"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Matius 11:25-30;

Mat 11:25
Pada waktu itu berkatalah Yesus: "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil.
Mat 11:26
Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu.
Mat 11:27
Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak seorangpun mengenal Anak selain Bapa, dan tidak seorangpun mengenal Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya.
Mat 11:28
Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
Mat 11:29
Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.
Mat 11:30
Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan."
-------------

Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu

Saudaraku,
menurut saya semua orang kelebihan beban sebab semua orang berusaha melakukan banyak hal dan nyaris tanpa batas.
Rencana pertama sukses lalu membuat rencana lainnya dan selalu begitu.
Keinginan satu terpenuhi lalu menginginkan yang lainnya.
Memang diakhir pekan ada yang berlibur atau mencari-cari semacam hiburan dengan tujuan agar pikiran dan fisiknya bisa segar kembali.
Namun apakah lalu beban itu berkurang?

Saudaraku,
memang hidup harus punya mimpi punya cita-cita atau kalau dalam bisnis selalu ada target.
Jika dalam bisnis ada semacam perencanaan bahkan ada target harian dan sangat ketat.
Dalam meraih mimpi dan cita-cita tentunya ada perencanaan.
Sebagai orang kristiani ada baiknya melibatkan Allah dalam setiap rencana.
Saat menulis permenungan ini saya teringat Mazmur Daud:
Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur.(Mzm 127:2)
Kita tidak bisa mengendalikan apa yang terjadi dalam hidup kita, yang kita bisa lakukan adalah bagaimana kita menghadapinya.
Menghadapinya dengan cara mengasihi Allah supaya kehidupan batin kita terpelihara.
Pertanyaan saya: apakah nonton bioskop, rekreasi dan berkativitas sesuai dengan hobi atau kesenanganya bisa meringankan beban?
Mungkin iya dalam arti beban atau kelelahan fisik, namun kita harus menyadari bahwa beban batin tidak nampak dan jarang sekali orang menyadarinya.
Hanya Allah yang mampu memberikan kedamaian batin.
Namun tidak semua orang mau datang kepada Allah, duduk dihadapannya mengarahkan hati dan pikiran kepada-Nya.
Kebanyakan orang tidak tahu bagaimana caranya "diam", mereka selalu menyalakan televisi, radio, youtube atau eksis di berbagai macam medsos.
Maka mari selalu luangkan waktu duduk diam dihadapan-Nya, saat duduk dengan tenang maka akan "timbul pikiran" di benak kita.
Supaya kita mampu mengelola pikiran itu dan mampu membedakan mana perkataan Allah dan yang bukan, sering-seringlah membaca Injil.
Suara Allah tidak akan pernah bertentangan dengan Injil.
Saat kita hanya mengikuti rencana-Nya dan melakukan kehendak-Nya, maka Ia akan bersama-sama kita.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 5 Juli 2020

Tuhan Yesus Kristus
Kepada-Mu kami menaruh segala harapan
Kepada-Mu kuserahkan rencana-rencana hidup kami
Kepada-Mu kami berlindung
Dan hanya kepada--Mu kami memohon nasihat
Sebab Engkaulah Tuhan dan pengantara kami kini dan sepanjang masa
Amin

Injil Matius 9:14-17;

Mat 9:14
Kemudian datanglah murid-murid Yohanes kepada Yesus dan berkata: "Mengapa kami dan orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak?"
Mat 9:15
Jawab Yesus kepada mereka: "Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berdukacita selama mempelai itu bersama mereka? Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa.
Mat 9:16
Tidak seorangpun menambalkan secarik kain yang belum susut pada baju yang tua, karena jika demikian kain penambal itu akan mencabik baju itu, lalu makin besarlah koyaknya.
Mat 9:17
Begitu pula anggur yang baru tidak diisikan ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian kantong itu akan koyak sehingga anggur itu terbuang dan kantong itupun hancur. Tetapi anggur yang baru disimpan orang dalam kantong yang baru pula, dan dengan demikian terpeliharalah kedua-duanya."
-----------

Tidak seorangpun menambalkan secarik kain yang belum susut pada baju yang tua*_

Saudaraku,
mengawali permenungan kita hari ini saya awali dengan surat Paulus kepada Korintus dan Efesus:
Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.(2Kor 57)
Jadi iman kita akan Kristus bukan untuk memperbaiki hidup kita namun kita diubah menjadi ciptaan baru.
Kita harus meninggalkan cara-cara dunia dan hidup baru di dalam Tuhan Yesus Kristus.
Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.(Ef 2:10 )

Saudaraku,
kita diciptakan baru untuk melakukan pekerjaan baik, kita dipenuhi oleh Roh-Nya dan Tuhan bekerja di dalam kita.
Wujud puasa orang kristiani adalah sikap tunduk dengan rendah hati kepada Allah, puasa keinginan diri.
Selalu sadar dan berusaha agar Tuhan beserta kita dalam segala perbuatan, dengan demikian kita tidak menyimpang dari jalan Allah.
Untuk menjaga agar kita tetap rendah hati, terimalah dengan tulus hati dan dengan senang hati jika orang lain mengatakan kekurangan-kekurangan kita.
Mengakui semua kelemahan kita supaya tidak tergoda untuk sombong dan supaya hanya tunduk kepada Allah.
Dan sesungguhnya disaat kita lemah, maka kita kuat dalam Kristus.(Bdk 2Kor 12:10)

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 4 Juli 2020

Tuhan Yesus Kristus
Terimakasih Engkau mengangkat kami dari belenggu dunia
Dan Engkau jadikan kami manusia baru dengan Roh-Mu
Kami mohon rahmat kuat-Mu
Supaya kami mampu menyingkirkan pikiran-pikiran yang sombong
Dan agar tetap teguh hidup dalam keutamaan bersama Engkau
Sebab Engkaulah Tuhan dan pengantara kami kini dan sepanjang masa
Amin

Injil Yohanes 20:24-29;

Yoh 20:24
Tetapi Tomas, seorang dari kedua belas murid itu, yang disebut Didimus, tidak ada bersama-sama mereka, ketika Yesus datang ke situ.
Yoh 20:25
Maka kata murid-murid yang lain itu kepadanya: "Kami telah melihat Tuhan!" Tetapi Tomas berkata kepada mereka: "Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya, sekali-kali aku tidak akan percaya."
Yoh 20:26
Delapan hari kemudian murid-murid Yesus berada kembali dalam rumah itu dan Tomas bersama-sama dengan mereka. Sementara pintu-pintu terkunci, Yesus datang dan Ia berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: "Damai sejahtera bagi kamu!"
Yoh 20:27
Kemudian Ia berkata kepada Tomas: "Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah."
Yoh 20:28
Tomas menjawab Dia: "Ya Tuhanku dan Allahku!"
Yoh 20:29
Kata Yesus kepadanya: "Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya."
-------------

Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya, sekali-kali aku tidak akan percaya

Saudaraku,
memang saya tidak membutuhkan mujizat-mujizat dalam injil untuk menguatkan iman.
Tetapi Injil adalah yang utama untuk "memelihara iman", supaya iman itu tetap hidup dan berbuah.
Saya mengajak Saudara tetap tekun berdoa untuk diri sendiri dan untuk semua orang kristiani.
Sebab masih ada yang bertepuk tangan ketika mendengar mujizat terjadi namun tangannya terasa berat untuk mewujudkan iman.

Saudaraku,
Yesus bukanlah seorang tokoh masa lalu, Ia adalah Tuhan dan dalam Injil dengan sangat jelas Ia mengatakan bahwa akan menyertai kita sampai akhir zaman.(Bdk Mat 28:20)
Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya.(Ibr 13:8)
Dan diperlukan orang-orang beriman supaya keajaiban-keajaiban iitu terjadi karena tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya.(Bdk Mrk 9:23)
Maka marilah selalu berdoa mohon supaya Tuhan Yesus meningkatkan iman kita dan supaya cahaya Roh Kudus senantiasa menerangi hati dan pikiran kita.
Supaya mata dan telinga kita mampu membedakan antara jalan dunia dan jalan kita sebagai murid-murid Kristus, anak-anak Allah.
Sehingga iman kita dalam Tuhan Yesus, berbuah melimpah.
Hidup kita menjadi perwujudan atas pemeliharan-Nya dan perwujudan dari belas kasih-Nya.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 3 Juli 2020

Tuhan Yesus Kristus
Kami mengucap syukur sebab kuasa-Mu Engkau nyatakan dalam hidup kami
Terang Roh Kudus-Mu setia menerangi langkah kami
Engkau yang menyediakan makanan bagi kami
Dan Engkau pula yang menyediakan orang-orang baik di hidup kami
Kami mohon kuasailah keinginan kami ya Tuhan
Supaya hidup kami menjadi wujud dari belas kasih dan kuasa-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan dan pengantara kami kini dan sepanjang masa
Amin

Injil Matius 9:1-8;

Mat 9:1
Sesudah itu naiklah Yesus ke dalam perahu lalu menyeberang. Kemudian sampailah Ia ke kota-Nya sendiri.
Mat 9:2
Maka dibawa oranglah kepada-Nya seorang lumpuh yang terbaring di tempat tidurnya. Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: "Percayalah, hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni."
Mat 9:3
Maka berkatalah beberapa orang ahli Taurat dalam hatinya: "Ia menghujat Allah."
Mat 9:4
Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata: "Mengapa kamu memikirkan hal-hal yang jahat di dalam hatimu?
Mat 9:5
Manakah lebih mudah, mengatakan: Dosamu sudah diampuni, atau mengatakan: Bangunlah dan berjalanlah?
Mat 9:6
Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa" ?lalu berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu?:"Bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!"
Mat 9:7
Dan orang itupun bangun lalu pulang.
Mat 9:8
Maka orang banyak yang melihat hal itu takut lalu memuliakan Allah yang telah memberikan kuasa sedemikian itu kepada manusia.
----------

Mengapa kamu memikirkan hal-hal yang jahat di dalam hatimu?

Saudaraku,
Tuhan Yesus melihat hati.
Maka jika hati kita mulai lemah dan mencari-cari pegangan, sebaiknya hati-hati jangan tertipu oleh pegangan yang ditawarkan oleh dunia.
Sebab kadang kala justru akan memperbudak kita, lalu menjadi belenggu dan akan sangat sulit melepaskannya.
Misalnya iri melihat orang lain sukses, hati mulai gundah, mulai resah, disaat yang sangat tepat dunia menawarkan jalan pintas dan sudah pasti jalan dunia adalah jalan yang jahat.
Dan seringkali pada awalnya akan sangat sulit membedakan, ini jalan persahabatan atau belenggu.

Saudaraku,
kesampingkan dulu hati kita dari hal-hal yang tidak nyata atau hanya angan-angan, sebab hati ini sangat mudah gelisah, tidak tenteram saat kita menginginkan sesuatu..
Kerjakanlah apa yang menjadi tanggung-jawab kita saat ini hari ini.
Curahkanlah seluruh hati untuk pekerjaan itu, sehingga bisa fokus dan senang hati lalu pekerjaan akan berjalan dengan baik tanpa kesulitan.
Dengan cara demikian tidak ada lagi di dalam hati kita perasaan-perasaan yang tidak perlu, ataupun menuntut penghiburan-penghiburan yang sia-sia.
Dan bergembiralah karena TUHAN; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu.(Bdk Mzm 37:4)
Lagipula memang seharusnya sebagai orang kristiani kita harus menjaga hati, karena TUHAN melihat hati.(Bdk 1Sam 16:7)

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 2 Juli 2020

Tuhan Yesus
Hanya kepada-Mu kami menaruh segala pengharapan
Kepada-Mu keserahkan kenginan-keinginan hati ini
Kami percaya Engkau akan menyatakan kepada kami
Jerat-jerat kenginan yang tersembunyi
Supaya kami tetap aman dan damai bersama-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan dan pengantara kami kini dan sepanjang masa
Amin

 

Injil Matius 8:28-34;

Saya kutip sebagian:

Mat 8:28
Setibanya di seberang, yaitu di daerah orang Gadara, datanglah dari pekuburan dua orang yang kerasukan setan menemui Yesus. Mereka sangat berbahaya, sehingga tidak seorangpun yang berani melalui jalan itu.
Mat 8:29
Dan mereka itupun berteriak, katanya: "Apa urusan-Mu dengan kami, hai Anak Allah? Adakah Engkau ke mari untuk menyiksa kami sebelum waktunya?"
Mat 8:30
Tidak jauh dari mereka itu sejumlah besar babi sedang mencari makan.
Mat 8:31
Maka setan-setan itu meminta kepada-Nya, katanya: "Jika Engkau mengusir kami, suruhlah kami pindah ke dalam kawanan babi itu."
Mat 8:32
Yesus berkata kepada mereka: "Pergilah!" Lalu keluarlah mereka dan masuk ke dalam babi-babi itu. Maka terjunlah seluruh kawanan babi itu dari tepi jurang ke dalam danau dan mati di dalam air.
-----------

Datanglah dari pekuburan dua orang yang kerasukan setan menemui Yesus

Saudaraku,
dalam Injil Matius pagi ini menceritakan orang yang kerasukan setan yang telah dibebaskan dari belenggu setan oleh Tuhan Yesus.
Menyadarkan kita bahwa pertempuran spiritual adalah nyata.
Zaman ini pun masih banyak cerita tentang orang yang kerasukan setan.
Tak kalah populer ada pula orang yang "kerasukan ajaran" atau paham tertentu yang membuat orang tersebut tidak lagi mampu membedakan mana yang baik dan yang jahat.
Dengan kalimat lain ia sudah tidak berkuasa lagi atas dirinya, namun hidupnya dikuasai oleh ajaran tersebut.
Padahal antara baik dan yang jahat itu bagi manusia adalah sederhana misalnya tentang "menghargai orang lain".
Saya yakin dalam keluarga, setiap orang pasti melihat bagaimana menghargai orangtua, kakak, adik dan orang lain.

Saudaraku,
ada baiknya kita seperti seorang prajurit yang setiap saat siap tempur, sebab musuh setiap saat bisa saja menyerang.
Berdoa dan berjaga dan jika perlu melatih diri untuk matiraga.
Sadar atau tidak sadar, manusia lebih bersemangat mengurusi impiannya, kehormatannya, amibisinya, mengejar kekayaan dan kepuasan.
Nah jika dengan semangat yang sama untuk mengurusi kehidupan spiritual tentunya akan sangat mudah menolak bujuk rayu keinginan yang jahat.
Sebagai orang kristiani kita mengetahui nasihat-nasihat Injil walaupun mengikuti itu adalah jalan yang sempit, tapi Tuhan Yesus telah mengajarkan kepada kita bagaimana cara melaluinya.
Maka mari kita pelihara pikiran-pikiran mulia supaya tak ada lagi tempat untuk segala pikiran yang jahat, walaupun untuk itu kita mengalami banyak pengorbanan.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 1 Juli 2020

Tuhan Yesus Kristus
Engkau dengan ramah dan penuh kasih mendekati kami
Kami mohon Engkau selalu memberikan kekuatan kepada kami
Dan kuasailah kehendak kami dengan Roh-Mu
Supaya tidak ada lagi tempat untuk segala keinginan yang jahat
Sebab hanya Engkaulah Tuhan dan pengantara kami kini dan sepanjang masa
Amin