Yohanes K. Sugiyarta
Injil Matius 10:7-15;
Saya kutipkan sebagian:
Mat 10:7
Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat.
Mat 10:8
Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.
---------
Saya memiliki usaha membuat aplikasi atau software untuk berbagai macam jenis usaha.
Dalam menjalin relasi dengan pelanggan, selain memberikan support yang terbaik dan maksimal, saya juga sering berkunjung.
Lalu kemudian shubungan saya dengan pemilik atau karyawan sangat dekat, tidak lagi hanya sekedar bisnis namun terkadang masuk ke hubungan yang lebih personal.
Banyak yang semangat dalam bekerja namun juga tidak sedikit yang berkeluh kesah.
Sebagai manusia sangatlah wajar menghadapi hidup yang kurang bisa mensyukuri apa yang telah diterima, ingin meningkat tetapi malas atau tidak ada usaha melihat dirinya sendiri guna untuk meningkatkan kompentensi.
Saudaraku,
sebagai putra dan putri Allah, kita harus belajar tentang komitmen, apabila kita telah setuju atau komit dengan tempat dimana kita kerja, sudah seharusnya kita melakukan pekerjaan atau tanggung jawab kita dengan sukacita, maksimal dan penuh tanggung jawab.
Itu adalah wujud dari iman kristen, harus mampu mengusir setan-setan dalam diri kita, yang tujuannya adalah melemahkan kita.
Melemahkan semangat dan lalu kita akan terbawa dan tergoda untuk mengumpat bahkan menyalahkan pimpinan atau orang lain.
Timbul iri hati dan kebencian dengan orang lain atau sesama karyawan.
Apabila kita tidak mampu mengusir setan yang ada dalam diri kita, bagaimana caranya kita mengusir setan diluar diri?
Bagaimana kita bisa membangkitkan orang mati?
Dan dengan cara apa kita bisa mentahirkan orang kusta?
Saudaraku,
mari penuhin hidup kita dengan kebaikan, sehingga setiap orang disekitar kita bisa memuliakan Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 12 Juli 2018
Kami telah menerima perbuatan-perbuatan ajaib dari-Mu ya Bapa
Kami rindu memuji dan memuliakan Engkau dengan kata dan perbuatan kami
Berikanlah kami rahmat kekuatan ya Bapa
Agar kami kuat dalam menghadapi ketidaknyamanan yang kami alami
Dan mampu mengambil sisi baiknya dari apapun yang terjadi dalam hidup kami
Lepaskanlah kami dari jerat keinginan yang jahat
Dan jadikanlah hidup kami ini menjadi penyembuh bagi yang sakit
Penghibur bagi yang berduka
Penolong bagi yang tersesat
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Matius 10:1-7;
Mat 10:1
Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan.
Mat 10:2
Inilah nama kedua belas rasul itu: Pertama Simon yang disebut Petrus dan Andreas saudaranya, dan Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya,
Mat 10:3
Filipus dan Bartolomeus, Tomas dan Matius pemungut cukai, Yakobus anak Alfeus, dan Tadeus,
Mat 10:4
Simon orang Zelot dan Yudas Iskariot yang mengkhianati Dia.
Mat 10:5
Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: "Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria,
Mat 10:6
melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.
Mat 10:7
Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat.
---------
Saudaraku,
kita punya keluarga, tetangga, teman, sahabat, relasi kerja dan kita berada dalam komunitas dan tempat kerja bukan kebetulan.
Masing-masing kita tidak ada yang sama, dan itu unik.
Dan yang paling penting di sadari bagi kita umat kristiani adalah bahwa kita diutus untuk memberitakan bahwa Kerajaan Sorga sudah dekat.
Untuk itu mari kita menjaga diri supaya kita kelak sampai ke sorga.
Kita telah mendengar firman dan ada Roh Kudus dalam diri kita, jadikanlan itu menjadi pedoman dan kekuatan supaya hidup kita tidak menyimpang.
Kita telah mendengar firman hendaklah kita tidak berbuat kejahatan.
Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!".(Mat 7:22-23)
Saudaraku,
Lihatlah para rasul dengan segala kekurangannya mereka berusaha untuk taat dan setia meneladan Tuhan Yesus.
Kita pun banyak kekurangan, mari kita jujur dan rendah hati dihadapan Allah, maka Allah akan mencukupkan kekurangan itu.
Berusaha dengan segala upaya untuk mengendalikan diri tidak melakukan yang tidak layak di hadapan Allah.
Dan mari membiasakan diri tidak berdoa untuk diri sendiri saja, tetapi juga berdoa untuk semua orang, keluarga, teman, sahabat, tetangga, teman sekerja, pimpinan dan lainnya.
Semoga hidup kita meng-ilhami semua orang di sekitar kehidupan kita dengan cinta kasih.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 11 Juli 2018
Bapa di sorga
Engkau Maha Baik
Engkau Maha Kasih
Engkau Maha Kuasa
Engkau Maha Kaya
Kami percaya kepunyaan dan kuasa-Mu
Lebih dari cukup untuk mencukupkan kebutuhan kami
Ampunilah kami ya Bapa
Apabila kami terkadang kurang percaya
Dan hidup gelisah dalam ketidak percayaan itu
Kami mohon rahmat-Mu ya Bapa
Roh Kudus-Mu menguasai hati dan pikiran kami
Supaya hidup kami menampilkan nyanyian dan tarian yang indah
Dan memancarkan sukacita surgawi
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Matius 9:32-38;
Mat 9:32
Sedang kedua orang buta itu keluar, dibawalah kepada Yesus seorang bisu yang kerasukan setan.
Mat 9:33
Dan setelah setan itu diusir, dapatlah orang bisu itu berkata-kata. Maka heranlah orang banyak, katanya: "Yang demikian belum pernah dilihat orang di Israel."
Mat 9:34
Tetapi orang Farisi berkata: "Dengan kuasa penghulu setan Ia mengusir setan."
Mat 9:35
Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan.
Mat 9:36
Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala.
Mat 9:37
Maka kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit.
Mat 9:38
Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu."
--------
Saudaraku,
jika hidup seorang kristiani selalu mementingkan dirinya sendiri, berarti belum mampu merasakan cinta kasih Kristus.
Terkadang saya melihat orang yang belum mampu membedakan antara berhemat dan pelit.
Ada yang sangat pelit bahkan dengan dirinya sendiri, mungkin punya pemikiran bahwa pencapaian diri atau kesuksesan hanya bisa disajikan dengan harta kekayaan.
Maka jika demikian apakah mungkin hatinya tergerak oleh belas kasihan kepada sesamanya?
Sedangkan ia sendiri mengharapkan orang lain berbelas kasih kepadanya.
Dan yang lebih tragis lagi menjadikan orang lain untuk menjadi batu pijakan untuk karir atau jabatan atau untuk menjadi terkemuka.
Saudaraku,
Tuhan kita Yesus Kristus hadir di hidup kita, oleh karena belas kasih, dan kita telah merasakannya.
Mari kita jadikan belas kasih sebagai semangat dan motivasi kita dalam menjalani hidup.
Dan mari kita berdoa untuk mereka yang oleh karena belas kasih, dengan rela kehilangan hidupnya untuk hidup sesamanya.
Kita selalu berusaha membangun hidup rohani kita dengan doa dan pengurbanan.
Supaya hidup kita tidak hanya terkemuka di dunia, tetapi juga mulia di surga.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 10 Juli 2018
Bapa di surga
Kami mohon bukalah mata kami
Supaya kami melihat perkara-perkara Ilahi
Dan kami melihat besarnya belas kasih-Mu kepada kami
Sehingga kami tidak lagi hanya melihat diri sendiri
Dan Tidak lagi mementingkan diri sendiri
Bukalah mata kami
Supaya kami mampu melihat setiap kejadian bukan hanya dari sisi luarnya saja
Tetapi mata rohani kami lebih tajam
Sehingga hidup kami dipenuhi dengan karya kebaikan-Mu
Dengan demikian kami tidak akan pelit untuk berbuat baik
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Matius 9:18-26;
Mat 9:18
Sementara Yesus berbicara demikian kepada mereka, datanglah seorang kepala rumah ibadat, lalu menyembah Dia dan berkata: "Anakku perempuan baru saja meninggal, tetapi datanglah dan letakkanlah tangan-Mu atasnya, maka ia akan hidup."
Mat 9:19
Lalu Yesuspun bangunlah dan mengikuti orang itu bersama-sama dengan murid-murid-Nya.
Mat 9:20
Pada waktu itu seorang perempuan yang sudah dua belas tahun lamanya menderita pendarahan maju mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jumbai jubah-Nya.
Mat 9:21
Karena katanya dalam hatinya: "Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh."
Mat 9:22
Tetapi Yesus berpaling dan memandang dia serta berkata: "Teguhkanlah hatimu, hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau." Maka sejak saat itu sembuhlah perempuan itu.
Mat 9:23
Ketika Yesus tiba di rumah kepala rumah ibadat itu dan melihat peniup-peniup seruling dan orang banyak ribut,
Mat 9:24
berkatalah Ia: "Pergilah, karena anak ini tidak mati, tetapi tidur." Tetapi mereka menertawakan Dia.
Mat 9:25
Setelah orang banyak itu diusir, Yesus masuk dan memegang tangan anak itu, lalu bangkitlah anak itu.
Mat 9:26
Maka tersiarlah kabar tentang hal itu ke seluruh daerah itu.
--------
Seorang kepala rumah ibadat, datang kepada Tuhan Yesus: anaknya yang telah mati dibangkitkan.
Seorang perempuan yang tersingkir dan najis, menyentuh jubah Tuhan Yesus: ia sembuh.
Ia yang telah turun dari sorga untuk memberikan kesembuhan, memberikan hidup baru dan melepaskan jerat dosa bagi siapa saja yang datang kepada-Nya.
Ia tidak memandang kaya atau miskin, orang terpandang atau orang yang tersingkirkan, Ia hanya melihat hati yang percaya dan berserah diri.
Saudaraku,
Allah sangat mengasihi manusia, Ia selalu siap menyambut setiap pribadi yang datang dengan rendah hati.
Hanya dengan menanggalkan segala kecongkaan dan kesombongan untuk bisa melihat Allah.
Contoh sederhana:
jika tidak pernah bisa melepaskan apa yang digenggam tangannya, maka tidak akan bisa menggenggam barang yang lain.
Jika kita merasa paling bisa, tidak pernah bisa melihat karya orang lain.
Jika kita merasa palinng pintar, selalu mengganggap bodoh orang lain.
Dan lain sebagainya.
Saudaraku,
mari kita belajar mengenal diri kita sendiri apa adanya, dan dengan jujur mengakuinya.
Maka dengan demikian kita akan jauh dari kesombongan dan memiliki hidup yang rendah hati.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 9 Juli 2018
Kepada-Mu kami mengarahkan pandangan ya Bapa
Kami menaruh kepercayaan hanya kepada-Mu
Engkau Bapa yang penuh belas kasihan dan penghiburan
Kami mohon berkat-Mu atas hidup kami
Kuduskanlah kami dengan Roh-Mu
Dan jadikanlah hidup kami menjadi cahaya kebaikan-Mu
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Markus 6:1-6;
Saya kutipkan sebagian:
Mrk 6:2
Pada hari Sabat Ia mulai mengajar di rumah ibadat dan jemaat yang besar takjub ketika mendengar Dia dan mereka berkata: "Dari mana diperoleh-Nya semuanya itu? Hikmat apa pulakah yang diberikan kepada-Nya? Dan mujizat-mujizat yang demikian bagaimanakah dapat diadakan oleh tangan-Nya?
Mrk 6:3
Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria, saudara Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon? Dan bukankah saudara-saudara-Nya yang perempuan ada bersama kita?" Lalu mereka kecewa dan menolak Dia.
Mrk 6:4
Maka Yesus berkata kepada mereka: "Seorang nabi dihormati di mana-mana kecuali di tempat asalnya sendiri, di antara kaum keluarganya dan di rumahnya."
Mrk 6:5
Ia tidak dapat mengadakan satu mujizatpun di sana, kecuali menyembuhkan beberapa orang sakit dengan meletakkan tangan-Nya atas mereka.
--------
Dari mana diperoleh-Nya semuanya itu?
Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria.
Saudaraku,
Hal-hal duniawi dan soal-soal lahiriah selalu akan berlawanan dengan rahmat Allah.
Sebab manusia selalu ingin mendahulukan kepentingan diri sendiri, ego-nya selalu ada dalam segala hal dan keadaan.
Sangat sulit untuk melihat sisi baik orang lain dan kepentingan orang lain apalagi melihat rahmat Allah.
Saudaraku,
tentunya kita semua ingin melakukan yang baik dalam kata-kata dan perbuatan.
Sebaiknya kita hati-hati, sebab rawan masuk dalam jebakan.
Sebab mungkin kita hanya mempertimbangkan baik menurut kita sendiri.
Bisa jadi kita hanya menjadi orang yang hanya tampak luarnya baik.
Saudaraku, jangan kita tertipu dengan segala hal yang tampak luarnya baik dan sebaliknya kita jangan menipu dengan tampilan luar yang baik.
Ijinkanlah rahmat Allah yang menguasai diri kita, dengan cara sederhana yaitu selalu hati-hati dalam berucap dan bertindak.
Selidikilah dengan teliti, apakah kata atau perbuatan itu condong lebih besar untuk diri sendiri.
Jika ya segera hentikan.
Tuhan memberikan Roh-Nya kepada kita untuk mengusir kegelapan yang menghalangi pandangan kita kepada-Nya.
Lihatlah Allah, Ia menjadikan segala-galanya baik.(Bdk Mrk 7:37).
Karena kita adalah anak-anak-Nya, mari kita juga berlaku demikian.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 8 Juli 2018
Kami mohon Roh Kudus-Mu menguasai hidup kami ya Bapa
Adalah anugerah yang istimewa bagi kami
Sebab oleh cahaya Roh-Mu kami melihat
Ya Bapa
Berilah kami semangat dan ketekunan dalam hidup bersama-Mu
Begitu banyak rahmat dan anugerah yang telah kami terima
Semoga kami dapat memilihara rahmat itu
Supaya tidak dikalahkan oleh keinginan melayani kenikmatan diri
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
