Yohanes K. Sugiyarta
Injil dari Matius 19:23-30;
Mat 19:23
Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sukar sekali bagi seorang kaya untuk masuk ke dalam Kerajaan Sorga.
Mat 19:24
Sekali lagi Aku berkata kepadamu, lebih mudah seekor unta masuk melalui lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah."
Mat 19:25
Ketika murid-murid mendengar itu, sangat gemparlah mereka dan berkata: "Jika demikian, siapakah yang dapat diselamatkan?"
Mat 19:26
Yesus memandang mereka dan berkata: "Bagi manusia hal ini tidak mungkin, tetapi bagi Allah segala sesuatu mungkin."
Mat 19:27
Lalu Petrus menjawab dan berkata kepada Yesus: "Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau; jadi apakah yang akan kami peroleh?"
Mat 19:28
Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pada waktu penciptaan kembali, apabila Anak Manusia bersemayam di takhta kemuliaan-Nya, kamu, yang telah mengikut Aku, akan duduk juga di atas dua belas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel.
Mat 19:29
Dan setiap orang yang karena nama-Ku meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, bapa atau ibunya, anak-anak atau ladangnya, akan menerima kembali seratus kali lipat dan akan memperoleh hidup yang kekal.
Mat 19:30
Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir, dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu.
--------
Pertanyaan Petrus wajar dan sangat manusiawi.
Seringkali saya pun mendapat pertanyaan serupa dari anak-anak muda.
Mereka yang bingung tentang masa depan.
Mereka yang telah lulus kuliah bahkan lulusan terbaik sulit mencari kerja.
Setiap orang bisa memulai, tetapi keberhasilan hanya akan didapatkan oleh orang yang tekun sampai akhir.
Lihatlah banyak bunga mekar.
Pertanyaannya: berapa banyak yang menjadi buah?
Bersyukurlah selalu kepada Allah.
Dan mohonlah kekuatan kepadaNya.
Lakukan semua yang kita sanggup kerjakan.
Ketekunan adalah pelindung dari keinginan untuk menyimpang.
Selalu ada pengiburan dalam setiap kesulitan.
Bukalah mata dan telinga supaya kita bisa melihat dan merasakan penghiburan itu.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 22 Agustus 2017
Ya Bapa terpujilah namaMu selama-lamanya
Engkaulah Perlindunganku
Engkaulah Penolongku
Lindungilah kami ya Bapa
Supaya kami tidak disesatkan oleh khayalan-khayalan
Oleh bisikan-bisikan
Dan kami datang kepadaMu
Memohon penyertaanMu
Kami tidak akan pergi tanpa Engkau
Kami tahu Engkau tidak menjanjikan perjalanan yang nyaman
Namun kami tahu pula Engkau sangat mengasihi kami
Dan kami percaya bersamaMu kami akan memperoleh kehidupan kekal
Jadilah kehendakMu didalam hidup kami
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil dari Matius 19:16-22;
Mat 19:16
Ada seorang datang kepada Yesus, dan berkata: "Guru, perbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?"
Mat 19:17
Jawab Yesus: "Apakah sebabnya engkau bertanya kepada-Ku tentang apa yang baik? Hanya Satu yang baik. Tetapi jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah Allah."
Mat 19:18
Kata orang itu kepada-Nya: "Perintah yang mana?" Kata Yesus: "Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta,
Mat 19:19
hormatilah ayahmu dan ibumu dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri."
Mat 19:20
Kata orang muda itu kepada-Nya: "Semuanya itu telah kuturuti, apa lagi yang masih kurang?"
Mat 19:21
Kata Yesus kepadanya: "Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku."
Mat 19:22
Ketika orang muda itu mendengar perkataan itu, pergilah ia dengan sedih, sebab banyak hartanya.
----
Saudaraku, janganlah terjebak dalam perbuatan baik.
Merasa telah melakukan banyak kebaikan, rentan terhadap kesombongan.
Sebab setiap kali kita melakukan kebaikan sangat sulit dipisahkan dari kepentingan diri untuk mendapatkan sedikit pujian.
Mari baca kalimat ini pelan-pelan, kalau perlu diulang-ulang:
Hidup kita bukan hanya perpanjangan tangan kasih Allah namun hidup kita adalah kasih Allah.
Jika kita memposisikan diri sebagai perpanjangan kasih Allah, masih ada unsur kita yang melakukan.
Maka tidak akan pernah bisa terlepas dari: merasa baik, merasa suci, dll.
Dan selanjutnya muncul anggapan bahwa diri kita lebih baik daripada orang lain.
Jika perlu anggaplah diri kita lebih rendah daripada orang lain.
Janganlah menempatkan diri kita di atas orang lain, walaupun hanya satu orang misalnya.
Sedikit pujian bila tidak hati-hati bisa membakar kesombongan dan kecongkaan.
Naik satu anak tangga, dan jika terjatuh maka rentan mencari kesalahan di luar diri.
Selanjutnya akan memicu benci dan sakit hati.
Ketentraman hati sirna seketika.
Andaikan saja kita merasa memiliki satu saja kebaikan.
Berpikirlah orang lain memiliki lebih banyak kebaikan.
Supaya kita tetap bisa rendah hati, Tuhan Yesus hidup dalam diri kita.
Dan hidup kita menjadi sempurna.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 21 Agustus 2017
Allah Bapa yang Mahakasih
Kami mengucap syukur kepadaMu
Engkau ada dalam diri kami
Walaupun Engkau hadir
Engkau tetap memberikan kebebasan kepada kami
Namun kebebasan itu
Terkadang justru membuat kami
Tidak lagi menyadari kehadiranMu
Kami sibuk membanggakan diri dengan pemberianMu
Terpesona dengan sedikit pujian atas apa yang kami lakukan
Pandangan kami mnejadi kabur
Dan kami tidak lagi mengenal Engkau
Untuk itu kami berdoa
Memohon kepadaMu
Ampunilah kesombongan kami
Karena kasihMu yang besar kepada kami
Engkau tak henti-hentinya menegur kami
Terimakasih ya Bapa
Dan kami mohon rahmatMu
Menjadi sumber kekuatan kami
Agar kami tetap hidup dalam kasih yang murni
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil dari Matius 15:21-28;
Mat 15:21
Lalu Yesus pergi dari situ dan menyingkir ke daerah Tirus dan Sidon.
Mat 15:22
Maka datanglah seorang perempuan Kanaan dari daerah itu dan berseru: "Kasihanilah aku, ya Tuhan, Anak Daud, karena anakku perempuan kerasukan setan dan sangat menderita."
Mat 15:23
Tetapi Yesus sama sekali tidak menjawabnya. Lalu murid-murid-Nya datang dan meminta kepada-Nya: "Suruhlah ia pergi, ia mengikuti kita dengan berteriak-teriak."
Mat 15:24
Jawab Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel."
Mat 15:25
Tetapi perempuan itu mendekat dan menyembah Dia sambil berkata: "Tuhan, tolonglah aku."
Mat 15:26
Tetapi Yesus menjawab: "Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing."
Mat 15:27
Kata perempuan itu: "Benar Tuhan, namun anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya."
Mat 15:28
Maka Yesus menjawab dan berkata kepadanya: "Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki." Dan seketika itu juga anaknya sembuh.
-----
Tempat tinggi tidak akan pernah ada jika tidak ada tempat yang rendah.
Oleh karena itu seberapapun kecilnya, apa yang telah kita terima hari ini, mari kita mengucapkan syukur.
Kita harus bisa menghargai sebagai pemberian yang istimewa dari Allah.
Demikian pula jangan terlalu mudah tersinggung.
Hal-hal yang kecil dan remeh dianggap melukai hati.
Dalam keadaan untung atau rugi, mujur atau malang yang kita rasakan.
Mengucapkan syukur dengan luapan kegembiraan yang sama.
Dalam keadaan apapun selalu menggunakan pertimbangan yang jujur.
Menipu diri sendiri adalah hambatan terbesar dalam usaha untuk mencapai kerendahan hati.
Kuat dan sabar dalam setiap pengharapan.
Memelihara hati agar tetap memandang kepada Allah.
Hendaklah kita tidak mudah tergoda selalu menuruti keinginan diri.
Berpikirlah beurangkali sebelum bertindak.
Supaya kita tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang menjauhkan kita dari Allah.
Dosa membuat manusia berkelakuan seperti anjing liar.
kerakusan dagingĀ yang menjijikan.
Dosa itu yang membawa manusia ke tempat pembuangan sampah.
Marilah kita selalu berdoa.
Doa bisa menjadi penjaga hidup kita.
Dan doakanlah pula semua orang, agar mereka yang hidupnya seperti anjing liar, sadar dan lalu pulang ke rumah Bapa.
Dan memohon dengan rendah hati.
Remah-remah Bapa, seberapa kecilnya akan memberi keselamatan dan kehidupan kekal.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 20 Agustus 2017
Ya Bapa
Ajarilah kami mengucap syukur
Janganlah kiranya daging dan darah ini menguasai hidup kami
Jananlah keindahan dunia ini menyesatkan kami
Berilah kekuatan agar kami bisa bertahan
Dan kami memiliki kesabaran dalam menyikapi segala sesuatu
Puaskan kami dengan penghiburan yang manis dari Roh KudusMu
Dan bersukacita atas kasih dan pemeliharaanMu
Kami mohon tanganMu yang membimbing
TanganMu yang menuntun
TeladanMu yang mengajar
Sepanjang perjalanan hidup kami yang selalu harus waspada
Sebab kami selalu berjalan diantara dua sisi
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil dari Matius 19:13-15;
Mat 19:13
Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia meletakkan tangan-Nya atas mereka dan mendoakan mereka; akan tetapi murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu.
Mat 19:14
Tetapi Yesus berkata: "Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga."
Mat 19:15
Lalu Ia meletakkan tangan-Nya atas mereka dan kemudian Ia berangkat dari situ.
-----
Anak-anak mungkin tidak selalu mendengarkan perkataan atau teguran orang tua atau orang yang lebih tua.
Namun...
Anak-anak selalu melihat bahkan memperhatikan kelakuan orang tua atau orang yang lebih tua.
Saat sedang asik mainan, mereka tetap merekam apa yang terjadi di sekelilingnya.
Allah, Bapa kita hidup, gerak dan karya-Nya ada dikehidupan kita setiap hari.
Walaupun kita tidak mendengarkan suaraNya karena kebisingan dunia, saya sangat yakin kita semua melihat gerakNya.
Dan saya sangat yakin kita mengetahui gerak Allah dan merekamnya.
Hambatan terbesar untuk mengikuti gerak Allah adalah bersikap sok pintar sok dewasa.
Anak-anak tidak mudah tertipu.
Lihatlah saat meminta mainan kepada orangtuanya, akan memaksa orangtuanya.
Bahkan tidak mau beranjak dari tempat mainan itu berada, walaupun orangtuanya berusaha mengalihkan perhatian.
Jadilah seperti anak-anak yang tidak mudah tertipu oleh gerakan-gerakan palsu yang terkadang sangat sulit untuk membedakan.
Hanya ada satu cara, duduk dan arahkan mata kita kepada Allah.
Cinta adalah mahakuasa.
Orangtua kita mencintai kita, karena cinta itulah kita menjadi mahakuasa.
Allah sangat mencintai kita, maka apabila kita datang sebagai anak-anakNya kita akan menjadi mahakuasa.
Allah akan selalu mendengarkan kita dan mencukupi kebutuhan kita.
Bukankah kita semua rindu mendengar suara Bapa kita, anak yang baik.
Dan saya yakin kita semua mengetahui bagaimana menjadi anak yang baik.
Marilah hidup dalam Cinta Allah.
Meneladan gerakan Allah.
Sebagai anak-anak yang baik.
Maka kita akan menjadi mahakuasa.
Allah akan menyediakan semua kebutuhan hidup kita.
Tapi ingat bukan menyediakan keinginan kita.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Sabtu 19 Agustus 2017
Bapa
Engkaulah Allah kami
Tidak ada yang baik bagi kami selain Engkau
Engkau yang selalu ada di hidup kami
Engkau menunjukkan jalan kehidupan
Di dalam Engkau ada sukacita dan hikmat
Pujian dan ucapan syukur kami bawa kepadaMu
Kami rindu Engkau memanggil kami _anak yang baik_
Untuk itu kami mohon ya Bapa
Engkau mampukan kami
Agar tidak mudah tertipu
Dan selalu mengarahkan pandangan kami kepadaMu
Dan ingatkan kami pula
Bahwa kami telah dewasa
Saat kaki kami tersandung dan kami jatuh
Harus bisa bangkit sendiri
Janganlah kami tertekan oleh kelemahan-kelemahan kami
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil dari Matius 19:3-12;
Mat 19:3
Maka datanglah orang-orang Farisi kepada-Nya untuk mencobai Dia. Mereka bertanya: "Apakah diperbolehkan orang menceraikan isterinya dengan alasan apa saja?"
Mat 19:4
Jawab Yesus: "Tidakkah kamu baca, bahwa Ia yang menciptakan manusia sejak semula menjadikan mereka laki-laki dan perempuan?
Mat 19:5
Dan firman-Nya: Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging.
Mat 19:6
Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia."
Mat 19:7
Kata mereka kepada-Nya: "Jika demikian, apakah sebabnya Musa memerintahkan untuk memberikan surat cerai jika orang menceraikan isterinya?"
Mat 19:8
Kata Yesus kepada mereka: "Karena ketegaran hatimu Musa mengizinkan kamu menceraikan isterimu, tetapi sejak semula tidaklah demikian.
Mat 19:9
Tetapi Aku berkata kepadamu: Barangsiapa menceraikan isterinya, kecuali karena zinah, lalu kawin dengan perempuan lain, ia berbuat zinah."
Mat 19:10
Murid-murid itu berkata kepada-Nya: "Jika demikian halnya hubungan antara suami dan isteri, lebih baik jangan kawin."
Mat 19:11
Akan tetapi Ia berkata kepada mereka: "Tidak semua orang dapat mengerti perkataan itu, hanya mereka yang dikaruniai saja.
Mat 19:12
Ada orang yang tidak dapat kawin karena ia memang lahir demikian dari rahim ibunya, dan ada orang yang dijadikan demikian oleh orang lain, dan ada orang yang membuat dirinya demikian karena kemauannya sendiri oleh karena Kerajaan Sorga. Siapa yang dapat mengerti hendaklah ia mengerti."
--------
Pernikahan Kristen, adalah keberlangsungan ciptaan anak-anak Allah.
Keluarga yang mewartakan kasih, kedamaian dan hidupnya memancarkan terang Kristus.
Maka dari itu si jahat akan selalu berusaha mengacaukannya.
Membuat banyak jebakan perceraian.
Menebarkan segala cara dan siasat agar keluarga Kristen tercerai-berai.
Mari saya ajak melihat ayat berikutnya:
Mat 19:7
Kata mereka kepada-Nya: "Jika demikian, apakah sebabnya Musa memerintahkan untuk memberikan surat cerai jika orang menceraikan isterinya?"
Mat 19:8
Kata Yesus kepada mereka: "Karena ketegaran hatimu Musa mengizinkan kamu menceraikan isterimu, tetapi sejak semula tidaklah demikian.
Musa mengizinkan menceraikan istri dengan memberikan surat cerai.
tetapi sejak semula tidaklah demikian.
Kenapa Musa menyuruh memberikan surat cerai.
Saya berpendapat, untuk menyelamatkan perempuan, agar tidak dibuang begitu saja oleh suaminya.
Bukan untuk melegalkan perceraian.
ketegaran hatimu inkonsistensi untuk mendapatkan apa yang diinginkan.
Dalam kalimat lain melegalkan kejahatan.
Dan kita semua melihat sampai hari ini pun masih terjadi.
Dalam bisnis bahkan dalam urusan agama.
Apapun permasalahan kita, Tuhan mengetahui sumbernya.
Hendaklah tidak pernah berpikir dan memaksa Tuhan untuk merubah aturan.
Tuhan selalu punya cara untuk menyelamatkan kita, supaya kita tidak terbuang.
Hendaklah kita tidak mencari-cari alasan untuk pembenaran diri.
Berulangkali saya menulis, pagi ini akan saya tulis lagi dengan huruf besar dan tebal,
Supaya kita keluarga-keluarga kristen selalu mempunyai komitmen, memegang teguh janji pernikahan.
JATUH CINTA ITU MUDAH - NAMUN MEBANGUN CINTA DIPERLUKAN KOMITMEN
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Jumat 18 Agustus 2017
Bapa kami mengucap syukur
Engkau telah memilih kami
Untuk melanjutkan karya ciptaanMu
Terimakasih atas kasihMu yang besar
Kami mohon bimbinganMu ya Bapa
Agar kami selalu memiliki komitmen
Untuk tetap setia kepadaMu
Janganlah kiranya rencana dan tindakan kami
Menghalangi karya Roh KudusMu
Semua barang-barang dunia
Semua kenikmatan dunia
Menimbulkan pula kesusahan
Apabila memperolehnya untuk kesenangan
Dan tanpa aturan
Ajarilah kami selalu
Untuk memurnikan hati
Menyatukan hidup kami
Bersatu dengan Engkau
Sehingga tak terlintas sedikitpun
Dalam pikiran kami
Segala sesuatu yang tidak berkenan kepadaMu
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
