"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil dari Matius 17:14-20;

Mat 17:14
Ketika Yesus dan murid-murid-Nya kembali kepada orang banyak itu, datanglah seorang mendapatkan Yesus dan menyembah,
Mat 17:15
katanya: "Tuhan, kasihanilah anakku. Ia sakit ayan dan sangat menderita. Ia sering jatuh ke dalam api dan juga sering ke dalam air.
Mat 17:16
Aku sudah membawanya kepada murid-murid-Mu, tetapi mereka tidak dapat menyembuhkannya."
Mat 17:17
Maka kata Yesus: "Hai kamu angkatan yang tidak percaya dan yang sesat, berapa lama lagi Aku harus tinggal di antara kamu? Berapa lama lagi Aku harus sabar terhadap kamu? Bawalah anak itu ke mari!"
Mat 17:18
Dengan keras Yesus menegor dia, lalu keluarlah setan itu dari padanya dan anak itupun sembuh seketika itu juga.
Mat 17:19
Kemudian murid-murid Yesus datang dan ketika mereka sendirian dengan Dia, bertanyalah mereka: "Mengapa kami tidak dapat mengusir setan itu?"
Mat 17:20
Ia berkata kepada mereka: "Karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, ?maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu.
---------

Kamu menyembah apa yang tidak kamu kenal, kami menyembah apa yang kami kenal. (bdk Yoh 4:22)

Marilah kita selalu mengucap syukur sebab kita memiliki Allah yang sungguh sangat dekat dengan kita.
Sedekat saat kita menyebut nama-Nya. Bapa, Tuhan Yesus.
Ia menyembuhkan yang sakit, memelekkan mata yang buta, membuat yang lumpuh berjalan.
Dan setiap kali kita membutuhkan keajaiban, Ia membuat mujizat.

Kata-kata dari mulut kita tidak pernah cukup untuk menggambarkan Allah kita.
Mari kita merasakan betapa besar kasihNya kepada anak-anakNya.
Dan Dia selalu ada, dan siaga menjawab panggilan anak-anakNya.

Tetapi ada yang merasa panggilannya tidak dijawab.
Saya sangat percaya Allah kita selalu menjawab doa-doa kita.
Apa yang dibutuhkan untuk bisa mendengar? IMAN.
Sayang sekali melihat betapa seringnya umat Kristiani mengakui iman hanya di bibir saja dan jarang mewujudkannya dalam tindakan.
Sering terjadi iman hanya untuk dikotbahkan, tidak untuk dipraktekkan.
Bahkan ada yang lebih percaya takhyul.
Banyak takhyul ada ditangan kita, lalu lalang dan terkadang mampir di WA atau medsos di handphone.
Dan sungguh sangat menyedihkan banyak orang yang beriman kepada medsos.
Menyebarkan kabar yang membuat kecemasan, padahal dari sumber yang tidak jelas.

Membaca atau mendengar suatu kata atau kalimat yang sebenarnya tidak mengandung arti.
Namun baginya adalah suatu pertanda yang buruk.

Hati-hati ada kejadian begini..
Hati-hati ada kejadian begitu..
dan masih banyak lagi..

Perntanyaannya:
Bukankah kita setiap saat harus waspada??
Bukankah kita setiap saat harus mengarahkan pandangan kita kepada Allah?
Masih kurangkah segala pemberian Allah, kasih Allah kepada kita?
Apa yang membuat kita kurang percaya?

Semoga iman kita tidak dikacaukan oleh takhyul medsos.

Iman Kristen memberi jalan keluar dari kecemasan.
Hendaklah jangan menyebarkan kecemasan.
Iman Kristen menenangkan pikiran dan memenuhi hati dengan harapan.
Hendaklah jangan menyebar kebohongan.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 12 Agustus 2017

Kami meluhurkan Engkau ya Bapa
Bapa Tuhan Yesus Kritus
Karena Engkau telah berkenan mengingat kami

Kami menghaturkan terimakasih kepada-Mu
Karena kami telah menerima segala penghiburan
Roh Kudus-Mu selalu memberikan ketenangan

Karena cinta kami kepadaMu masih lemah
Kami mohon Engkau memberikan kekuatan
Dan didiklah kami dengan ajaran yang suci
Bebaskanlah kami dari nafsu jahat
Dan sembuhkanlah hati kami
Dari segala keinginan yang tidak terkendali

Supaya kami memiliki jiwa yang sehat
Dan memiliki hati yang bersih
Sehingga kami memiliki cinta
Dan teguh dalam pengabdian kepadaMu

Cinta kepada-Mu membuat kami berjalan
Cinta kepada-Mu mmembuat kami terbang
Cinta kepada-Mu membuat kami bebas tidak terhalang oleh kecemasan

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil dari Matius 16:24-26;

Mat 16:24
Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.
Mat 16:25
Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya.
Mat 16:26
Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?
Mat 16:27
Sebab Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan Bapa-Nya diiringi malaikat-malaikat-Nya; pada waktu itu Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya.
Mat 16:28    
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat Anak Manusia datang sebagai Raja dalam Kerajaan-Nya."
----

Terlibat dan memiliki komitmen

Kuasa Tuhan Yesus terletak di dalam Gereja(umat Allah), bukan dalam arti gedung gereja.
Setiap anggota harus terlibat aktif dan memiliki komitmen.
Terlibat bukan hanya sekedar terdaftar, bukan hanya sekedar membayar iuran seperti membayar biaya asuransi.
Kehidupannya menjadi pewarta kasih, pancaran cahaya kebenaran Allah.
Tidaklah mungkin itu dilakukan tanpa menyangkal diri.
Cinta diri adalah hambatan utama untuk mengasihi.

Komitmen, hidup mengikuti aturan Allah.
Menguasai kemauan supaya tidak melanggar aturan-aturan Allah.
Memposisikan diri sebagai pelaksana rencana Allah.
Tentunya dengan demikian diperlukan ketaatan.
Taat kepada Allah dan merasakan kedamaian.
Jika dalam hal mengerjakan perintah Allah, kita tidak merasa damai.
Maka sesungguhnya kita masih terkalahkan oleh keinginan diri.
Atau hidup kita masih dikuasai oleh kesombongan.

Sulitkah mengikuti Kristus?

Lakukanlah, dan kita akan melihat dan merasakan bahwa mengikut Kristus itu mudah dan enak.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 11 Agustus 2017

Allah Bapa di dalam sorga
Kami berterimakasih dan mengucap syukur
Kedamaian ada dalam kehidupan kami
Saat kami tidak melawan kehendakMu

Terkadang kami merasa sulit untuk taat
Maka kami mohon ya Bapa
Roh Kudus-Mu selalu mendorong dan menyadarkan kami
Berserah diri mengikuti Gerakan-Mu
Sebab ketika kami melawan
Maka hidup kami tidak ada damai

Berikanlah pula kami kekuatan
Agar kami mampu menyingkirkan pikiran-pikiran kami yang sombong
Dan memiliki keteguhan hati dan semangat
Untuk mentaati perintahMu

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil dari Yohanes 12:24-26;

Yoh 12:24
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah.
Yoh 12:25
Barangsiapa mencintai nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, tetapi barangsiapa tidak mencintai nyawanya di dunia ini, ia akan memeliharanya untuk hidup yang kekal.
Yoh 12:26
Barangsiapa melayani Aku, ia harus mengikut Aku dan di mana Aku berada, di situpun pelayan-Ku akan berada. Barangsiapa melayani Aku, ia akan dihormati Bapa.
-----

Tetap tersenyum ceria saat orang lain menggangu atau menghina.
Berdiam diri saat dituduh atau difitnah.
Tetap bicara santun dan ramah kepada orang-orang yang membosankan.
Berusaha menumbuhkan rasa atau pandangan yang indah dari orang-orang yang menjengkelkan.
Semua itu hanya bisa dilakukan oleh orang yang memiliki semangat melayani.
Dan semua itu dilakukan dengan penuh kerendahan hati.

Orang yang cinta diri justru akan kehilangan dirinya sendiri

Apabila kita merasa terganggu atau tidak nyaman oleh perkataan, sikap atau perbuatan orang lain, anggaplah kejadian itu sebagai suatu kondisi untuk menyucikan diri kita.
Demikian pula segala hal yang kita anggap tidak baik, diijinkan Allah terjadi di kehidupan dunia ini.
Dengan tujuan supaya anak-anak Allah, mengerti, memahami dan selalu berusaha untuk hidup benar di hadapan Allah.

Tak ada cita-cita yang terwujud menjadi kenyataan, tanpa pengorbanan.
Berkorbanlah bukan mengorbankan orang lain.

Maka marilah kita selalu belajar untuk mengalahkan dan emnaklukan keinginan diri dari hal-hal yang sederhana.
Misalnya:
Datang ke gereja tidak terlambat.
Janji sama orang lain tepat waktu.
Janganlah kalah di awal pertempuran, hanya karena kemalasan kita.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 10 Agustus 2017

Allah Bapa di dalam surga
Pujian dan kemuliaan kami persembahkan kepadaMu
Karena Engkau menghadirkan di kehidupan kami
Orang-orang yang bisa menjadi teladan bagi kami
Kami bersyukur pula sebab kami melihat karya dan kasihMu

Engkau injinkan kami melihat
Supaya kami juga berbuat demikian
Yaitu mematikan keinginan diri
Dan selalu siap melayani siapapun

Maka kami mohon kepadaMu ya Bapa
Roh Kudus-Mu selalu menjadi kekuatan kami
Sehingga kami tidak takut miskin
Tidak takut menderita
Dan kami memiliki kesabaran
Dengan semangat dan rendah hati melayani sesama

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil dari Matius 15:21-28;

Mat 15:21
Lalu Yesus pergi dari situ dan menyingkir ke daerah Tirus dan Sidon.
Mat 15:22
Maka datanglah seorang perempuan Kanaan dari daerah itu dan berseru: "Kasihanilah aku, ya Tuhan, Anak Daud, karena anakku perempuan kerasukan setan dan sangat menderita."
Mat 15:23
Tetapi Yesus sama sekali tidak menjawabnya. Lalu murid-murid-Nya datang dan meminta kepada-Nya: "Suruhlah ia pergi, ia mengikuti kita dengan berteriak-teriak."
Mat 15:24
Jawab Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel."
Mat 15:25
Tetapi perempuan itu mendekat dan menyembah Dia sambil berkata: "Tuhan, tolonglah aku."
Mat 15:26
Tetapi Yesus menjawab: "Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing."
Mat 15:27
Kata perempuan itu: "Benar Tuhan, namun anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya."
Mat 15:28
Maka Yesus menjawab dan berkata kepadanya: "Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki." Dan seketika itu juga anaknya sembuh.
-----

Saudaraku, pernah mendengar satu ungkapan:
Biar miskin asal sombong?

Seorang ibu yang anaknya sakit, memohon belas kasihan kepada Tuhan Yesus agar anaknya sembuh.
Dan Tuhan Yesus secara implisit mengujinya:
Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing.

Dengan sangat rendah hati ibu tersebut menjawab:
Benar Tuhan, namun anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya.

Tanpa kerendahan hati tidak akan pernah ada pertobatan.

Dosa dan pikiran yang jahat adalah kesombongan.

Saat membutuhkan pekerjaan seseorang akan menulis surat lamaran sebagus-bagusnya.
Dan menyiapkan diri untuk tes dan wawancara.
Datang dengan pakaian rapi dan penuh hormat.
Setelah bekerja sekian lama mulai menuntut bahkan ada yang mengancam akan pindah perusahaan.
Contoh sikap yang manusia yang mudah berubah karena kesombongan.

Setiap orang pasti pernah mengalami kesulitan.
Kesulitan itu jika disikapi dengan bijaksana, bisa menyadarkan kita bahwa:
Tidak selalu setiap rencana hidup kita berjalan sesuai kehendak kita.
Tidak selalu kita dalam keadaan senang dan bahagia seperti yang kita inginkan.
Jika itu disikapi dengan rendah hati, maka tidak akan jatuh dalam dosa.

Tuhan berasal dari kata Yunani kurios yang berarti Kekuasaan tertinggi.
Yang ditinggikan Lebih dari manusia.
Marilah kita membuang segala kesombongan kita, dan berserah diri sepenuhnya kepada Tuhan.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 09 Agustus 2017

Bapa di surga
Selalu ada sikap angkuh dan tinggi hati didalam diri kami walaupun kecil
Dan kami menyadari hal itu adalah sebagai kesombongan kami
Karena cinta diri yang salah

Terpujilah Engkau ya Allah
Engkau yang selalu menemani kami
Engkau yang menolong kami dalam banyak kesulitan
Engkau menghindarkan kami dari bahaya

Engkau Mahakasih
Yang memelihara kami dan memperlakukan kami
Melebihi dari jasa kami
Melebihi dari segala sesuatu yang berani aku harap dan mohonkan kepada-Mu

Kami mohon ya Bapa
Sadarkanlah kami kembali
Untuk berpaling menghadap kepadaMu
Agar kami selalu bersyukur dan berterimakasih kepadaMu
Agar kami selalu bersikap rendah hati dan hidup benar dihadapanMu

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil dari Matius 15:1-2, 10-14;

Mat 15:1
Kemudian datanglah beberapa orang Farisi dan ahli Taurat dari Yerusalem kepada Yesus dan berkata:
Mat 15:2
"Mengapa murid-murid-Mu melanggar adat istiadat nenek moyang kita? Mereka tidak membasuh tangan sebelum makan."
------
Mat 15:10
Lalu Yesus memanggil orang banyak dan berkata kepada mereka:
Mat 15:11
"Dengar dan camkanlah: bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang, melainkan yang keluar dari mulut, itulah yang menajiskan orang."
Mat 15:12
Maka datanglah murid-murid-Nya dan bertanya kepada-Nya: "Engkau tahu bahwa perkataan-Mu itu telah menjadi batu sandungan bagi orang-orang Farisi?"
Mat 15:13
Jawab Yesus: "Setiap tanaman yang tidak ditanam oleh Bapa-Ku yang di sorga akan dicabut dengan akar-akarnya.
Mat 15:14
Biarkanlah mereka itu. Mereka orang buta yang menuntun orang buta. Jika orang buta menuntun orang buta, pasti keduanya jatuh ke dalam lobang."

-------

Siapa menjaga mulutnya, memelihara nyawanya, siapa yang lebar bibir, akan ditimpa kebinasaan. (Ams 13:3)
Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya. (Ams 18:21)
Siapa memelihara mulut dan lidahnya, memelihara diri dari pada kesukaran. (Ams 21:23)

Menghidari percakapan-percakapan yang tidak perlu, baik melalui medsos atau secara langsung.
Sekalipun maksudnya baik, dalam sekejap mata dan tanpa disadari akan mempengaruhi diri kita.
Terbawa dalam hal-hal yang belum tentu berguna.
Terkadang dengan alasan mencari hiburan, karena tertekan berbagai macam pikiran.
Tetapi hati-hati bisa-bisa justru menambah beban pikiran.

Pikirkanlah sebelum bicara, sebaiknya pembicaraan-pembicaraan itu bersifat membangun.
Di media sosial ada banyak konten kebencian, hasutan, berita yang tidak jelas bahkan tips kexehatan yang membuat kecemasan.
Semoga kita sebagai anak-anak Allah, tidak terbawa dalam kondisi itu.
Jaga pembicaraan kita, kendalikan diri.
Terkadang kita terbawa dalam pembicaraan dengan topik tertentu, mungkin karena kesombongan atau biar dianggap eksis.
Atau bahkan agar terlihat pintar.
Adu pintar, adu sombong, adu wawasan yang pada akhirnya itu hanyalah sampah.
Membangkitkan emosi yang tidak berguna dan mempengaruhi pola pikir kita menjadi tidak sehat.

Kaena itu baiklah kita selalu berjaga dan berdoa.
Menulis di medsos sama juga dengan berbicara maka sebaiknya juga hati-hati.
Sebab hanya dalam hitungan detik bisa menyebar kemana saja.
Semoga kita bijaksana, mari pakai hidup kita untuk mewartakan kebaikan Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 08 Agustus 2017

Allah Bapa yang Maha Bijaksana
Sesungguhnya Engkau selalu memberikan hikmat kepada kami
Dalam hati, dalam pikiran dan dalam mulut kami

Kesombongan dan ingin selalu dianggap pintar
Yang terkadang membuat kami terlibat dalam pembicaraan yang tidak perlu
Kami mohon kepadaMu ya Bapa
Agar kami tidak lalai menjaga mulut kami

Terkadang kami menyangka bicara kami berguna bagi orang lain
Terkadang kami menyangka pergaulan kami menyenangkan orang lain
Padahal sesungguhnya sudah terlalu membosankan
Karena bicara dan sikap kami yang keterlaluan

Semoga Roh KudusMu selalu menerangi dan membimbing hati kami
Sehingga perbuatan kami dan apa yang keluar dari mulut kami
Hanya warta sukacita dan damai sejahtera dari-Mu

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin