Yohanes K. Sugiyarta
Injil Matius 8:18-22;
Mat 8:18
Ketika Yesus melihat orang banyak mengelilingi-Nya, Ia menyuruh bertolak ke seberang.
Mat 8:19
Lalu datanglah seorang ahli Taurat dan berkata kepada-Nya: "Guru, aku akan mengikut Engkau, ke mana saja Engkau pergi."
Mat 8:20
Yesus berkata kepadanya: "Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya."
Mat 8:21
Seorang lain, yaitu salah seorang murid-Nya, berkata kepada-Nya: "Tuhan, izinkanlah aku pergi dahulu menguburkan ayahku."
Mat 8:22
Tetapi Yesus berkata kepadanya: "Ikutlah Aku dan biarlah orang-orang mati menguburkan orang-orang mati mereka."
--------
Apakah benar, kita mengikut Tuhan Yesus?
Telah dibaptis, mengakui Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan juru selamat, rajin berdoa dan ibadat, tetapi jika tidak memiliki KASIH* berarti *belum menjadi murid Kristus.
Hanya seperti menjahit dengan jarum tanpa benang, terlihat gerakannya tetapi tidak ada hasilnya.
Mengikut Kristus tidak mudah, harus tegas dan keras terhadap diri sendiri.
Banyak keinginan dan godaan duniawi, memang hidup di dunia tetapi harus melawan dunia.
Yaitu mencari keuntungan diri sendiri, mencari kesenangan diri sendiri, memegahkan diri dan sombong.
Saudaraku,
banyak hal-hal yang lebih baik dan lebih pantas dan yang lebih penting kita kerjakan, jangan hinakan diri dengan menuruti hawa nafsu.
Allah itu bukan jadul atau hanya untuk orang-orang tua, atau mau mati baru mencari Allah, Allah itu selalu kekinian, setiap hari selalu ada yang baru apabila kita mau mengarahkan mata dan telinga kita kepadanya.
Apabila hubungan kita dengan Allah baik dan kita mendengarkan nasehat-nasehat-Nya, maka kita tidak lagi mementingkan diri sendiri tetapi PASTI akan selalu mementingkan untuk kebaikan bersama.
Saudaraku,
semua orang bisa mendapat, setiap orang bisa memiliki tetapi tidak semua orang yang mengetahui apa yang ia miliki.
Sebab banyak orang mengingini sesuatu bukan serta merta karena kebutuhan, tetapi lebih bayak hanya untuk kesenangan diri dan kadang hanya ikut-ikutan agar terlihat eksis atau up to date.
Mari jadikan diri kita milik Kristus dan jadikanlah Kritus menjadi milik kita karena hanya Dia-lah yang mampu menanggung kelemahan kita dan yang berkuasa membawa kita kedalam hidup.Hidup baru setiap hari
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 2 Juli 2018
Hati kami damai dan tenang ya Bapa
Saat kami mampu mengalahkan keinginan diri
Sebaliknya ami menjadi rakus dan tak pernah puas dan gelisah
Apabila kami menuruti hawa nafsu
Dengan sungguh hati kami memohon kepada-Mu
Jauhkanlah kami ya Bapa dari segala keinginan yang jahat
Jauhkanlah kami dari kesombongan
Jauhkanlah kami dari kesenangan diri
Kobarkanlah Api Roh-Mu ya Bapa
Agar kami terhindar dari kegelapan
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Markus 5:21-43;
Saya kutipkan sebagian:
Mrk 5:25
Adalah di situ seorang perempuan yang sudah dua belas tahun lamanya menderita pendarahan.
Mrk 5:26
Ia telah berulang-ulang diobati oleh berbagai tabib, sehingga telah dihabiskannya semua yang ada padanya, namun sama sekali tidak ada faedahnya malah sebaliknya keadaannya makin memburuk.
Mrk 5:27
Dia sudah mendengar berita-berita tentang Yesus, maka di tengah-tengah orang banyak itu ia mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jubah-Nya.
Mrk 5:28
Sebab katanya: "Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh."
Mrk 5:29
Seketika itu juga berhentilah pendarahannya dan ia merasa, bahwa badannya sudah sembuh dari penyakitnya.
--------
Saudaraku,
Kisah Para Rasul ditulis untuk menunjukkan bahwa karya Tuhan Yesus yaitu kasih, mujizat dan kuasa Allah tetap berlanjut di hidup para rasul.
Ingat kita adalah orang-orang yang terpilih untuk melanjutkan karya Tuhan Yesus.
Dan kita telah dipersiapkan untuk memberikan kesaksian kepada dunia tentang karya keselamatan Allah.
Mari dengan penuh pengharapan kita mendekat kepada Tuhan Yesus, sentuhlah hati-Nya dengan perbuatan kasih dan dengan hidup yang berkenan dihadapan-Nya.
Dan percayalah maka kita akan memiliki hidup yang bukan hanya sekedar hidup.
Tetapi hidup yang lebih bermakna dan memberikan kesembuhan untuk banyak orang.
Maka hendaklah sekarang ini kelebihan kamu mencukupkan kekurangan mereka, agar kelebihan mereka kemudian mencukupkan kekurangan kamu, supaya ada keseimbangan.(2Kor 8:14)
Keseimbangan yang adil, Rasul Paulus tidak memaksa kita untuk berbagi.
Namun supaya terwujud kesimbangan, satu melengkapi yang lainnya, sebab tidak ada satu pun manusia yang sempurna.
Kita bisa membeli pulsa, membeli paket data, makan sehari 3 kali bahkan mungkin lebih, nonton bareng piala dunia di cafe atau di coffee shop.
Tidak kah kita tergerak untuk sedikit berbagi ke panti asuhan atau panti jompo?
Atau ditempat-tempat yang membutuhkan uluran tangan kita?
Saudaraku, sekecil apapun Allah melihat gerak tangan kita.
Saudaraku,
bukankah kita melihat sehelai benang yang dijalin dengan benang lain menghasilkan tali yang kuat?
Mari kita bekerja keras melanjutkan mujizat dan kuasa Allah.
Seharusnya kita malu, bersedih dan menangis saat masih ada saudara-saudari kita yang hidup dalam kekurangan.
Kita adalah putra-putri Allah, gunakan jadikan tangan kita menjadi mujizat bagi semua orang.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 1 Juli 2018
Bapa di sorga
Kami tidak ingin menjadi bintang yang gemerlap di langit
Tetapi kami ingin menjadi lilin atau obor
Yang mampu memberi cahaya bagi semua orang dalam kehidupan kami
Oleh karena itu ya Bapa
Kami datang bersujud dihadapan-Mu
Jadikanlah kami penerus karya-Mu
Tidak egois tidak pelit
Dan mata, telinga, tangan, kaki dan hati kami
Senantiasa tergerak oleh kesulitan orang lain
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Matius 8:5-17;
Saya kutipkan sebagian:
Mat 8:5
Ketika Yesus masuk ke Kapernaum, datanglah seorang perwira mendapatkan Dia dan memohon kepada-Nya:
Mat 8:6
"Tuan, hambaku terbaring di rumah karena sakit lumpuh dan ia sangat menderita."
Mat 8:7
Yesus berkata kepadanya: "Aku akan datang menyembuhkannya."
Mat 8:8
Tetapi jawab perwira itu kepada-Nya: "Tuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku, katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh.
Mat 8:9
Sebab aku sendiri seorang bawahan, dan di bawahku ada pula prajurit. Jika aku berkata kepada salah seorang prajurit itu: Pergi!, maka ia pergi, dan kepada seorang lagi: Datang!, maka ia datang, ataupun kepada hambaku: Kerjakanlah ini!, maka ia mengerjakannya."
Mat 8:10
Setelah Yesus mendengar hal itu, heranlah Ia dan berkata kepada mereka yang mengikuti-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai pada seorangpun di antara orang Israel.
Mat 8:11
Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan datang dari Timur dan Barat dan duduk makan bersama-sama dengan Abraham, Ishak dan Yakub di dalam Kerajaan Sorga,
Mat 8:12
sedangkan anak-anak Kerajaan itu akan dicampakkan ke dalam kegelapan yang paling gelap, di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi."
Mat 8:13
Lalu Yesus berkata kepada perwira itu: "Pulanglah dan jadilah kepadamu seperti yang engkau percaya." Maka pada saat itu juga sembuhlah hambanya.
--------
Saudaraku,
jika seseorang tidak tunduk kepada perintah atasannya berarti tidak mampu mengalahkan keinginannya sendiri.
Hidupnya masih dikuasai oleh kesenangan diri, senang menggerutu, berkeluh-kesah dan mengingkari realita dirinya sendiri.
Angkuh dan dikuasai oleh kesombongan.
Musuh dari luar lebih mudah dikenali, namun musuh dari dalam diri lebih sulit dikenali sehingga sulit pula untuk dikalahkan.
Sebab cenderung memanjakan diri yang terlalu berlebihan dan takut susah.
Saudaraku,
Sebagai umat katolik minimal satu minggu sekali kita mengucapkan:
Ya Tuhan, saya tidak pantas, Tuhan datang pada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.
Menyadarkan kita untuk selalu rendah hati.
Ada peribahasa, di atas langit masih ada langit.
Tidak ada sedikitpun alasan untuk sombong, manusia itu lemah, hari ini ada esok bisa saja tiada.
Janganlah memuji diri karena esok hari, karena engkau tidak tahu apa yang akan terjadi hari itu.
Biarlah orang lain memuji engkau dan bukan mulutmu, orang yang tidak kaukenal dan bukan bibirmu sendiri.
(Ams 27:1-2)
Saudaraku,
mari selalu berusaha untuk rendah hati dengan lebih cermat meneliti keinginan diri.
Apabila kita mampu mengalahkan daging maka kita akan melihat Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Sabtu 30 Juni 2018
Bapa di sorga
Kami mengarahkan hati kami kepada-Mu
Kami membuka hati kepada-Mu
Kami mohon rahmat-Mu
Agar kami lebih tajam melihat diri
Supaya kami tetap sabar dan rendah hati
Apabila kami direndahkan
Apabila kami dihina
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Matius 16:13-19;
Mat 16:13
Setelah Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya: "Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?"
Mat 16:14
Jawab mereka: "Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia dan ada pula yang mengatakan: Yeremia atau salah seorang dari para nabi."
Mat 16:15
Lalu Yesus bertanya kepada mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?"
Mat 16:16
Maka jawab Simon Petrus: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!"
Mat 16:17
Kata Yesus kepadanya: "Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga.
Mat 16:18
Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.
Mat 16:19
Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga."
---------
Saya sangat suka dengan kalimat ini:
sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga.
Bapa yang sama yang membuka mata saya sehingga saya melihat Ia bekerja.
Bapa yang sama yang membuat telinga saya mendengar nyanyian sorga.
Bapa yang sama yang membawa saya kepada Tuhan Yesus Sang Juru Selamat.
Lalu pertanyaan saya untuk Saudara-saudariku:
Apakah Saudara melihat Ia bekerja?
Apakah Saudara mendengar nyanyian sukacita dan keagungan sorga?
Saudaraku,
jika jawabannya YA
maka tentunya kita akan turut bekerja membawa kabar gembira dari sorga.
Lalu wujud nyata dari gerak hidup kita tidak lagi mengikuti keinginan duniawi, namun selalu mengutamakan kemuliaan Allah.
Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.(Rm 12:2)
Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!(Rm 12:21)
Saudaraku,
apabila kita masih membenci,
apabila hidup masih menjadi budak hawa nafsu,
apabila pelit dan berat untuk berbagi,
apabila eklusif dalam kelompoknya,
apabila masih tinggi hati, dan lain sebagainya,
masuklah dalam keheningan, dengarkan suara Bapa
Ia memanggil kita dengan lembut dan penuh kuasa.
Ia akan menyatakan kebaikan dan kuasa-Nya kepada kita.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Jumat 29 Juni 2018
Allah Bapa di sorga
Kami mohon rahmat-Mu
Agar mata dan telinga kami selalu mengarah kepada firman-Mu
Sehingga firman-Mu membaharui budi kami
Lalu kami memiliki kemauan dan kekuatan untuk menolak yang jahat
Dan seluruh gerak hidup kami memancarkan cahaya kebaikan-Mu
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Matius 7:21-29;
Saya kutipkan sebagian:
Mat 7:21
Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
Mat 7:22
Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
Mat 7:23
Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"
Mat 7:24
"Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.
---------
Saudaraku,
yang masuk ke dalam Kerajaan Sorga adalah dia yang melakukan kehendak Allah.
Maka orang kristiani setiap saat harus terjaga dan sadar bahwa apapun yang dilakukannya dilihat Allah.
Setiap perbuatan kita bukan untuk dilihat manusia.
Ada 2 hal yaitu ibadat dan ibadah:
1. Ibadat:
Usaha kita mengikut dengan taat dan dengan kerinduan hati dan mengucapkan syukur melalui peribadatan.
Ibadat kita, kita persembahkan sebagai ungkapan atas cinta kasih kita kepada Allah, bukan untuk dilihat orang.
2. Ibadah:
Menjalankan segala kewajiban yang diperintahkan Allah dalam kehidupan sehari-hari, misalnya bekerja dengan jujur dan tanpa keluh kesah.
Menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.
jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah Allah.(Bdk Mat 19:17)
Saudaraku,
bukankah kita telah menerima begitu banyak kasih Allah?
tidakkah kita punya semangat yang selalu berkobar untuk setia melakukan kehendak-Nya?
Setiap orang yang mendengar perkataan Allah melakukannya, adalah seperti orang yang mendirikan rumah diatas batu.
Dan tidak akan roboh oleh angin dan hujan.
Ijinkanlah Allah menjadi arsitek kita, mari turuti rencana-Nya, dengan menjalankan kehendak-ya.
Kehendak sendiri membuat risau dan gelisah, namun kehendak Allah membawa damai.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 28 Juni 2018
Kami mengucap syukur kepada-Mu ya Bapa
Setiap hari kami menerima kebaikan-Mu
Kami mohon ya Bapa
Supaya kami selalu terjaga dan menyadari
Bahwa tangan kasih-Mu lah yang membentuk kami
Sehingga kami dengan tegas melawan kehendak jahat
Dan hanya kehendak-Mu yang terjadi dalam hidup kami
Bapa di sorga
Kami berdoa memohon kepada-Mu
Bentuklah hidup kami untuk perwujudan karya-Mu
Kami percaya Engkau punya rencana untuk diri kami masing-masing
Agar dunia penuh kebaikan, kasih dan penuh kedamaian
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
