"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Matius 18:12-14;

Mat 11:28
Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
Mat 11:29
Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.
Mat 11:30
Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan."
---------

Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat

Saudaraku,
oleh karena hidup manusia "dikendalikan" oleh keinginan, maka hampir semua waktu yang dimilikinya adalah beban.
Seringkali manusia meleset dalam menetapkan pandangannya dan tidak sedikit yang tertipu oleh pancanindranya.
Sebab jarang sekali orang yang memiliki "batas keinginan", satu terpenuhi datang keinginan yang lainnya.
Maka hari-hari yang dilaluinya adalah beban.
Banyak orang yang lantas mencari penghiburan misalnya nonton, nongkrong di pusat pembelanjaan atau bahkan ada yang berusaha menikmati alam.
Usaha mencari penghiburan itu hanya akan menjadi semacam obat sakit kepala atau bahkan hanya semacam tipuan daging.
Bahkan ada orang yang membohongi dirinya sendiri dengan berbagai macam penghiburan.

Saudaraku,
dapatkah orang merasa "lebih baik" saat mendapat pujian?
Dapatkah orang merasa "lebih baik" saat memiliki jabatan?
Dapatkah orang merasa "lebih baik" saat berlimpah harta?
Dunia tidak pernah bisa menjamin memberikan kelegaan.
Mari kita lihat tidak semua orang yang sukses di dunia, dipuaskan oleh pencapaiannya.

Saudaraku,
hanya datang kepada Tuhan Yesus, untuk memperoleh kebijksanaan hidup.
Punya mata dan punya telinga yang mampu membedakan hal-hal yang nampak dan hal-hal yang didengarnya dengan "mata dan telinga anak Allah".
Sehingga memperoleh pertimbangan yang tepat, tandanya dalam segala hal tidak pernah mencari penghiburan diri.
Ia selalu merasa cukup dan dipuaskan atas apa yang telah dikerjakannya bersama Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 11 Desember 2019

Allah Bapa kami
Kami datang kepada-Mu
Berserah diri kepada-Mu
Pandanglah kami ya Bapa
Saat ini hidup kami berada dalam tangan-Mu

Kami tunduk kepada kehendak-Mu
Sebab kami telah melihat suka cita abadi hidup bersama-Mu
Dan menikmati kebaikan-Mu selama-lamanya

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Matius 18:12-14;

Mat 18:12
"Bagaimana pendapatmu? Jika seorang mempunyai seratus ekor domba, dan seekor di antaranya sesat, tidakkah ia akan meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di pegunungan dan pergi mencari yang sesat itu?
Mat 18:13
Dan Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jika ia berhasil menemukannya, lebih besar kegembiraannya atas yang seekor itu dari pada atas yang kesembilan puluh sembilan ekor yang tidak sesat.
Mat 18:14
Demikian juga Bapamu yang di sorga tidak menghendaki supaya seorangpun dari anak-anak ini hilang."
---------

Demikian juga Bapamu yang di sorga tidak menghendaki supaya seorangpun dari anak-anak ini hilang

Saudaraku,
permenungan pagi ini saya awali dengan pertanyaan:
Saat ini Saudara berada dimana?
Di rumah?
Di perjalanan?
Di kantor?
Dimanapun Saudara saat ini berada, pandanglah setiap orang yang ada dalam jangkauan mata Saudara, berucaplah: Allah sangat mengasihinya dan tidak ingin seorangpun hilang.
Jika Saudara sedang bersama istri, suami, anak-anak atau sedang bersama teman, sampaikan kepadanya Allah sangat mengasihimu.
Dengan demikian membangkitkan kesadaran Saudara bahwa Allah mengasihi semua ciptaan-Nya.
Maka dengan menyadari itu setiap saat kita tidak akan pernah berpikir untuk menyakiti siapapun.

Saudaraku,
ada baiknya selalu berusaha menjauhkan dari pikiran yang buruk, hal itu hanya menjadi beban yang akan "menghimpit apa yang baik dalam diri kita".
Tuhan Yesus telah mengampuni kita dan kita telah menjadi manusia baru, yang lama sudah berlalu dan yang baru telah datang.
Dan kita telah berada di jalan yang lurus, dipenuhi dengan harapan dan harapan itu membawa kita kedalam kasih-Nya.
Maka mari berbuat baik kepada siapapun sekarang, tanpa mengingat hari kemarin dan tanpa mengkhawatirkan hari esok.
Mari hidup "terhomat", jangan biarkan diri kita dikelabui dan diperbudak oleh pikiran buruk.
Ingatlah Allah Bapa kita menghendaki setiap orang selamat, termasuk kita.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 10 Desember 2019

Allah Bapa kami
Engkau menghendaki kami datang kepada-Mu dengan penuh kepercayaan
Kami ingin selalu bersatu dengan Engkau ya Bapa
Supaya kami dapat menyantap hidangan yang telah Engkau sediakan untuk kami

Ya Bapa
Kami mohon pandanglah setiap usaha kami untuk berkenan kepada-Mu
Dan kami mohon rahmat kekuatan-Mu
Agar kami selalu ingat akan belas kasih-Mu

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Lukas 1:26-38;

Saya kutip sebagian:

Luk 1:30
Kata malaikat itu kepadanya: "Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah.
Luk 1:31
Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.
Luk 1:32
Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya,
Luk 1:33
dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan."
---------
Luk 1:38
Kata Maria: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." Lalu malaikat itu meninggalkan dia.
---------

Sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah

Saudaraku,
seperti Bunda Maria yang memperoleh kasih karunia Allah untuk melahirkan Anak Allah.
Kita yang percaya kepada Tuhan Yesus juga beroleh kasih karunia untuk "menghadirkan Allah".
Apakah Saudara mendengar suara-suara itu?
Suara yang memanggil kita untuk lebih banyak berbuat baik.
Tidak diperlukan "keahlian" untuk melakukan perbuatan baik.
Jika kita mau.. kasih karunia Allah lebih dari cukup.
Janganlah kiranya kasih karunia itu dihalangi oleh kecemasan dan ketakutan.
Kecemasan adalah suara perut, dan yang selalu berkata kurang.

Saudaraku,
memang mungkin kita tidak merasa menentang Allah, bahkan rajin ibadat dan kegiatan rohani lainnya.
Tetapi jika menolak untuk melakukan perbuatan baik itu sama saja mencari diri sendiri.
Kita mengetahui Tuhan Yesus datang ke dunia, dan dalam masa adven ini kita bersiap untuk menyambut kedatangan-Nya di hari natal.
Untuk kita ketahui bahwa akhir misi Tuhan Yesus di dunia ini adalah "SALIB".
Dan kita memperoleh karunia akan salib itu sehingga kita memperoleh kekuatan, tidak lagi hidup dalam dirinya sendiri, tetapi kita hidup dalam karunia Allah untuk melakukan kehendak Allah.
Maka mari kembali saya ajak untuk melihat diri sendiri.
Mungkin kejatuhan-kejatuhan yang kita alami oleh karena kelemahan-kelemahan kita yang menolak karunia Allah.
Atau kesombongan-kesombongan kita sehingga tidak lagi melihat uluran tangan Allah.

Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Senin 9 Desember 2019

Allah Bapa kami
Kami mohon rahmat surgawi dan cinta sejati yang menguasai hati kami
Dengan demikian tidak ada lagi iri hati, kecemasan dan cinta diri
Dan ajarilah kami untuk menerima salib itu
Sehingga kami hanya bergembira di dalam Engkau

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Matius 3:1-12;

Saya kutip sebagian:

Mat 3:1
Pada waktu itu tampillah Yohanes Pembaptis di padang gurun Yudea dan memberitakan:
Mat 3:2
"Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!"
-------
Mat 3:11
Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api.
Mat 3:12
Alat penampi sudah ditangan-Nya. Ia akan membersihkan tempat pengirikan-Nya dan mengumpulkan gandum-Nya ke dalam lumbung, tetapi debu jerami itu akan dibakar-Nya dalam api yang tidak terpadamkan."
--------

Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api

Saudaraku,
Yohanes Pembaptis mempersiapkan jalan untuk kedatangan Tuhan Yesus.
Saya bersyukur ada banyak Yohanes Pembaptis di hidup saya, sehingga saya sampai kepada Tuhan Yesus Kristus.
Teman-teman bermain saat kecil dan keluarganya yang setiap hari "menampilkan perbuatan Allah".
Mereka saat ini juga membaca renungan harian saya, saya mengucapkan terimakasih dan mari tetap semangat menghadirkan Kristus.

Saudaraku,
mari kita bersyukur Tuhan Yesus telah memelekkan mata kita sehingga kita melihat Allah.
Ia juga membuka telinga kita sehingga kita mendengar suara-Nya.
Kita memiliki mata rohani yang tajam dan telinga yang peka terhadap Sabda Tuhan.
Tetapi ada baiknya kita harus selalu sadar bahwa ada "kuasa dunia" yang menolak Allah.
Oleh karena itu harus tetap waspada dan selalu berusaha meningkatkan kualitas hubungan kita dengan Allah.

Saudaraku,
Sabda Allah tetap "up to date", dan Ia selalu memberikan pengertian baru kepada setiap orang yang mengasihi-Nya.
Dan karena kita telah dipilih Allah untuk menghadirkan karya-Nya, dipilih menjadi Yohanes Pembatis baru yang selalu menyuarakan pertobatan,  belas kasih dan kebaikan Allah, maka mari gunakan kesempatan itu.
Supaya dengan demikian kitapun senantiasa "terjaga" dan tetap mampu menguasai diri dalam segala sesuatu, sehingga kita tidak "mencemarkan nama Allah".
Dan berbahagialah! Bahwa kita diselamatkan oleh Roh Kudus dan Api.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 8 Desember 2019

Allah Bapa kami
Hanya Engkaulah yang layak dipuji
Tanpa Engkau kami tidak pernah tahu kemana kami harus berjalan

Oleh karena itu ya Bapa
Setiap saat kami memandang kuasa-Mu
Dengan demikian kami tidak mudah tergoda oleh gemerlapnya dunia
Dan tidak mudah putus asa dalam peziarahan kami di dunia ini

Kami mohon ya Bapa
Berilah kami kekuatan untuk selalu menghadirkan karya-Mu
Sebab dengan cara itulah kami terhindar dari segala keinginan jahat

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Matius 9:35 - 10:1, 6-8;

Saya kutip sebagian:

Mat 9:35
Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan.
Mat 9:36
Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala.
Mat 9:37
Maka kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit.
Mat 9:38
Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu."
Mat 10:1
Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan.
--------
Mat 10:8
Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.
--------

Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka

Saudaraku,
ada baiknya bahwa kita selalu menyadari bahwa kita hidup untuk mengabdi kepada Allah.
Bersama dengan semua orang yang beriman dalam Tuhan Yesus, untuk berbuat sesuatu yang baik dan wajib melaksanakan perintah Tuhan Yesus.
Maka mari kita berhati-hati dalam pergaulan, supaya kita selalu menunjukkan sikap yang baik.
Menampilkan hidup sebagai wujud atau bukti kebaikan dan kasih Allah.
Dengan demikian api cinta kasih Allah akan menyala dan menerangi dimana anak-anak-Nya berada.

Saudaraku,
dimana kita berada saat ini bukan sesuatu yang kebetulan, Allah memerintahkan kita untuk selalu menjadi terang.
Jangan hanya menjadi orang yang rajin bekerja, tetapi malas berdoa.
Sebab tantangan kita adalah roh jahat, penyakit dan kelemahan atau kemalasan.
Lihatlah para rasul, para kudus dan orang-orang yang menyerahkan hidupnya untuk pekerjaan Allah, mereka orang-orang biasa.
Bukankah Allah-nya mereka juga Allah kita?

Saudaraku,
Allah dengan kuasa-Nya telah melengkapi kita dengan berbagai macam sarana.
Satu melengkapi lainnya, menjadi satu tubuh dengan Kristus.
Dunia sedang dibanjiri kebencian dan kegoisan.
Pelaporan pencemaran nama baik sedang naik daun.
Maka sebagai orang kristiani kita harus mampu menghadirkan belas kasih dan pengampunan.
Belas kasih itu menyembuhkan..
Pengampunan itu pengorbanan..

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 7 Desember 2019

Allah Bapa kami
Rahmat-Mu adalah guru kebenaran
Cahaya Roh-Mu selalu menerangi hati kami
Dan membimbing kami kepada takwa

Puji dan syukur kami haturkan kepada-Mu ya Bapa
Dan kami mohon tuntunlah kami dengan kebijaksanaan-Mu
Sehingga hidup kami menjadi saksi-Mu

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin