Yohanes K. Sugiyarta
Injil Matius 10:1-16a;
Mat 20:1
"Adapun hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang tuan rumah yang pagi-pagi benar keluar mencari pekerja-pekerja untuk kebun anggurnya.
Mat 20:2
Setelah ia sepakat dengan pekerja-pekerja itu mengenai upah sedinar sehari, ia menyuruh mereka ke kebun anggurnya.
Mat 20:3
Kira-kira pukul sembilan pagi ia keluar pula dan dilihatnya ada lagi orang-orang lain menganggur di pasar.
Mat 20:4
Katanya kepada mereka: Pergi jugalah kamu ke kebun anggurku dan apa yang pantas akan kuberikan kepadamu. Dan merekapun pergi.
Mat 20:5
Kira-kira pukul dua belas dan pukul tiga petang ia keluar pula dan melakukan sama seperti tadi.
Mat 20:6
Kira-kira pukul lima petang ia keluar lagi dan mendapati orang-orang lain pula, lalu katanya kepada mereka: Mengapa kamu menganggur saja di sini sepanjang hari?
Mat 20:7
Kata mereka kepadanya: Karena tidak ada orang mengupah kami. Katanya kepada mereka: Pergi jugalah kamu ke kebun anggurku.
Mat 20:8
Ketika hari malam tuan itu berkata kepada mandurnya: Panggillah pekerja-pekerja itu dan bayarkan upah mereka, mulai dengan mereka yang masuk terakhir hingga mereka yang masuk terdahulu.
Mat 20:9
Maka datanglah mereka yang mulai bekerja kira-kira pukul lima dan mereka menerima masing-masing satu dinar.
Mat 20:10
Kemudian datanglah mereka yang masuk terdahulu, sangkanya akan mendapat lebih banyak, tetapi merekapun menerima masing-masing satu dinar juga.
Mat 20:11
Ketika mereka menerimanya, mereka bersungut-sungut kepada tuan itu,
Mat 20:12
katanya: Mereka yang masuk terakhir ini hanya bekerja satu jam dan engkau menyamakan mereka dengan kami yang sehari suntuk bekerja berat dan menanggung panas terik matahari.
Mat 20:13
Tetapi tuan itu menjawab seorang dari mereka: Saudara, aku tidak berlaku tidak adil terhadap engkau. Bukankah kita telah sepakat sedinar sehari?
Mat 20:14
Ambillah bagianmu dan pergilah; aku mau memberikan kepada orang yang masuk terakhir ini sama seperti kepadamu.
Mat 20:15
Tidakkah aku bebas mempergunakan milikku menurut kehendak hatiku? Atau iri hatikah engkau, karena aku murah hati?
Mat 20:16
Demikianlah orang yang terakhir akan menjadi yang terdahulu dan yang terdahulu akan menjadi yang terakhir."
-------------
Tidakkah aku bebas mempergunakan milikku menurut kehendak hatiku? Atau iri hatikah engkau, karena aku murah hati?
Saudaraku,
injil hari ini tentang perumpaman tuan rumah yang mencari dan mengupah pekerja di kebun anggurnya.
Ada yang mulai bekerja dari pagi, dari pukul sembilan pagi, pukul dua belas siang, pukul tiga petang dan pukul lima petang.
Pada malam hari masing-masing menerima upah 1 dinar, untuk yang kerja mulai pukul lima petang dan yang kerja mulai pagi.
Tetapi yang mulai bekerja lebih dulu yaitu dari pagi bersungut-sungut merasa diperlakukan tidak adil.
Saudaraku,
saya tidak melihat adanya ketidakadilan dalam perumpamaan ini, sebab pekerja yang mulai dari pagi telah setuju dengan upah satu dinar.
Jika pemilik kebun anggur mengupah sama kepada pekerja yang hanya bekerja sebentar, itu adalah haknya.
Memberikan pengajaran kepada kita supaya kita tidak mudah iri hati terhadap apapun.
Tuhan akan memenuhi kebutuhan kita bukan keserakahan kita.
Dan Tuhan hendak menunjukkan kepada kita bahwa cara Tuhan tidak sama dengan cara dunia.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 19 Agustus 2020
Allah Bapa kami
Engkau tahu apa yang kami tidak tahu
Oleh karena itu Ya bapa
Ajarilah kami rendah hati
Dan berilah kami rahmat kekuatan agar kami mampu mengucap syukur
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Matius 19:23-30;
Mat 19:23
Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sukar sekali bagi seorang kaya untuk masuk ke dalam Kerajaan Sorga.
Mat 19:24
Sekali lagi Aku berkata kepadamu, lebih mudah seekor unta masuk melalui lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah."
Mat 19:25
Ketika murid-murid mendengar itu, sangat gemparlah mereka dan berkata: "Jika demikian, siapakah yang dapat diselamatkan?"
Mat 19:26
Yesus memandang mereka dan berkata: "Bagi manusia hal ini tidak mungkin, tetapi bagi Allah segala sesuatu mungkin."
Mat 19:27
Lalu Petrus menjawab dan berkata kepada Yesus: "Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau; jadi apakah yang akan kami peroleh?"
Mat 19:28
Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pada waktu penciptaan kembali, apabila Anak Manusia bersemayam di takhta kemuliaan-Nya, kamu, yang telah mengikut Aku, akan duduk juga di atas dua belas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel.
Mat 19:29
Dan setiap orang yang karena nama-Ku meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, bapa atau ibunya, anak-anak atau ladangnya, akan menerima kembali seratus kali lipat dan akan memperoleh hidup yang kekal.
Mat 19:30
Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir, dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu."
-------------
Lebih mudah seekor unta masuk melalui lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah
Saudaraku,
jika orang kaya susah masuk ke dalam kerajaan Allah, apakah lalu uang dan harta benda itu buruk?
Rasul Paulus mengajarkan kepada kita:
Peringatkanlah kepada orang-orang kaya di dunia ini agar mereka jangan tinggi hati dan jangan berharap pada sesuatu yang tak tentu seperti kekayaan, melainkan pada Allah yang dalam kekayaan-Nya memberikan kepada kita segala sesuatu untuk dinikmati.
Peringatkanlah agar mereka itu berbuat baik, menjadi kaya dalam kebajikan, suka memberi dan membagi
dan dengan demikian mengumpulkan suatu harta sebagai dasar yang baik bagi dirinya di waktu yang akan datang untuk mencapai hidup yang sebenarnya.
(1Tim 6:17-19)
Kita masing-masing telah menerima talenta dari Allah, dan kita harus percaya bahwa kita telah menerima yang terbaik.
Maka kita pun sudah seharusnya mengusahakan yang terbaik atas apa yang telah kita terima dari Allah.
Pertama-tama sebaiknya kita membebaskan diri dari belenggu kecemasan.
Sehingga tidak khawatir akan kekurangan atau kelebihan kita, tidak pula khawatir dengan harta benda.
Dengan demikian hanya ada kesederhanaan dan kemurahan hati.
Saudaraku,
zaman ini semua keinginan bisa terpenuhi dengan mudah dengan adanya banyak layanan online.
Jadi kesederhanaan memiliki tantangan yang sangat berat dan harta benda bisa saja menjadi belenggu.
Oleh karena itu mari kita selalu menyadari kesederhanaan itu dengan cara:
- Beli barang atau apapun hanya karena kegunaannya bukan untuk pamer.
- Hindari membeli barang secara impulsif atau spontan, pikirkan kembali apakah memang benar-benar kita butuhkan.
- Nikmati hal-hal sederhana bersama Tuhan.
Semua benda-benda di dunia ini tidak lebih dari debu tanah, letakkan dan timbunlah semuanya di bawah kaki, maka kita akan berada semakin dekat dengan surga.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 18 Agustus 2020
Allah Bapa kami
Segala sesuatu di langit dan di bumi adalah milik-Mu
Kami juga ingin mempersembahkan hidup kami kepada-Mu
Oleh karena itu kami mohon rahmat kekuatan-Mu
Supaya kami tidak gelisah dengan benda-benda duniawi
Tetap hidup sederhana dan murah hati
Sebab kami percaya Engkaulah yang memelihara kami
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Matius 22:16-2;
Mat 22:15
Kemudian pergilah orang-orang Farisi; mereka berunding bagaimana mereka dapat menjerat Yesus dengan suatu pertanyaan.
Mat 22:16
Mereka menyuruh murid-murid mereka bersama-sama orang-orang Herodian bertanya kepada-Nya: "Guru, kami tahu, Engkau adalah seorang yang jujur dan dengan jujur mengajar jalan Allah dan Engkau tidak takut kepada siapapun juga, sebab Engkau tidak mencari muka.
Mat 22:17
Katakanlah kepada kami pendapat-Mu: Apakah diperbolehkan membayar pajak kepada Kaisar atau tidak?"
Mat 22:18
Tetapi Yesus mengetahui kejahatan hati mereka itu lalu berkata: "Mengapa kamu mencobai Aku, hai orang-orang munafik?
Mat 22:19
Tunjukkanlah kepada-Ku mata uang untuk pajak itu." Mereka membawa suatu dinar kepada-Nya.
Mat 22:20
Maka Ia bertanya kepada mereka: "Gambar dan tulisan siapakah ini?"
Mat 22:21
Jawab mereka: "Gambar dan tulisan Kaisar." Lalu kata Yesus kepada mereka: "Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah."
------------
Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah
Saudaraku,
otoritas diperlukan dalam setiap komunitas, jika tidak komunitas apapun pasti akan berantakan.
Memang Tuhan menggunakan manusia untuk menjadi pemimpin sekaligus teladan bagi orang lain.
Dan tentunya seorang pemimpin harus mampu membawa hubungan dengan Tuhan menjadi lebih baik.
Yaitu yang mampu mewujudkan pekerjaan-pekerjaan Allah dengan belas kasih dan membangkitkan pengharapan.
Singkat kata, pemimpin harus dengan tulus hati melayani, seperti Tuhan kita Yesus Kristus.
Saudaraku,
berikanlah kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah.
Tuhan mengajarkan kita untuk setia dan tentunya memiliki komitmen untuk memenuhi hidup dengan pekerjaan-pekerjaan Allah.
Menyembah Allah adalah memberikan sesuatu yang bernilai kepada Allah, waktu, bakat atau kemampuan dan harta.
Bagi kita umat katolik, tentunya kita juga wajib tunduk dan taat kepada otoritas gereja katolik, menjadi salah satu perwujudan persembahan kita kepada Allah.
Dan kita pun warga kerajaan Allah, tunduk kepada otoritas Kristus yang memberi hidup, dengan mengasihi Tuhan dan mengasihi sesama.
Dan saya yakin kita mengetahui bagaimana mengasihi Tuhan dan sesama.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 17 Agustus 2020
Allah Bapa kami
Engkau menghendaki semua orang memperoleh keselamatan
Oleh karena itu ya Bapa
Kami mendoakan pemimpin-pemimpin bangsa
Dan secara khusus untuk pemimpin-pemimpin di negara kami Indonesia yang pada hari ini merayakan Ulang Tahun Kemerdekaan
Kami mohon berkatilah mereka supaya mereka mampu menjadi teladan, penuh belas kasih dan tunduk kepada perintah-Mu
Supaya seluruh rakyat Indonesai hidup damai dalam belas kasih-Mu
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Lukas 1:39-56;
Saya kutip sebagian:
Luk 1:39
Beberapa waktu kemudian berangkatlah Maria dan langsung berjalan ke pegunungan menuju sebuah kota di Yehuda.
Luk 1:40
Di situ ia masuk ke rumah Zakharia dan memberi salam kepada Elisabet.
Luk 1:41
Dan ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya dan Elisabetpun penuh dengan Roh Kudus,
Luk 1:42
lalu berseru dengan suara nyaring: "Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu.
Luk 1:43
Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku?
Luk 1:44
Sebab sesungguhnya, ketika salammu sampai kepada telingaku, anak yang di dalam rahimku melonjak kegirangan.
Luk 1:45
Dan berbahagialah ia, yang telah percaya, sebab apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan, akan terlaksana."
Luk 1:46
Lalu kata Maria: "Jiwaku memuliakan Tuhan,
Luk 1:47
dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku,
Luk 1:48
sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia,
-----------
Jiwaku memuliakan Tuhan, dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku
Saudaraku,
Maria adalah seorang perempuan dan sebagai satu-satunya, yang telah dikandung tanpa noda.
Sebab ia dipilih Allah untuk menjadi Ibunda Tuhan Yesus Kristus untuk menyelamatkan umat manusia.
Maria adalah orang pertama yang seperti Yesus telah diangkat ke surga.
Saudaraku,
mari kita lihat betapa sederhananya Bunda Maria menanggapi jalan keselamatan: Aku ini hamba Tuhan jadilah padaku menurut perkataanmu itu.
Begitulah kita seharusnya menanggapi panggilan, dengan sederhana namun dalam kehormatan sebagai anak-anak Allah.
Dan itu adalah rahmat yang terbesar yang diberikan oleh Allah kepada kita.
Oleh karena itu janganlah sia-siakan rahmat itu.
Yaiitu dengan selalu menyadari bahwa kita telah dipilih oleh Allah, seperti Bunda Maria, supaya hidup kita pun membawa keselamatan.
Sehingga kita tidak menghinakan diri dengan hidup menuruti kehendak dunia yang hanya akan membawa kepada kebinasaan.
Jangan biarkan kita dikelabui, mari tetap teguh dalam kehidupan kita yang terhormat.
Dengan cara menjaga seluruh gerak hidup kita, hanya untuk memuliakan Allah, supaya setiap orang dikehidupan kita melihat keselamatan dalam Tuhan kita Yesus Kristus.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 16 Agustus 2020
Allah Bapa kami
Kami persembahkan kerinduan kami untuk memuji dan memuliakan Engkau
Sudah selayaknya hidup kami hanya menuliakan Engkau
Sebab Engkau jadikan kami sebagai anak-anak-Mu
Dan kami mendengar dan mengenal suara-Mu
Sehingga kami tidak tersesat
Selamat sampai kepada kehidupan kekal
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Matius 19:13-15;
Mat 19:13
Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia meletakkan tangan-Nya atas mereka dan mendoakan mereka; akan tetapi murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu.
Mat 19:14
Tetapi Yesus berkata: "Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga."
Mat 19:15
Lalu Ia meletakkan tangan-Nya atas mereka dan kemudian Ia berangkat dari situ.
-------------
Biarkanlah anak-anak itu, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga
Saudaraku,
pagi ini saya ajak Saudaraku untuk merenungkan salah satu sifat anak-anak, yaitu tidak memiliki kesusahan.
Anak-anak segera melupakan apa yang menyusahkan hati mereka dan kembali ke permainan.
Saudaraku,
jika kita mau jujur terhadap diri sendiri bukankah kita sering menyusahkan diri dengan hal-hal yang tidak perlu?
Misalnya: tersinggung hanya oleh ucapan seseorang.
Apabila keadaan batin kita murni, kita tidak akan mudah dipengaruhi oleh penglihatan dan pendengaran kita.
Sebab pertimbangan sesorang terhadap segala sesuatu yang dihadapinya selaras dengan keadaan hatinya.
Dan keadaan hati sangat dipengaruhi oleh kehidupan batinnya.
Oleh karena itu ada baiknya kita harus selalu berusaha untuk menjaga kehidupan batin kita supaya tidak mudah dipengaruhi oleh hal-hal duniawi.
Hati menjadi bersih dan tidak mudah dicemari oleh perasaan-perasaan yang tidak perlu.
Maka mari kembali ke permainan kita bersama Tuhan Yesus.
Jadilah seorang anak dihadapan Allah, dewasa dalam segala hal dan menghentikan kebiasaan-kebiasaan manja yang buruk.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Sabtu 15 Agustus 2020
Kami mengarahkan hati hanya kepada-Mu ya Bapa
Karena hanya Engkaulah yang menjadi kegembiraan kami hari ini sampai kepada kekal
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
