Yohanes K. Sugiyarta
Injil Matius 17:14-20;
Mat 17:14
Ketika Yesus dan murid-murid-Nya kembali kepada orang banyak itu, datanglah seorang mendapatkan Yesus dan menyembah,
Mat 17:15
katanya: "Tuhan, kasihanilah anakku. Ia sakit ayan dan sangat menderita. Ia sering jatuh ke dalam api dan juga sering ke dalam air.
Mat 17:16
Aku sudah membawanya kepada murid-murid-Mu, tetapi mereka tidak dapat menyembuhkannya."
Mat 17:17
Maka kata Yesus: "Hai kamu angkatan yang tidak percaya dan yang sesat, berapa lama lagi Aku harus tinggal di antara kamu? Berapa lama lagi Aku harus sabar terhadap kamu? Bawalah anak itu ke mari!"
Mat 17:18
Dengan keras Yesus menegor dia, lalu keluarlah setan itu dari padanya dan anak itupun sembuh seketika itu juga.
Mat 17:19
Kemudian murid-murid Yesus datang dan ketika mereka sendirian dengan Dia, bertanyalah mereka: "Mengapa kami tidak dapat mengusir setan itu?"
Mat 17:20
Ia berkata kepada mereka: "Karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, ?maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu.
---------
Saudaraku,
pengalaman adalah bagian dari hidup.
Terkadang orang yang secara akademis lebih baik belum tentu memiliki pengalaman.
Bahkan dalam bidang pekerjaan yang saya jalani sekarang, beberapa kali saya menguji calon karyawan yang nilai akademisnya bagus dan dari perguruan tinggi terakreditasi A, hasilnya sangat mengecewakan.
Malah saya sering menyebut sastra teknik informatika.
Saudaraku,
ada pengalaman yang menyenangkan, ada pula pengalaman yang mungkin menyakitkan.
Ada saat-saat nyaman, ada saat-saat masa sulit.
Semua itu adalah bagian hidup yang tentunya menjadi semacam pustaka hidup.
Dan menjadi sangat-sangat berguna setiap kali kita memutuskan atau menentukan segala sesuatu.
Jika YA alasanya apa, dan jika TIDAK alasanya apa.
Jika PUTIH pertimbangnya apa, dan jika HITAM pertimbanganya apa.
Dan kita harus hati-hati dan TEGAS dengan pilihan yang kita ambil hari ini, sebab itu akan menentukan langkah berikutnya.
Demikian pula dengan kehidupan rohani.
Kita telah mendengar firman, dan saya yakin Roh Kudus mengajar kita dan menjelaskan kepada kita.
Sepanjang hidup kita, mulai dari hal-hal kecil sampai dengan hal-hal besar.
Menjadi pengalaman rohani hidup dalam Kristus.
Namun saat mengalami ujian ada yang meragukannya atau yang lebih parah adalah tidak percaya, sehingga tidak terjadi mujizat.
Dan ketika datang kepada Tuhan Yesus, Ia menjawab: mengapa kamu kurang percaya.
Jadi berdirilah tegap, berikatpinggangkan kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan(Ef 6:14)
dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat.(Ef 6:16)
Saudaraku,
kuasa Allah ada dalam diri kita, untuk mengalahkan segala keinginan yang jahat dan menangkal serangan jahat.
Berilah tempat untuk Allah, dimanapun dan apapun yang kita kerjakan.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Sabtu 11 Agustus 2018
Bapa di sorga
Kami percayakan hidup kami kepada-Mu
Kami mohon kuasailah keinginan kami
Sehingga hanya ada keinginan yang baik dan yang berkenan kepada-Mu
Ajarilah kami agar selalu bijaksana dalam segala hal
Tidak gegabah dalam menyikapi apa yang terjadi dalam hidup kami
Tetapi menjadikan firman-Mu sebagai pustaka hidup kami
Kami mahon berilah rahmat kekuatan
Supaya hati kami selalu tertuju kepada-Mu
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Yohanes 12:24-26;
Yoh 12:24
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah.
Yoh 12:25
Barangsiapa mencintai nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, tetapi barangsiapa tidak mencintai nyawanya di dunia ini, ia akan memeliharanya untuk hidup yang kekal.
Yoh 12:26
Barangsiapa melayani Aku, ia harus mengikut Aku dan di mana Aku berada, di situpun pelayan-Ku akan berada. Barangsiapa melayani Aku, ia akan dihormati Bapa.
---------
Kematian Tuhan Yesus di kayu salib membawa kehidupan bagi banyak orang.
Dan Tuhan Yesus berfirman:Barangsiapa mencintai nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya.
Saudraku, kasih itu memberi.
Artinya memberikan kepunyaan kita kepada orang lain, makna yang lain mematikan rasa memiliki.
Memberi dengan tulus hati, ikhlas dan tidak berharap menerima pemberian/upah.
Tuhan Yesus telah memberikan nyawanya kepada kita supaya kita hidup.
Kitapun harus meneladan Guru yang sekaligus Tuhan kita.
Seperti Rasul Paulus dalam Galatia 2:20:
namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku.
Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.
Dan jikala hidup kita hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin.(Bdk Mat 19:21)
Saudaraku,
Apakah ada diantara kita yang telah merasa puas akan apa yang ada dihidupnya?
Misalnya tentang makanan, hari ini bilang sate babi di warung A paling enak, tetapi mungkin lain waktu akan bilang sate di warung B lebih enak.
Itulah hidup manusia, realitasnya dikendalikan oleh pancaindra.
Tuhan Yesus mengajak kita untuk menanggalkan pancaindra itu dan berpegang teguh kepada perintahnya.
Yang memiliki kasih yang sebenarnya dan yang sempurna, ia tidak akan mencari dirinya sendiri.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Jumat 10 Agustus 2018
Bapa di surga
Dunia ini keras
Selalu menggoda untuk kepuasan diri sendiri
Kuatkanlah dan tuntunlah kami
Sehingga kami kuat, teguh dan setia di jalan-Mu
Engkau telah menyediakan segala sesuatunya untuk kami
Ya Bapa, semoga hidup kami pun selalu terbuka
Untuk membantu semua orang yang membutuhkan uluran tangan kami
Bapa di sorga, buatlah hidup kami sempurna
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Matius 16:13-23;
Saya kutipkan sebagian:
Mat 16:13
Setelah Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya: "Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?"
Mat 16:14
Jawab mereka: "Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia dan ada pula yang mengatakan: Yeremia atau salah seorang dari para nabi."
Mat 16:15
Lalu Yesus bertanya kepada mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?"
Mat 16:16
Maka jawab Simon Petrus: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!"
Mat 16:17
Kata Yesus kepadanya: "Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga.
Mat 16:18
Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.
Mat 16:19
Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga."
---------
Saudaraku,
sebagai putra dan putri Allah tentunya kita diberi kunci Rumah Allah, sebab Allah adalah Bapa kita.
Apakah kita telah gunakan kunci itu?
Ataukah kita lebih senang keluyuran diluar rumah?
Saudaraku,
inti kekristenan adalah relasi dengan Allah, Bapa didalam Tuhan Yesus, Tuhan Yesus didalam Bapa dan Roh Allah ada dalam diri kita.
Karena Roh Allah, kita tetap mengasihi walaupun kita dimusuhi.
Karena Roh Allah, kita selalu bisa memaafkan.
Karena Roh Allah, kita tetap santun dan sabar walau dicaci.
Karena Roh Allah, kita bisa dengan tulus berbagi.
Karena Roh Allah, kita dibangkitkan.
Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.(Ibr 11:1)
Tetapi orang-orang lain membiarkan dirinya disiksa dan tidak mau menerima pembebasan, supaya mereka beroleh kebangkitan yang lebih baik.(Bdk Ibr 11:35)
Saudaraku,
pilihan ada dalam pribadi kita masing-masing:
memilih tinggal dirumah Bapa, atau memilih keluyuran diluar rumah.
Mari masuk ke Rumah Bapa, disana ada terang.
Dan dengan terang itu kita dapat dengan jelas membedakan jalan-jalan dunia dan jalan kita sebagai putra dan putri Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Kamis 9 Agustus 2018
Segala yang ada pada kami adalah perbuatan baik-Mu
Engkau murah hati dan sangat mengasihi kami
Memang ada yang menerima banyak dan seorang lainnya menerima sedikit
Tetapi Engkau membukakan pintu supaya kami masuk kedalam rumah-Mu
Sehinga kami tidak pernah kekurangan
Puji dan syukur kami persembahkan kepada-Mu ya Bapa
Dan kami mohon kepada-Mu
Kuatkanlah kami dengan Roh-Mu
Supaya kami selalu bijaksana dalam kata dan perbuatan
Sehingga setiap orang melihat dan merasakan kasih dan kebaikan-Mu
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Matius 15:21-28;
Mat 15:21
Lalu Yesus pergi dari situ dan menyingkir ke daerah Tirus dan Sidon.
Mat 15:22
Maka datanglah seorang perempuan Kanaan dari daerah itu dan berseru: "Kasihanilah aku, ya Tuhan, Anak Daud, karena anakku perempuan kerasukan setan dan sangat menderita."
Mat 15:23
Tetapi Yesus sama sekali tidak menjawabnya. Lalu murid-murid-Nya datang dan meminta kepada-Nya: "Suruhlah ia pergi, ia mengikuti kita dengan berteriak-teriak."
Mat 15:24
Jawab Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel."
Mat 15:25
Tetapi perempuan itu mendekat dan menyembah Dia sambil berkata: "Tuhan, tolonglah aku."
Mat 15:26
Tetapi Yesus menjawab: "Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing."
Mat 15:27
Kata perempuan itu: "Benar Tuhan, namun anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya."
Mat 15:28
Maka Yesus menjawab dan berkata kepadanya: "Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki." Dan seketika itu juga anaknya sembuh.
---------
Sikap perempuan yang datang kepada Tuhan Yesus untuk menyembuhkan anaknya yang kerasukan setan, adalah teladan ketekunan yang luar biasa, ia tidak memaksa tetapi ia terus mencari.
Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.(Luk 10:11)
Saudaraku,
setiap orang memulai, tetapi tidak semua orang sampai ke tujuan.
Sebab ada sebagian orang yang hanya suka ikut-ikutan, sehingga arah dan tujuan menjadi samar.
Begitu pula dalam hal iman kristiani, mengikut Kristus tanpa ketekunan tidak akan ada mujizat.
Artinya tanpa ketekunan kita hanya jadi orang-orang biasa padahal hidup kita bersama Yesus, manusia sekaligus Allah.
Hidup orang kristiani harus berguna, harus berbuah bukan hidup untuk dirinya sendiri.
Jika hidup kita hanya memikirkan diri sendiri, bukankah orang yang tidak mengenal Allahpun berbuat demikian?
Dan tujuan hidup kristiani adalah sangat jelas pembawa kabar baik dan keselamatan hidup kekal bersama Bapa di sorga.
Saudaraku,
rahasia ketekunan adalah KASIH.
Perempuan dalam Injil pagi ini pasti sangat mengasihi anaknya.
Maka marilah kita mengasihi Allah, fokus kepadanya dan janganlah menyimpang.
Bayangkan jika sebuah kapal yang mulai berlayar, menyimpang arah 5 derajat saja, maka tidak akan pernah sampai ke tujuan.
Hendaklah tidak menganggap remeh hal-hal kecil yang mengganggu ketekunan.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Rabu 8 Agustus 2018
Bapa di sorga
Kami melihat sorga
Orang-orang kudus-Mu menikmati kegemberiaan abadi bersama-Mu
Engkau menyertai hidup kami
Dan Engkau menjadikan kami anak-anak-Mu, anak-anak sorga
Supaya kasih dan kebaikan-Mu terwujud nyata di bumi ini
Terimakasih ya Bapa
Atas segala berkat yang melimpah
Kasih yang tiada batas
Dan penghiburan-Mu disaat kami lelah
Engkau Allah yang sungguh baik dan sangat baik
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Matius 14:22-36;
Saya kutipkan sebagian:
Mat 14:25
Kira-kira jam tiga malam datanglah Yesus kepada mereka berjalan di atas air.
Mat 14:26
Ketika murid-murid-Nya melihat Dia berjalan di atas air, mereka terkejut dan berseru: "Itu hantu!", lalu berteriak-teriak karena takut.
Mat 14:27
Tetapi segera Yesus berkata kepada mereka: "Tenanglah! Aku ini, jangan takut!"
Mat 14:28
Lalu Petrus berseru dan menjawab Dia: "Tuhan, apabila Engkau itu, suruhlah aku datang kepada-Mu berjalan di atas air."
Mat 14:29
Kata Yesus: "Datanglah!" Maka Petrus turun dari perahu dan berjalan di atas air mendapatkan Yesus.
Mat 14:30
Tetapi ketika dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak: "Tuhan, tolonglah aku!"
Mat 14:31
Segera Yesus mengulurkan tangan-Nya, memegang dia dan berkata: "Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?"
Mat 14:32
Lalu mereka naik ke perahu dan anginpun redalah.
Mat 14:33
Dan orang-orang yang ada di perahu menyembah Dia, katanya: "Sesungguhnya Engkau Anak Allah."
---------
Sesungguhnya Engkau Anak Allah
Saudaraku,
kembali saya ajak untuk mengucapkan syukur kepada Allah, oleh karena mata kita melihat Allah menjadi manusia.
Dan itulah kebenaran, Allah hadir supaya kita merasakan ke-ilahian, itulah karunia Allah bagi kita yaitu iman.
Ia mengulurkan tangan-Nya supaya kita hidup.
Maka kita harus yakin bahwa Allah senantiasa berada di dekat kita.
Dan siap menjawab pertanyaan kita apabila kita dalam kebimbangan.
Saudaraku,
sudahkah kita menyadari bahwa kita selalu berada di hadapan Allah Bapa yang Agung?
Jika ya, apakah kita memegang tangan-Nya saat ada angin kencang dalam hidup kita?
Betapa sering kita melupakan Allah, sehingga kita terjatuh.
Tetapi Ia adalah Bapa yang sangat baik, Ia selalu mengulurkan tangan untuk membantu kita berdiri.
Maka marilah kita juga berusaha lebih keras lagi untuk berkelakuan baik dihadapan-Nya.
Dan mari sesering mungkin, kita mencari persatuan dengan-Nya.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Selasa 7 Agustus 2018
Tanpa Engkau ya Bapa
Sedikitpun kami tidak memiliki sesuatu yang baik
Sedikitpun kami tidak memiliki apa yang patut dibanggakan
Siapakah kami ini ya Bapa
Maka Engkau memperhatikan-Nya
Pujian dan ucapan syukur kepada-Mu
Atas karunia ilahi yang kami rasakan dalam hidup kami
Kami mohon Engkau tidak meninggalkan kami
Ampunilah kesalahan kami
Dan tuntunlah kami selalu di jalan-Mu
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
