"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Matius 13:44-46;

Mat 13:44
"Hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu.
Mat 13:45
Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah.
Mat 13:46
Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, iapun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu."
----------

Sekilas tentang St. Alfonsus:
Ketika sedang melayani orang di rumah sakit sebagaimana biasanya, ia mendengar suatu suara ajaib berkata: "Alfonsus, serahkanlah dirimu kepadaKu".
Alfonsus terhentak sejenak karena suara ajaib itu terdengar begitu jelas. Lama kelamaan, ia sadar suara itu adalah panggilan Tuhan.
Kesadaran ini mendesak dia untuk menentukan sikap tegas terhadap suara panggilan itu.
Ia mengambil keputusan untuk menjadi seorang rohaniwan yang mengabdikan diri seutuhnya kepada Tuhan.

Saudaraku,
sebagai orang kristiani adalah salah satu bukti bahwa kita dipanggil untuk hidup di jalan Allah.
Awal sebuah kemenangan dan kebahagiaan kekal apabila kita mendengar dan lalu mengikuti panggilan itu.
Artinya kerajaan sorga bukan hanya tentang kehidupan setelah kematian tubuh, tetapi hidup di dunia dengan cara dan rasa sorga.
Telah banyak bukti yang disajikan didepan mata kita, oleh Kristus Tuhan kita.
Dan ada para kudus, Santo dan Santa dan banyak orang yang hidupnya menampilkan panggung surgawi.
Maka kitapun wajib selalu menyadari bahwa kita adalah anak-anak sorga yang menampilkan kehidupan sorga.

Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita.
Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah.
(Ibr 12:1-2)

Saudaraku,
mari kita selalu berusaha dengan sedemikian rupa sehingga hidup kita tidak lagi dikendalikan oleh hal-hal duniawi.
Ingatlah selalu bahwa kita adalah anak-anak sorga.
Jadilah pria dan wanita di dunia, teatpi janganlah jadi pria dan wanita duniawi.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 1 Agustus 2018

Ada terlihat dimata kami
Banyak orang mencari kepentingan untuk dirinya sendiri
Tetapi Engkau ya Bapa
Memanggil kami dan menghendaki kami
Untuk melakukan kehendak-Mu
Kami Engkau jadikan anak-anak Terang
Kami Engkau jadikan anak-anak Sorga

Pudji syukur atas kebaikan-Mu
Dan kami mohon Roh Kudus-Mu
Senantiasa menyertai kami
Sehingga hidup kami menampilkan kedamaian dan sukacita surgawi

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Matius 13:36-43;
   
Mat 13:36
Maka Yesuspun meninggalkan orang banyak itu, lalu pulang. Murid-murid-Nya datang dan berkata kepada-Nya: "Jelaskanlah kepada kami perumpamaan tentang lalang di ladang itu."
Mat 13:37
Ia menjawab, kata-Nya: "Orang yang menaburkan benih baik ialah Anak Manusia;
Mat 13:38
ladang ialah dunia. Benih yang baik itu anak-anak Kerajaan dan lalang anak-anak si jahat.
Mat 13:39
Musuh yang menaburkan benih lalang ialah Iblis. Waktu menuai ialah akhir zaman dan para penuai itu malaikat.
Mat 13:40
Maka seperti lalang itu dikumpulkan dan dibakar dalam api, demikian juga pada akhir zaman.
Mat 13:41
Anak Manusia akan menyuruh malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan mengumpulkan segala sesuatu yang menyesatkan dan semua orang yang melakukan kejahatan dari dalam Kerajaan-Nya.
Mat 13:42
Semuanya akan dicampakkan ke dalam dapur api; di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi.
Mat 13:43
Pada waktu itulah orang-orang benar akan bercahaya seperti matahari dalam Kerajaan Bapa mereka. Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!"
---------

Sekali waktu ada yang bertanya kepada saya:
Kalau lalang dicabut mungkin gandum ikut tercabut, mengapa tunas lalang tidak dipotong saja?
Lantas saya menjawab jika masih ada akarnya maka lalang tetap akan bertunas lagi.
Lalu saya lanjutkan:
Allah sangat mengasihi manusia, sebab dari semula manusia diciptakan baik adanya.
Maka karena kasih-Nya itu, Allah menawarkan pertobatan dan pengampunan bagi mereka yang telah tertipu oleh jerat si jahat.
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.(Yoh 3:16)

Saudaraku,
faktanya kita hidup berdampingan dengan kejahatan, maka jangan pernah lelah berdoa memohon kekuatan kepada Tuhan.
Ia akan menguatkan hati kita dan memelihara kita terhadap yang jahat.(Bdk 2Tes 3:3)
Ada Roh Kudus, ada Firman Tuhan ada banyak kesaksian dan teladan para kudus.
Dengan itu kita bisa melihat dengan sangat jelas dan mampu membedakan mana yang dari Allah dan mana yang bukan.
Maka dengan demikian kita bisa berhati-hati dalam perkataan dan perbuatan sehingga tidak mudah terjerat oleh tipu daya iblis.
Si jahat tidak seperti jari tangan, yang dengan mudah kita bedakan mana jempol dan mana kelingking.
Tetapi ia  membaur dalam hidup kita sehari-hari.
Hal itu tidak usah mengherankan, sebab iblispun menyamar sebagai malaikat Terang.(2Kor 11:14)
Maka marilah dengan segala upaya kita per-erat hubungan kita dengan Allah dan jika perlu buatlah devosi-devosi pribadi.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 31 Juli 2018

Dengan sungguh-sungguh mengasihi Engkau
Akan Engkau nyatakan perkara-perkara Ilahi di hidup kami
Dengan melepaskan diri dari keinginan duniawi
Hidup kami dipenuhi kebahagiaan surgawi

Bapa
Engkau yang mengetahui hati dan pikiran kami
Kami mohon pengampunanmu atas dosa dan kesalahan kami
Dan kami mohon penyertaan Roh Kudus-Mu
Supaya kami tegas menolak kejahatan

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Matius 13:31-35;

Saya kutipkan sebagian:

Mat 13:31
Yesus membentangkan suatu perumpamaan lain lagi kepada mereka, kata-Nya: "Hal Kerajaan Sorga itu seumpama biji sesawi, yang diambil dan ditaburkan orang di ladangnya.
Mat 13:32
Memang biji itu yang paling kecil dari segala jenis benih, tetapi apabila sudah tumbuh, sesawi itu lebih besar dari pada sayuran yang lain, bahkan menjadi pohon, sehingga burung-burung di udara datang bersarang pada cabang-cabangnya."
Mat 13:33
Dan Ia menceriterakan perumpamaan ini juga kepada mereka: "Hal Kerajaan Sorga itu seumpama ragi yang diambil seorang perempuan dan diadukkan ke dalam tepung terigu tiga sukat sampai khamir seluruhnya."
---------

Tuhan Yesus menyatakan bahwa: sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.(Bdk Mat 12:28)
Dalam perumpaan biji sesawi yang walaupun biji itu paling kecil tetapi akan tumbuh menjadi besar.
Demikian pula tentang ragi walaupun sedikit,  jika diadukkan kedalam tepung, maka tepung akan mengembang.

Saudaraku,
Allah ingin kerajaan-Nya terwujud melalui kita, putra dan putri-Nya.
Maka dengan sedemikian hingga Allah membentuk kita supaya hidup kita menjadi ragi yang mampu mengubah dunia agar berpaling dari yang jahat lalu kembali kepada Allah.
Hidup kita telah diubahkan oleh Roh Kudus, dan Allah bekerja melalui kita untuk menghadirkan Kerajaan-Nya.
Untuk itu marilah kita selalu menyadari bahwa kita mendapat tugas perutusan yang istimewa.
Maka hidup kita kemudian harus menuruti kehendak-Nya.
Kembali saya mengingatkan bahwa tugas ini istimewa, sebab tidak semua yang bertelinga mendengar dan tidak semua mata melihat.

Saudaraku,
Sudahkah hidup kita menjadi ragi persahabatan?
Sudahkah hidup kita menjadi ragi kasih sayang?
Sudahkah hidup kita menjadi ragi kedamaian?
Sudahkah hidup kita menjadi ragi kebahagiaan?
Sudahkah hidup kita memberikan kekuatan bagi yang lelah?
Sudahkah hidup kita memberikan semangat bagi yang tidak berdaya?
Sudahkah hidup kita memberikan harapan bagi yang putus asa?
Sudahkah hidup kita menjadi uluran tangan bagi yang terjatuh?

Suadaraku,
bersama Allah, kita selalu mendapatkan kekuatan baru, berlari dan tidak  menjadi lesu, berjalan dan tidak menjadi lelah(Bdk Yes 40:31)

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Senin 30 Juli 2018

Allah Bapa di sorga
Tanpa Engkau biji sesawi tidak akan tumbuh
Tanpa Engkau kami tidak memiliki pengharapan
Tanpa Engkau kami tidak mengalami kebaikan
Seperti hidup di padang gurun yang tandus
Kamipun tidak mengetahui kemana kami harus berjalan

Puji dan syukur kami haturkan kepada-Mu ya Bapa
Engkau buat telinga kami mendengar dan mata kami melihat
Engkaupun memilih kami
Supaya hidup kami menghadirkan kebaikan-Mu
Untuk itu ya Bapa
Terimalah persembahan hidup kami ini
Dan pakailah hidup kami ini untuk mewujudkan kerajaan-Mu

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Yohanes 6:1-15;

Saya kutipkan sebagian:

Yoh 6:10
Kata Yesus: "Suruhlah orang-orang itu duduk." Adapun di tempat itu banyak rumput. Maka duduklah orang-orang itu, kira-kira lima ribu laki-laki banyaknya.
Yoh 6:11
Lalu Yesus mengambil roti itu, mengucap syukur dan membagi-bagikannya kepada mereka yang duduk di situ, demikian juga dibuat-Nya dengan ikan-ikan itu, sebanyak yang mereka kehendaki.
Yoh 6:12
Dan setelah mereka kenyang Ia berkata kepada murid-murid-Nya: "Kumpulkanlah potongan-potongan yang lebih supaya tidak ada yang terbuang."
Yoh 6:13
Maka merekapun mengumpulkannya, dan mengisi dua belas bakul penuh dengan potongan-potongan dari kelima roti jelai yang lebih setelah orang makan.
Yoh 6:14
Ketika orang-orang itu melihat mujizat yang telah diadakan-Nya, mereka berkata: "Dia ini adalah benar-benar nabi yang akan datang ke dalam dunia."
---------

Saudaraku,
melalui Injil Yohanes, kita telah mengenal Tuhan Yesus:

Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.
Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia
Akulah Terang Dunia.
Akulah Gembala yang baik.
Akulah Air Hidup.
Akulah Jalan Kebenaran dan Hidup.

Pagi ini dari orang-orang yang melihat mujizat yang diadakan Tuhan Yesus, kita mendengar:
Dia ini adalah benar-benar nabi yang akan datang ke dalam dunia.

Lalu pertanyaan untuk kita:
Apakah kita memiliki sebutan sendiri untuk Tuhan Yesus?

Saudaraku,
punya sebutan sendiri atau tidak, saya sangat percaya kita semua ingin mewujudkan kebahagiaan hidup kita bersama Kristus.
Menyatakan kasih dan sukacita.
Menjadi terang bagi yang mengalami kegelapan.
Menjadi pelepas dahaga bagi yang kehausan.
Memberi makan bagi yang kelaparan.
Dan hidup memancarkan kebenaran, tidak lagi hidup dalam kuasa dosa karena Roh yang memberi hidup telah memerdekakan kita dalam Kristus dari hukum dosa(Bdk Rm 8:2).

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 29 Juli 2018

Barang siapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan
Firman-Mu yang sangat menguatkan kami
Sebab tanpa Engkau hari-hari selalu gelap
Kami tidak pernah mengetahui apa yang terjadi esok hari
Tentang apa yang kami makan dan kami minum
Kami mengucapkan syukur kepada-Mu ya Bapa
Engkau menyediakan untuk kami

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

 

Injil Matius 13:24-30;

Mat 13:24
Yesus membentangkan suatu perumpamaan lain lagi kepada mereka, kata-Nya: "Hal Kerajaan Sorga itu seumpama orang yang menaburkan benih yang baik di ladangnya.
Mat 13:25
Tetapi pada waktu semua orang tidur, datanglah musuhnya menaburkan benih lalang di antara gandum itu, lalu pergi.
Mat 13:26
Ketika gandum itu tumbuh dan mulai berbulir, nampak jugalah lalang itu.
Mat 13:27
Maka datanglah hamba-hamba tuan ladang itu kepadanya dan berkata: Tuan, bukankah benih baik, yang tuan taburkan di ladang tuan? Dari manakah lalang itu?
Mat 13:28
Jawab tuan itu: Seorang musuh yang melakukannya. Lalu berkatalah hamba-hamba itu kepadanya: Jadi maukah tuan supaya kami pergi mencabut lalang itu?
Mat 13:29
Tetapi ia berkata: Jangan, sebab mungkin gandum itu ikut tercabut pada waktu kamu mencabut lalang itu.
Mat 13:30
Biarkanlah keduanya tumbuh bersama sampai waktu menuai. Pada waktu itu aku akan berkata kepada para penuai: Kumpulkanlah dahulu lalang itu dan ikatlah berberkas-berkas untuk dibakar; kemudian kumpulkanlah gandum itu ke dalam lumbungku."
----------

Saudaraku,
apakah ada yang merasa hidupnya baik, taat dan patuh kepada Allah, tetapi mendapat perlakuan jahat?
Misalnya disakiti, difitnah, disingkirkan, diperlakukan tidak adil, dll.
Atau mungkin selalu berbuat kebaikan tetapi hidupnya sendiri selalu dalam kesusahan?
Sedangkan orang-orang yang mungkin tidak baik justru menikmati kekayaannya.

Saudaraku,
kejadian buruk yang terjadi dihidup kita tidak selalu sebagai akibat langsung dari dosa atau kejahatan yang kita berbuat.
Dan sebaliknya jika hidup kita baik lalu tidak secara langsung Allah memudahkan setiap langkah kita.
Namun kenyataannya bahwa dunia ini jahat.
Selalu ada kerikil, batu, lobang dan hambatan-hambatan lain yang ada didepan kaki kita.
Dan Tuhan Yesus mengajak kita untuk tidak menyalahkan apapun diluar diri kita.
Sebab kita tidak punya sedikitpun kendali atas apa yang diluar diri kita sendiri.

Saya kutipkan dari Yeremia 12:1-3:
Engkau memang benar, ya TUHAN, bilamana aku berbantah dengan Engkau! Tetapi aku mau berbicara dengan Engkau tentang keadilan: Mengapakah mujur hidup orang-orang fasik, sentosa semua orang yang berlaku tidak setia?
Engkau membuat mereka tumbuh, dan merekapun juga berakar, mereka tumbuh subur dan menghasilkan buah juga. Memang selalu Engkau di mulut mereka, tetapi jauh dari hati mereka.
Ya TUHAN, Engkau mengenal aku, Engkau melihat aku, dan Engkau menguji bagaimana hatiku terhadap Engkau. Tariklah mereka ke luar seperti domba-domba sembelihan, dan khususkanlah mereka untuk hari penyembelihan.

Tetapi Tuhan Yesus mengajak kita untuk fokus bertumbuh dan berbuah, fokus disetiap langkah kaki kita agar kita tidak jatuh oleh kerikil, batu atau jatuh kedalam lubang.
Dan pada akhirnya Allah sendiri yang akan memanen buah-buah baik dihidup kita.
Menjadi persembahan yang baik dan yang kudus untuk Allah kita.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.



Doa Hari Sabtu 28 Juli 2018
 
Ya Bapa
Terimakasih Engkau memelihara kami dengan sempurna
Engkau menjadikan kami kuat
Tetap tegar walaupun dalam kesulitan
Dan Engkau selalu mengulurkan tangan-Mu saat kami membutuhkan pertolongan

Bapa yang baik
Puji dan syukur kami haturkan kepada-Mu
Engkau memilih kami sebagai saksi-Mu
Untuk menghadirkan kasih, damai dan sukacita

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin