"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Lukas 10:1-12;

Saya kutipkan sebagian:

Luk 10:1
Kemudian dari pada itu Tuhan menunjuk tujuh puluh murid yang lain, lalu mengutus mereka berdua-dua mendahului-Nya ke setiap kota dan tempat yang hendak dikunjungi-Nya.
Luk 10:2
Kata-Nya kepada mereka: "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.
Luk 10:3
Pergilah, sesungguhnya Aku mengutus kamu seperti anak domba ke tengah-tengah serigala.
--------

Saudaraku,
dalam Surat St. Paulus kepada Korintus, kita memperoleh gambaran tentang jemaat awal atau kristen mula-mula.

kepada jemaat Allah di Korintus, yaitu mereka yang dikuduskan dalam Kristus Yesus dan yang dipanggil menjadi orang-orang kudus, dengan semua orang di segala tempat, yang berseru kepada nama Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Tuhan mereka dan Tuhan kita.(1 Kor 1:2)

Kita telah menerima Sakramen Baptis, telah dikuduskan dalam Kristus dan yang dipanggil untuk menjadi orang-orang Kudus.
Sakramen adalah tanda lahiriah dari perubahan seseorang.
Perubahan dari cara hidup yang lama, ke cara hidup yang baru dalam Kristus yaitu untuk menjadi kudus.
Sakramen Mahkudus seharusnya juga membawa tanda perubahan, sebab Sakramen Mahakudus adalah wujud dari kehadiran Kristus yaitu pengampunan dosa kita yang telah ditebus dengan pengorbanan-Nya wafat di kayu salib.

Saudaraku,
dengan selalu menjaga persekutuan dalam Kristus kita memperoleh rahmat kasih karunia Allah.
Yang lalu akan menjadi kekuatan kita untuk tetap hidup dalam kasih Allah.
Dengan demikian jika setiap pribadi selalu menampilkan kebaikan Allah, maka akan menjadi tanda kehadiran Allah.
Dan akan menjadi mujizat yang besar ditengah-tengah dunia yang setiap hari menawarkan kebencian dan cinta diri.

Saudaraku,
saya ajak kembali untuk menyadari bahwa hidup kita adalah tanda kehadiran Kristus.
Maka mari kita selalu menjaga hidup kita dengan sangat-sangat hati-hati.
Sebab ada banyak orang yang sebenarnya tidak jahat namun kelihatannya jahat.
Lalu menjadi batu sandungan, jika demikian maka justru lebih buruk daripada orang jahat.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 4 Oktober 2018

Allah Bapa di surga
Kami mohon Roh Kudus-Mu menjadikan kami memiliki pandangan yang murni
Supaya kami bisa melihat terang dalam kegelapan
Sehingga hidup kami tetap kudus dihadapan-Mu

Allah Bapa kami
Jadikanlah hidup kami ini miliki-Mu
Pakailah seturut dengan rencana-Mu
Sehingga membawa ketentraman yang sungguh-sungguh
Bagi setiap orang yang ada dalam hidup kami ini

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Lukas 9:57-62;

Luk 9:57
Ketika Yesus dan murid-murid-Nya melanjutkan perjalanan mereka, berkatalah seorang di tengah jalan kepada Yesus: "Aku akan mengikut Engkau, ke mana saja Engkau pergi."
Luk 9:58
Yesus berkata kepadanya: "Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya."
Luk 9:59
Lalu Ia berkata kepada seorang lain: "Ikutlah Aku!" Tetapi orang itu berkata: "Izinkanlah aku pergi dahulu menguburkan bapaku."
Luk 9:60
Tetapi Yesus berkata kepadanya: "Biarlah orang mati menguburkan orang mati; tetapi engkau, pergilah dan beritakanlah Kerajaan Allah di mana-mana."
Luk 9:61
Dan seorang lain lagi berkata: "Aku akan mengikut Engkau, Tuhan, tetapi izinkanlah aku pamitan dahulu dengan keluargaku."
Luk 9:62
Tetapi Yesus berkata: "Setiap orang yang siap untuk membajak tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah."
--------

Saudaraku,
Saya melihat hampir semua perusahaan atau badan usaha memilik VISI dan MISI.
Jika kita saat ini bekerja di sebuah perusahaan yang memiliki visi dan misi, maka kita punya kewajiban mewujudkan visi itu, denqan bekerja dengan baik sesuai dengan misi itu.
Apabila kita tidak bisa seirama atau sejalan maka pasti dengan sendirinya akan tersingkir.
Lalu pertanyaannya:
Bagaimana hidup kekristenan kita?
Apakah kita telah mengerti visi dan misi dalam mengikut Kristus?

Setiap orang yang siap untuk membajak tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah."(Bdk Luk 9:62)

Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.(Mat 6:33)

Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.(Yoh 8:12)

karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa;
segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.(Kol 1:16)

Supaya bisa melihat kerajaan Allah:
Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN, dan mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian.(Mas 9:10)

Saudaraku,
sangat jelas bahwa visi seorang kristen adalah mewujudkan Kerajaaan Allah.
Kita sangat beruntung, memiliki Allah yang tidak hanya sekedar memberi aturan-aturan atau petunjuk-petunjuk.
Namun Allah yang hadir yang Roh-Nya menyertai kita dan yang menerangi kita sehingga kita melihat jalan.
Dan memberikan kekuatan kepada kita sehingga kita tidak merasa lelah dan berlaripun tidak menjadi lesu.
Dan jika kita mengikuti tuntunan-Nya kita tidak akan lagi mengejar dan membanggakan kekayaan dan kehormatan dunia.
Maka dengan demikian mau tidak mau maka kita harus menyesuaikan hidup kita dengan hidup Kristus.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 3 Oktober 2018

Hanya kepada-Mu ya Bapa
Kami menaruh segala pengharapan kami
Puji dan syukur kami haturkan kepada-Mu
Engkau telah membuka mata kami
Sehingga kami melihat Kerajaan Allah
Terimakasih pula Engkau telah menerangi langkah kami
Sehingga kami tetap teguh dan setia berjalan di jalan-Mu

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Matius 18:1-5, 10;

Saya kutipkan sebagian:

Mat 18:4
Sedangkan barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga.
Mat 18:5
Dan barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku."
---------
Mat 18:10
Ingatlah, jangan menganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini. Karena Aku berkata kepadamu: Ada malaikat mereka di sorga yang selalu memandang wajah Bapa-Ku yang di sorga.
---------

Saudaraku,
merendahkan diri seperti anak-anak, saya melihat kalimat ini mengandung makna yang sangat indah.
Tuhan Yesus tidak sekedar bicara tentang anak-anak tetapi orang yang merendahkan diri adalah anak-anak-Nya.
Maka saat kita rendah hati ada malaikat-malaikat yang menyertai kita dan selalu memandang Bapa di sorga.
Ada malaikat pelindung yang selalu menyertai anak-anak-Nya.
Allah mengasihi semua manusia, tetapi anak-anak-Nya mendapat perhatian yang istimewa.
Lalu pertanyaannya:
Apakah dalam setiap keputusan yang kita ambil adalah keputusan bersama antara keinginan kita dan malaikat atau hanya atas pertimbangan akal budi?

Saudaraku,
jika didalam Kritus kita dikaruniai kecerdasan Ilahi.
Tidak ada seorang pun yang membeli mobil hanya untuk diparkir di garasi.
Kecerdasan Ilahi akan memurnikan niat, sehingga hidup kita adalah dipenuhi oleh karya-karya Allah.
Demikian pula dengan kebutuhan untuk hidup kita, Ia telah menyediakannya.

Kiranya kejadian seperti ini tidak ada dalam diri kita:
Ia berkata: "Mengapa kamu memperbincangkan soal tidak ada roti?
Kamu mempunyai mata, tidakkah kamu melihat dan kamu mempunyai telinga, tidakkah kamu mendengar? Tidakkah kamu ingat lagi,
pada waktu Aku memecah-mecahkan lima roti untuk lima ribu orang itu.(Bdk Mrk 8:17-19)

Dengan demikian tak ada hal sedikitpun yang merisaukan hati, kegelisahan atau kekuatiran.
Sebab penyebab utama dari kekuatiran adalah saat terpenjara oleh kehendak sendiri dan pendapat sendiri.
Mari silahkan mencoba, saat kehendak kita, pendapat kita tidak dituruti, kita lalu kecewa bahkan ada yang sampai marah.

Saudaraku,
ada malaikat-malaikat yang menyertai kita, saat mengalami kebimbangan, berbicaralah sedetik saja dengan malaikat, sebelum memutuskan segala sesuatu.
Supaya kita tidak mengambil keputusan yang salah.
Sebab rahmat Allah selalu bertentangan dengan soal-soal lahiriah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 2 Oktober 2018

Allah Bapa kami
Tanpa Cahaya-Mu kami pasti tersesat
Engkau yang berkuasa atas esok hari
Tak henti-hentinya kami mohon pertolongan kepada-Mu ya Bapa
Engkau berikan rahmat kekuatan
Sehingga setiap detik
Kami selalu menyadari akan kehadiran-Mu

Bapa di surga
Terimakasih Engkau jadikan kami anak-anak-Mu
Dihadapan-Mu kami istimewa
Sehingga Engkau memperhatikan kami setiap hari
Kami mohon pula
Kedamaian dan kebahagian kami
Supaya menjadi kedamaian dan kebahagiaan setiap orang disekitar kami

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Matius 18:1-4;

Mat 18:1
Pada waktu itu datanglah murid-murid itu kepada Yesus dan bertanya: "Siapakah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga?"
Mat 18:2
Maka Yesus memanggil seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah-tengah mereka
Mat 18:3
lalu berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.
Mat 18:4
Sedangkan barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga.
---------

Saudaraku,
kesombongan punya ribuan cara untuk mentransformasikan dirinya, supaya terlihat rendah hati.
Contoh yang sering terjadi:
menyumbang untuk kegiatan rohani atau kegiatan gereja lebih tertarik dengan yang ada imbalannya misalnya namanya tercetak dihalaman ucapan.
Contoh lainnya, terlalu aktif dengan berbagai kegiatan dengan alasan ingin ikut terlibat, tetapi sebenarnya kalau mau jujur hanya ingin terkenal.
Ciri-cirinya jika ada yang tidak cocok sedikit saja langsung kecewa dan tidak lagi ikut kegiatan tersebut dan mencari kegiatan baru untuk mencari posisi yang menonjol.

Saudaraku,
kita semua mengetahui, semakin tinggi, resiko untuk jatuh/roboh semakin besar.
Bukan lantas orang Kristen tidak boleh menempati jabatan tinggi, sangat boleh namun bertumbuh dalam akar Firman Tuhan.
Firman Tuhan dalam Ams 11:2:
Jikalau keangkuhan tiba, tiba juga cemooh, tetapi hikmat ada pada orang yang rendah hati.
Jangan ada kemalasan, marilah kita berusaha dengan keras menggunakan semua talenta yang telah kita terima dari Allah.
Karena kemalasan adalah wujud kerendahan hati yang palsu.
Dan tetap berpegang teguh kepada Firman Tuhan dan menjadikan Firman Tuhan sebagai pustaka hidup sumber dari kebijaksanaan.
Sehingga memiliki akar yang kuat lalu tumbuh tinggi tetapi tidak menjadi angkuh.
Berani mengakui kelemahan atau kekurangannya dengan rendah hati.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Senin 1 Oktober 2018

Allah Bapa di surga
Kami sandarkan hati dan pikiran kami hanya kepada-Mu
Sehingga hati dan pikiran kami bersih dan murni
Supaya kami tidak menjadi angkuh
Dan tidak kecewa saat menerima cemoohan dari orang lain

Bapa di surga
Kami serahkan kehendak kami kepada-Mu
Kuasailah keinginan kami
Supaya hanya rencana-Mu yang terwujud dalam hidup kami

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Markus 9:38-43, 45, 47-48;

Saya kutipkan sebagian:

Mrk 9:41
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa memberi kamu minum secangkir air oleh karena kamu adalah pengikut Kristus, ia tidak akan kehilangan upahnya."
Mrk 9:42
"Barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil yang percaya ini, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia dibuang ke dalam laut.
Mrk 9:43
Dan jika tanganmu menyesatkan engkau, penggallah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam hidup dengan tangan kudung dari pada dengan utuh kedua tanganmu dibuang ke dalam neraka, ke dalam api yang tak terpadamkan;
---------
Mrk 9:45
Dan jika kakimu menyesatkan engkau, penggallah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam hidup dengan timpang, dari pada dengan utuh kedua kakimu dicampakkan ke dalam neraka;
Mrk 9:47
Dan jika matamu menyesatkan engkau, cungkillah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam Kerajaan Allah dengan bermata satu dari pada dengan bermata dua dicampakkan ke dalam neraka,
--------

Saudaraku,
selama kita dalam peziarahan di dunia ini tidak mungkin bebas dari pencobaan atau tidak mungkin bebas dari kesulitan dan godaan.
Saya ajak untuk menyadari kita adalah manusia, maaf bukan seperti binatang yang tidak berakal budi.
Tetapi dihadapan kita memang banyak manusia yang tak lagi berakal budi, yang mengejar kenikmatan dan mabuk oleh hawa nafsu.
Nafsu kekayaan, kekuasaan, kehormatan dan lain sebagainya.
Dalam Injil Markus pagi ini, Tuhan Yesus mengajar dengan keras, jika matamu menyesatkan engkau, cungkillah!
Sebab memanglah demikian tangan, kaki atau mata jika dikuasai oleh hawa nafsu bisa menghancurkan jiwa.
Jangan menuruti segenap keinginanmu, melainkan jauhkanlah dirimu dari segala nafsumu.(Sir 18:30)

Saudaraku,
percayalah kepada Tuhan dan lakukanlah yang baik dan berlakulah setia;
Dan bergembiralah karena TUHAN; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu.(Bdk Mzm 37:4-5)
Maka apabila keinginan hati kita telah dicukupi oleh Tuhan, tentunya kita tidak rakus lagi dan tidak mudah tergoda oleh keinginan daging.
Lalu kemudian bisa tegas dan bertindak dengan keras menolak keinginan hawa nafsu.
Bila perlu, berusahalah untuk bisa menerima apa adanya, bergembira dengan hal-hal yang sederhana dan tidak kenal mengeluh saat mengalami kesulitan.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 30 September 2018

Kami hanya mengabdi kepada-Mu ya Bapa
Engkau Allah yang senantiasa menggembirakan hati kami
Engkau telah menunjukkan kebaikan-Mu kepada kami

Allah Bapa di surga
Engkau hanya menghendaki kami melakukan yang baik
Dan Engkau berjanji akan mencukupkan keinginan kami
Maka kami memohon kepada-Mu ya Bapa
Rahmat kekuatan-Mu senantiasa menyertai kami
Supaya kami tidak mudah menyerah kalah saat menghadapi godaan dan kesulitan

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin