"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

 

Injil Lukas 19:45-48;

Luk 19:45
Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan mulailah Ia mengusir semua pedagang di situ,
Luk 19:46
kata-Nya kepada mereka: "Ada tertulis: Rumah-Ku adalah rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun."
Luk 19:47
Tiap-tiap hari Ia mengajar di dalam Bait Allah. Imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat serta orang-orang terkemuka dari bangsa Israel berusaha untuk membinasakan Dia,
Luk 19:48
tetapi mereka tidak tahu, bagaimana harus melakukannya, sebab seluruh rakyat terpikat kepada-Nya dan ingin mendengarkan Dia.
---------


Jadikanlah hatiku tahir, ya Allah, dan perbaharuilah batinku dengan roh yang teguh!(Mzm 51:10)

Saudaraku,
terkadang merasa sangat malas untuk berdoa, bahkan ketika sudah membangun niatpun ada aja penghalangnya.
Malas, tiba-tiba ada kegiatan, lelah, badan tiba-tiba merasa tidak enak, dan lain sebagainya.
Hal-hal demikian dialami semua orang, termasuk para Santo, Santa dan semua orang yang hidup kudus dan berkenan di hadapan Allah.
Kalau para orang kudus berhasil *mengalahkan penyamun* yang merampok dan menguasai *hati* yang seharusnya menjadi rumah doa, tentunya apabila kita sungguh-sungguh membangun niat maka kita juga mampu.

Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.(1Pet 5:8)

Musuh yang menaburkan benih lalang ialah Iblis.(Bdk Mat 13:39)

Ada yang bingung atau kesulitan berkata-kata saat berdoa?
Saya punya kebiasaan menulis atau mengingat apa saja kejadian hari ini, yang akan saya jadikan ucapan syukur atau yang akan saya mohonkan pertolongan kepada Allah.
Jadi setiap hari saya tidak pernah kehabisan bahan bicara dengan Allah.

Saudaraku,
mari jadikan hati kita sebagai rumah doa sehingga Allah lah yang berkuasa atas hati dan hidup kita.
Dan tetap bertekun dalam doa walaupun segala usaha-usaha kita nampaknya sia-sia.

Mata TUHAN tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada teriak mereka minta tolong;(Mzm 34:15)
Apabila orang-orang benar itu berseru-seru, maka TUHAN mendengar, dan melepaskan mereka dari segala kesesakannya.(Mzm 34:16)

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 23 Nopember 2018

Allah Bapa kami
Kata dan kalimat kami tidak sempurna
Tetapi kami percaya Engkau melihat hati kami
Kami rindu menyatu dengan Engkau setiap saat ya Bapa

Kami mohon ya Bapa
Perbaikilah hati kami dengan Roh-Mu
Jagalah hati kami dengan Cahaya Kasih-Mu
Supaya hati kami jauh dari keinginan yang jahat
Dan Engkau berkenan dalam setiap perbuatan kami

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Lukas 19:41-44;

Luk 19:41
Dan ketika Yesus telah dekat dan melihat kota itu, Ia menangisinya,
Luk 19:42
kata-Nya: "Wahai, betapa baiknya jika pada hari ini juga engkau mengerti apa yang perlu untuk damai sejahteramu! Tetapi sekarang hal itu tersembunyi bagi matamu.
Luk 19:43
Sebab akan datang harinya, bahwa musuhmu akan mengelilingi engkau dengan kubu, lalu mengepung engkau dan menghimpit engkau dari segala jurusan,
Luk 19:44
dan mereka akan membinasakan engkau beserta dengan pendudukmu dan pada tembokmu mereka tidak akan membiarkan satu batupun tinggal terletak di atas batu yang lain, karena engkau tidak mengetahui saat, bilamana Allah melawat engkau."
---------

Saudaraku,
Tuhan Yesus sedih melihat bangsa Israel yang mengabaikan perintah-perintah Allah yang disampaikan oleh para nabi jauh-jauh hari sebelum Ia datang.
Para nabi telah mengajarkan pertobatan dan kesetiaan kepada Allah.
Nabi Yeremia juga menangisi kota yang sama.

Ah, betapa terpencilnya kota itu, yang dahulu ramai! Laksana seorang jandalah ia, yang dahulu agung di antara bangsa-bangsa. Yang dahulu ratu di antara kota-kota, sekarang menjadi jajahan.
Pada malam hari tersedu-sedu ia menangis, air matanya bercucuran di pipi; dari semua kekasihnya, tak ada seorangpun yang menghibur dia. Semua temannya mengkhianatinya, mereka menjadi seterunya.
(Rat 1:1-2)

Selama ratusan tahun dari nabi satu ke nabi yang lain, mereka tetap mengabaikan perintah Allah.
Bukan hanya mengabaikan pesan dan perintah Allah, tetapi mereka tidak melihat tanda-tanda Allah.
Padahal nenek moyang mereka secara turun temurun menceritakan tentang kedahsyatan Allah saat mereka keluar dari perbudakan.

Saudaraku,
apakah Tuhan Yesus menangis saat melihat diri kita?
Mari kita lihat diri kita sendiri, bagaimana kelakuan kita dihadapan Allah.
Apakah mata kita, telinga kita mampu melihat tanda Allah?
Jika hidup masih sama dengan orang-orang dunia yang hanya mengikuti hawa nafsu dan keinginan diri, apakah bisa dikatakan mengenal Allah?

Sebab itu kukatakan dan kutegaskan ini kepadamu di dalam Tuhan: Jangan hidup lagi sama seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah dengan pikirannya yang sia-sia
dan pengertiannya yang gelap, jauh dari hidup persekutuan dengan Allah, karena kebodohan yang ada di dalam mereka dan karena kedegilan hati mereka.
(Ef 4:17-18)

Kita hidup di zaman modern, banyak sarana dan prasarana untuk memudahkan kita mendekatkan diri kepada-Nya.
Injil ada di gadget, tidak lagi harus membawa buku yang tebal.
Dan banyak sekali kisah-kisah kesaksian yang bisa kita temukan di internet.
Jangan gunakan gadget hanya untuk haha hihi dan mejeng di medsos, bahkan ada yang untuk pornografi.
Dengarlah Allah, Ia sangat mengasihi kita, Ia juga memperingatkan dengan berbagai cara saat kita hidup dalam dosa.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 22 Nopember 2018

Allah Bapa kami
Setiap hari Engkau melawat kami
Menyapa kami dengan semua kasih dan kebaikan-Mu
Hari baru Engkau berikan setiap hari
Engkau menuntun kami ke jalan yang benar
Dan Engkau tidak lagi mengingat kesalahan-kesalahan kami
Puji dan syukur kami haturkan kepada-Mu ya Bapa
Dan kami mohon
Engkau selalu memberikan kekuatan kepada kami
Sehingga kami berani melawan semua keinginan yang menjauhkan kami dengan Engkau

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Lukas 19:11-28;

Saya kutipkan sebagian:

Luk 19:15
Dan terjadilah, ketika ia kembali, setelah ia dinobatkan menjadi raja, ia menyuruh memanggil hamba-hambanya, yang telah diberinya uang itu, untuk mengetahui berapa hasil dagang mereka masing-masing.
Luk 19:16
Orang yang pertama datang dan berkata: Tuan, mina tuan yang satu itu telah menghasilkan sepuluh mina.
Luk 19:17
Katanya kepada orang itu: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hamba yang baik; engkau telah setia dalam perkara kecil, karena itu terimalah kekuasaan atas sepuluh kota.
Luk 19:18
Datanglah yang kedua dan berkata: Tuan, mina tuan telah menghasilkan lima mina.
Luk 19:19
Katanya kepada orang itu: Dan engkau, kuasailah lima kota.
Luk 19:20
Dan hamba yang ketiga datang dan berkata: Tuan, inilah mina tuan, aku telah menyimpannya dalam sapu tangan.
Luk 19:21
Sebab aku takut akan tuan, karena tuan adalah manusia yang keras; tuan mengambil apa yang tidak pernah tuan taruh dan tuan menuai apa yang tidak tuan tabur.
Luk 19:22
Katanya kepada orang itu: Hai hamba yang jahat, aku akan menghakimi engkau menurut perkataanmu sendiri. Engkau sudah tahu bahwa aku adalah orang yang keras, yang mengambil apa yang tidak pernah aku taruh dan menuai apa yang tidak aku tabur.
Luk 19:23
Jika demikian, mengapa uangku itu tidak kauberikan kepada orang yang menjalankan uang? Maka sekembaliku aku dapat mengambilnya serta dengan bunganya.
---------

Saudaraku,
mungkin ada yang merasa dirinya sudah hidup baik, tidak pernah menyakiti orang lain, tidak ada iri hati, tidak menuruti hawa nafsu, tidak pemarah, dan lainnya.
Orang Kristen tidak cukup dengan berlaku baik, tetapi harus berbuah.
Allah bukan hanya melihat apa yang tidak kita lakukan, tetapi yang lebih utama adalah apa yang kita lakukan.
Misalnya ada orang yang tidak pernah melakukan kejahatan, tetapi ia tidak peduli dengan kesulitan orang lain.
Yang model begini ini seperti orang yang menerima mina lalu menyimpan dalam sapu tangan.

Saudaraku,
perintah Allah: kumpulkanlah bagimu harta di sorga.(Bdk Mat 6:20)
Kalau hidup hanya sekedar menghindari dosa, tidak menghasilkan apa-apa!
Allah telah memberikan kepercayaan kepada kita, supaya kasih dan kebaikan yang telah kita terima, bisa menjadi berkat pula bagi orang lain.
Maka marilah kita menghadirkan Allah dimanapun kita ditempatkan.

Siapa banyak memberi berkat, diberi kelimpahan, siapa memberi minum, ia sendiri akan diberi minum.(Ams 11:25)

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 21 Nopember 2018

Alangkah besarnya kekayaan-Mu ya Bapa
Yang Engkau sediakan bagi kami
Tidaklah cukup dengan usaha kami
Tidaklah cukup dengan kepintaran kami
Apa yang ada dalam hidup kami saat ini tidak ada artinya
Jika tidak mampu menghadirkan Engkau dalam hidup kami
Semua yang kami miliki tidak berarti apa-apa
Mungkin esok hari sudah lenyap

Bapa
Kepercayan-Mu adalah ujian bagi kami
Untuk itu ya Bapa
Kami mohon rahmat kekuatan-Mu
Supaya kami taat dan setia
Membawa kasih dan kebaikan dimanapun kami Engkau tempatkan

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Lukas 19:1-10;

Luk 19:1
Yesus masuk ke kota Yerikho dan berjalan terus melintasi kota itu.
Luk 19:2
Di situ ada seorang bernama Zakheus, kepala pemungut cukai, dan ia seorang yang kaya.
Luk 19:3
Ia berusaha untuk melihat orang apakah Yesus itu, tetapi ia tidak berhasil karena orang banyak, sebab badannya pendek.
Luk 19:4
Maka berlarilah ia mendahului orang banyak, lalu memanjat pohon ara untuk melihat Yesus, yang akan lewat di situ.
Luk 19:5
Ketika Yesus sampai ke tempat itu, Ia melihat ke atas dan berkata: "Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu."
Luk 19:6
Lalu Zakheus segera turun dan menerima Yesus dengan sukacita.
Luk 19:7
Tetapi semua orang yang melihat hal itu bersungut-sungut, katanya: "Ia menumpang di rumah orang berdosa."
Luk 19:8
Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan: "Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat."
Luk 19:9
Kata Yesus kepadanya: "Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini, karena orang inipun anak Abraham.
Luk 19:10
Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang."
---------

Saudaraku,
manusia memiliki kehendak bebas, manusia diciptakan Allah bukan seperti wayang dan Allah dalangnya.
Bebas mengucapkan apapun dan bebas melakukan apapun.
Tetapi alam mengajarkan bahwa apapun pilihannya selalu ada kensekuensinya.
Pilihan itu akhirnya juga bisa menghukum bahkan bisa menjerat, tidak sedikit orang yang terpenjara oleh pikirannya sendiri.
Ada yang lalu akhirnya menyadari dan kemudian menyesali pilihannya.

Saudaraku,
dengan berbagai cara Allah mendekat kepada manusia.
Dengan berbagai cara Allah berbicara dengan manusia.
Dengan berbagai cara Allah mengasihi manusia.
tetapi...
dengan berbagai cara manusia menolaknya.
Mari saya ajak untuk melihat diri kita sendiri, seberapa sering kita menolak Allah?
Dari hal-hal keseharian saja misalnya:
Seberapa sering kita bersikap buruk atau bahkan marah, kepada istri/suami, anak, tetangga, rekan kerja dan siapapun yang kita temui dalm hidup kita.
Bukankah kita semua sejak lahir telah menikmati kasih dan kebaikan orang tua kita?
Mengapa setelah dewasa kita sering menolak perbuatan kasih?

Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat.

Jika kita pernah merasa menyakiti atau merugikan orang lain, beranikah kita bertindak seperti Zakheus?

Saudaraku,
mari kita selalu menyadari bahwa kita telah lebih dulu menerima kasih dan segala kebaikan Allah, melalui siapapun, manusia tidak pernah bisa hidup sendiri.
Maka tidak ada sedikitpun alasan manusia untuk egois.
Mari perhatikan dengan seksama segala ucapan dan perbuatan kita, supaya tidak menyinggung atau menyakiti siapapun.
Hindari segala macam kegaduhan suasana, jangan terpancing dalam gosip atau pembicaraan yang tidak perlu, sebab bisa tanpa sadar akan terbawa kedalam emosi.
Selalu berjaga dan berdoa, supaya pandangan kita kepada Allah tidak terhalang.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 20 Nopember 2018

Allah bapa kami
Damai dan sukacita saat kami hidup bersama-Mu
Kami mohon kuatkan dan teguhkan hati kami ya Bapa
Untuk menolak semua keinginan buruk sedari awal
Dan semua keinginan yang akan memisahkan kami dengan Engkau

Kami mohon
Terang Roh Kudus-Mu masuk ke relung hati kami yang paling dalam
Menghalau kegelapan dalam setiap sudut
Sehingga mata dan telinga kami selalu tertuju kepada-Mu
Dan kami menikmati kedamaian hidup

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Lukas 18:35-43;

Luk 18:35
Waktu Yesus hampir tiba di Yerikho, ada seorang buta yang duduk di pinggir jalan dan mengemis.
Luk 18:36
Waktu orang itu mendengar orang banyak lewat, ia bertanya: "Apa itu?"
Luk 18:37
Kata orang kepadanya: "Yesus orang Nazaret lewat."
Luk 18:38
Lalu ia berseru: "Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!"
Luk 18:39
Maka mereka, yang berjalan di depan, menegor dia supaya ia diam. Namun semakin keras ia berseru: "Anak Daud, kasihanilah aku!"
Luk 18:40
Lalu Yesus berhenti dan menyuruh membawa orang itu kepada-Nya. Dan ketika ia telah berada di dekat-Nya, Yesus bertanya kepadanya:
Luk 18:41
"Apa yang kaukehendaki supaya Aku perbuat bagimu?" Jawab orang itu: "Tuhan, supaya aku dapat melihat!"
Luk 18:42
Lalu kata Yesus kepadanya: "Melihatlah engkau, imanmu telah menyelamatkan engkau!"
Luk 18:43
Dan seketika itu juga melihatlah ia, lalu mengikuti Dia sambil memuliakan Allah. Seluruh rakyat melihat hal itu dan memuji-muji Allah.
---------

Saudaraku,
mari kita lihat semakin hari semakin banyak orang buta, bukan buta fisik namun buta pikirannya.

yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah.(2Kor 4:4)

Ilah adalah sesembahan atau yang disembah.
Lantas apa yang dimaksud ilah zaman ini, sehingga membutakan pikiran?
Saya pernah mendengar kalimat: watuk(batuk) ada obatnya tetapi kalau watak tidak ada obatnya.
Watak menurut KBBI: sifat batin manusia yang mempengaruhi segenap pikiran dan tingkah laku; budi pekerti; tabiat:
Pertama-tama harus jujur terhadap diri sendiri, apakah memang punya watak buruk, yang gejala awalnya: tidak pernah bisa serius dan konsisten dalam segala hal.
Bisa dengan sangat cepat berubah, mendengar orang ngomong A, ikut A, ngomong B ikut B.
Sudah punya rencana ingin jadi guru misalnya, ketika bertemu seorang guru dan bercerita tentang keadaannya yang sulit lalu menjadi galau.
Padahal tidak semua guru mengalami keadaan yang sama, itu realita.
Tidak semua orang bisa jadi pejabat, tidak semua pengusaha sukses dan tidak semua buruh itu mengeluh.
Dan biasanya orang seperti ini tidak pernah memiliki pendirian tetap, mudah tergoda oleh ucapan dan tindakan orang lain.
Hidup seperti itu penuh dengan kehampaan, hati dan pikirannya selalu gelap atau tertutup.
Menyembah pendapatnya sendiri dan keinginannya sendiri.

Sebab Allah yang telah berfirman: "Dari dalam gelap akan terbit terang!", *Ia juga yang membuat terang-Nya bercahaya di dalam hati kita*, supaya kita beroleh terang dari pengetahuan tentang kemuliaan Allah yang nampak pada wajah Kristus._(2Kor 4:6)

Saudaraku,
Menahan keinginan diri terutama dalam nafsu mencari kehormatan, kekuasaan, harta, kesenangan dan menanggalkan kebiasaan lama memang sulit.
Dan masih banyak ilah-ilah baru yang selalu muncul di hari-hari yang akan kita lalui, yang sangat berpotensi membutakan hati dan pikiran.
Tuhan Yesus yang berkuasa menyembuhkan orang yang buta, Ia juga berkuasa mengubah hidup, mengubah watak, mengubah sifat dan mengubah total menjadi pribadi yang baru yang lebih baik, kepada  setiap orang yang percaya dan menyerahkan hidupnya kepada-Nya.
Mari janganlah tunduk dengan pikiran kita sendiri, lakukanlah firman Tuhan yang setiap detik sebenarnya terdengar oleh telinga kita dan terlihat oleh mata kita.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Senin 19 Nopember 2018

Allah Bapa kami
Sering kali ada yang tersembunyi dalam hati kami
Tetapi kami tidak berani mengakuinya

Apa artinya pujian dari manusia
Apa artinya kehormatan dunia
Ajarilah kami ya Bapa
Supaya kami berani melawan pikiran yang buruk
Yang hanya akan menjadi jerat
Dan menimbulkan kegelisahan dan ketakutan saat keinginan kami tidak terpenuhi
Kuasailah pikiran kami dengan Roh-Mu
Dan terangilah hati kami dengan cahaya fiman-Mu

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin