"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil dari Matius 9:1-8;

Mat 9:1
Sesudah itu naiklah Yesus ke dalam perahu lalu menyeberang. Kemudian sampailah Ia ke kota-Nya sendiri.
Mat 9:2
Maka dibawa oranglah kepada-Nya seorang lumpuh yang terbaring di tempat tidurnya. Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: "Percayalah, hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni."
Mat 9:3
Maka berkatalah beberapa orang ahli Taurat dalam hatinya: "Ia menghujat Allah."
Mat 9:4
Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata: "Mengapa kamu memikirkan hal-hal yang jahat di dalam hatimu?
Mat 9:5
Manakah lebih mudah, mengatakan: Dosamu sudah diampuni, atau mengatakan: Bangunlah dan berjalanlah?
Mat 9:6
Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa" ?lalu berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu?:"Bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!"
Mat 9:7
Dan orang itupun bangun lalu pulang.
Mat 9:8
Maka orang banyak yang melihat hal itu takut lalu memuliakan Allah yang telah memberikan kuasa sedemikian itu kepada manusia.

--------

Mengapa kamu memikirkan hal-hal yang jahat di dalam hatimu?

Orang-orang kudus bisa mencapai kesempurnaan hidup karena mereka berusaha sekuat tenaga untuk mengendalikan keinginan diri.
Ketentraman hati bisa diperoleh dengan *tidak mempedulikan perkataan dan perbuatan orang lain* yang tidak berhubungan dengan kita.
Bagaimana orang bisa hidup tenteram bila dia selalu mencampuri urusan orang lain?

Sebagian orang hal itu sudah menjadi kebiasaan.
Suka ngomongin kejelekan orang lain.
Merubah kebiasaan buruk adalah sebagian dari usaha pertobatan.
Dan katanya cukup sulit dan berat untuk merubah kebiasaan.
Asal kita memiliki kemauan yang kuat untuk mengalahkan keinginan diri, dimulai dari hal-hal yang kecil, kebiasaan buruk lama-kelamaan akan hilang.
Ada banyak kepentingan jasmani yang tersembunyi dalam diri manusia.
Jika kita bisa mengalahkan satu maka yang lainnya bisa cukup mudah dikalahkan.
Jika kita menuruti satu maka yang lain akan menjadi sulit untuk dikalahkan.

Semoga kita selalu mempunyai semangat untuk mencari ketentraman hati.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 6 Juli 2017

Kami mengucap syukur kepadaMu ya Bapa
Engkau selalu mendengarkan suara kami
Engkau yang selalu menegur dan mengingatkan kami
Apabila ada pikiran yang jahat dalam diri kami
Dan Engkau yang selalu berusaha membebaskan kami dari jerat yang jahat

Kami mohon ya Bapa
Agar kami selalu memiliki semangat hidup dalam kesederhanaan
Sehingga hidup kami tidak dikuasai oleh kepentingan jasmani
Dan kami terluput dari maut

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil dari Mat 8:28-34;

Mat 8:28
Setibanya di seberang, yaitu di daerah orang Gadara, datanglah dari pekuburan dua orang yang kerasukan setan menemui Yesus. Mereka sangat berbahaya, sehingga tidak seorangpun yang berani melalui jalan itu.
Mat 8:29
Dan mereka itupun berteriak, katanya: "Apa urusan-Mu dengan kami, hai Anak Allah? Adakah Engkau ke mari untuk menyiksa kami sebelum waktunya?"
Mat 8:30
Tidak jauh dari mereka itu sejumlah besar babi sedang mencari makan.
Mat 8:31
Maka setan-setan itu meminta kepada-Nya, katanya: "Jika Engkau mengusir kami, suruhlah kami pindah ke dalam kawanan babi itu."
Mat 8:32
Yesus berkata kepada mereka: "Pergilah!" Lalu keluarlah mereka dan masuk ke dalam babi-babi itu. Maka terjunlah seluruh kawanan babi itu dari tepi jurang ke dalam danau dan mati di dalam air.
Mat 8:33
Maka larilah penjaga-penjaga babi itu dan setibanya di kota, diceriterakannyalah segala sesuatu, juga tentang orang-orang yang kerasukan setan itu.
Mat 8:34
Maka keluarlah seluruh kota mendapatkan Yesus dan setelah mereka berjumpa dengan Dia, merekapun mendesak, supaya Ia meninggalkan daerah mereka.
----

Kita sebagai manusia ada kencederungan untuk liar.
Sebab:
Ingin mengetahui segala sesuatu.
Ingin mencoba merasakan segala sesuatu.
Ingin melakukan segala sesuatu.
Dll.
Bahkan ada sebagian orang yang senang hal-hal yang menantang dan beresiko.

Itu semuanya baik, jika dilakukan dengan motivasi yang baik.
Namun kembali saya ingatkan bahwa pendapat atau motivasi seseorang tanpa disertai dengan pengetahuan dan kerendahan hati akan cenderung liar.
Akhirnya hanya demi untuk kepuasan diri.
Dan hal-hal baik yang ada dalam diri manusia bisa jadi terabaikan.
Lalu kemudian merasa risih ketika sesaat sadar bahwa Allah itu ada.
Dan lalu menjauhkan diri dari Allah.
Atau secara terus terang menyuruh Allah pergi dari hidupnya.

Banyak contoh nyata yang bisa kita lihat sehari-hari.
Orang jujur berusaha disingkirkan, dengan segala cara bahkan dengan menghasut banyak orang untuk membenci.

Semoga kita sebagai anak-anak Allah, bisa menghadirkan Allah dalam hidup kita walaupun dibenci.
Semoga kita tetap memiliki motivasi dan semangat untuk memuliakan Allah.
Berkarya bersama Allah dan untuk Allah.
Seperti apa yang dikatakan oleh Rasul Paulus dalam 2Kor 10:18;
Sebab bukan orang yang memuji diri yang tahan uji, melainkan orang yang dipuji Tuhan.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 5 Juli 2017

Kami sungguh berbahagia ya Bapa
Saat kami berada di dekatMu
Semoga kebahagiaan itu selalu kami rasakan
Dan tidak terusik oleh kebahagiaan dunia
Sebab seringkali kami lebih peka terhadap kenikmatan tubuh

Cinta dunia
Sebentar ada dan sebentar pergi
Namun CintaMu kepada kami untuk selama-lamanya

Maka kami mohon rahmatMu
Supaya kami selalu menyadari bahwa tubuh ini akan segera berlalu
Jangan kiranya tubuh ini membuat kematian jiwa kami

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil dari Matius 8:23-27;

Mat 8:23
Lalu Yesus naik ke dalam perahu dan murid-murid-Nyapun mengikuti-Nya.
Mat 8:24
Sekonyong-konyong mengamuklah angin ribut di danau itu, sehingga perahu itu ditimbus gelombang, tetapi Yesus tidur.
Mat 8:25
Maka datanglah murid-murid-Nya membangunkan Dia, katanya: "Tuhan, tolonglah, kita binasa."
Mat 8:26
Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu takut, kamu yang kurang percaya?" Lalu bangunlah Yesus menghardik angin dan danau itu, maka danau itu menjadi teduh sekali.
Mat 8:27
Dan heranlah orang-orang itu, katanya: "Orang apakah Dia ini, sehingga angin dan danaupun taat kepada-Nya?"
----

Injil pagi ini bagi saya selalu menarik.
Tuhan Yesus menghentikan badai atau angin besar.
Bukan dihubungkan dengan badai kehidupan.
Ada makna yang lebih besar.

Sebagai seorang kristen kita harus sangat-sangat berbahagia saat membacanya.
Menguatkan iman kita bahwa kita punya Allah yang benar, punya Allah yang kita kenal, dan kita berada di jalan yang benar.
Dan nyata dalam kehidupan kita.
Allah yang punya otoritas atas ciptaan-Nya.

Namun..
Jangan hanya berbahagia saja.
Hidup kita membawa nama Allah.
Jadi kita memiliki beban yang lebih, dibanding mereka yang tidak mengenal Allah.
Hidup yang selalu memancarkan kuasa kasih Allah.
Jika orang yang tidak mengnal Allah:
- Membenci, kita harus tetap mengasihi.
- Pemarah, kita tidak cukup hanya memaafkan, tetapi kita harus mengampuni.
- Pendusta, kita harus hidup jujur.

Jika ada yang berteriak-teriak bahwa mengenal Allah dan percaya kepada Allah.
Tetapi perbuatannya jauh dari kebaikan, ia hanya seperti orang penjual obat dipasar!
Apapapun yang dialkukannya hanya untuk keuntungan diri dan suapaya dianggap suci.

Marilah kita nyatakan kepada dunia bahwa Allah itu berkuasa atas dunia.
Berkuasa atas hidup kita.
Dengan menyatakan kekuatan akan kasih Allah dalam hidup kita sehari-hari.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 4 Juli 2017

Selidikilah kami ya Allah
Dan ujilah kami

Engkau menegur kami
Saat kami tidak menuruti perintahMu
Karena Engkau sangat mengasihi kami
Engkau tidak akan membiarkan kami binasa karena dosa

Sungguh kami berbahagia dan mengucap syukur
Sebab mata kami Engkau buat melihat.
Sebab telinga kami Engkau buat mendengar.

Kami memohon kekuatan kepadaMu
Dengan Roh Kudus yang ada dalam hidup kami
Selalu menuntun setiap perbuatan kami
Sehingga hidup kami
Menyatakan kebesaran dan keagungan-Mu

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil dari Yohanes 20:25-29;

Yoh 20:24
Tetapi Tomas, seorang dari kedua belas murid itu, yang disebut Didimus, tidak ada bersama-sama mereka, ketika Yesus datang ke situ.
Yoh 20:25
Maka kata murid-murid yang lain itu kepadanya: "Kami telah melihat Tuhan!" Tetapi Tomas berkata kepada mereka: "Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya, sekali-kali aku tidak akan percaya."
Yoh 20:26
Delapan hari kemudian murid-murid Yesus berada kembali dalam rumah itu dan Tomas bersama-sama dengan mereka. Sementara pintu-pintu terkunci, Yesus datang dan Ia berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: "Damai sejahtera bagi kamu!"
Yoh 20:27
Kemudian Ia berkata kepada Tomas: "Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah."
Yoh 20:28
Tomas menjawab Dia: "Ya Tuhanku dan Allahku!"
Yoh 20:29
Kata Yesus kepadanya: "Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya."
-----

Awas jangan dipegang.. cat masih basah!
Hampir semua orang yang membacanya percaya, walaupun tidak pernah melihat tukang cat nya sedang bekerja.
Tetapi ada yang mencoba menyentuh, karena hanya sekedar iseng dan ada pula yang mungkin supaya permukaan-nya membekas dan rusak.

Hampir setiap orang suka melakukan pendapatnya sendiri, walaupun pendapatnya itu menyakiti orang lain, menyusahkan orang lain.
Ada pula yang mengerti bahwa pendapat orang lain benar, tetapi ia tidak tertarik untuk melakukannya.
Bahkan ada yang mencoba dengan segala cara dan bahkan mengabaikan segala tatanan dan sopan santun supaya orang lain *mengakui* pendapatnya.

Dalam konteks relasi dengan Allah, pendapat tentang Allah, tersaji lengkap dalam Injil.
Tertulis dengan jelas pendapat Allah bagaimana kita harus menjalani hidup.

Lihatlah alam ini:
Tidak semua orang menjadi petani.
Tidak semua orang menjadi dokter.
Tidak semua orang menjadi dosen.
Tidak semua orang menjadi polisi.
Dll.

Masihkah kita ngotot dengan pendapat kita sendiri??

Sudah banyak orang yang tersesat dan bahkan mati sia-sia karena mengabaikan pendapat Allah.
Maka marilah kita taat dan patuh kepada-Nya.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Senin 3 Juli 2017

Terpujilah Engkau ya Bapa
Pencipta langit dan bumi
Laut dan segala isinya

Kami ciptaanMu
Yang sangat Engkau kasihi
Engkau selalu berusaha menasehati kami
Saat kami dalam kebimbangan
Ajarilah kami ya Bapa
Agar telinga kami peka terhadap suara-Mu
Dan ajarilah kami ya Bapa
Agar kami selalu taat dan patuh kepadaMu

Berilah rahmatMu
Supaya kami memiliki kerendahan hati
Tidak menjadi sombong dengan apa yang telah kami peroleh
Dan tidak menjadi lemah dan tetap berpegang teguh kepada firmanMu
Saat kami menghadapi kesulitan dan tantangan

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil dari Matius 10:37-42;

Mat 10:37
Barangsiapa mengasihi bapa atau ibunya lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku; dan barangsiapa mengasihi anaknya laki-laki atau perempuan lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku.
Mat 10:38
Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku.
Mat 10:39
Barangsiapa mempertahankan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, dan barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya.
Mat 10:40
Barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku.
Mat 10:41
Barangsiapa menyambut seorang nabi sebagai nabi, ia akan menerima upah nabi, dan barangsiapa menyambut seorang benar sebagai orang benar, ia akan menerima upah orang benar.
Mat 10:42
Dan barangsiapa memberi air sejuk secangkir sajapun kepada salah seorang yang kecil ini, karena ia murid-Ku, Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia tidak akan kehilangan upahnya dari padanya."
--------

Menemukan sedikit kebaikan dalam diri orang lain bisa menjadi motivasi kita untuk mengasihi mereka.
Terkadang ini menjadi sangat sulit dilakukan, sebab lebih mudah melihat apa yang baik dalam dirinya sendiri.
Kita semua setuju bahwa motivasi adalah modal utama yang mendorong kita untuk melakukan sesuatu.
Otak manusia memiliki kemampuan untuk menghitung.
Lalu pertimbangan utamanya adalah untung dan rugi.

Dalam Injil pagi ini:
Barangsiapa mengasihi bapa ata ibunya lebih dari pada-Ku, ia tidak layak lagi bagi-Ku.

Bukan lalu kita tidak mengasihi orang tua kita, tetapi maknanya adalah supaya kita dalam hal mengasihi tidak melakukan perhitungan.
Yang pada akhirnya hanya berakhir dengan keputusan untung atau rugi.
Mengasihi Tuhan dan sesama dengan tulus hati.

Hidup dalam kasih Tuhan yang mampu melepaskan segala macam ikatan dari keinginan dan kepentingan diri sendiri.
Tidak akan ada lagi kesombongan atas apa yang dimiliknya.
Mampu mengakui bahwa apa yang telah diterimanya adalah karena kebaikan Tuhan dan dari Tuhan.
Lalu kemudian ada motivasi yang kuat dalam hidupnya untuk selalu memuliakan Tuhan.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 02 Juli 2017

Bapa..
Telah Engkau tunjukan kepada kami
Banyak orang yang hidupnya memuliakan Engkau
Bahkan ada banyak orang yang memilih hidup miskin
Demi kemuliaan nama-Mu

Pagi ini kami mohon kepada-Mu
Semoga dalam ibadat kami hari ini di gereja-Mu
KemuliaanMu dan kasihMu
Semakin Engkau nyatakan kepada kami
Dan semoga kasih-Mu selalu menjadi motivasi kami
Dalam kehidupan kami sehari-hari

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin