Yohanes K. Sugiyarta
Injil Lukas 21:12-19;
Saya kutipkan sebagian:
Luk 21:12
Tetapi sebelum semuanya itu kamu akan ditangkap dan dianiaya; kamu akan diserahkan ke rumah-rumah ibadat dan penjara-penjara, dan kamu akan dihadapkan kepada raja-raja dan penguasa-penguasa oleh karena nama-Ku.
Luk 21:13
Hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi.
Luk 21:14
Sebab itu tetapkanlah di dalam hatimu, supaya kamu jangan memikirkan lebih dahulu pembelaanmu.
Luk 21:15
Sebab Aku sendiri akan memberikan kepadamu kata-kata hikmat, sehingga kamu tidak dapat ditentang atau dibantah lawan-lawanmu.
--------
Saudaraku,
saya tidak tertarik tentang akhir zaman, saya memilih menyiapkan diri agar tetap setia dan teguh di jalan Allah.
apapun kondisi kita, dalam keadaan susah ataupun senang, sebagai orang kristen harus selalu sadar bahwa hidup kita adalah saksi kebaikan Allah.
Apapun keadaan yang kita alami kita harus sabar, jangan sampai terpancing untuk marah.
Supaya hanya kata-kata hikmat dari Allah yang keluar dari mulut kita.
Memang kamu telah turut mengambil bagian dalam penderitaan orang-orang hukuman dan ketika harta kamu dirampas, kamu menerima hal itu dengan sukacita, sebab kamu tahu, bahwa kamu memiliki harta yang lebih baik dan yang lebih menetap sifatnya.(Ibr 10:34)
Sebab kamu memerlukan ketekunan, supaya sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang dijanjikan itu.(Ibr 10:36)
Ada yang dalam hidup sehari-harinya sering teraniaya oleh kemarahan.
Menurut saya, marah adalah salah satu bukti bahwa kita telah dikalahkan oleh iblis, iblis telah berhasil menangkap kita.
Misalnya:
Ada yang marah karena ia merasa bekerja rajin dan baik namun tidak dianggap, sedangkan yang kerja biasa saja justru mendapat promosi jabatan.
Ada yang marah karena merasa diperlakukan tidak adil.
Ada yang marah hanya karena suaminya, istrinya, ayahnya terlambat menjemput.
Ada yang marah hanya karena pacarnya tidak mengangkat panggilan telepon.
Ada yang marah karena merasa hak-nya dirampas.
Ada yang marah karena merasa tidak dihargai oleh orang lain.
Dan lain sebagainya.
Saudaraku,
mari kita penuhi hati dan pikiran kita dengan hal-hal yang baik, supaya segala sesuatu yang kita lakukan dengan perkataan atau perbuatan adalah perwujudan dari ucapan syukur kita kepada Allah.
Percayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dan berlakulah setia(Mzm 37:3)
Berhentilah marah dan tinggalkanlah panas hati itu, jangan marah, itu hanya membawa kepada kejahatan.(Mzm 37:8)
Hidup adalah sebuah perjalanan, dan bersama Kristus kita hidup bukan karena melihat, tetapi oleh karena iman.
Karena kita telah menerima Kristus Yesus, maka hendaklah hidup kita tetap di dalam Dia.
Sehingga kapan saja saat itu tiba, kita aman dalam pelukan-Nya.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 28 Nopember 2018
Kami bersyukur dan memuliakan Engkau ya Bapa
Cahaya Roh-Mu membuka mata batin kami
Sehingga kami menikmati hidup yang damai
Kasih setia-Mu tak berkesudahan
Dan rahmat-Mu selalu baru setiap pagi
Kami mohon sudilah Engkau tinggal pada kami
Dan kuasailah seluruh keinginan kami
Supaya kami hanya ingin melakukan kehendak-Mu
Sehingga kami tidak dicobai oleh keinginan kami sendiri
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Lukas 21:5-11;
Saya kutipkan sebagian:
Luk 21:5
Ketika beberapa orang berbicara tentang Bait Allah dan mengagumi bangunan itu yang dihiasi dengan batu yang indah-indah dan dengan berbagai-bagai barang persembahan, berkatalah Yesus:
Luk 21:6
"Apa yang kamu lihat di situ?akan datang harinya di mana tidak ada satu batupun akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain; semuanya akan diruntuhkan."
Luk 21:7
Dan murid-murid bertanya kepada Yesus, katanya: "Guru, bilamanakah itu akan terjadi? Dan apakah tandanya, kalau itu akan terjadi?"
Luk 21:8
Jawab-Nya: "Waspadalah, supaya kamu jangan disesatkan. Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Dia, dan: Saatnya sudah dekat. Janganlah kamu mengikuti mereka.
--------
Saudaraku,
memang ada banyak ayat dalam Injil yang memberi gambaran tentang akhir zaman.
Nubuat Nabi Yesaya: sebab sesungguhnya, Aku menciptakan langit yang baru dan bumi yang baru;(Bdk Yes 65:17)
Tuhan Yesus berfirman: langit dan bumi akan berlalu.(Bdk Mat 24:35 dan Luk 21:33)
Bagi saya sendiri tidak pernah tertarik untuk memikirkan nubuat-nubuat tentang akhir zaman.
Saya lebih tertarik tentang bagaimana memikirkan akhir hidup saya di dunia ini.
Saudaraku,
kita semua bisa mengalami keruntuhan hidup, hendaklah kita semua menyadari.
Setiap hari kita selalu mengusahakan hidup baik dalam Allah, sebab orang jahatpun bisa berbuat baik.
Awas loh.. jangan sampai kita berbuat baik hanya untuk menyamarkan kejahatan kita.
Kesadaran akan kehadiran Allah, akan memberikan kekuatan dalam segala keadaan, sehingga kita terhindar dari perilaku jahat.
Contoh keruntuhan hidup: keretakan rumah tangga, terlalu lama kehilangan pekerjaan, bisnis tidak berkembang bahkan mungkin ada yang sampai kesulitan keuangan, takut menatap masa depan, sakit yang sulit disembuhkan, dan lain sebagainya.
Hal-hal demikian lebih penting untuk dipikirkan sebab tidak sedikit orang yang kemudian meninggalkan Tuhan saat mengalami kesulitan.
Meninggalkan Tuhan bukan berarti tidak lagi mau ibadat di gereja atau bahkan tidak lagi mengaku kristen, tetapi tidak menganggap Tuhan ada.
Masih percaya Tuhan, tetapi segala sesuatunya dilakukan dengan menuruti pikiran dan kekuatannya sendiri.
Banyak orang yang duduk makan bersama Tuhan Yesus, tetapi hanya sedikit orang yang sampai di kaki salib.
Dalam arti apabila sedang mengalami kesulitan hidup kita harus tetap teguh dan setia di jalan Allah.
Yaitu dengan tidak menyalahkan siapapun, tetapi selalu melihat diri sendiri, apa yang salah atau kurang yang perlu diperbaiki dalam hidup kita selama ini.
Jika selalu melihat yang diluar diri, kita akan semakin tersesat, apalagi terlalu banyak mendengar perkataan orang.
Dan apabila hidup kita baik-baik dan sukses, tidak lupa selalu mengucap syukur, tetap rendah hati, peduli dan berbagi.
Saudaraku,
Tuhan Yesus datang ke dunia untuk menemani kita, dan Ia hidup.
Mari kita berusaha supaya kita sempurna mengenal suara-Nya agar kita tidak menjadi sesat.
Dan apapun yang terjadi kita yakin tetap berada di jalan Allah.
Tanda-tandanya tetap dijalan Allah: tidak pernah berpikiran buruk dan menyalahkan apapun dan siapapun.
Sehingga hidup kita selalu damai dan sukacita dalam segala keadaan.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 27 Nopember 2018
Allah Bapa di surga
Terkadang kami telah merasa banyak berbuat baik
Dan seringkali kami berbangga hati terlibat dalam pelayanan-Mu
Kami mohon rahmat ya Bapa
Supaya kami selalu rendah hati
Karena Engkaulah yang berkarya dalam hidup kami
Allah Bapa kami
Engkaulah yang berkuasa atas hidup kami
Yang hari ini ada mungkin esok hari telah tiada
Walaupun kami tidak mampu melihat hari esok
Namun bersama-Mu kami hidup sukacita dalam iman dan pengharapan
Dan terimakasih Roh Kudus-Mu selalu menyertai kami
Yang selalu memberikan kekuatan kepada kami
Untuk hidup benar dihadapan-Mu
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Lukas 21:1-4;
Luk 21:1
Ketika Yesus mengangkat muka-Nya, Ia melihat orang-orang kaya memasukkan persembahan mereka ke dalam peti persembahan.
Luk 21:2
Ia melihat juga seorang janda miskin memasukkan dua peser ke dalam peti itu.
Luk 21:3
Lalu Ia berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang itu.
Luk 21:4
Sebab mereka semua memberi persembahannya dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, bahkan ia memberi seluruh nafkahnya."
--------
Saudaraku,
persembahan janda miskin jika dilihat dari nilai uangnya, pasti lebih sedikit dari persembahan orang kaya.
Yang menarik adalah bahwa Tuhan Yesus mengatakan janda miskin itu memberi lebih banyak, karena ia memberi seluruh nafkahnya.
Ada pertanyaan yang menarik bagi kita:
Adakah diantara kita lantas ada yang ingin mempersembahkan seluruh harta kepunyaannya untuk persembahan gereja?
Apakah memang demikian yang dikehendaki Allah?
Saudaraku,
masih ingat perumpamaan tentang talenta?
Yang seorang diberi 5, menghasilkan 5.
Yang seorang lagi diberi 2, menghasilkan 2.
Yang seorang lainnya diberi 1, tidak menghasilkan apa-apa.
Dan 3 orang itu memiliki waktu yang sama, yaitu 24 jam sehari, 7 hari seminggu.
Allah tidak melihat nilai, karena yang menghasilkan 5 dan 2, mendapat pujian yang sama:
Matius 25 ayat 21 dan 23)
Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.
Allah melihat kesungguhan hati dan pengorbanan.
Yang menghasilkan 2 dan 5 talenta, pasti dengan kesungguhan hati dan mengatur waktu sebaik-baiknya dan memiliki semangat memberikan yang terbaik untuk tuannya.
Saudaraku,
Sayur/makanan yang terbaik apabila dimakan manusia akan menjadi daging manusia dan jika dimakan babi akan menjadi daging babi.
Tetapi tidak sedikit manusia yang memilih menjadi babi atau hewan lainnya.
Tentunya kita tidak ingin hanya sekedar menjadi manusia biasa, jika perlu boleh-boleh saja ingin menjadi seperti malaikat.
Dengan demikian kita akan selalu sungguh-sungguh mengusahakan hidup baik dan berbuah supaya menjadi persembahan hidup yang terbaik dan berkenan di hadapan Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 26 Nopember 2018
Allah Bapa kami
Kepada-Mu kami percayakan hidup kami
Dan semua harta benda yang ada pada kami
Supaya menjadi sarana-sarana yang akan membawa kami ke arah hidup yang kekal
Kami memuji dan memuliakan Engkau ya Bapa
Atas berkat dan pemeliharaan-Mu
Dan kami mohon
Engkau tidak membiarkan kami sendirian
Kami mohon penyertaan-Mu setiap hari
Dan jadikanlah hidup kami sebagai wujud kebaikan-Mu
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Yohanes 18:33-37;
Yoh 18:33
Maka kembalilah Pilatus ke dalam gedung pengadilan, lalu memanggil Yesus dan bertanya kepada-Nya: "Engkau inikah raja orang Yahudi?"
Yoh 18:34
Jawab Yesus: "Apakah engkau katakan hal itu dari hatimu sendiri, atau adakah orang lain yang mengatakannya kepadamu tentang Aku?"
Yoh 18:35
Kata Pilatus: "Apakah aku seorang Yahudi? Bangsa-Mu sendiri dan imam-imam kepala yang telah menyerahkan Engkau kepadaku; apakah yang telah Engkau perbuat?"
Yoh 18:36
Jawab Yesus: "Kerajaan-Ku bukan dari dunia ini; jika Kerajaan-Ku dari dunia ini, pasti hamba-hamba-Ku telah melawan, supaya Aku jangan diserahkan kepada orang Yahudi, akan tetapi Kerajaan-Ku bukan dari sini."
Yoh 18:37
Maka kata Pilatus kepada-Nya: "Jadi Engkau adalah raja?" Jawab Yesus: "Engkau mengatakan, bahwa Aku adalah raja. Untuk itulah Aku lahir dan untuk itulah Aku datang ke dalam dunia ini, supaya Aku memberi kesaksian tentang kebenaran; setiap orang yang berasal dari kebenaran mendengarkan suara-Ku."
---------
Saudaraku,
tahta Raja hampir-hampir tidak pernah bisa tersentuh oleh rakyatnya.
Rakyat hanya bisa melihat dari jauh semua aktivitas di sekitar tahta raja, dan biasanya hanya mendengar tentang titah raja.
Tetapi kita orang kristen memiliki seorang Raja yang selalu berusaha menyampaikan kebenaran dan tidak ada sedikitpun rahasia yang disembunyikan.
Bahkan Ia berjanji rakyat-Nya akan hidup dalam damai sejahtera dalam lindungan-Nya.
Ia tidak duduk dalam tahta yang megah, tetapi Ia menyapa rakyat-Nya setiap hari dengan belas kasih.
Ia memberikan mata supaya kita melihat.
Ia memberikan telinga supaya kita mendengar.
Mustahil kita bisa melihat kebenaran jika hanya dengan mata dan telinga kita.
Coba mari kita lihat, masih banyak orang tertipu dengan kebenarannya sendiri.
Dari hal kecil, kabar bohong atau HOAX cepat sekali kita percaya bahkan menyebarkannya.
Maaf saya sangat sering menyinggung tentang HOAX dalam tulisan saya.
Sebab saya sangat-sangat prihatin dan sedih, masih banyak anggota yang gampang sekali meneruskan HOAX ke group WA(Whatsapp) dan medsos yang lain yang saya ikuti.
Apakah yang demikian itu bisa dikatakan tertipu oleh kebenarannya sendiri? Mari bertanya kepada diri sendiri.
Jika ya, mulai hari ini tahan jari tangan kita, supaya tidak menyebarkan kabar apapun, hanya untuk supaya terlihat eksis, atau terkesan pintar.
Kita ini anak-anak Kerajaan Allah, bukan penyebar kabar murahan yang hanya menebarkan ketakutan dan kegelisahan.
Kita ada untuk membawa kabar sukacita dan pembawa damai.
Sebab murka Allah nyata dari sorga atas segala kefasikan dan kelaliman manusia, yang menindas kebenaran dengan kelaliman.(Rm 1:18)
Sebab sekalipun mereka mengenal Allah, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah atau mengucap syukur kepada-Nya. Sebaliknya pikiran mereka menjadi sia-sia dan hati mereka yang bodoh menjadi gelap.(Rm 1:21)
Mereka berbuat seolah-olah mereka penuh hikmat, tetapi mereka telah menjadi bodoh.(Rm 1:22)
Saudaraku,
kita tidak hanya sekedar diberi mata yang bisa melihat dan diberi telinga yang bisa mendengar.
Namun kita sungguh-sungguh bisa merasakan kehadiran Allah, Raja kita setiap saat.
Ia pula yang menyediakan semua kebutuhan-kebutuhan rakyat-Nya.
Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.(Bdk 1Kor 2:9)
Apakah sikap kita selama ini masih sampai tahap seperti Pilatus yang bertanya: Apakah Engkau ini raja?
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 25 Nopember 2018
Ya Bapa
Engkaulah Raja kami
Terpujilah nama-Mu selama-lamanya
Perintahlah kami
Kami ini rakyat-Mu
Dan ajarilah kami selalu untuk setia kepada-Mu
Kami mohon ya Bapa kami ya Raja kami
Selamatkanlah kami dari pikiran-pikran kami yang bodoh
Sehingga kami tidak mudah diperdaya olehnya
Tolonglah kami ya Bapa tolonglah kami
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Lukas 19:45-48;
Saya kutipkan sebagian:
Luk 20:34
Jawab Yesus kepada mereka: "Orang-orang dunia ini kawin dan dikawinkan,
Luk 20:35
tetapi mereka yang dianggap layak untuk mendapat bagian dalam dunia yang lain itu dan dalam kebangkitan dari antara orang mati, tidak kawin dan tidak dikawinkan.
Luk 20:36
Sebab mereka tidak dapat mati lagi; mereka sama seperti malaikat-malaikat dan mereka adalah anak-anak Allah, karena mereka telah dibangkitkan.
Luk 20:37
Tentang bangkitnya orang-orang mati, Musa telah memberitahukannya dalam nas tentang semak duri, di mana Tuhan disebut Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub.
Luk 20:38
Ia bukan Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup, sebab di hadapan Dia semua orang hidup."
Luk 20:39
Mendengar itu beberapa ahli Taurat berkata: "Guru, jawab-Mu itu tepat sekali."
---------
Saudaraku,
bacaan Injil pagi ini, Tuhan Yesus menjawab pertanyaan orang Saduki yang tidak percaya akan kebangkitan orang mati.
Orang saduki tidak percaya akan adanya kehidupan kekal, tidak percaya akan surga.
Dengan demikian mereka bisa melakukan apa saja, artinya selagi hidup mereka akan menikmati hidup sepuas-puasnya.
Dalam kalimat lain cenderung menuruti kepuasan daging hawa nafsu dengan berbagai cara dan mencari keuntungan untuk dirinya sendiri tidak peduli dengan orang lain.
Sebab menurut mereka setelah mati selesai, tidak ada penghakiman.
Di zaman ini, ada orang yang percaya Allah, percaya surga, tetapi tidak menyadari bahwa mungkin 5 menit lagi bisa mati.
Berpikir hidupnya akan mencapai usia 80 tahun, jadi saat masih muda hanya mencari kepuasan diri sendiri.
Dengan berbagai cara, tidak peduli dengan cara menipu, korupsi, menyakiti, memfitnah orang lain atau cara apapun yang penting mengejar kesenangan, kekayaan, kehormatan dan kekuasaan.
Saudaraku,
sebagai orang kristen kita ditantang untuk meng-implementasikan bahwa surga itu ada.
Dan dengan perspektif kehidupan kekal yang mampu mempengaruhi cara hidup kita.
Saat dibaptis, kita menerima Roh Kudus.
Roh Kudus yang membuka mata kita, sehingga kita melihat surga.
Roh Kudus yang membuka telinga kita, sehingga kita mendengar suara Allah.
Maka sudah seharusnya kita selalu mengusahakan untuk hidup baik dan menjauhi kejahatan.
sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap.
Sebenarnya kamu harus berkata: Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu.
Tetapi sekarang kamu *memegahkan diri dalam congkakmu, dan semua kemegahan yang demikian adalah salah.
Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa.
(Yak 4:14-17)
Mari jadikan hidup kita sebagai perwujudan kasih dan kebaikan Allah, HARI INI.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Juga bisa dibaca disini:
*Doa Hari Sabtu 24 Nopember 2018*
Allah Bapa kami
Kami mohon bersihkanlah diri kami
Bersihkanlah dari kudis kebusukan
Seluruh hawa nafsu yang mencemari hati dan pikiran kami
Puaskan hati kami dengan kasih dan kebaikan-Mu
Ya Bapa
Selalu dan tidak pernah bosan
Kami memohon agar Roh Kudus-Mu menjaga pintu hati kami
Sehingga hanya terbuka untuk kehendak-Mu
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
