"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Matius 20:20-28;

Saya kutip sebagian:

Mat 20:25
Tetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata: "Kamu tahu, bahwa pemerintah-pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi dan pembesar-pembesar menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka.
Mat 20:26
Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu,
Mat 20:27
dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu;
Mat 20:28
sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang."
-------------

Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani

Saudaraku,
setiap manusia pasti tahu bagaimana melayani, sebab tidak ada satu pun manusia yang lahir langsung bisa berjalan dan mengusahakan kebutuhannya sendiri.
Terlebih kita sebagai umat kristiani, Tuhan kita Yesus Kristus adalah Pelayan Sejati, seluruh hidup-Nya untuk melayani.
Jadi jika ada seorang kristiani yang hidupnya tidak melayani orang lain, tidak peduli dengan orang lain, itu aneh.
Berarti dia punya baju kristen hanya dipakai pada hari minggu, melayani di gereja.
Dia punya baju kerja dipakai saat bekerja, mengerjakan pekerjaannya sendiri dan tidak peduli dengan rekan sekerjanya.
Dan di rumahpun pasti juga ingin dilayani.

Saudaraku,
saya melihat ada 2 hal yang menghalangi orang untuk melayani, untuk berbuat baik, untuk berbuat kasih.
Yaitu karena mengingat hari kemarin dan khawatir tentang hari esok.
Contoh mengingat hari kemarin: dulu waktu aku susah aja gak ada yang peduli!
Contoh khawatir tentang hari esok: waah.. saya mesti nabung untuk nanti beli ini dan itu, untuk biaya masuk sekolah tahun depan, dan lain sebagainya.
Saya pun melihat ada 2 hal melayani.
Berbagi kepada orang lain dan mendoakan orang lain.
Dan tidak perlu saya berikan contoh, saya yakin semua orang kristiani mengetahui bagaimana melayani dan berbuat kasih.

Saudaraku,
kita telah melihat Tuhan kita melayani.
Maka mari mempraktekan semua yang telah kita lihat dalam Tuhan kita Yesus Kristus.
Melayani itu lebih dari memberi, ada kalanya membutuhkan pengorbanan.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 25 Juli 2020

Kepada-Mu ya Bapa kuserahkan hidup kami
Apa yang Engkau kehendaki terjadilah
Dan Engkau tahu kami membutuhkan rahmat-Mu
Supaya kami mampu mengalahkan keinginan diri
Dan supaya kami tetap rendah hati dalam melayani

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Matius 13:18-23;

Mat 13:18
Karena itu, dengarlah arti perumpamaan penabur itu.
Mat 13:19
Kepada setiap orang yang mendengar firman tentang Kerajaan Sorga, tetapi tidak mengertinya, datanglah si jahat dan merampas yang ditaburkan dalam hati orang itu; itulah benih yang ditaburkan di pinggir jalan.
Mat 13:20
Benih yang ditaburkan di tanah yang berbatu-batu ialah orang yang mendengar firman itu dan segera menerimanya dengan gembira.
Mat 13:21
Tetapi ia tidak berakar dan tahan sebentar saja. Apabila datang penindasan atau penganiayaan karena firman itu, orang itupun segera murtad.
Mat 13:22
Yang ditaburkan di tengah semak duri ialah orang yang mendengar firman itu, lalu kekuatiran dunia ini dan tipu daya kekayaan menghimpit firman itu sehingga tidak berbuah.
Mat 13:23
Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat."
------------

Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah

Saudaraku,
jangan membatasi Tangan Allah, janganlah menghalangi karya Roh Kudus, arahkanlah telinga kita kepada Tuhan Yesus, sebab rahmat Allah tak akan pernah kurang.
Jadikan rintangan hidup, untuk bertumbuh dan semakin dewasa.
Yaitu semakin menguasai diri dan tahap berikutnya adalah kata-kata dan perbuatan kita mampu dijadikan teladan.
Allah memanggil kita untuk berbuah sekaligus memanggil kita menjadi penabur kabar baik.
Allah akan menerbangkan bibit-bibit itu dengan rahmat-Nya dan percayalah bahwa bibit itu akan tumbuh, berakar dan menghasilkan buah.

Saudaraku,
kita harus yakin bahwa Allah senantiasa berada di dekat kita.
Rasul Paulus dalam Roma 8:28;
Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.
Mari berbahagia sebab saat kita bersama-sama dengan Allah, kita menerima pengertian baru yang menjadi nutrisi baru dan hal itu adalah wujud karya Allah dalam hidup kita.
Namun apakah mudah untuk menerima pengertian-pengertian baru itu?
Sebab pengertian Allah selalu bertentangan dengan keinginan duniawi.
Maka mari selalu siap untuk berjuang dan siap menderita.
Dan tetap menengadah kepada Allah Bapa surga, yang selalu siap memberikan rahmat kekuatan kepada setiap orang yang berseru kepada-Nya.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 24 Juli 2020

Allah Bapa kami
Kami mohon tangan-Mu membimbing kami dan menuntun kami
Dan kebijaksanaan surgawi menjadi sumber pengertian kami
Supaya kami tidak tersesat dan tetap teguh hidup dalam pemeliharaan-Mu

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Matius 13:10-17;

Saya kuitp sebagian:

Mat 13:13
Itulah sebabnya Aku berkata-kata dalam perumpamaan kepada mereka; karena sekalipun melihat, mereka tidak melihat dan sekalipun mendengar, mereka tidak mendengar dan tidak mengerti.
Mat 13:14
Maka pada mereka genaplah nubuat Yesaya, yang berbunyi: Kamu akan mendengar dan mendengar, namun tidak mengerti, kamu akan melihat dan melihat, namun tidak menanggap.
Mat 13:15
Sebab hati bangsa ini telah menebal, dan telinganya berat mendengar, dan matanya melekat tertutup; supaya jangan mereka melihat dengan matanya dan mendengar dengan telinganya dan mengerti dengan hatinya, lalu berbalik sehingga Aku menyembuhkan mereka.
Mat 13:16
Tetapi berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar.
Mat 13:17
Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya banyak nabi dan orang benar ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya.
------------

Tetapi berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar

Saudaraku,
dalam renungan harian, saya selalu menyertakan kutipan Injil karena saya sangat suka Injil dan saya percaya Injil adalah Suara Allah.
Dan pertimbangan lainnya adalah karena pengalaman hidup saya sendiri, disaat mengalami kesulitan yang bersuara pertama kali dalam batin saya adalah Injil.
Injil menjadi sumber penghiburan saya, menjadi kekuatan saya dan menjadi jawaban saya disaat saya mengalami pergumulan.
Demikian pula saat mengalami sukacita, pertama yang terucap adalah kata-lata pujian dan ucapan syukur dari Injil.
Membaca Injil setiap hari adalah salah satu cara untuk melihat dan mendengar Tuhan.

Saudaraku,
ada 2 hal yang utama yang saya peroleh saat membaca Injil yaitu: Injil menunjukkan kekurangan dan cacat-cacat saya dan Injil mendorong saya untuk mengusahakan keutamaan.
Di zaman ini ada aplikasi Alkitab di ponsel, zaman saya dulu Perjanjian Baru, Mazmur dan Amsal (sampul biru) tidak pernah ketinggalan di saku saya.
Mulai hari ini luangkan waktu untuk membaca Injil, dengarkanlah kata-kata-Nya yang melebihi segala ilmu pengetahuan.
Janji Tuhan tidak mengecewakan dan setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak akan terlantar.
Dan hanya dibutuhkan orang-orang yang percaya kepada-Nya, maka mujizat dalam Injil pasti akan terulang.
Untuk harta yang tidak tetap saja, banyak orang bekerja keras bahkan sangat keras.
Namun untuk harta surgawi hanya mau meneteskan keringat sedikit saja .
Maka mari buka mata untuk karya-karya Allah dan buka telinga untuk Sabda-Nya.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 23 Juli 2020

Tuhan Yesus Kristus
Engkaulah harta dan kekayaan kami
Engkaulah Allah yang kudus
Hanya Engkaulah yang sanggup memberikan segala-galanya
Maka kami mohon penuhilah hati kami dengan kebijaksanaan-Mu
Supaya kami hanya melakukan kehendak-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan dan pengantara kami kini dan sepanjang masa
Amin

 

Injil Yohanes 20:1-2, 11-18;

Saya kutip sebagian:

Yoh 20:15
Kata Yesus kepadanya: "Ibu, mengapa engkau menangis? Siapakah yang engkau cari?" Maria menyangka orang itu adalah penunggu taman, lalu berkata kepada-Nya: "Tuan, jikalau tuan yang mengambil Dia, katakanlah kepadaku, di mana tuan meletakkan Dia, supaya aku dapat mengambil-Nya."
Yoh 20:16
Kata Yesus kepadanya: "Maria!" Maria berpaling dan berkata kepada-Nya dalam bahasa Ibrani: "Rabuni!", artinya Guru.
Yoh 20:17
Kata Yesus kepadanya: "Janganlah engkau memegang Aku, sebab Aku belum pergi kepada Bapa, tetapi pergilah kepada saudara-saudara-Ku dan katakanlah kepada mereka, bahwa sekarang Aku akan pergi kepada Bapa-Ku dan Bapamu, kepada Allah-Ku dan Allahmu."
Yoh 20:18
Maria Magdalena pergi dan berkata kepada murid-murid: "Aku telah melihat Tuhan!" dan juga bahwa Dia yang mengatakan hal-hal itu kepadanya.
-------------

Maria Magdalena pergi dan berkata kepada murid-murid: "Aku telah melihat Tuhan!"

Saudaraku,
peristiwa kebangkitan Tuhan Yesus ada dalam empat Injil, bagi saya Injil Yohanes memang lebih menarik.
Terutama cara Yohanes menghadirkan Tuhan Yesus dalam mengawali Injilnya:
Yohanes 1:4-5;
Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia.
Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya.
Demikian pula dalam kisah kebangkitan dalam bacaan Injil pagi ini, saya percaya Maria Magdalena melihat Tuhan Yesus karena ia melihat Terang, melihat Cahaya.
Jika ia mengenali Tuhan Yesus oleh karena suaranya, tentunya ia langsung mengenalinya saat Tuhan Yesus bertanya: Ibu, mengapa engkau menangis?
Lalu permenungannya untuk kita: Apakah Terang itu menerangi hidup kita?

Saudaraku,
dalam Terang Kristus, Maria Magdalena menjadi saksi kebangkitan Kritus, Aku telah melihat Tuhan!.
Maka apabila kita hidup dalam Terang Kristus, pastinya hidup kita adalah luapan dari kehidupan kita dalam Terang Kristus.
Keluh kesah, kurang semangat, cemas memang sangat manusiawi, namun ada baiknya jangan berpandangan sempit atau bahkan merasa kehilangan jalan.
Datanglah kepada Terang Kristus, Matahari Surga maka walaupun mungkin perlahan, akar kita akan tumbuh dan mengalahkan khayalan-khayalan kosong yang menguasai hidup kita.
Dan apabila kita tekun, pasti kita akan bangkit, lalu hidup kita menjadi saksi bahwa kta punya Allah yang hidup.
Maka hidup kita pun akan memancarkan terang Kritus dan menghadirkan belas kasih sehingga setiap orang "melihat Tuhan".

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 22 Juli 2020

Tuhan Yesus Kristus
Kuasailah hidup kami dengan Terang-Mu
Supaya kami mengetahui apa yang harus kami ketahui
Mencintai apa yang harus kami cintai
Dan memuliakan apa yang berharga bagi-Mu
Sehingga hidup kami pun menjadi kabar gembira bagi setiap orang
Sebab Engkaulah Tuhan dan pengantara kami kini dan sepanjang masa
Amin

 

Injil Matius 12:46-50;

Mat 12:46
Ketika Yesus masih berbicara dengan orang banyak itu, ibu-Nya dan saudara-saudara-Nya berdiri di luar dan berusaha menemui Dia.
Mat 12:47
Maka seorang berkata kepada-Nya: "Lihatlah, ibu-Mu dan saudara-saudara-Mu ada di luar dan berusaha menemui Engkau."
Mat 12:48
Tetapi jawab Yesus kepada orang yang menyampaikan berita itu kepada-Nya: "Siapa ibu-Ku? Dan siapa saudara-saudara-Ku?"
Mat 12:49
Lalu kata-Nya, sambil menunjuk ke arah murid-murid-Nya: "Ini ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku!
Mat 12:50
Sebab siapapun yang melakukan kehendak Bapa-Ku di sorga, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku."
------------

Sebab siapapun yang melakukan kehendak Bapa-Ku di sorga, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku.

Saudaraku,
mengawali permenungan pagi ini saya kutipkan pula surat Efesus 2:17-18
Ia datang dan memberitakan damai sejahtera kepada kamu yang "jauh" dan damai sejahtera kepada mereka yang "dekat",
karena oleh Dia kita kedua pihak dalam satu Roh beroleh jalan masuk kepada Bapa.
Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah,

Saudaraku,
disaat kita menyerahkan diri kepada Tuhan Yesus, kita masuk dalam "persekutuan dengan-Nya".
Maka jika kita sungguh-sungguh menyadari hal itu, tentunya akan mengubah cara hidup kita.
Bagaimana mungkin tidak mengubah hidup, ketika kita menyadari bahwa kita adalah keluarga Tuhan Yesus , keluarga Allah.
Kita mengetahui apa yang harus kita ketahui, mengasihi apa yang harus kita kasihi, memuji apa yang berkenan bagi-Nya.
Dan tentunya "menghina" apa yang patut dihina, sehingga kita tidak terjebak didalamnya.
Mata dan telinga kita bukan hanya melihat dan mendengar segala sesuatu secara lahiriah, namun dengan rahmat Allah.
Dengan demikian memperoleh kebijaksanaan surgawi sehingga tidak mudah tertipu oleh hal-hal duniawi dan dalam segala hal selalu mencari kehendak-Nya dan apapun yang berkenan kepada-Nya.

Saudaraku,
kita adalah Gereja, satu dalam keluarga.
Oleh karena itu mari kita bijaksana dalam tingkah laku, menghindari percakapan yang tidak perlu dan jangan mencari penghiburan-penghiburan lahiriah.
Berjaga dan berdoa supaya kehidupan rohani kita sehat dan bertumbuh.
Dan supaya kita tidak mencemarkan keluarga kita, keluarga Allah.
Tentunya tangan kita tidak berat untuk berbagi, ada keluarga kita keluarga-keluarga Allah yang saat ini terdampak pandemi cobid-19, mari ulurkan tangan kita.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 21 Juli 2020

Tuhan Yesus Kristus
Sungguh kami mengucap syukur dan berbahagia
Siapakah kami ini yang menerima anugerah-Mu yang besar itu
Engkau jadikan kami saudara-Mu laki-laki, saudara-Mu perempuan
Dan Engkau mengasihi kami dengan limpah
Kami persembahkan hidup kami dan semua rencana hidup kami hanya kepada-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan dan pengantara kami kini dan sepanjang masa
Amin