"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Yohanes 21:15-18;

Saya kutipkan sebagian:

Yoh 21:15
Sesudah sarapan Yesus berkata kepada Simon Petrus: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?" Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku."
Yoh 21:16
Kata Yesus pula kepadanya untuk kedua kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku."
Yoh 21:17
Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: "Apakah engkau mengasihi Aku?" Dan ia berkata kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku.
---------

Tuhan Yesus bertanya kepada Petrus:
1. Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?
2. Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?
3. Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?

Saudaraku, pagi ini saya ajak untuk masuk dalam permenungan membandingkan bagaimana kita mengasihi:
!. Mengasihi Tuhan dibanding dengan mengasihi sesama dalam arti keluarga, sahabat, dll.
2. Mengasihi Tuhan dibanding dengan mengasihi harta, kesenangan, pekerjaan, dll.
3. Mengasihi Tuhan dibanding dengan mengasihi diri sendiri.

1. Setelah Tuhan Yesus wafat para murid kembali berkumpul dan kembali ke profesi mereka sebagai nelayam.
2. Lalu Tuhan Yesus bangkit dan menemui mereka dan memberikan tangkapan ikan yang cukup banyak, yang setelah semalaman tidak mendapatkan seekor pun.
3. Setelah Tuhan Yesus ditangkap dan wafat, para murid terpisah sendiri-sendiri, kembali ke aktivitasnya masing-masing.

Pertanyaan Tuhan Yesus kepada Petrus 3 kali, Tuhan Yesus ingin verifikasi ulang, kepada Petrus dan murid lainnya.
Pertanyaannya ini juga masih relevan sampai hari ini.
Saya kira kita semua pernah mendengar atau bahkan menyaksikan sendiri:
1. Karena alasan keluarga, pernikahan, dll, orang meninggalkan Tuhan Yesus.
2. Karena alasan harta, pekerjaan, jabatan, kekuasaan, dll, orang meninggalkan Tuhan Yesus.
3. Karena alasan kesenangan diri, menuruti kehendak daging, orang meninggalkan Tuhan Yesus.

Saudaraku,
hampir setiap kali kita akan melakukan segala sesuatu, Tuhan Yesus bertanya kepada kita:
Apakah engkau mengasihi Aku?
Semoga jawaban kita semua seperti jawaban Petrus: Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.
Mari kita semua taat dan tekun sampai akhir menjadi rasul-rasulnya.
Pencobaan-pencobaan selalu ada, pergunakan senjata Allah yaitu: misa kudus, doa-doa, sakramen-sakramen, dan firman Tuhan yang hidup, pasti kita menang.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.



Doa Hari Jumat 18 Mei 2018

Allah Bapa di dalam sorga
Firman-Mu menjadi pupuk kehidupan kami
Cahaya Roh Kudus-Mu adalah matahari hidup kami
Sehingga kami tumbuh dan berakar kuat dalam kasih-Mu
Dan Engkau menhendaki kami berbuah melimpah

Kami mohon ya Bapa
Tegurlah kami, tegurlah kami dengan keras
Apabila hati dan pikiran kami jahat
Tariklah kami
Apabila jalan kami menyimpang

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Yohanes 17:20-26;

Saya kutipkan sebagian:

Yoh 17:20
Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka;
Yoh 17:25
Ya Bapa yang adil, memang dunia tidak mengenal Engkau, tetapi Aku mengenal Engkau, dan mereka ini tahu, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku;
Yoh 17:26
dan Aku telah memberitahukan nama-Mu kepada mereka dan Aku akan memberitahukannya, supaya kasih yang Engkau berikan kepada-Ku ada di dalam mereka dan Aku di dalam mereka."
---------

Tuhan Yesus mendoakan kita dan memberikan diri-Nya untuk kesatuan Gereja.
Orang yang percaya Kepada Tuhan Yesus dipersatukan dalam kesatuan Bapa, Putera dan Roh Kudus.
Dan Roh Kudus memberikan pengajaran dalam segala hal, sehingga kita memperoleh banyak karunia.
Karunia yang terbesar adalah kasih Allah itu sendiri yang selalu terwujud dalam Gereja-Nya.
Satu dalam Kristus, satu dengan yang lainya saling mengasihi, saling melengkapi sehingga kerajaan Allah hadir di muka bumi.
Putera-puteri Allah nyata hadir dan membuat perbedaan di dunia, yaitu tetap mengasihi walaupun dunia membenci.

Saudaraku,
Apapun program atau rencana hidup kita yang adalah anak-anak Allah tidak boleh terlepas dari kasih, kasih harus menjadi yang utama.
Selalu terbuka untuk bekerja sama dengan orang lain, dan mengutamakan kepentingan bersama.
Kita telah memperoleh teladan yang sangat indah, yaitu kesatuan Allah Bapa, Allah Putera dan Allah Roh Kudus.
Allah yang Maha Agung berkenan lahir menjadi manusia, lalu memberikan Roh Kudus kepada kita dan yang akan menuntun kita kepada kebenaran dan keselamatan.
Terjadi persekutuan kudus yaitu Allah, para kudus dan kita yang masih hidup di dunia ini.
Apabila menyadari itu maka kebaikan akan selalu menjadi buah hidup anak-anak Allah, dan buah itu melimpah.

Saudaraku,
Sakramen Maha Kudus adalah cara Allah hadir dalam kemuliaan-Nya.
Semoga kita selalu rindu menyambut-Nya, seperti orang yang saling mengasihi dan seseorang yang menyambut sahabatnya.
Ada banyak rahmat yang tak terkatakan, dan kedatangan-Nya yang sungguh agung dan mengagumkan dan cinta kasih-Nya melimpah.
Maka marilah kita bersuka-cita karena persatuan kita dengan Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.



Doa Hari Kamis 17 Mei 2018

Terimakasih ya Bapa
Engkau berkenan tinggal dalam hidup kami
Rahmat-Mu baru setiap pagi

Bapa di sorga
Hidup kami ini adalah kasih dan kebaikan-Mu
Pakailah hidup kami ya Bapa
Untuk menyatakan kehadiran-Mu dan kebaikan-Mu
Supaya dunia melihat bahwa Engkau sangat mengasihi anak-anak-MU

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Yohanes 17:11-19;

Saya kutipkan sebagian:

Yoh 17:15
Aku tidak meminta, supaya Engkau mengambil mereka dari dunia, tetapi supaya Engkau melindungi mereka dari pada yang jahat.
Yoh 17:16
Mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia.
Yoh 17:17
Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.
---------

Beberapa hal ini yang selalu dicari banyak orang: kehormatan, kekuasaan, kebanggaan, pujian, harta, kesenangan dan ketentraman.
Boleh-boleh saja, namun perlu disadari keinginan diri bisa menjadi akar dari berbagai masalah.
Sebab walaupun telah mendapatkan keinginannya, manusia tidak lantas menjadi puas.
Lalu kemudian apabila tidak mampu mengendalikan maka menjadi budak dari keinginan diri.

Saudaraku, kita semua punya keinginan.
Mari berusaha supaya kita hanya diperintah oleh Kristus.
Maka sebaiknya kita membawa semua keinginan kita kehadapan Tuhan Yesus, supaya dikuduskan.
Dan melalui firman-Nya kita akan memiliki pandangan yang luas dan banyak dimensi.
Sehingga tidak mudah disesatkan oleh keinginan diri.
Firman Tuhan memberikan kesabaran dalam menghadapi situasi apapun.
Sehingga memiliki hati dan pikiran yang selalu jernih.
Firman Tuhan memberi kebijaksanaan.
Firman Tuhan memberikan semangat untuk tetap fokus dengan hal-hal surgawi.
Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.(Mat 6:23)
Firman Tuhan membawa kekudusan.
Firman Tuhan menuntun kepada kerendahan hati.

Saya sedih, melihat bahwa hal-hal atau berita yang negatif, tentang kejahatan, tentang kegelisahan justru menjadi paling sering dibaca.
Demikian pula di medsos, buaaanyak orang yang copas berita atau konten hitam tentang kejahatan dan kegelisahan.
Jika kita mendapat konten atau apapun dari sumber yang tidak jelas(dari yang ngaku dokter, dari yang ngaku akademisi, dari yang ngaku intel, dari yang ngaku polisi),
pastikan dulu ke media-media yang terpercaya atau situs yang terpercaya kalau tidak menemukan,
hentikanlah ditangan kita, tidak usah diteruskan kemana-mana hanya untuk supaya terlihat paling tahu ataupun paling pintar.

Saudaraku, orang KRISTIANI adalah PELAKU FIRMAN dan PEMBAWA KEBENARAN, bukan pelaku kejahatan dan penyebar kebohongan.
Saudaraku, marilah kita jadikan Allah sebagai tujuan tertinggi dalam hidup kita.
Dengan demikian hati kita tidak lagi condong kepada keinginan duniawi.
Kita telah dipilih dari dunia, untuk menjadi berbeda.
Untuk selalu mengasihi ditengah-tengah dunia yang membenci, dan membawa warta keselamatan ditengah dunia yang penuh ketakutan.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.



Doa hari Rabu 16 Mei 2018

Bapa di dalam sorga
Terimakasih Engkau telah memilih kami menjadi putera dan puteri-Mu
Dan firman-Mu menjadi pedoman dan sumber kebijaksaan sejati

Kami mohon rahmat kekuatan-Mu
Supaya kami selalu punya semangat sebaik-baiknya
UntukĀ  berusaha sekuat-kuatnya memberi teladan yang baik kepada orang lain
Dan membawa kepada kebahagiaan dan kedamaian

Ambilah kebebasan kami ya Allah
Supaya kami terlepas dari kepentingan diri sendiri
Dan dengan setia mengikuti kehendak Putera-Mu
Tuhan kami Yesus Kristus

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Yohanes 17:1-11;

Saya kutipkan sebagian:

Yoh 17:1
Demikianlah kata Yesus. Lalu Ia menengadah ke langit dan berkata: "Bapa, telah tiba saatnya; permuliakanlah Anak-Mu, supaya Anak-Mu mempermuliakan Engkau.
Yoh 17:2
Sama seperti Engkau telah memberikan kepada-Nya kuasa atas segala yang hidup, demikian pula Ia akan memberikan hidup yang kekal kepada semua yang telah Engkau berikan kepada-Nya.
---------
Yoh 17:9
Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab mereka adalah milik-Mu
Yoh 17:10
dan segala milik-Ku adalah milik-Mu dan milik-Mu adalah milik-Ku, dan Aku telah dipermuliakan di dalam mereka.
Yoh 17:11
Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu. Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita.
---------

Tuhan Yesus berdoa untuk kita, mari kita mengucap syukur dan saya percaya saat inipun Tuhan Yesus sedang berdoa untuk kita.
Untuk itu marilah kita rajin berdoa dengan sungguh-sungguh dan dengan rendah hati.
Berusahalah berdoa sesering mungkin, berbicaralah kepada Allah, Ia pasti menjawab.

Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.(Bdk Yak 5:16)

Dengan sering berdoa, bisa melatih pikiran kita agar tidak mengembara kemana-mana saat berdoa, atau gagal fokus.
Coba seandainya kita bicara dengan orang lain bila tidak fokus, maka pembicaraannya jadi tidak nyambung dan jadi melabar.
Walaupun kita hafal Doa Bapa Kami, tetap fokus kata demi kata, kalimat demi kalimat.
Membuat tanda salib fokus pada gerakan langkah demi langkah.
Mengucapkan kalimat doa dengan sopan dan santun, bukan asal ngomong, apalagi dengan berteriak.
Sebab bicara dengan cepat tanpa dipikirkan adalah seperti bualan belaka.
Menyadari bahwa kita sedang bicara dengan Allah yang hidup, bukan bicara dengan batu atau gunung atau patung.

Saudaraku, kita adalah milik Allah, sangat dikasihi oleh Allah, dengan segala cara Allah akan menjaga milik-Nya.
Tetapi manusia mempunyai kehendak bebas, maka marilah kita selalu berhati-hati, supaya tidak diperintah oleh keinginan diri.
Melatih diri diam sedetik saja untuk menimbang dengan bijaksana apa yang mau diucapkan dan dilakukan.
Dengan rendah hati dan penuh hormat, percaya sepenuhnya dan dengan kehendak yang murni.
Mengawali doa dengan mengakui dosa dan kesalahan-kesalahan, menyesalinya dan membangun niat yang kuat untuk memperbaiki hidup.

Dan marilah kita belajar kepada Bunda Maria, Ia guru berdoa.
Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu(Bdk Luk 1:38)

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.



Doa Hari Selasa 15 Mei 2018

Kami ingin selalu dekat dengan-Mu ya Bapa
Engkau Bapa yang baik dan sangat baik
Sabda-Mu adalah roh dan hidup
Dan membuat kami hidup dengan penuh damai
Bersabdalah ya Bapa
Dengan kerendahan hati kami mendengar

Engkau yang mengajar para nabi
Kami mohon ya Bapa
Ajarilah dan didiklah kami dengan Sabda-Mu

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Yohanes 15:9-17;

Saya kutipkan sebagian:

Yoh 15:9
"Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu.
Yoh 15:10
Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya.
---------
Yoh 15:12
Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu.
Yoh 15:13
Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.
---------
Yoh 15:16
Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.
Yoh 15:17
Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain."
---------

Di Hari Minggu Palma beberapa waktu yang lalu, saya kebetulan di Semarang.
Saya ibadat di gereja Katedral untuk Misa Minggu Palma.
Saya cukup terkesan dengan tema INI AKU UNTUK KAMU.

Saat menyiapkan tulisan ini saya mencari di internet negara yang penduduknya paling dermawan.
Menurut data surve dari lembaga badan amal Inggris Charities Aid Foundation (CAF), tahun 2017, Indonesia menempati urutan ke 2 paling dermawan setelah Myanmar.
Luaaar biasa bukan?
lalu saya tanya ke diri sendiri, mengapa ujaran kebencian dan permusuhan belakangan ini hampir selalu menguasai seluruh media di indonesia?
Apakah mungkin lembaga surve tersebut kurang tepat dalam menentukan lokasi sebagai pengumpulan data?

Saudaraku, seperti Bapa mengasihi Anak.
Dan Allah kita yang memberikan teladan yang luaar biasa melalui kesatuan kasih dalam Putera-Nya.
Tuhan Yesus mati supaya kita hidup.
Tuhan Yesus mengorbankan diri-Nya supaya kita beroleh keselamatan.
Bagi kita tidak lantas berarti kematian secara fisik.
Tetapi kita melatih diri untuk berani mematikan keinginan daging.
Melatih diri memperhatikan atau menghormati kepentingan orang lain.
Terlebih lagi jika bisa selalu berusaha dan siap memberi diri bagi kepentingan siapapun.

Maka marilah kita mengawali dari keluarga kita.
Masing-masing anggota harus selalu siap memberikan diri untuk anggota yang lain, istri untuk suami dan sebaliknya, orangtua untuk anak dan sebaliknya.
Selalu sadar untuk menghindari tutur kata dan sikap yang mau menang sendiri atau merasa diri sendiri paling benar.
Lalu dimanapun kita berada pasti selalu siap memberi diri kepada siapapun yang membutuhkan, bukan hanya sekedar dermawan.
Sebab tidak semua kedermawanan didorong oleh cinta kasih.
Orang yang suka mencaci atau menyebarkan kebencian bisa juga berderma untuk kepentingan diri atau kelompoknya.

INI AKU UNTUK KAMU

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.



Doa Hari Senin 14 Mei 2018

Ya Bapa yang manis dan penuh kasih
Alangkah besar kekayaan-Mu
Semuanya itu Engkau sediakan
Bagi setiap orang yang takut kepada-Mu

Kami telah menerima kasih dan kebaikanMu
Kami mohon rahmatMu ya Bapa
Bersihkanlah hati dan pikiran kami dari yang jahat
Supaya kasih kebaikanmu selalu terpancar dalam kehidupan kami

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin