"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Lukas 13:1-9;

Luk 13:1
Pada waktu itu datanglah kepada Yesus beberapa orang membawa kabar tentang orang-orang Galilea, yang darahnya dicampurkan Pilatus dengan darah korban yang mereka persembahkan.
Luk 13:2
Yesus menjawab mereka: "Sangkamu orang-orang Galilea ini lebih besar dosanya dari pada dosa semua orang Galilea yang lain, karena mereka mengalami nasib itu?
Luk 13:3
Tidak! kata-Ku kepadamu. Tetapi jikalau kamu tidak bertobat, kamu semua akan binasa atas cara demikian.
Luk 13:4
Atau sangkamu kedelapan belas orang, yang mati ditimpa menara dekat Siloam, lebih besar kesalahannya dari pada kesalahan semua orang lain yang diam di Yerusalem?
Luk 13:5
Tidak! kata-Ku kepadamu. Tetapi jikalau kamu tidak bertobat, kamu semua akan binasa atas cara demikian."
Luk 13:6
Lalu Yesus mengatakan perumpamaan ini: "Seorang mempunyai pohon ara yang tumbuh di kebun anggurnya, dan ia datang untuk mencari buah pada pohon itu, tetapi ia tidak menemukannya.
Luk 13:7
Lalu ia berkata kepada pengurus kebun anggur itu: Sudah tiga tahun aku datang mencari buah pada pohon ara ini dan aku tidak menemukannya. Tebanglah pohon ini! Untuk apa ia hidup di tanah ini dengan percuma!
Luk 13:8
Jawab orang itu: Tuan, biarkanlah dia tumbuh tahun ini lagi, aku akan mencangkul tanah sekelilingnya dan memberi pupuk kepadanya,
Luk 13:9
mungkin tahun depan ia berbuah; jika tidak, tebanglah dia!"
--------

Tidak! kata-Ku kepadamu. Tetapi jikalau kamu tidak bertobat, kamu semua akan binasa atas cara demikian

Saudaraku,
kebanyakan kita memahami kata "bertobat" secara sangat terbatas.
Kita sering menggunakan kata ini seolah-olah hanya memiliki satu makna yang kecil dan terbatas.
Bertobat tampaknya menyiratkan penyesalan atas suatu kesalahan yang telah kita perbuat.
Pertobatan, jika dipahami dengan cara ini, berarti mengubah perilaku tertentu yang berdosa.
Arti pertobatan secara harfiah adalah berbalik arah.
Dosa membuat kita "terpisah" dari Allah.

Saudaraku,
Tuhan Yesus tidak ingin menghukum kita atas dosa-dosa kita, Dia ingin mengampuni kita.
Dan Tuhan Yesus berkata harus ada buah pertobatan.
Inti dari perumpamaan tentang pohon ara adalah memiliki keinginan yang kuat untuk menghasilkan buah.
Pertobatan sejati akan menghasilkan buah sejati.
Setiap orang memiliki karunia dan Tuhan mengharapkan kita untuk menggunakan karunia itu
Kebiasaan apa yang membuat kita tidak berbuah?
Apa dalam hidup kita yang tampaknya menghambat kemampuan kita untuk mendapatkan nutrisi dan menghasilkan buah?

Saudaraku,
saya sering mengibaratkan kehidupan iman kita seperti sebuah pesawat terbang, jika kita "berhenti memelihara iman, kita akan jatuh.
Saya percaya kita semua mengerti bagaimana kita "memelihara iman".
Injil, ibadat, doa dan usaha-usaha kecil kita untuk hidup dalam ketataatan, sudah lebih dari cukup untuk kita berbuah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 25 Oktober 2025

Tuhan Yesus
Engkau memelihara kami dengan berbagai cara supaya hidup kami menghasilkan buah
Kami mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk hidup setia dalam ketaatan
Dan selalu mengarahkan hati kami hanya kepada kehendakMu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 12:54-59;

Luk 12:54
Yesus berkata pula kepada orang banyak: "Apabila kamu melihat awan naik di sebelah barat, segera kamu berkata: Akan datang hujan, dan hal itu memang terjadi.
Luk 12:55
Dan apabila kamu melihat angin selatan bertiup, kamu berkata: Hari akan panas terik, dan hal itu memang terjadi.
Luk 12:56
Hai orang-orang munafik, rupa bumi dan langit kamu tahu menilainya, mengapakah kamu tidak dapat menilai zaman ini?
Luk 12:57
Dan mengapakah engkau juga tidak memutuskan sendiri apa yang benar?
Luk 12:58
Sebab, jikalau engkau dengan lawanmu pergi menghadap pemerintah, berusahalah berdamai dengan dia selama di tengah jalan, supaya jangan engkau diseretnya kepada hakim dan hakim menyerahkan engkau kepada pembantunya dan pembantu itu melemparkan engkau ke dalam penjara.
Luk 12:59
Aku berkata kepadamu: Engkau tidak akan keluar dari sana, sebelum engkau membayar hutangmu sampai lunas."
---------

Hai orang-orang munafik, rupa bumi dan langit kamu tahu menilainya, mengapakah kamu tidak dapat menilai zaman ini?

Saudaraku,
Tuhan Yesus bertanya, "Mengapa mereka begitu pandai membaca tanda bumi dan begitu gagal membaca tanda rohani?
Mereka bisa membaca cuaca duniawi, tetapi mereka mengabaikan tanda-tanda iklim moral dan rohani di sekitar mereka.
Mengapa mereka begitu cerdik dalam hal-hal duniawi dan begitu bodoh dalam hal-hal rohani?"
Tuhan Yesus menyebutnya kemunafikan, karena semua itu hanyalah kepura-puraan bahwa mereka tidak tahu apa yang sedang terjadi.

Saudaraku,
sungguh menyedihkan bahwa manusia zaman sekarang dapat memprediksi pergerakan benda-benda langit, bahkan dapat membelah atom dan bahkan manusia sampai ke bulan, tetapi mereka buta terhadap apa yang sedang Tuhan lakukan di dunia.
Mereka tahu cara mencapai bintang-bintang, tetapi mereka tidak tahu jalan menuju surga.

Saudaraku,
arahkanlah mata dan telinga kita kepada Allah, terlalu sering kita hidup seakan-akan Allah berada jauh disana dimana bintang-bintang bergemelapan.
Kita lupa bahwa Ia juga berada disisi kita senantiasa dan Dia adalah Bapa yang penuh kasih.
Ia terkadang menegur kita dengan sangat keras tetapi disaat bersamaan, hatiNya yang lembut dan penuh kasih mengetahui kelemahan kita dan Ia berusaha menyelamatkan kita.
Maka biasakan menyadari dengan sungguh-sungguh bahwa Allah ada dan hidup bersama kita, Ia adalah Bapa kita.
Supaya tidak ada kemunafikan dan supaya kita tidak kehilangan "persppektif Allah".

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 24 Oktober 2025

Tuhan Yesus
Kami mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk selalu hidup dalam kesadaran
Kesadaran akan kehadiranMu dan keasadaran akan penebusan
Engkau telah mengangkat kami kepada hidup
Dan setiap hari kami bertempur dan berjuang supaya kami tetap berada dalam kasihMu
Kami percaya Engkau tidak pernah meninggalkan kami sendirian
Kami mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk selalu mengarahkan mata dan telinga kami kepadaMu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 12:49-53;

Luk 12:49
"Aku datang untuk melemparkan api ke bumi dan betapakah Aku harapkan, api itu telah menyala!
Luk 12:50
Aku harus menerima baptisan, dan betapakah susahnya hati-Ku, sebelum hal itu berlangsung!
Luk 12:51
Kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi? Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan damai, melainkan pertentangan.
Luk 12:52
Karena mulai dari sekarang akan ada pertentangan antara lima orang di dalam satu rumah, tiga melawan dua dan dua melawan tiga.
Luk 12:53
Mereka akan saling bertentangan, ayah melawan anaknya laki-laki dan anak laki-laki melawan ayahnya, ibu melawan anaknya perempuan, dan anak perempuan melawan ibunya, ibu mertua melawan menantunya perempuan dan menantu perempuan melawan ibu mertuanya."
---------

Aku datang untuk melemparkan api ke bumi dan betapakah Aku harapkan, api itu telah menyala!

Saudaraku,
inilah api yang Tuhan Yesus inginkan saat ini untuk memenuhi bumi dengan api di dalam hati setiap manusia.
Namun, Tuhan Yesus harus menjalani sengsara, wafat dan bangkit, itulah arti "baptisan".
Itulah yang Ia lakukan, mengorbankan diri-Nya di kayu salib agar kita hidup.
Ia tahu bahwa kita masing-masing, yang dipenuhi Roh Kudus, kemudian dapat menjadi saksiNya, menyebarkan terang Kristus dan api Roh Kudus.

Saudaraku,
Tuhan Yesus Kristus harus menanggung "baptisan rasa sakit" untuk memenangkan api itu bagi kita.
Tuhan Yesus datang untuk melemparkan api ke bumi, tentu saja yang Ia maksud adalah api Roh Kudus.
Saat api itu membakar hati kita, Ia memurnikan hati kita dengan membakar habis semua sampah yang terkumpul di sana.
Ia membakar habis kecenderungan untuk berbuat dosa dan keterikatan pada hal-hal duniawi.
Api itu memang menyakitkan karena dorongan Roh Kudus tentunya selalu "bertentangan" dengan dorongan keinginan daging.
Daging selalu menuntut untuk dilayani, tidak ingin dibakar.

Saudaraku,
dalam semua ini ada tanggung jawab bagi kita para pengikutNya, bersiap dan membantu orang lain memahami dan menanggapi Tuhan Yesus.
Mengenal Tuhan Yesus menuntun kita kepada hak istimewa dan tanggung jawab yang besar.
Kita harus selalu mengenakan "kacamata iman" kita, menerapkannya dalam hidup kita, supaya hidup kita diubahkan seperti yang Tuhan Yesus kehendaki.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 23 Oktober 2025

Tuhan Yesus
Kami mohon murnikanlah hati kami dengan api RohMu
Dan berilah kami rahmat kekuatan untuk setia hidup dalam kekudusan

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 12:39-48;

Luk 12:39
Tetapi ketahuilah ini: Jika tuan rumah tahu pukul berapa pencuri akan datang, ia tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar.
Luk 12:40
Hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu sangkakan."
Luk 12:41
Kata Petrus: "Tuhan, kamikah yang Engkau maksudkan dengan perumpamaan itu atau juga semua orang?"
Luk 12:42
Jawab Tuhan: "Jadi, siapakah pengurus rumah yang setia dan bijaksana yang akan diangkat oleh tuannya menjadi kepala atas semua hambanya untuk memberikan makanan kepada mereka pada waktunya?
Luk 12:43
Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang.
Luk 12:44
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya tuannya itu akan mengangkat dia menjadi pengawas segala miliknya.
Luk 12:45
Akan tetapi, jikalau hamba itu jahat dan berkata di dalam hatinya: Tuanku tidak datang-datang, lalu ia mulai memukul hamba-hamba laki-laki dan hamba-hamba perempuan, dan makan minum dan mabuk,
Luk 12:46
maka tuan hamba itu akan datang pada hari yang tidak disangkakannya, dan pada saat yang tidak diketahuinya, dan akan membunuh dia dan membuat dia senasib dengan orang-orang yang tidak setia.
Luk 12:47
Adapun hamba yang tahu akan kehendak tuannya, tetapi yang tidak mengadakan persiapan atau tidak melakukan apa yang dikehendaki tuannya, ia akan menerima banyak pukulan.
Luk 12:48
Tetapi barangsiapa tidak tahu akan kehendak tuannya dan melakukan apa yang harus mendatangkan pukulan, ia akan menerima sedikit pukulan. Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut."
-----------

Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang

Saudaraku,
kewaspadaan disamakan dengan pengelolaan yang teliti, sedangkan perlakuan yang kasar terhadap orang lain atau pemanjaan diri disamakan dengan kurangnya kewaspadaan dan perselingkuhan.
Hukuman didasarkan pada tingkat tanggung jawab.
Tidak ada pembebasan berdasarkan ketidaktahuan.
Gambarannya adalah sebuah rumah tangga besar yang hidup dalam ketegangan.
Sang majikan sedang pergi.
Ia dapat kembali kapan saja.
Kesiapsiagaan adalah inti dari perumpamaan ini.

Saudaraku,
konsekuensinya adalah tuan hamba itu akan datang pada hari yang tak terduga dan pada waktu yang tak diketahui, lalu menghukum hamba itu dengan keras dan menempatkannya bersama orang-orang yang tidak setia.
Ada cerita:
letakkan katak di dalam wadah yang dipanaskan dengan sangat lambat dan ia akan kehilangan kekuatannya untuk melompat keluar ketika air itu mulai membakar kulitnya.
Perumpamaan hamba yang setia ini, mengajarkan bahwa beberapa dosa pantas mendapatkan “hukuman ringan,” sementara yang lain pantas mendapatkan hukuman yang lebih berat dan hamba pertama dikutuk oleh dosa berat, yang menghancurkan kasih di hati manusia dengan pelanggaran berat terhadap hukum Tuhan, dosa ini menjauhkan manusia dari Allah.

Saudaraku,
manusia mengumpulkan perbendaharaan perbuatan baik mereka sendiri melalui Kristus.
Setiap orang akan menerima pahala segera setelah kematian sesuai dengan perbuatan dan iman mereka.
Dan yang sangat penting untuk kita perhatikan: Tuhan Yesus akan datang menemui kita saat Dia siap, BUKAN saat kita siap.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 22 Oktober 2025

Tuhan Yesus
Kami mohon rahmat kekuatanMu untuk setia hidup dalam ketaatan
Bukan oleh karena takut hukuman, tetapi karena Engkau telah mengangkat kami dari keduniawian kepada hidup
Dan Engkaupun telah memiiih hidup kami untuk menghadirkan belas kasih dan kuasa dari Allah yang hidup

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

 

Injil Lukas 12:35-38;

Luk 12:35
"Hendaklah pinggangmu tetap berikat dan pelitamu tetap menyala.
Luk 12:36
Dan hendaklah kamu sama seperti orang-orang yang menanti-nantikan tuannya yang pulang dari perkawinan, supaya jika ia datang dan mengetok pintu, segera dibuka pintu baginya.
Luk 12:37
Berbahagialah hamba-hamba yang didapati tuannya berjaga-jaga ketika ia datang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia akan mengikat pinggangnya dan mempersilakan mereka duduk makan, dan ia akan datang melayani mereka.
Luk 12:38
Dan apabila ia datang pada tengah malam atau pada dinihari dan mendapati mereka berlaku demikian, maka berbahagialah mereka.
------------

Berbahagialah hamba-hamba yang didapati tuannya berjaga-jaga ketika ia datang

Saudaraku,
ada dua keadaan manusia, satu bermusuhan dengan Allah dan yang lainnya berdamai dengan Allah.
Mereka yang berdamai dengan Allah telah mencapai keadaan itu melalui akses kepada kasih karunia Yesus Kristus.
Melalui Kristus, kita memiliki harapan bahwa kita akan hidup damai selamanya dalam pelukan Tritunggal Mahakudus.
Tanda keberadaan itu setiap hari adalah bekerjanya Roh Kudus di dalam kita.
Ketaatan Kristus kepada Bapa, dengan rela menyerahkan diri-Nya kepada maut meskipun Ia tidak layak menerimanya, mendatangkan pembebasan dan kehidupan bagi semua orang yang menerima kasih karunia-Nya.

Saudaraku,
kita dipanggil untuk waspada dan aktif dengan setia dalam kehidupan ini, untuk memelihara orang lain melalui pelayanan kita.
Oleh karena itu kita harus setia hidup dalam kekudusan.
Artinya kita harus selalu siaga dan berjaga-jaga supaya kita tidak mudah disesatkan oleh berbagai macam tipu daya keinginan daging.
Menekankan kesatuan kebenaran.
Hanya ada satu kebenaran dan kebenaran itu menunjuk pada Kebenaran Tertinggi, yaitu pribadi Kristus.
Ia menegaskan bahwa iman dan akal budi tidak hanya selaras, tetapi juga tak terpisahkan.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 21 Oktober 2025

Allah Bapa kami
Engkau membawa kami kepada PuteraMu Tuhan kami Yesus Kristus
Didalam Kristus Engkau nytakan belas kasih dan kuasaMu
Dan kami sungguh-sungguh mnegalami Allah yang hidup
Kami mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk selalu hidup dalam kewaspadaan
Supaya kami tidak mudah disesatkan oleh segala bentuk cinta diri

Dengan perantaraan Tuhan Yesus Kristus dan dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Sekarang dan sepanjang segala masa