"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Matius 11:11-15;

Mat 11:11
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis, namun yang terkecil dalam Kerajaan Sorga lebih besar dari padanya.
Mat 11:12
Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis hingga sekarang, Kerajaan Sorga diserong dan orang yang menyerongnya mencoba menguasainya.
Mat 11:13
Sebab semua nabi dan kitab Taurat bernubuat hingga tampilnya Yohanes
Mat 11:14
dan?jika kamu mau menerimanya?ialah Elia yang akan datang itu.
Mat 11:15
Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!
--------

Tuhan Yesus sedang mengajar dan memberitahu tentang apa yang telah diramalkan oleh para nabi.
Bahwa seorang Nabi besar akan muncul dan, Padang gurun dan padang kering akan bergirang, padang belantara akan bersorak-sorak dan berbunga;(Bdk Yes 35:1)

Saudaraku,
Tuhan Yesus telah memberikan teladan kepada kita, Ia hadir sebagai manusia di dunia dalam keluarga yang sederhana bahkan miskin dan Ia dekat dengan orang-orang yang lemah dan msikin.
Sebagai orang kristen kita diutus untuk menjangkau padang gurun yang kering.
Yaitu mereka yang miskin, lemah, tersingkir dan teraniaya sehingga mereka bisa bersorak gembira.
Kepada mereka yang tidak pernah bisa membalas kebaikan dan pertolongan kita.
Dan engkau akan berbahagia, karena mereka tidak mempunyai apa-apa untuk membalasnya kepadamu. Sebab engkau akan mendapat balasnya pada hari kebangkitan orang-orang benar."(Luk 14:14)

Mesias yang hadir diluar perkiraan banyak orang.
Allah yang hadir dalam kesederhanaan.
Maka sebagai Gereja, kita diajak untuk hadir dalam kesederhanaan.
Janganlah orang bijaksana bermegah karena kebijaksanaannya, janganlah orang kuat bermegah karena kekuatannya, janganlah orang kaya bermegah karena kekayaannya,(Bdk Yer 9:23)

Saudaraku,
mari dalam hidup sehari-hari kita menampilkan kehidupan Kristus, sederhana dan berkuasa.
Kita akan sangat-sangat berkuasa apabila kita selalu hidup dalam kehendak-Nya.
Sedikit saja kebaikan akan selalu menjadi sumber kekuatan bagi orang yang mebutuhkan.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 13 Desember 2018

Kami sangat bebahagia dan mengucap syukur ya Bapa
Engkau memberikan teladan yang luar biasa kepada kami
Engkau yang berkuasa hadir dalam kesederhanaan
Hanya karena kasih-Mu yang besar kepada kami

Kami mohon ya Bapa
Ingatkanlah kami selalu untuk tetap sederhana dan rendah hati
Berikanlah kami kekuatan untuk selalu berbuat kebaikan
Jika perlu paksalah kami ya Bapa agar kami tidak terjebak dalam kesombongan

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Matius 11:28-30;

Mat 11:28
Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
Mat 11:29
Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.
Mat 11:30
Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan."
---------

Saudaraku,
saya yakin tidak ada satupun orang kristen yang tidak hafal dengan ayat ini:
Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
Seringkali dipahami dengan beban duniawi, misalnya saat sedang mengalami kesusahan atau kesulitan.
Lalu aplikasinya tambah rajin berdoa dan ibadat, ada pula yang berpuasa, lebih mendekatkan diri kepada Allah untuk memperoleh penghiburan dan pertolongan.
Saya juga demikian, ketika merasa berat dan jenuh karena berbagai kondisi, saya jadi lebih sering berdoa walaupun hanya sekedar curhat sama Tuhan.
Tetapi pagi ini saya mengajak Saudara untuk melihat saat St. Matius menulis Injil.
Orang Yahudi di zaman itu, untuk urusan rohani, banyak beban yang harus dipikulnya*.
Mereka dibebani dengan hukum Musa dan berbagai macam aturan dari para imam.
Padahal imam itu sendiri tidak mungkin bisa metaati semua aturan yang dibuatnya.
Karena jabatan imam adalah jabatan paruh waktu.
Mengurus atau memimpin umat dan juga harus mengurus hidup keluarganya.

Saudaraku,
Tuhan Yesus tidak memberi beban yang berat dengan berbagai macam aturan, Ia hanya memberi perintah:
Kasihilah Tuhan Allahmu dan kasihilah sesamamu.

Jawab Yesus kepadanya: Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.
(Mat 22:37-40)

Lalu pertanyaannya:
Apakah menjalankan 2 perintah Tuhan Yesus tersebut berat?

Mari melakukan atau mengerjakan segala sesuatu dengan semangat cinta kasih, walaupun pekerjaan atau perbuatan yang kita anggap kecil/remeh, sebab Allah melihat hati.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 12 Desember 2018

Dengan kesederhanaan hati
Kami mengucap syukur dan memuliakan nama-Mu ya Bapa
Dan dengan segenap hati kami percaya
Engkau sungguh-sungguh tinggal dalam hidup kami
Perintahlah dan kuasailah keinginan kami
Sehingga kami hanya melakukan kehendak-Mu
Supaya setiap orang didalam kehidupan kami
Merasakan kasih dan kebaikan-Mu

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin

 

Injil Matius 18:12-14;

Mat 18:12
"Bagaimana pendapatmu? Jika seorang mempunyai seratus ekor domba, dan seekor di antaranya sesat, tidakkah ia akan meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di pegunungan dan pergi mencari yang sesat itu?
Mat 18:13
Dan Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jika ia berhasil menemukannya, lebih besar kegembiraannya atas yang seekor itu dari pada atas yang kesembilan puluh sembilan ekor yang tidak sesat.
Mat 18:14
Demikian juga Bapamu yang di sorga tidak menghendaki supaya seorangpun dari anak-anak ini hilang."
---------

Saudaraku,
sungguh besar kasih Allah kepada kita, tidak ingin seorangpun dari kita anak-anak-Nya terlepas dari pelukan-Nya.
Lalu apa yang kita lakukan untuk menanggapi kasih Allah?
Cukupkah dengan berdoa?
Cukupkah dengan ibadat seminggu sekali?


Kita telah mengenal dan telah percaya akan kasih Allah kepada kita. Allah adalah kasih, dan barangsiapa tetap berada di dalam kasih, ia tetap berada di dalam Allah dan Allah di dalam dia.(1Yoh 4:16)
Jikalau seorang berkata: "Aku mengasihi Allah," dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta,(Bdk 1Yoh 4:20)

Saudaraku,
tetap hidup di dalam kasih adalah cara kita menanggapi kasih Allah.
Semua usaha-usaha dan kegiatan rohani yang kita lakukan hanya pencitraan di hadapan manusia, jika tanpa kasih.
Mari kita perhatikan dunia ini:
Betapa banyaknya kejahatan yang dilakukan atas nama keadilan.
Betapa seringnya menyebarkan kebencian yang dilakukan atas nama Allah.
Tidak sedikit juga yang menyebarkan kecemasan, ketakutan dan kegelisahan dalam tulisan rohani.

Saudaraku,
Allah telah menyelamatkan kita dari kuasa dosa.
Mari hidup dalam pelukan kasih Bapa, menyatu dengan kehendak Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 11 Desember 2018

Kami menghadap kepada-Mu ya Bapa
Bukan seperti seorang hamba yang datang kepada tuannya
Tetapi sebagai anak yang datang kepada Bapa-nya
Terimakasih ya Bapa
Sebab Engkau telah menyelamatkan kami
Kami mohon rahmat kekuatan-Mu untuk selalu mengusahakan hidup dalam kasih-Mu
Dan kami mohon cahaya Roh Kudus selalu menerangi hati dan pikiran kami
Sehingga kami dijauhkan dari keinginan yang jahat

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Lukas 5:17-26;

Saya kutipkan sebagian:

Luk 5:18
Lalu datanglah beberapa orang mengusung seorang lumpuh di atas tempat tidur; mereka berusaha membawa dia masuk dan meletakkannya di hadapan Yesus.
Luk 5:19
Karena mereka tidak dapat membawanya masuk berhubung dengan banyaknya orang di situ, naiklah mereka ke atap rumah, lalu membongkar atap itu, dan menurunkan orang itu dengan tempat tidurnya ke tengah-tengah orang banyak tepat di depan Yesus.
Luk 5:20
Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia: "Hai saudara, dosamu sudah diampuni."
Luk 5:21
Tetapi ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi berpikir dalam hatinya: "Siapakah orang yang menghujat Allah ini? Siapa yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah sendiri?"
Luk 5:22
Akan tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata kepada mereka: "Apakah yang kamu pikirkan dalam hatimu?
Luk 5:23
Manakah lebih mudah, mengatakan: Dosamu sudah diampuni, atau mengatakan: Bangunlah, dan berjalanlah?
Luk 5:24
Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa" ?berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu?:"Kepadamu Kukatakan, bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!"
--------

Pada waktu itu mata orang-orang buta akan dicelikkan, dan telinga orang-orang tuli akan dibuka.
Pada waktu itu orang lumpuh akan melompat seperti rusa, dan mulut orang bisu akan bersorak-sorai;
(Bdk Yes 35:5-6)

Saudaraku,
kehadiran Tuhan Yesus di dunia bukan hanya seperti yang dinubuatkan Nabi Yesaya, itu hanya salah satu tanda kehadiran Allah.
Tetapi ada hal lain yang perlu kita renungankan yaitu dosa manusia yang menolak kehendak Allah.
Karena Allah adalah sumber cinta kasih.
Karena Allah adalah kudus.
Ia pun menghendaki kita mengasihi sesama.
Ia pun menghendaki kita untuk hidup kudus.

Inilah tanda-tandanya orang yang menolak kehendak Allah:
Tuli terhadap perintahnya.
Berbuat menuruti kemauannya sendiri dan untuk kepetingan diri sendiri.

Buta atas segala karya-karya Allah.
Merasa dirinya sendiri yang superman, sehingga sulit untuk mengucap syukur.
Sombong dan tinggi hati.

Tidak tergerak(lumpuh) terhadap penderitaan atau kesulitan orang lain.

Saudaraku,
Tuhan Yesus berkuasa untuk mengampuni dosa.
Dan dosa kita telah diampuni-Nya, maka mari jangan lagi terjebak oleh keingininan diri.
Hendaklah jangan mencaci atau menghakimi perbuatan atau kesalahan orang lain, supaya dirinya sendiri tidak merasa paling benar.
Tetapi tetaplah santun dan penuh kasih.

Sebab inilah kehendak Allah, yaitu supaya dengan berbuat baik kamu membungkamkan kepicikan orang-orang yang bodoh.(1Pet 2:15)

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Senin 10 Desember 2018

Allah Bapa di surga
Siapakah kami ini.. ya Bapa
Sehingga Engkau sangat mengasihi
Alangkah besarnya kasih-Mu ya Bapa
Alangkah besarnya kekayaan-Mu ya Bapa
Dan semuanya itu Engkau sediakan bagi kami

Bapaku
Terimalah keinginan dan kerinduan kami
Untuk memuji dan memuliakan Engkau
Melalui ketaatan kami kepada kehendak-Mu
Kami mohon Roh-Mu yang berkuasa atas diri kami

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin

 

Injil Lukas 1:26-38;

Luk 3:1
Dalam tahun kelima belas dari pemerintahan Kaisar Tiberius, ketika Pontius Pilatus menjadi wali negeri Yudea, dan Herodes raja wilayah Galilea, Filipus, saudaranya, raja wilayah Iturea dan Trakhonitis, dan Lisanias raja wilayah Abilene,
Luk 3:2
pada waktu Hanas dan Kayafas menjadi Imam Besar, datanglah firman Allah kepada Yohanes, anak Zakharia, di padang gurun.
Luk 3:3
Maka datanglah Yohanes ke seluruh daerah Yordan dan menyerukan: "Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu,
Luk 3:4
seperti ada tertulis dalam kitab nubuat-nubuat Yesaya: Ada suara yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya.
Luk 3:5
Setiap lembah akan ditimbun dan setiap gunung dan bukit akan menjadi rata, yang berliku-liku akan diluruskan, yang berlekuk-lekuk akan diratakan,
Luk 3:6
dan semua orang akan melihat keselamatan yang dari Tuhan."
-------

Saudaraku,
Yohanes Pembaptis menyerukan pertobatkan supaya hati bangsa Yahudi berbalik arah kepada kebenaran Allah, dengan meninggalkan kejahatan.
Supaya terbuka hatinya dan mampu melihat karya-karya Allah ada dan nyata ditengah-tengah kehidupan manusia.
Pertanyaan bagi kita:
apakah selama ini kita telah melihat Tuhan Yesus?

Mari saya ajak untuk menyelami hati masing-masing sampai sudut yang paling dalam.
Ini standar minimal orang yang telah melihat Tuhan Yesus:

Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,

kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.
Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya.
Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh,
dan janganlah kita gila hormat, janganlah kita saling menantang dan saling mendengki.
(Gal 5:22-25)

Saudaraku,
mari kita periksa hati kita dengan penuh keberanian, sebab banyak orang mengasihi dirinya sendiri bahkan ada yang cengeng, susah sedikit aja ribut.
Jika kita sungguh-sungguh maka bersiaplah kita akan mendapat banyak serangan, tiba-tiba godaan jahat datang tiada henti.
Maka marilah kita menyerukan pertobatan setiap hari, supaya kita tidak mudah tertipu dan jalan kita menyimpang dari kebenaran Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 9 Desember 2018

Allah Bapa kami
Kami mengetahui dan menyadari
Bahwa hanya jalan-Mu yang akan membawa kami kepada kebahagiaan abadi
Sungguh kami mengucap syukur dan memuliakan nama-Mu
Sebab Engkau ijinkan mata hati kami melihat

Dengan pengharapan dan dengan kasih-Mu
Kami selalu Engkau kuatkan
Sehingga hidup kami menghadirkan belas kasih-Mu
Bapa setiap hari kami merindukan kebersamaan dengan-Mu
Kami mohon pakailah hidup kami untuk rencana-Mu

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin