Yohanes K. Sugiyarta
Injil Markus 7:22-30;
Mrk 7:24
Lalu Yesus berangkat dari situ dan pergi ke daerah Tirus. Ia masuk ke sebuah rumah dan tidak mau bahwa ada orang yang mengetahuinya, tetapi kedatangan-Nya tidak dapat dirahasiakan.
Mrk 7:25
Malah seorang ibu, yang anaknya perempuan kerasukan roh jahat, segera mendengar tentang Dia, lalu datang dan tersungkur di depan kaki-Nya.
Mrk 7:26
Perempuan itu seorang Yunani bangsa Siro-Fenisia. Ia memohon kepada Yesus untuk mengusir setan itu dari anaknya.
Mrk 7:27
Lalu Yesus berkata kepadanya: "Biarlah anak-anak kenyang dahulu, sebab tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing."
Mrk 7:28
Tetapi perempuan itu menjawab: "Benar, Tuhan. Tetapi anjing yang di bawah meja juga makan remah-remah yang dijatuhkan anak-anak."
Mrk 7:29
Maka kata Yesus kepada perempuan itu: "Karena kata-katamu itu, pergilah sekarang sebab setan itu sudah keluar dari anakmu."
Mrk 7:30
Perempuan itu pulang ke rumahnya, lalu didapatinya anak itu berbaring di tempat tidur, sedang setan itu sudah keluar.
----------
Biarlah anak-anak kenyang dahulu, sebab tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing
Saudaraku,
Tuhan Yesus digambarkan sebagai "Elia baru", mengunjungi wilayah bangsa-bangsa bukan Yahudi dan bahkan menyembuhkan mereka.
Orang Yahudi takut, tidak suka atau bahkan benci terhadap orang asing atau orang yang dianggap berbeda.
Bahkan menjauhi orang Samaria yang setengah Yahudi.
Jadi Tuhan Yesus ketika bertemu dengan perempuan Yunani yang meminta untuk mengusir setan, Dia berkata, menggunakan bahasa para pemimpin Yahudi: "Biarlah anak-anak diberi makan terlebih dahulu, karena tidak pantas mengambil roti anak-anak dan melemparkannya kepada anjing-anjing."
Perempuan itu menjawab: "Benar, Tuhan, tetapi anjing yang di bawah meja juga makan remah-remah yang dijatuhkan anak-anak."
Saudaraku,
kita bisa melihat bahwa "perjalanan religius" melewati "pengakuan" akan Allah yang peduli kepada kita.
Manusia religius berusaha untuk melihat tanda-tanda Tuhan hadir dalam pengalaman hidup sehari-hari, dalam siklus musim, dalam kesuburan bumi dan tanda-tanda alam lainnya.
Tuhan Yesus adalah Terang dan Dia dapat ditemukan juga oleh mereka yang mencari-Nya dengan hati yang tulus.
Saudaraku,
belas kasih Allah terhadap kita manusia, menunjukkan kepada kita bahwa ketika kita mendekat kepada Allah, terang manusia kita tidak larut dalam kebesaran terang-Nya, seperti bintang yang ditelan oleh fajar, tetapi "bersinar lebih terang".
Iman kita kepada Tuhan Yesus, satu-satunya Juruselamat dunia, menyatakan bahwa semua terang Allah terkonsentrasi di dalam Dia, dalam “kehidupan-Nya yang bercahaya”.
Semakin kita membenamkan diri dalam lingkaran cahaya Kristus, semakin mampu kita memahamiNya.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 12 Februari 2026
Tuhan Yesus
TerangMu menuntun langkah kaki kami
Belas kasihMu yang memelihara kami
Kami mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk tetap setia dijalanMu
Dan mampukanlah kami untuk memahami kehendakMu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Markus 7:14-23;
Mrk 7:14
Lalu Yesus memanggil lagi orang banyak dan berkata kepada mereka: "Kamu semua, dengarlah kepada-Ku dan camkanlah.
Mrk 7:15
Apapun dari luar, yang masuk ke dalam seseorang, tidak dapat menajiskannya, tetapi apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya."
Mrk 7:16
(Barangsiapa bertelinga untuk mendengar hendaklah ia mendengar!)
Mrk 7:17
Sesudah Ia masuk ke sebuah rumah untuk menyingkir dari orang banyak, murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya tentang arti perumpamaan itu.
Mrk 7:18
Maka jawab-Nya: "Apakah kamu juga tidak dapat memahaminya? Tidak tahukah kamu bahwa segala sesuatu dari luar yang masuk ke dalam seseorang tidak dapat menajiskannya,
Mrk 7:19
karena bukan masuk ke dalam hati tetapi ke dalam perutnya, lalu dibuang di jamban?" Dengan demikian Ia menyatakan semua makanan halal.
Mrk 7:20
Kata-Nya lagi: "Apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya,
Mrk 7:21
sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan,
Mrk 7:22
perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan.
Mrk 7:23
Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang."
----------
Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang
Saudaraku,
Setiap perbuatan dosa yang tampak di luar didahului oleh perbuatan pilihan yang di dalam batin.
Karena itu, Tuhan Yesus membahas akar penyebab masalah terburuk manusia, dosa.
Dosa adalah ketidaksesuaian dengan kekudusan Allah dalam karakter, pemikiran dan tindakan kita.
Dosa itu berusaha mencuri, menghancurkan dan membunuh.
Dosa itu seperti kanker karena menghancurkan dari dalam.
St. Yakobus mengajarkan:
Kamu mengingini sesuatu, tetapi kamu tidak memperolehnya, lalu kamu membunuh; kamu iri hati, tetapi kamu tidak mencapai tujuanmu, lalu kamu bertengkar dan kamu berkelahi.(Bdk Yak 4:23)
Saudaraku,
untuk mengatasi sifat berdosa, kita harus "dipimpin oleh Roh Kudus dan bukan oleh daging".
Maksudnya ialah: hidup oleh Roh, maka kita tidak akan menuruti keinginan daging.
Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging, karena keduanya bertentangan sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki.
Akan tetapi jikalau kamu memberi dirimu dipimpin oleh Roh, maka kamu tidak hidup di bawah hukum Taurat.
Tunjukkanlah buah Roh, yaitu kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kelemahlembutan, kesetiaan, dan penguasaan diri.(Bdk. Galatia 5:15-26)
Kita masing-masing perlu mengenali "pola godaan kita sendiri" dan bersiap menghadapinya.
Ada situasi dan waktu tertentu dimana kita lebih rentan terhadap godaan daripada waktu lainnya.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 11 Februari 2026
Tuhan Yesus
Kami menyadari bahwa dunia selalu menipu dengan berbagai macam cara
Kami mohon ubahlah hati kami menjadi seperti hatiMu
Supaya kami terhindar dari kenikmatan duniawi
Dan berilah kami rahmat kekuatan untuk menolaknya
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Markus 7:1-13;
Mrk 7:1
Pada suatu kali serombongan orang Farisi dan beberapa ahli Taurat dari Yerusalem datang menemui Yesus.
Mrk 7:2
Mereka melihat, bahwa beberapa orang murid-Nya makan dengan tangan najis, yaitu dengan tangan yang tidak dibasuh.
Mrk 7:3
Sebab orang-orang Farisi seperti orang-orang Yahudi lainnya tidak makan kalau tidak melakukan pembasuhan tangan lebih dulu, karena mereka berpegang pada adat istiadat nenek moyang mereka;
Mrk 7:4
dan kalau pulang dari pasar mereka juga tidak makan kalau tidak lebih dahulu membersihkan dirinya. Banyak warisan lain lagi yang mereka pegang, umpamanya hal mencuci cawan, kendi dan perkakas-perkakas tembaga.
Mrk 7:5
Karena itu orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat itu bertanya kepada-Nya: "Mengapa murid-murid-Mu tidak hidup menurut adat istiadat nenek moyang kita, tetapi makan dengan tangan najis?"
Mrk 7:6
Jawab-Nya kepada mereka: "Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu, hai orang-orang munafik! Sebab ada tertulis: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku.
Mrk 7:7
Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia.
Mrk 7:8
Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia."
Mrk 7:9
Yesus berkata pula kepada mereka: "Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.
Mrk 7:10
Karena Musa telah berkata: Hormatilah ayahmu dan ibumu! dan: Siapa yang mengutuki ayahnya atau ibunya harus mati.
Mrk 7:11
Tetapi kamu berkata: Kalau seorang berkata kepada bapanya atau ibunya: Apa yang ada padaku, yang dapat digunakan untuk pemeliharaanmu, sudah digunakan untuk korban?yaitu persembahan kepada Allah?,
Mrk 7:12
maka kamu tidak membiarkannya lagi berbuat sesuatupun untuk bapanya atau ibunya.
Mrk 7:13
Dengan demikian firman Allah kamu nyatakan tidak berlaku demi adat istiadat yang kamu ikuti itu. Dan banyak hal lain seperti itu yang kamu lakukan."
-----------
Sebab ada tertulis: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku
Saudaraku,
penting bagi kita untuk memelihara hidup batin kita, mendisiplinkan perkataan pikiran dan emosi kita, serta mengintegrasikan kehidupan kita ke dalam teladan Tuhan Yesus dan Bunda Maria.
Orang Farisi percaya bahwa mereka dapat dibenarkan dengan melakukan tindakan-tindakan tertentu dan menghindari tindakan-tindakan lainnya, sehingga mereka akhirnya "hampir menyembah" aturan-aturan tersebut dan membuat hidup sengsara bagi orang-orang yang tidak menafsirkan Hukum dengan cara yang sama.
Lebih buruk lagi, dalam kehidupan praktis mereka, mereka akhirnya menipu orang lain, orang tua mereka, orang miskin dan yang terpinggirkan.
Saudaraku,
Tuhan Yesus, setiap kali melakukan sesuatu, sepenuhnya terlibat dengan seluruh kemampuan-Nya dalam melakukannya.
Jika kita ingin menjadi utuh dalam kehidupan spiritual kita dan merasa nyaman dengan pekerjaan kita, kita harus membiarkan kasih karunia bekerja dalam diri kita untuk memfokuskan energi kita pada hal yang utama.
Jika itu adalah doa, kita berdoa dan ketika pekerjaan kita mengalihkan perhatian kita, kita berdoa tentang pekerjaan kita.
Jika itu adalah pekerjaan, kita bekerja dengan menggunakan semua energi yang dibutuhkan untuk melakukannya.
Kita juga memiliki kewajiban dalam keadilan untuk mendukung badan amal yang membantu tunawisma, penyandang disabilitas, janda dan yatim piatu.
Itu adalah kewajiban keadilan, bukan perbuatan amal.
Saudaraku,
kita memilih kebaikan daripada kejahatan karena hal itu membentuk karakter moral kita yang baik, yang merupakan bagian dari kesempurnaan dan pengudusan kita.
Tuhan telah menganugerahkan kepada kita kemampuan untuk membawa kebaikan dalam segala hal termasuk diri kita sendiri.
Jadi dimanapun kita berada, hidup kita harus menghadirkan kebaikan, itulah jalan menuju pada sukacita abadi demi kebaikan kita dan kebaikan abadi orang lain.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 10 Februari 2026
Tuhan Yesus
Engkau melihat hati kami
Kami mohon ubahlah hati kami menjadi seperti hatiMu
Penuh belas kasih dan pengampunan
Supaya belas kasih dan kuasaMu nyata dalam kehidupan kami
Sehingga setiap orang dalam kehidupan kami, melihat sukacita abadi didalamMu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Markus 6:53-56;
Mrk 6:53
Setibanya di seberang Yesus dan murid-murid-Nya mendarat di Genesaret dan berlabuh di situ.
Mrk 6:54
Ketika mereka keluar dari perahu, orang segera mengenal Yesus.
Mrk 6:55
Maka berlari-larilah mereka ke seluruh daerah itu dan mulai mengusung orang-orang sakit di atas tilamnya kepada Yesus, di mana saja kabarnya Ia berada.
Mrk 6:56
Ke manapun Ia pergi, ke desa-desa, ke kota-kota, atau ke kampung-kampung, orang meletakkan orang-orang sakit di pasar dan memohon kepada-Nya, supaya mereka diperkenankan hanya menjamah jumbai jubah-Nya saja. Dan semua orang yang menjamah-Nya menjadi sembuh.
----------
Dan semua orang yang menjamah-Nya menjadi sembuh
Saudaraku,
Tuhan Yesus adalah Tabib Agung kita.
Terkadang kuasa-Nya terwujud dalam penyembuhan, tetapi di waktu lain Dia "memperkaya iman" orang yang menderita dan memberikan kekuatan untuk menanggung kesulitan, rasa sakit, penyakit, dalam semangat sukacita dalam ketaatan.
Tuhan Yesus sendiri tidak dianggap ilahi, tetapi orang-orang secara naluriah menyadari bahwa Dia yang memberitakan firman Allah, yang menyembuhkan penyakit orang-orang dan mengampuni dosa-dosa mereka, pastilah merupakan kehadiran Allah yang telah mereka rindukan selama beberapa generasi.
Saudaraku,
melalui kuasa yang dinyatakan dalam Kebangkitan-Nya dan dihadirkan kembali di sini dalam setiap EKaristi Kudus, Dia hadir dalam realitas-Nya yang telah bangkit dan naik ke surga.
Kita tidak hanya menyentuh jubah-Nya, kita makan daging-Nya dan minum darah-Nya, penyembuhan kita, pengampunan kita, makanan kita. Begitu kita mengenal Kebenaran, yaitu Yesus, kita harus mewartakan Dia dan bahkan rela mati daripada menyangkal Dia.
Sebuah realitas yang menakutkan sekaligus menakjubkan.
Saudaraku,
melalui karya Roh Kudus, Gereja mewariskan kepada setiap generasi semua yang telah diwahyukan dalam Kristus.
Gereja hidup dalam kepastian bahwa Tuhannya, yang berbicara di masa lalu, terus menyampaikan firman-Nya hingga hari ini dalam Tradisi yang hidup dan dalam Kitab Suci.
Sesungguhnya, firman Allah diberikan kepada kita dalam Kitab Suci sebagai kesaksian yang diilhami bersama dengan Tradisi Gereja yang hidup, firman itu merupakan aturan iman tertinggi.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 9 Februari 2026
Allah Bapa kami
Engkau memberikan Sang Firman yaitu PuteraMu terkasih
Belas kasih dan kuasaMu nyata dalam hidup kami
Terlebih Engkau telah menyembuhkan kami
Kami mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk setia hidup dalam FirmanMu
Dengan perantaraan Tuhan Yesus Kristus dan dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Sekarang dan sepanjang segala masa.. Amin
Injil Matius 5:13-16;
Mat 5:13
"Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.
Mat 5:14
Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.
Mat 5:15
Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu.
Mat 5:16
Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga."
-----------
Kamu adalah garam dunia
Saudaraku,
Kemurnian adalah salah satu makna garam dalam Injil.
Garam juga melambangkan pengorbanan, penyangkalan diri dan mati terhadap diri sendiri adalah bagian dari menjadi seorang murid.
Garam tidak akan benar-benar kehilangan rasanya kecuali jika tercampur dengan berbagai macam kotoran dan kelembapan yang melarutkan.
Perhatikan bahwa garam bukanlah untuk dirinya sendiri, garam adalah bumbu untuk makanan.
Saudaraku,
hidup kita harus bisa memberikan pengaruh positif bagi dunia.
Jika kita kehilangan "nilai-nilai Kristus", kita tidak akan lagi memberikan dampak positif.
Setiap zaman memiliki tantangan yang menjadi kesempatan bagi kita untuk mengajak diri kita sendiri dan orang-orang di sekitar kita untuk bertobat, sembuh dan bersatu dalam belas kasih Kristus.
Mari kita perhatikan, di setiap zaman, Roh Kudus melakukan keajaiban-keajaiban.
Roh yang sama hidup dan bergerak dalam hidup kita.
Saudaraku,
orang-orang di sekitar kita tidak hanya mendengar ucapan kita, tetapi juga melihat perbuatan kita.
Menjadi "terang", bukan hanya melalui kata-kata kita, tetapi melalui harapan, sukacita, dan kasih yang seharusnya terpancar dari setiap pori-pori kita.
Mungkin kita berpikir itu mudah saat semuanya baik-baik saja dan hidup berjalan lancar, tetapi bagaimana mereka dapat melihat itu ketika kita berada dalam masa-masa sulit dan bagaimana mereka dapat melihat itu ketika kita berada di tengah persoalan-persoalan hidup?
Ketika orang-orang di sekitar kita tahu bahwa kita sedang mengalami masalah besar dalam hidup kita, tetapi melihat kita tetap hidup dalam damai dan setia dalam pengharapan, itu benar-benar "garam" dan membuat mereka "haus" akan apa yang kita miliki.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 8 Februari 2026
Tuhan Yesus
Dengan berbagai cara Engkau menjaga dan memelihara kami
Engkau menghendaki hidup kami meinjadi perwujudan belas kasih dan kuasaMu
Engkau memilih kami untuk menjadi garam dunia
Kami mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk setia hidup dalam ketaatan
Dan jauhkanlah kami dari segala bentuk keluh kesah
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
