Yohanes K. Sugiyarta
Injil Lukas 4:38-44;
Luk 4:38
Kemudian Ia meninggalkan rumah ibadat itu dan pergi ke rumah Simon. Adapun ibu mertua Simon demam keras dan mereka meminta kepada Yesus supaya menolong dia.
Luk 4:39
Maka Ia berdiri di sisi perempuan itu, lalu menghardik demam itu, dan penyakit itupun meninggalkan dia. Perempuan itu segera bangun dan melayani mereka.
Luk 4:40
Ketika matahari terbenam, semua orang membawa kepada-Nya orang-orang sakitnya, yang menderita bermacam-macam penyakit. Iapun meletakkan tangan-Nya atas mereka masing-masing dan menyembuhkan mereka.
Luk 4:41
Dari banyak orang keluar juga setan-setan sambil berteriak: "Engkau adalah Anak Allah." Lalu Ia dengan keras melarang mereka dan tidak memperbolehkan mereka berbicara, karena mereka tahu bahwa Ia adalah Mesias.
Luk 4:42
Ketika hari siang, Yesus berangkat dan pergi ke suatu tempat yang sunyi. Tetapi orang banyak mencari Dia, lalu menemukan-Nya dan berusaha menahan Dia supaya jangan meninggalkan mereka.
Luk 4:43
Tetapi Ia berkata kepada mereka: "Juga di kota-kota lain Aku harus memberitakan Injil Kerajaan Allah sebab untuk itulah Aku diutus."
Luk 4:44
Dan Ia memberitakan Injil dalam rumah-rumah ibadat di Yudea.
--------
firman-Nya: Jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan suara TUHAN, Allahmu,
dan melakukan apa yang benar di mata-Nya,
dan memasang telingamu kepada perintah-perintah-Nya dan tetap mengikuti segala ketetapan-Nya,
maka Aku tidak akan menimpakan kepadamu penyakit manapun,
sebab Aku Tuhanlah yang menyembuhkan engkau.
(Bdk Kel 15:26)
Dan Yesus menjawab mereka:
Pergilah, dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu lihat dan kamu dengar:
Orang buta melihat,
orang lumpuh berjalan,
orang kusta menjadi tahir,
orang tuli mendengar,
orang mati dibangkitkan
dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik.
(Luk 7:22)
Saudaraku,
saya ajak untuk memuji Tuhan, memuliakan nama-Nya dan mengucap syukur sebab kita memiliki Allah yang DEKAT dan yang PENUH KUASA.
Segala perbuatan-Nya AJAIB, dan nyata disepanjang hidup kita.
Saudaraku,
marilah setiap saat kita mengarahkan hati kepada Allah, dan sesering mungkin berdoa.
Sebab kita sendiri tidak pernah mengetahui kebutuhan kita yang sebenarnya.
Maka Allah akan menyediakan apa yang terbaik untuk kita saat ini dan akan menuntun kita kepada hari esok yang terbaik.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 5 September 2018
Allah Bapa di surga
Engkau berkuasa atas hidup kami
Kami berserah diri kepada-Mu ya Bapa
Dan kami percaya rencana-Mu lah yang terbaik
Kami mohon ingatkanlah kami
Agar selalu memandang karya-Mu
Dan melihat kuasa-Mu yang besar itu
Sehingga tidak ada lagi kecemasan
Dan kami hidup dalam damai dan sukacita-Mu
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Lukas 4:31-37;
Luk 4:31
Kemudian Yesus pergi ke Kapernaum, sebuah kota di Galilea, lalu mengajar di situ pada hari-hari Sabat.
Luk 4:32
Mereka takjub mendengar pengajaran-Nya, sebab perkataan-Nya penuh kuasa.
Luk 4:33
Di dalam rumah ibadat itu ada seorang yang kerasukan setan dan ia berteriak dengan suara keras:
Luk 4:34
"Hai Engkau, Yesus orang Nazaret, apa urusan-Mu dengan kami? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Allah."
Luk 4:35
Tetapi Yesus menghardiknya, kata-Nya: "Diam, keluarlah dari padanya!" Dan setan itupun menghempaskan orang itu ke tengah-tengah orang banyak, lalu keluar dari padanya dan sama sekali tidak menyakitinya.
Luk 4:36
Dan semua orang takjub, lalu berkata seorang kepada yang lain, katanya: "Alangkah hebatnya perkataan ini! Sebab dengan penuh wibawa dan kuasa Ia memberi perintah kepada roh-roh jahat dan merekapun keluar."
Luk 4:37
Dan tersebarlah berita tentang Dia ke mana-mana di daerah itu.
---------
Diam, keluarlah dari padanya!, perintah yang penuh kuasa.
Santo Paulus menulis dalam Ibrani 4:12
Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; Ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.
Firman itulah yang sejak semula mengajar para Nabi.
Kita harus berbahagia dan mengucap syukur oleh karena Firman itu bukan hanya mengajar kita tetapi tinggal dalam diri kita dan memerintah kita dengan pertimbangan paling bijaksana.
Lalu pertanyaannya: Apakah kita semua merasakan dan menyadarinya?
Sebagai ilustrasi, ada orang yang memiliki kampak tetapi ia memilih menebang pohon dengan menggunakan pisau.
Saudaraku, berusahalah setiap saat menyadari bahwa kuasa Allah ada dalam diri kita, supaya kita tidak dikalahkan oleh keinginan jahat.
Dengan cara sederhana memenuhi hati dan pikiran kita dengan firman Tuhan dan dengan hal-hal yang baik, dan jangan ijinkan sedetikpun keinginan yang jahat timbul.
"Bukankah manusia harus bergumul di bumi, dan hari-harinya seperti hari-hari orang upahan?(Ayb 7:1)
Apakah gerangan manusia, sehingga dia Kauanggap agung, dan Kauperhatikan,(Ayb 7:17)
Saudaraku, kelesuan bisa memicu rasa malas dan bisa menjadi awal kekalahan maka dari itu marilah mengawali hari dengan semangat sebagai anak-anak Allah.
Tempatkanlah Allah dalam segalanya, maka tidak akan ada lagi kebodohan.
Sehinga tidak mudah terjerat tipu daya iblis.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 4 September 2018
Allah Bapa kami
Puji dan syukur kami haturkan kepada-Mu
Engkau curahkan rahmat yang berlimpah-limpah
Sehingga kami kuat dalam setiap pergumulan
Dan hidup kami setia menuju kepada-Mu
Terimakasih pula untuk penyertaan-Mu
Sehingga pertimbangan-pertimbangan-Mu
Yang berkuasa atas hati dan pikiran kami
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Lukas 6:16-30;
Saya kutipkan sebagian:
Luk 4:16
Ia datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab.
Luk 4:17
Kepada-Nya diberikan kitab nabi Yesaya dan setelah dibuka-Nya, Ia menemukan nas, di mana ada tertulis:
Luk 4:18
"Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku
Luk 4:19
untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang."
Luk 4:20
Kemudian Ia menutup kitab itu, memberikannya kembali kepada pejabat, lalu duduk; dan mata semua orang dalam rumah ibadat itu tertuju kepada-Nya.
Luk 4:21
Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: "Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya."
---------
Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku.(Bdk Luk 4:18)
Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya.(Yoh 14:16)
Saudaraku,
Dalam hidup orang-orang percaya, Roh Kudus yaitu Roh Allah, menetap dan hidup di hati dan pikirannya.
Maka hidupnya akan diubahkan sehingga hidup tidak lagi buta dan tidak lagi terbelenggu oleh dosa.
Lalu hidupnya menjadi kabar baik bagi orang-orang miskin.
Tetapi tidak sedikit orang-orang kristiani yang hanya mengusahakan kenyamanannya sendiri.
Menghabiskan waktu dan uang untuk kepentingannya sendiri.
Jika kita mau, ada banyak cara untuk terlibat menjadi kabar baik bagi orang miskin.
Saudaraku,
Rasul Paulus menulis dalam 2Kor 5:17:
Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.
Kita adalah ciptaan baru yang mengemban misi mewujudkan bahwa tahun demi tahun adalah tahun rahmat Tuhan.
Hidup kita harus menjadi tanda rahmat, kebaikan dan kasih Allah, di keluarga, di tempat kerja, di masyarakat dan diamanapun kita ditempatkan oleh Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 3 September 2018
Allah Bapa di surga
Kami mohon kuasailah hati dan pikiran kami
Supaya dimanapun kami berada
Dan apapun yang kami kerjakan
Digerakkan oleh Roh-Mu
Sehingga hidup kami bukan lagi untuk diri kami sendiri
Tetapi untuk karya-karya kasih dan kebaikan-Mu
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Markus 7:1-8, 14-15, 21-23;
Saya kutipkan sebagian:
Mrk 7:1
Pada suatu kali serombongan orang Farisi dan beberapa ahli Taurat dari Yerusalem datang menemui Yesus.
Mrk 7:2
Mereka melihat, bahwa beberapa orang murid-Nya makan dengan tangan najis, yaitu dengan tangan yang tidak dibasuh.
--------
Mrk 7:14
Lalu Yesus memanggil lagi orang banyak dan berkata kepada mereka: "Kamu semua, dengarlah kepada-Ku dan camkanlah.
Mrk 7:15
Apapun dari luar, yang masuk ke dalam seseorang, tidak dapat menajiskannya, tetapi apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya."
Mrk 7:21
sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan,
Mrk 7:22
perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan.
Mrk 7:23
Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang."
--------
Orang-orang Farisi dan ahli Taurat terlalu berlebihan menyikapi hukum Nabi Musa.
Bahwa kebersihan jasmani setingkat dengan kesucian.
Jika orang duduk di sofa yang kotor, maka dikatakan haram secara rohani.
Demikian pula tentang agama hanya untuk kepentingan diri sendiri, dan dijadikan alat untuk menghakimi orang lain.
Saudaraku,
kekristenan adalah tentang hubungan dengan Kristus.
Kritus Tuhan yang ada dalam hati dan pikiran kita, sehingga menjauhi segala keinginan jahat.
Lalu kemudian membuahkan kasih, kabaikan, sukacita, damai dan sejahtera yang bukan untuk dirinya sendiri tetapi untuk semua orang.
Karena dahulu kita juga hidup dalam kejahilan: tidak taat, sesat, menjadi hamba berbagai-bagai nafsu dan keinginan, hidup dalam kejahatan dan kedengkian, keji, saling membenci.
Tetapi ketika nyata kemurahan Allah, Juruselamat kita, dan kasih-Nya kepada manusia,
pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus,
(Titus 3:3-5)
Pembaptisan sebagai lambang kita lahir baru dalam Kristus.
Namun tidak lalu selesai dan menjadi suci, tetapi pembaharuan terus menerus yang dikerjakan oleh Roh Kudus.
Maka saya ulangi kembali:
Kekristenan adalah tentang hubungan dengan Kristus, tentang Roh Allah yang tinggal dalam setiap orang yang percaya.
Saudaraku,
dalam pembaptisan bukan tentang air, Allah melakukan itu karena iman kita dan kita dijadikannya kudus.
Dan Roh Kudus-Nya yang akan setia menjaga hati dan pikiran kita sehingga membuahkan kekudusan.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 2 September 2018
Bapa di surga
Jika kami ingin hidup
Kami harus melakukan perintah-Mu
Ya Bapa
Kami ingin selalu melaksanakan perintah-Mu
Terimakasih Engkau berkenan tinggal dalam hati dan pikiran kami
Membersihkan kami dari dalam
Dan Engkau setia menuntun kami
Supaya kami tidak menjadi sesat
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Matius 25:14-30;
Saya kutipkan sebagian:
Mat 25:14
"Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri, yang memanggil hamba-hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka.
Mat 25:15
Yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lain lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya, lalu ia berangkat.
Mat 25:16
Segera pergilah hamba yang menerima lima talenta itu. Ia menjalankan uang itu lalu beroleh laba lima talenta.
Mat 25:17
Hamba yang menerima dua talenta itupun berbuat demikian juga dan berlaba dua talenta.
Mat 25:18
Tetapi hamba yang menerima satu talenta itu pergi dan menggali lobang di dalam tanah lalu menyembunyikan uang tuannya.
Mat 25:19
Lama sesudah itu pulanglah tuan hamba-hamba itu lalu mengadakan perhitungan dengan mereka.
Mat 25:20
Hamba yang menerima lima talenta itu datang dan ia membawa laba lima talenta, katanya: Tuan, lima talenta tuan percayakan kepadaku; lihat, aku telah beroleh laba lima talenta.
Mat 25:21
Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.
---------
Mat 25:24
Kini datanglah juga hamba yang menerima satu talenta itu dan berkata: Tuan, aku tahu bahwa tuan adalah manusia yang kejam yang menuai di tempat di mana tuan tidak menabur dan yang memungut dari tempat di mana tuan tidak menanam.
Mat 25:25
Karena itu aku takut dan pergi menyembunyikan talenta tuan itu di dalam tanah: Ini, terimalah kepunyaan tuan!
---------
Mat 25:28
Sebab itu ambillah talenta itu dari padanya dan berikanlah kepada orang yang mempunyai sepuluh talenta itu.
Mat 25:29
Karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. Tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.
Mat 25:30
Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi."
---------
Saudaraku,
perumpamaan tentang talenta ini bukan hanya tentang investasi duniawi namun tentang mengembangkan karunia ilahi yaitu Roh Kudus yang berkenan tinggal didalam hidup kita.
Allah telah memilih kita dan masing-masing kita menerima karunia, menerima modal untuk mewujudkan kasih dan damai sejahtera.
Serangan pertama oleh si jahat adalah rasa takut atau kekuatiran.
Sebab dalam hal itulah manusia paling mundah tertipu, bahkan sampai hari ini.
Coba perhatikan HOAX yang isinya hati-hati... dan dengan kalimat-kalimat yang menyulut kekuatiran.
Si jahat mengetahui bahwa ketika manusia dalam kecemasan akan sangat mudah dipengaruhi.
Si jahat mengetahui bahwa manusia takut kehilangan sesuatu tentang apapun, sekecil apapun yang ada didalam dirinya.
Saudaraku,
kita adalah putra dan putri Allah, iblis melihat tanda itu dalam diri kita.
Maka ia akan selalu melemahkan kita dengan berbagai cara, menyerang pasukan pembawa kasih dan damai sejahtera dari dalam.
Selama kita hidup di dunia ini tidak akan terlepas dari kekuatiran, itu sangat berbahaya sebab menyerang dari dalam diri dan terkadang tidak disadari dan tidak dikenali.
Mula-mula dari hati timbul kekuatiran yang hanya biasa saja, lalu muncul berbagai macam pemikiran dan selanjutnya akan berkembang dan menjadi besar.
Kekuatiran tidak mungkin bisa dihindari tetapi sebaiknya dikalahkan, dengan ketenangan hati dan pertolongan Allah, seperti seorang anak berlari kepelukan ibunya.
Saudaraku,
kita adalah pasukan kasih dan damai sejahtera, Allah telah memberikan kepada kita masing-masing tugas dan tanggung jawab.
Kita telah menerima senjata lengkap untuk mengalahkan ketakutan.
Marilah kita berkarya bersama Tuhan dan untuk Tuhan.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Sabtu 1 September 2018
Ya Bapa terpujilah nama-Mu selama-lamanya
Kami Engkau percaya untuk membawa kasih dan damai sejahtera
Engkaupun melengkapi kami dengan apa yang kami butuhkan
Kami mohon Roh Kudus-MU
Selalu mendorong kami untuk tetap setia menghadirkan kebaikan-Mu
Dalam segala keadaan dan dimanapun kami Engkau tempatkan
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
