"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Markus 12:28-34;

Saya kutipkan sebagian:

Mrk 12:28
Lalu seorang ahli Taurat, yang mendengar Yesus dan orang-orang Saduki bersoal jawab dan tahu, bahwa Yesus memberi jawab yang tepat kepada orang-orang itu, datang kepada-Nya dan bertanya: "Hukum manakah yang paling utama?"
Mrk 12:29
Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.
Mrk 12:30
Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.
Mrk 12:31
Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini."
---------

Saudaraku,
Sebagai orang kristiani kita harus selalu menyadari bahwa hidup kita membawa berkah, sukacita dan kedamaian.
Setiap pribadi memiliki rasa berbagi atau memberi diri untuk orang lain, tanpa membeda-bedakan warna kulit, bahasa, penampilan, jabatan, dan lain sebagainya.
Kita harus memandang setiap manusia adalah karya kasih Allah.
Lalu memiliki semangat untuk memberi kehidupan yang lebih baik kepada siapapun terutama orang-orang di sekitar kehidupan kita.
Hendaklah tidak selalu berharap ada perubahan atau perbaikan dalam diri siapapun yang menerima uluran tangan kita atau ingin segera membuahkan hasil.
Sebab ketidakpuasan dalam hal apapun cenderung untuk merusak diri sendiri.
Namun dengan dorongan semangat berbuat baik dan ketulusan hati, percayalah Allah bekerja.
Hidup penuh kasih adalah persembahan hidup yang terbaik yang kita bawa dihadapan Allah.

Rasul Petrus dalam 1 Petrus 1:22:
Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu.

Jika Tuhan Yesus sungguh-sungguh hidup dalam hidup kita, tentunya setiap orang disekitar kita akan merasakan kasih-Nya.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.



Doa Hari Kamis 7 Juni 2018

Bapa di surga
Kami menggantungkan hidup kami hanya kepada-Mu
Kami hanya bersandar kepada firman-Mu
Dan kami hidup taat dalam kebenaran-Mu

Kasih sejati hanya ada pada-Mu ya Bapa
Untuk itu kami mohon
Engkau berkenan tinggal dalam hati kami
Kuasailah jiwa kami dengan Roh-Mu
Supaya kebaikan senantiasa terpancar dalam kehidupan kami

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Markus 12:18-27;

Mrk 12:18
Datanglah kepada Yesus beberapa orang Saduki, yang berpendapat, bahwa tidak ada kebangkitan. Mereka bertanya kepada-Nya:
Mrk 12:19
"Guru, Musa menuliskan perintah ini untuk kita: Jika seorang, yang mempunyai saudara laki-laki, mati dengan meninggalkan seorang isteri tetapi tidak meninggalkan anak, saudaranya harus kawin dengan isterinya itu dan membangkitkan keturunan bagi saudaranya itu.
Mrk 12:20
Adalah tujuh orang bersaudara. Yang pertama kawin dengan seorang perempuan dan mati dengan tidak meninggalkan keturunan.
Mrk 12:21
Lalu yang kedua juga mengawini dia dan mati dengan tidak meninggalkan keturunan. Demikian juga dengan yang ketiga.
Mrk 12:22
Dan begitulah seterusnya, ketujuhnya tidak meninggalkan keturunan. Dan akhirnya, sesudah mereka semua, perempuan itupun mati.
Mrk 12:23
Pada hari kebangkitan, bilamana mereka bangkit, siapakah yang menjadi suami perempuan itu? Sebab ketujuhnya telah beristerikan dia."
Mrk 12:24
Jawab Yesus kepada mereka: "Kamu sesat, justru karena kamu tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Allah.
Mrk 12:25
Sebab apabila orang bangkit dari antara orang mati, orang tidak kawin dan tidak dikawinkan melainkan hidup seperti malaikat di sorga.
Mrk 12:26
Dan juga tentang bangkitnya orang-orang mati, tidakkah kamu baca dalam kitab Musa, dalam ceritera tentang semak duri, bagaimana bunyi firman Allah kepadanya: Akulah Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub?
Mrk 12:27
Ia bukanlah Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup. Kamu benar-benar sesat!"
--------------

Orang Saduki percaya kepada Allah, namun tidak percaya akan kebangkitan.
Satu sisi percaya akan kuasa Allah, satu sisi merasionalkan kuasa Allah, berusaha memasukkan Allah ke pemikirannya/otaknya.

Saudaraku, mari kita mengucap syukur kepada Allah, oleh karena kita dimampukan untuk melihat dimensi lain yang tidak setiap orang melihatnya.
Kita bersyukur Roh Kudus memberikan pengertian baru kepada kita setiap hari.
Terang baru itupun masuk ke sudut-sudut hati dan pikiran supaya menerangi kebiasaan-kebiasaan buruk sehingga kita dengan rendah hati bertobat.
Lalu mengalami hidup baru bersama Allah.
Banyak orang tidak mampu menguasai dirinya sendiri, oleh karena kebiasaan buruk menguasai mereka.
Misalnya manusia cenderung untuk meninggikan diri, manusia cenderung menolak kesusahan atau kesulitan.
Hal-hal itu menimbulkan kebiasaan-kebiasaan buruk yang akan memenjarakan dirinya.
Lalu pandangannya hanya seluas kamar penjara yang diciptakannya sendiri.

Saudaraku,
tentunya kita telah melihat banyak kesaksian dari para orang kudus, santo dan santa.
Juga kesaksian dari banyak orang yang hidupnya tulus melayanai sesama.
Apabila kita melihat melayani sesama itu suatu hal yang sangat indah, itulah salah satu dimensi baru yang diberikan oleh Roh Kudus.
Dan apabila melihat tetapi tidak berusaha melakukannya mak itu adalah satu kebodohan.
Atau dalam kalimat lain masih hidup dalam penjara keinginan dan pemikiran diri sendiri.

Saudaraku,
kegelisahan itu manusiawi, namun jangalah kita dikuasai olehnya.
Supaya apapun yang terjadi dihidup kita di dunia ini tidak menutup pandangan kita kepada KUASA ALLAH.



Doa Hari Rabu 6 Juni 2018

Allah Bapa di dalam surga
Terimakasih atas Roh Kudus-Mu yang selalu menerangi langkah kami
Sehingga kami tidak menyukai hiburan-hiburan duniawi
Mata dan telinga kami selalu tertuju kepada-Mu

Terimakasih pula
Engkau telah menjadikan kami putra dan putri-Mu
Sehingga kami layak menerima harta surgawi

Maka kami mohon rahmat-Mu ya Bapa
Supaya kami selalu kuat dan teguh dijalan-Mu
Sehingga kami bisa memberikan persebahan hidup yang terbaik kepada-Mu

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin


Injil Markus 12:13-17;

Mrk 12:13
Kemudian disuruh beberapa orang Farisi dan Herodian kepada Yesus untuk menjerat Dia dengan suatu pertanyaan.
Mrk 12:14
Orang-orang itu datang dan berkata kepada-Nya: "Guru, kami tahu, Engkau adalah seorang yang jujur, dan Engkau tidak takut kepada siapapun juga, sebab Engkau tidak mencari muka, melainkan dengan jujur mengajar jalan Allah dengan segala kejujuran. Apakah diperbolehkan membayar pajak kepada Kaisar atau tidak? Haruskah kami bayar atau tidak?"
Mrk 12:15
Tetapi Yesus mengetahui kemunafikan mereka, lalu berkata kepada mereka: "Mengapa kamu mencobai Aku? Bawalah ke mari suatu dinar supaya Kulihat!"
Mrk 12:16
Lalu mereka bawa. Maka Ia bertanya kepada mereka: "Gambar dan tulisan siapakah ini?" Jawab mereka: "Gambar dan tulisan Kaisar."
Mrk 12:17
Lalu kata Yesus kepada mereka: "Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah!" Mereka sangat heran mendengar Dia.
------------

Berikan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah!

Saudaraku, perintah yang sangat sederhana namun sangat mendalam.
Kalau uang milik Kaisar/negara maka rumah dan semua benda didalamnya adalah milik negara karena dibeli dengan uang.
Lalu pertanyaannya: apa milik Allah?

Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!(1Kor 6:20)

Memuliakan Allah dengan tubuh kita, apabila memang kita percaya bahwa hidup kita adalah milik Allah.
Maka dengan demikian memiliki hidup yang memegang teguh ajaran Tuhan, taat akan firman-Nya dan taat dalam ajaran gereja.
Allah itu Mahabaik dan Mahaadil.
Untuk itu jika kita adalah milik Allah bahkan anak-anak Allah tentunya akan melakukan kebaikan dan berusaha berindak adil dalam segala hal.

Saudaraku,
lihatlah orang-orang dunia melakukan ketidakadilan atas nama Allah, melakukan kejahatan atas nama Allah membuat kelompok eksklusif atas nama Allah.
Semuanya itu dihadapkan kepada kita supaya kita dengan sangat-sangat jelas melihat mana yang berasal dari Allah dan mana yang bukan.
Maka marilah kita ekstra hati-hati dalam berucap dan bertindak, sebab kita adalah milik Allah, putra-putri Allah.
Hidup kita harus membawa kasih, kedamaian, sukacita dan kemurahan Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.



Doa Hari Selasa 5 Juni 2018

Allah Bapa di surga
Kobarkanlah semangat kami dalam mengabdi kepada-Mu
Sehingga kobaran api itu membakar keinginan jahat
Dan kami memperoleh kemenangan hidup bersama-Mu

Engkau yang menciptakan kami ya Bapa
Walaupun Engkau memberi kebebasan kepada kami
Kami menyadari sepenuhnya hidup kami ini milik-Mu
Pakailah kami ya Bapa
Untuk menghadirkan sukacita surgawi
Dan supaya semua orang melihat kebenaran

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Markus 12:1-12;

Saya kutipkan sebagian:

Mrk 12:1
Lalu Yesus mulai berbicara kepada mereka dalam perumpamaan: "Adalah seorang membuka kebun anggur dan menanam pagar sekelilingnya. Ia menggali lobang tempat memeras anggur dan mendirikan menara jaga. Kemudian ia menyewakan kebun itu kepada penggarap-penggarap lalu berangkat ke negeri lain.
Mrk 12:2
Dan ketika sudah tiba musimnya, ia menyuruh seorang hamba kepada penggarap-penggarap itu untuk menerima sebagian dari hasil kebun itu dari mereka.
Mrk 12:3
Tetapi mereka menangkap hamba itu dan memukulnya, lalu menyuruhnya pergi dengan tangan hampa.
--------
Mrk 12:6
Sekarang tinggal hanya satu orang anaknya yang kekasih. Akhirnya ia menyuruh dia kepada mereka, katanya: Anakku akan mereka segani.
Mrk 12:7
Tetapi penggarap-penggarap itu berkata seorang kepada yang lain: Ia adalah ahli waris, mari kita bunuh dia, maka warisan ini menjadi milik kita.
Mrk 12:8
Mereka menangkapnya dan membunuhnya, lalu melemparkannya ke luar kebun anggur itu.
Mrk 12:9
Sekarang apa yang akan dilakukan oleh tuan kebun anggur itu? Ia akan datang dan membinasakan penggarap-penggarap itu, lalu mempercayakan kebun anggur itu kepada orang-orang lain.
Mrk 12:10
Tidak pernahkah kamu membaca nas ini: Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru:
Mrk 12:11
hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita."
--------

Perumpamaan tentang penggarap kebun anggur, terlihat secara khusus ditujukan untuk bangsa Yahudi, terutama para pemimpin agama dan ahli turat.
Selalu ada nabi ditengah-tengah mereka, namun mereka tidak menjadi taat kepada Allah.

Lalu apa arti perumpamaan ini bagi kita saat ini?
Orang baik berubah menjadi jahat saat melihat buah yang berlimpah.
Saudaraku, ada istilah dari mata turun ke hati sebagai ungkapan jatuh cinta.
Jatuh cinta ternyata juga berlaku untuk benda-benda duniawi.
Ada pula kecintaan barang-barang duniawi yang didorong oleh kesombongan atau hanya untuk pamer.
Misalnya orang-orang kaya yang mempunyai koleksi mobil super mahal.

Saudaraku, di dalam Tuhan Yesus kita menjadi orang-orang yang merdeka.
Maka jangan lagi kita terbelenggu oleh ketamakan atau oleh segala sesuatu sehingga kita menjadi *budak pancaindra*

maka Aku menasihatkan engkau, supaya engkau membeli dari pada-Ku emas yang telah dimurnikan dalam api, agar engkau menjadi kaya, dan juga pakaian putih, supaya engkau memakainya, agar jangan kelihatan ketelanjanganmu yang memalukan; dan lagi minyak untuk melumas matamu, supaya engkau dapat melihat.(Why 3:18)

agar jangan kelihatan ketelanjanganmu yang memalukan.
minyak untuk melumas matamu, supaya engkau dapat melihat.

Dalam Tuhan Yesus Kristus kita tidak lagi menjadi budak keinginan, budak dosa.
Maka marilah kita mempertimbangkan segala sesuatu dalam roh dam membuang segala nafsu keinginan.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.



Doa Hari Senin 4 Juni 2018

Bapa di surga
Kami kembali mengawali aktifitas pekerjaan kami
Kami moho penyertaan-Mu ya Bapa
Dan berilah kami kekuatan
Supaya kami tidak mudah percaya oleh perasaan-perasaan
Dan kami selalu siap untuk mengalami perubahan-perubahan
Terangilah hati kami dengan Roh Kudus-Mu
Sehingga kami tetap rendah hati dalam segala keadaan
Dengan demikian mata dan pikiran kami tidak tergoda oleh keinginan hawa nafsu

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Markus 14:12-16, 22-25;

Saya kutipkan sebagian:

Mrk 14:12
Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi, pada waktu orang menyembelih domba Paskah, murid-murid Yesus berkata kepada-Nya: "Ke tempat mana Engkau kehendaki kami pergi untuk mempersiapkan perjamuan Paskah bagi-Mu?"
Mrk 14:13
Lalu Ia menyuruh dua orang murid-Nya dengan pesan: "Pergilah ke kota; di sana kamu akan bertemu dengan seorang yang membawa kendi berisi air. Ikutilah dia
Mrk 14:14
dan katakanlah kepada pemilik rumah yang dimasukinya: Pesan Guru: di manakah ruangan yang disediakan bagi-Ku untuk makan Paskah bersama-sama dengan murid-murid-Ku?
Mrk 14:15
Lalu orang itu akan menunjukkan kamu sebuah ruangan atas yang besar, yang sudah lengkap dan tersedia. Di situlah kamu harus mempersiapkan perjamuan Paskah untuk kita!"
Mrk 14:16
Maka berangkatlah kedua murid itu dan setibanya di kota, didapati mereka semua seperti yang dikatakan Yesus kepada mereka. Lalu mereka mempersiapkan Paskah.
---------
Mrk 14:22
Dan ketika Yesus dan murid-murid-Nya sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap berkat, memecah-mecahkannya lalu memberikannya kepada mereka dan berkata: "Ambillah, inilah tubuh-Ku."
Mrk 14:23
Sesudah itu Ia mengambil cawan, mengucap syukur lalu memberikannya kepada mereka, dan mereka semuanya minum dari cawan itu.
Mrk 14:24
Dan Ia berkata kepada mereka: "Inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang.
---------

Saudaraku,
jika orang kristiani tidak menunjukkan perubahan hidup di dalam Kristus, lantas bagaimana bisa percaya roti dan anggur adalah Tubuh dan Darah Kristus?
Dengan Sakramen Ekaristi, Allah menjadikan kita satu tubuh, tubuh Kristus.
Maka dengan demikian Darah Kristus mengubah hidup menjadi perwujudan atau manifestasi Kristus sendiri.
Melalui Tubuh dan Darah Kristus, Allah telah mengubah kita menjadi manusia baru, dan lebih baik.
Yang tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, namun untuk membawa kabar gembira dan kebaikan kepada banyak orang.

Saudaraku,
Marilah kita selalu waspada kepada godaan roh jahat, yang selalu ingin memisahkan kita dari Tubuh Kristus.
Menjauhkan kita dari komuni kudus atau tetap menyambut komuni tetapi dengan hati yang dingin.
Semoga kita semua selalu memiliki kerinduan yang besar untuk menyambut Komuni Kudus.
Sehingga hari-hari kita selalu dikobarkan oleh semangat cinta kasih, sebab Tuhan Yesus bersama-sama dengan kita.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.



Doa Hari Minggu 3 Juni 2018

Alangkah besarnya kasih-Mu ya Bapa
Yang Engkau sediakan bagi mereka yang taat kepada-Mu
Tubuh dan Darah Putera-Mu telah menyatukan kami dengan Engkau
Kami sungguh bersyukur atas kasih dan kebaikan-Mu

Bapa di surga
Hati dan jiwa kami merindukan Engkau
Kami menghadap di altar-Mu
Dan menyambut perjamuan-Mu yang kudus
Dengan gembira dan penuh hormat

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin