Yohanes K. Sugiyarta
Injil dari Lukas 10:1-12;
Luk 10:1
Kemudian dari pada itu Tuhan menunjuk tujuh puluh murid yang lain, lalu mengutus mereka berdua-dua mendahului-Nya ke setiap kota dan tempat yang hendak dikunjungi-Nya.
Luk 10:2
Kata-Nya kepada mereka: "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.
Luk 10:3
Pergilah, sesungguhnya Aku mengutus kamu seperti anak domba ke tengah-tengah serigala.
Luk 10:4
Janganlah membawa pundi-pundi atau bekal atau kasut, dan janganlah memberi salam kepada siapapun selama dalam perjalanan.
Luk 10:5
Kalau kamu memasuki suatu rumah, katakanlah lebih dahulu: Damai sejahtera bagi rumah ini.
Luk 10:6
Dan jikalau di situ ada orang yang layak menerima damai sejahtera, maka salammu itu akan tinggal atasnya. Tetapi jika tidak, salammu itu kembali kepadamu.
Luk 10:7
Tinggallah dalam rumah itu, makan dan minumlah apa yang diberikan orang kepadamu, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya. Janganlah berpindah-pindah rumah.
Luk 10:8
Dan jikalau kamu masuk ke dalam sebuah kota dan kamu diterima di situ, makanlah apa yang dihidangkan kepadamu,
Luk 10:9
dan sembuhkanlah orang-orang sakit yang ada di situ dan katakanlah kepada mereka: Kerajaan Allah sudah dekat padamu.
Luk 10:10
Tetapi jikalau kamu masuk ke dalam sebuah kota dan kamu tidak diterima di situ, pergilah ke jalan-jalan raya kota itu dan serukanlah:
Luk 10:11
Juga debu kotamu yang melekat pada kaki kami, kami kebaskan di depanmu; tetapi ketahuilah ini: Kerajaan Allah sudah dekat.
Luk 10:12
Aku berkata kepadamu: pada hari itu Sodom akan lebih ringan tanggungannya dari pada kota itu."
--------
Pesan yang sangat kuat dalam Injil pagi ini adalah KETEKUNAN.
Iman kristen harus selalu mampu bertumbuh, berkembang dan berbuah walaupun mengalami berbagai macam kesulitan.
Yang pada akhirnya ketekunan itu akan mengalahkan kecerdasan dan kepintaran.
Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah.(Gal 6:9)
Semua orang bisa memulai, namun tidak semua orang sampai ke tujuan.
Ketekunan adalah rahasia semua kesuksesan yang ada di dunia.
Hampir semua teknologi adalah hasil dari ketekunan.
Kesepian, merasa sendiri, merasa tidak ada yang peduli adalah tantangan, percobaan-percobaaan yang mengganggu ketekunan.
Semua itu bisa dikalahkan dengan kekuatan dan rahmat surgawi: berdoa, misa kudus, dll.
Karena Allah adalah Cinta.
Ketika kita mmencintai semua yang dihadapkan dalam hidup kita, kita tidak akan pernah jenuh dan tidak pernah merasa kesepian.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 05 Oktober 2017
Bapa di sorga
Kami mohon
Terangilah hidup kami dengan Cahaya Surgawi
Menembus hati sanubari kami
Murnikanlah dan semangatilah roh kami
Dengan segenap daya upaya
Sehingga semakin kuat melekat kepada-Mu
Semoga kasih-Mu dan kemuliaan-Mu
Terpancar selalu dalam kehidupan kami
Menjadi cahaya yang akan menghasilkan buah-buah kebaikan
Doa permohonan ini
Kami perembahkan kepada-MU
Dengan pengantaraan Kristus Tuhan kami
Amin
Injil dari Lukas 9:57-62;
Luk 9:57
Ketika Yesus dan murid-murid-Nya melanjutkan perjalanan mereka, berkatalah seorang di tengah jalan kepada Yesus: "Aku akan mengikut Engkau, ke mana saja Engkau pergi."
Luk 9:58
Yesus berkata kepadanya: "Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya."
Luk 9:59
Lalu Ia berkata kepada seorang lain: "Ikutlah Aku!" Tetapi orang itu berkata: "Izinkanlah aku pergi dahulu menguburkan bapaku."
Luk 9:60
Tetapi Yesus berkata kepadanya: "Biarlah orang mati menguburkan orang mati; tetapi engkau, pergilah dan beritakanlah Kerajaan Allah di mana-mana."
Luk 9:61
Dan seorang lain lagi berkata: "Aku akan mengikut Engkau, Tuhan, tetapi izinkanlah aku pamitan dahulu dengan keluargaku."
Luk 9:62
Tetapi Yesus berkata: "Setiap orang yang siap untuk membajak tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah."
----
Semalam saya diskusi dengan seorang Romo, dengan tema bagaimana membangkitkan motivasi anak-anak usia SD - SMP, agar memiliki perisai untuk melindungi diri dari informasi negatif, tidak benar dan belum tepat untuk mereka yang datang dengan bebasnya melau medsos.
Saya bukan ahli dalam psikologi anak dan dalam pendidikan anak.
Saya hanya diminta memberikan ide atau masukan tentang kemungkinan membuat aplikasi dengan isi atau content yang positif dan bisa membangun motivasi dan ketahanan diri.
Lalu saya teringat akan masa kecil saya.
Saya mengenal Tuhan Yesus, saat umur 9 tahun.
Saya melihat sabda hidup yang terpancar dari orang-orang di sekitar saya.
Ada 2 hal utama yang saya lihat dalam kehidupan tetangga dan teman-teman katolik dan memberikan motivasi saya, sampai dengan hari ini.
1. Saya melihat hidup baik, rukun dan penuh sukacita.
2. Saya melihat ketekunan dalam studi/belajar dan kesuksesan kakak-kakak dalam karir-nya.
Kita anak-anak Allah mengetahui, bahwa menjadi kristen itu bukan hanya terlihat dari salib yang dipasang di rumah atau memakai kalung rosario.
Memancarkan cahaya Kasih Kristus, menjadi motivasi hidup.
Sehingga dengan demikian kita akan dengan sangat mudah menolak godaan dan keinginan yang merusak.
Kita harus selalu sadar bahwa: hidup kita dilihat oleh anak-anak kita, tetangga kita dan semua orang yang kita temui dalam hidup kita.
Jika kita memiliki kasih, maka kita akan selalu berhati-hati dalam berbicara dan bertindak.
Jika setiap keluarga kristen dan komunitas atau sekolah mampu menyajikan sabda hidup, maka akan menjadi motivasi yang kuat dalam menghadapi segala macam hoax dan hasutan negatif.
Marilah kita membangun atmosfir kasih Allah, yang akan menjadi motivasi dan akan menjadi perisai yang melindungi dari keinginan jahat.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 04 Oktober 2017
Terimaksih ya Bapa
Atas pemeliharaan-MU
Dan Engkau menjaga kami
Ada yang baik dan ada pula yang jahat
Yang tersaji setiap hari dalam hidup kami
Dan Roh Kudus-Mu selalu menerangi hati dan pikiran kami
Sehingga kami kuat dalam melawan keinginan jahat
Dan kami semakin bersemangat untuk mewartakan kebaikan-Mu
Kami mohon ya Bapa
Jadikanlah keluarga-keluarga kristen
Agar menjadi motivator dan petunjuk akan kebenaran
Segala doa, pengharapan dan ucapan syukur ini
Kami perembahkan kepada-MU
Dengan pengantaraan Kristus Tuhan kami
Amin
Injil dari Lukas 9:51-56;
Luk 9:51
Ketika hampir genap waktunya Yesus diangkat ke sorga, Ia mengarahkan pandangan-Nya untuk pergi ke Yerusalem,
Luk 9:52
dan Ia mengirim beberapa utusan mendahului Dia. Mereka itu pergi, lalu masuk ke suatu desa orang Samaria untuk mempersiapkan segala sesuatu bagi-Nya.
Luk 9:53
Tetapi orang-orang Samaria itu tidak mau menerima Dia, karena perjalanan-Nya menuju Yerusalem.
Luk 9:54
Ketika dua murid-Nya, yaitu Yakobus dan Yohanes, melihat hal itu, mereka berkata: "Tuhan, apakah Engkau mau, supaya kami menyuruh api turun dari langit untuk membinasakan mereka?"
Luk 9:55
Akan tetapi Ia berpaling dan menegor mereka.
Luk 9:56
Lalu mereka pergi ke desa yang lain.
-------
Tuhan Yesus datang ke dunia bukan untuk menghukum, namun menyelamatkan.
Tuhan memperlakukan kita dengan rahmat dan belas kasihan.
Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan(Rm 10:13)
Tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepada-Nya, jika mereka tidak percaya kepada Dia?(Bdk Rm 10:14)
Tuhan, siapakah yang percaya kepada pemberitaan kami?(Bdk Rm 10:16)
Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus(Rm 10:17)
Apabila kita memiliki iman, maka hidup kita pun akan penuh dengan belas kasih.
Tidak akan *menghakimi* orang lain, dalam pikiran, perkataan ataupun tindakan.
Kita percaya kepada Tuhan, datang kepada Tuhan karena kita menyadari kekurangan dan kelemahan kita.
Dan menyikapi kekurangan orang lain untuk melatih kesabaran kita.
Tidak seorangpun manusia tanpa kekurangan.
Tidak seorangpun mampu mncukupi kebutuhannya sendiri.
Dan apabila kita mengaku sebagai *pribadi yang ber-Tuhan*, tentunya kita pun akan penuh belas kasih atas kekurangan orang lain.
Itulah yang harus terpancar dalam hidup Kristen.
Pengampunan dari Allah, cinta kasih Allah selalu menjadi sumber hidup.
Supaya kita-pun menjadi sabda hidup, supaya setiap orang melihat keselamatan dalam kehidupan kita.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 03 Oktober 2017
Bapa di dalam sorga
Kami menyadari kekurangan dan kelemahan kami
Namun terkadang kami menjadi sombong saat melihat kekurangan orang lain
Kami suka menegur namun tidak ingin ditegur
Ampunilah kami ya Bapa
Kami mohon ya Bapa
Kasih-Mu hidup dalam hidup kami
Sehingga kami tidak bosan untuk berbuat baik
Roh Kudus-Mu yang selalu membuat kami kuat
Roh Kudus-Mu pula yang selalu menegur kami
Apabila kami menyimpang dari jalan-Mu
Sehingga kasih-Mu tumbuh dan berbuah dalam kehidupan kami
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil dari Matius 18:1-5, 10;
Mat 18:1
Pada waktu itu datanglah murid-murid itu kepada Yesus dan bertanya: "Siapakah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga?"
Mat 18:2
Maka Yesus memanggil seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah-tengah mereka
Mat 18:3
lalu berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.
Mat 18:4
Sedangkan barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga.
Mat 18:5
Dan barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku."
------
Mat 18:10
Ingatlah, jangan menganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini. Karena Aku berkata kepadamu: Ada malaikat mereka di sorga yang selalu memandang wajah Bapa-Ku yang di sorga.
------
Sifat kanak-kanak rohani pasrah, berserah diri sepenuhnya kepada Allah.
Hidup kanak-kanak rohani tidak kekanak-kanakan.
Sifat kanak-kanak rohani bukan ketololan ata kelembekan, namun tangguh, selalu memiliki semangat memulai dan melakukannya dengan bimbingan Allah.
Anak-anak masih tergantung kepada orangtuanya.
Tihan Yesus mengajak kita pun memiliki hidup yang tergantung kepada Allah.
Tidak mengandalkan kekuatan sendiri.
Seorang anak apabila merasa takut atau mengalami kesulitan akan berusaha selalu dekat dengan orangtuanya.
Ketekunan seorang anak, meminta satuu kali, dua kali, tiga kali .. dan berkali-kali, semakin keras dan tanpa rasa malu.
Apakah Saudaraku pernah melihat seorang anak berterima kasih?
Mari kita tiru mereka, berterimakasih kepada Allah.
Dengan kata-kata yang diucapkan dengan kesungguhan hati dan tulus.
Mari kita selalu menggunakan setiap kesempatan untuk mencapai kemajuan kehidupan rohani.
Banyak hal-hal baik, teladan baik yang kita lihat setiap hari.
Jadikanlah itu sebagai cambuk untuk kita tiru.
Tetapi ada pula hal-hal yang membuat kita ingin mencela.
Janganlah lakukan itu, gunakanlah untuk mengoreksi diri sendiri.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 02 Oktober 2017
Bapa di dalam sorga
Kami selalu ingin tinggal di dalam rumah-Mu
Engkau menjadi sumber perlindungan kami
Engkau menjadi sumber kehidupan kami
Engkau menjauhkan kami dari segala jerat dosa
Ajarilah kami ya Bapa
Supaya kami selalu waspada terhadap diri sendiri
Waspada terhadap setiap keinginan yang timbul
Agar tidak kekanak-kanakan
Agar tidak menjadi tolol
Tetapi memiliki iman yang tangguh
Yang penuh dengan pengharapan kepada-Mu
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil dari Matius 21:20-32;
Mat 21:28
"Tetapi apakah pendapatmu tentang ini: Seorang mempunyai dua anak laki-laki. Ia pergi kepada anak yang sulung dan berkata: Anakku, pergi dan bekerjalah hari ini dalam kebun anggur.
Mat 21:29
Jawab anak itu: Baik, bapa. Tetapi ia tidak pergi.
Mat 21:30
Lalu orang itu pergi kepada anak yang kedua dan berkata demikian juga. Dan anak itu menjawab: Aku tidak mau. Tetapi kemudian ia menyesal lalu pergi juga.
Mat 21:31
Siapakah di antara kedua orang itu yang melakukan kehendak ayahnya?" Jawab mereka: "Yang terakhir." Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal akan mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah.
Mat 21:32
Sebab Yohanes datang untuk menunjukkan jalan kebenaran kepadamu, dan kamu tidak percaya kepadanya. Tetapi pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal percaya kepadanya. Dan meskipun kamu melihatnya, tetapi kemudian kamu tidak menyesal dan kamu tidak juga percaya kepadanya."
---
Pertobatan diawali dengan melakukan kehendak Allah.
Tetapi kemudian ia menyesal lalu pergi juga.
Dan agar tidak kembali menolak kehendak Allah, ada baiknya kita memiliki *devosi pribadi*.
Percayalah bahwa Allah pasti akan memberikan semangat dan kekuatan.
Apabila kita selalu mengingat dan menyadari kehadiran Allah, maka kita akan dengan mudah menghindari banyak kebodohan.
Mohonlah kepada Allah dengan rendah hati, dengan demikian kita selalu menyadari kekurangan kita.
Orang yang berjalan maju dengan menangis sambil menabur benih, pasti pulang dengan sorak-sorai sambil membawa berkas-berkasnya.(Mzm 126:6)
Mari kita memeriksa batin dengan sejujur-jujurnya.
Sebab tidak ada hal yang tersembunyi bagi Allah.
Kita akan melihat dan menemukan akar kelemahan kita.
Yang mungkin selama ini menjadi penghalang kita untuk mendekatkan diri kepada Allah.
Berbuat baiklah sekarang tanpa melihat hari kemarin dan tanpa ada kekhawatiran akan hari esok.
2 hal itulah yang menjadi penghalang utama dalam melakukan kehendak Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 01 Oktober 2017
Bapa di dalam sorga
Sebelum lidahku mengeluarkan perkataan
Sesungguhnya, semuanya telah Engkau ketahui
Kami mohon ampun atas kesalahan-kesalahan kami
Dan kami mohon agar Roh Kudus-Mu
Selalu meberikan semangat dan kekuatan untuk memperbaiki diri setiap hari
Supaya hidup kami menjadi bagian pewarta Sabda-Mu
Pagi ini kami hadir dalam gereja-Mu
Mengucap syukur dan memuliakan Engkau
Sungguh kami bahagia dan penuh sukcita
Atas penyertaan-Mu di sepanjang hidup kami
Terimakasih ya Bapa
Segala doa, pengharapan dan ucapan syukur ini
Kami perembahkan kepada-MU
Dengan pengantaraan Kristus Tuhan kami
Amin
