engkau akan melihat bagaimana tangan Allah bekerja.
Engkau akan melihat dari perspektif yang tidak pernah engkau bayangkan sebelumnya.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa

Allah Bapa kami
Melalui Putera-Mu, Tuhan kami Yesus Kristus, Engkau nyatakan belas kasih dan kuasa-Mu
Engkaupun memilih hidup kami untuk menjadi perwujudan belas kasih dan kuasa-Mu
Maka kami mohon kuasailah hati dan pikiran kami dengan perbuatan-perbuatan-Mu
Dan doronglah kami untuk memperbaiki diri setiap hari, supaya hidup kami semakin layak dihadapan-Mu

Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Yohanes 20:1, 11-38;

Yoh 20:1
Pada hari pertama minggu itu, pagi-pagi benar ketika hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena ke kubur itu dan ia melihat bahwa batu telah diambil dari kubur.
---------
Yoh 20:11
Tetapi Maria berdiri dekat kubur itu dan menangis. Sambil menangis ia menjenguk ke dalam kubur itu,
Yoh 20:12
dan tampaklah olehnya dua orang malaikat berpakaian putih, yang seorang duduk di sebelah kepala dan yang lain di sebelah kaki di tempat mayat Yesus terbaring.
Yoh 20:13
Kata malaikat-malaikat itu kepadanya: "Ibu, mengapa engkau menangis?" Jawab Maria kepada mereka: "Tuhanku telah diambil orang dan aku tidak tahu di mana Ia diletakkan."
Yoh 20:14
Sesudah berkata demikian ia menoleh ke belakang dan melihat Yesus berdiri di situ, tetapi ia tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus.
Yoh 20:15
Kata Yesus kepadanya: "Ibu, mengapa engkau menangis? Siapakah yang engkau cari?" Maria menyangka orang itu adalah penunggu taman, lalu berkata kepada-Nya: "Tuan, jikalau tuan yang mengambil Dia, katakanlah kepadaku, di mana tuan meletakkan Dia, supaya aku dapat mengambil-Nya."
Yoh 20:16
Kata Yesus kepadanya: "Maria!" Maria berpaling dan berkata kepada-Nya dalam bahasa Ibrani: "Rabuni!", artinya Guru.
Yoh 20:17
Kata Yesus kepadanya: "Janganlah engkau memegang Aku, sebab Aku belum pergi kepada Bapa, tetapi pergilah kepada saudara-saudara-Ku dan katakanlah kepada mereka, bahwa sekarang Aku akan pergi kepada Bapa-Ku dan Bapamu, kepada Allah-Ku dan Allahmu."
Yoh 20:18
Maria Magdalena pergi dan berkata kepada murid-murid: "Aku telah melihat Tuhan!" dan juga bahwa Dia yang mengatakan hal-hal itu kepadanya.
---------

Kata Yesus kepadanya: "Maria!" Maria berpaling dan berkata kepada-Nya dalam bahasa Ibrani: "Rabuni!", artinya Guru

Saudaraku.
hari ini adalah Hari Raya atau Pests Santa Maria Magdalena.
Di Gereja Katolik, Maria Magdalena juga disebut: "Rasul bagi para rasul".
Maria Magdalena memiliki tempat khusus dalam sejarah gereja, karena Maria Magdalena dihormati sebagai salah satu saksi pertama kebangkitan Yesus, dan menerima tugas khusus dari Tuhan Yesus untuk memberi tahu para Rasul tentang kebangkitan-Nya.
Maria Magdalena juga "orang pertama" yang bertemu dengan Tuhan Yesus yang bangkit.
Dan yang sangat menarik dari Maria Magdalena adalah: ketika ia bertemu Tuhan Yesus, *hidupnya berubah*.
Lalu permenungannya bagi kita: apakah hidup kita juga berubah?

Saudaraku,
berubah didalam Kristus artinya kita "menjadi manusia baru", yang sanggup "mematikan" diri kita.
Hati kita tidak lagi terlibat dalam perkara-perkara duniawi.
Kita semua menyadari, tidak mudah.
Tetapi Tuhan Yesus selalu hadir dan membantu setiap orang yang sedang berjuang dan mengharapkan rahmat-Nya.
Ingatlah Tuhan Yesus memberi kesempatan kepada kita untuk berjuang, agar kita mencapai kemenangan.
Maka kita harus dengan sungguh-sungguh "bertobat seperti Maria Magdalena".
Maria Magdalena adalah salah satu diantara wanita-wanita yang disembuhkan Yesus dari kuasa roh-roh jahat dan kemudian menjadi pengikut dan pelayan Yesus selama karya-Nya.(Bdk Luk 8:2)

Saudaraku,
jika kita sungguh-sungguh "mengalami pertobatan", tentunya kita tidak lagi tertarik untuk terlibat didalam perkara-perkara duniawi.
Maria Magdalena dikisahkan dalam Injil sebagai wanita pendosa.
Tetapi ia berubah total, mematikan hidupnya yang lama dan hidup baru bersama Kristus.
Marilah kita "memberantas kejahatan" dalam diri kita.
Kita harus "hidup baru" seperti Maria Magdalena.
Ingatlah Tuhan Yesus memberi kesempatan kita untuk berjuang agar kita mencapai kemenangan.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa

Tuhan Yesus
Engkau menerima setiap orang yang datang kepada-Mu
Dan Engkau pasti membimbing menuju hidup baru dalam kuasa Roh Kudus
Kami mohon bimbinglah kami dan berilah kami keberanian dan kekuatan untuk mengalahkan diri kami sendiri
Supaya dalam segala hal kami hanya tunduk kepada-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Markus 6:30-34;

Mrk 6:30
Kemudian rasul-rasul itu kembali berkumpul dengan Yesus dan memberitahukan kepada-Nya semua yang mereka kerjakan dan ajarkan.
Mrk 6:31
Lalu Ia berkata kepada mereka: "Marilah ke tempat yang sunyi, supaya kita sendirian, dan beristirahatlah seketika!" Sebab memang begitu banyaknya orang yang datang dan yang pergi, sehingga makanpun mereka tidak sempat.
Mrk 6:32
Maka berangkatlah mereka untuk mengasingkan diri dengan perahu ke tempat yang sunyi.
Mrk 6:33
Tetapi pada waktu mereka bertolak banyak orang melihat mereka dan mengetahui tujuan mereka. Dengan mengambil jalan darat segeralah datang orang dari semua kota ke tempat itu sehingga mendahului mereka.
Mrk 6:34
Ketika Yesus mendarat, Ia melihat sejumlah besar orang banyak, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala. Lalu mulailah Ia mengajarkan banyak hal kepada mereka.
--------

"Marilah ke tempat yang sunyi, supaya kita sendirian, dan beristirahatlah seketika!"

Saudaraku,
di dalam Perjanjian Lama, gagasan tentang istirahat dikaitkan dengan konsep ilahi tentang Sabat.(Bdk Kel 31:13-14)
Ketaatan pada hari Sabat merupakan prioritas utama.
Bahkan, ketaatan pada perintah ini begitu penting sehingga hukuman mati ditetapkan bagi siapa pun yang tidak menaatinya.
Bagaimanapun, kita menemukan bahwa konsep istirahat dalam Perjanjian Lama terkait erat dengan ketaatan pada hari Sabat.
Istirahat Sabat dituntut oleh Allah agar umat-Nya senantiasa mengingat siapa yang menyelamatkan mereka dari Mesir dan siapa yang menyediakan kebutuhan mereka saat mereka mengembara di padang gurun selama empat puluh tahun.
Dengan kata lain, Sabat diberikan agar Israel dapat beristirahat.
Dan dalam istirahat itu, menyembah Allah yang telah menyelamatkan mereka.

Saudaraku,
di dalam Kristus, kita memiliki perwujudan Sabat, pemenuhan Sabat karena di dalam Kristus kita telah menemukan "istirahat" kita.
Dengan kasih-Nya, Ia akan menenangkan segala ketakutan.
Sungguh janji damai atau ketenangan yang luar biasa yang digenapi dalam pribadi Tuhan Yesus Kristus.
Kristus menjadi Juruselamat kita!
Kita memiliki "istirahat orang kudus" dalam persekutuan para kudus dan dengan Tuhan Yesus Kristus.
Perhatikan, istirahat fisik lebih terkait dengan "emosional", supaya kehidupan spiritual kita "terpelihara".

Saudaraku,
kita membutuhkan istirahat fisik, emosional dan spiritual.
Dan tentunya itu semua tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lainnya.
Dalam istirahat fisik, hendaknya juga tetap menjaga keadaan spiritual kita.
Sehingga walaupun keadaan fisik kita lelah, Roh Kudus tetap berkuasa.
Sebab jika kita tidak hati-hati dengan godaan-godaan fisik, kita bisa tergoda oleh berbagai macam "itirahat palsu".
Yaitu berbagai macam bentuk kesenangan atau hiburan daging.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa

Tuhan Yesus
Hanya didalam Engkau, kami menemukan damai dan sukacita
Kami mohon berilah rahmat kekuatan untuk menolak segala bentuk tipu daya kelelahan daging
Supaya dalam keadaan apapun, kami tetap setia hidup didalam belas kasih dan penghiburan-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa