Yohanes K. Sugiyarta
Injil Matius 9:9-13;
Mat 9:14
Kemudian datanglah murid-murid Yohanes kepada Yesus dan berkata: "Mengapa kami dan orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak?"
Mat 9:15
Jawab Yesus kepada mereka: "Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berdukacita selama mempelai itu bersama mereka? Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa.
Mat 9:16
Tidak seorangpun menambalkan secarik kain yang belum susut pada baju yang tua, karena jika demikian kain penambal itu akan mencabik baju itu, lalu makin besarlah koyaknya.
Mat 9:17
Begitu pula anggur yang baru tidak diisikan ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian kantong itu akan koyak sehingga anggur itu terbuang dan kantong itupun hancur. Tetapi anggur yang baru disimpan orang dalam kantong yang baru pula, dan dengan demikian terpeliharalah kedua-duanya."
--------
Saudaraku,
kata reformasi tidak asing bagi kita, yang artinya perubahan secara drastis.
Namun Tuhan kita Yesus Kristus tidak cukup me-reformasi tambal sulam aturan-aturan agama tetapi mengubah total cara hidup yang lama dengan cara hidup baru dalam Kristus.
Bukan menambalkan kain yang belum susut ke baju yang tua.
Ketaatan kepada ajaran agama ternyata tidak cukup untuk mengubah hidup manusia menjadi taat dan mengasihi Allah.
Mentaati aturan-aturan ataupun berbagai tata cara ibadat hanya untuk mencari penghormatan manusia, misalnya suka dipanggil rabi atau supaya terlihat suci.
Dan kedudukan atau kehormatan itu terkadang digunakan untuk menghakimi dan menghukum sesamanya.
Saudaraku,
tak ada gunanya kita menjalankan ibadat, doa dan puasa atau taat membayar perpuluhan bagi saudaraku yang kristen jika hidup tanpa kasih.
Hidup mengasihi sesama dan mengasihi Allah.
Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.(Mat 5:20)
Baptis adalah lahir baru dalam Roh, menjadi manusia baru bukan hanya sebagai tanda atau simbol kekristenan.
Simbol orang kristiani adalah *kasih*.
Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi.(Yoh 13:35)
Saudaraku, kekristenan tidak cukup denganreformasi tetapi PERTOBATAN, lalu hidup baru dalam ROH.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari SABTU 7 Juli 2018
Kami menghadap kepada-Mu ya Bapa
Menikmati wajah-Mu yang penuh belas kasih
Engkau menunjukkan jalan supaya kami hidup
Bimbinglah kami selalu dengan Roh-Mu ya Bapa
Supaya kami tetap berada dijalan-Mu
Mewartakan kasih dan kebaikan-Mu
Dan jauhkanlah kami dari kehormatan dunia
Hidup rendah hati dan setia dalam karya-Mu
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Matius 9:9-13;
Mat 9:9
Setelah Yesus pergi dari situ, Ia melihat seorang yang bernama Matius duduk di rumah cukai, lalu Ia berkata kepadanya: "Ikutlah Aku." Maka berdirilah Matius lalu mengikut Dia.
Mat 9:10
Kemudian ketika Yesus makan di rumah Matius, datanglah banyak pemungut cukai dan orang berdosa dan makan bersama-sama dengan Dia dan murid-murid-Nya.
Mat 9:11
Pada waktu orang Farisi melihat hal itu, berkatalah mereka kepada murid-murid Yesus: "Mengapa gurumu makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?"
Mat 9:12
Yesus mendengarnya dan berkata: "Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit.
Mat 9:13
Jadi pergilah dan pelajarilah arti firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, karena Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa."
--------
Saudaraku,
kekristenan bukan sekedar agama, kekristenan adalah terhubung dengan Tuhan Yesus.
Artinya kita tidak lagi hidup sendiri mengembara tanpa arah dan tujuan.
Arah hidup orang kristiani sangat jelas dan pasti yaitu hidup kekal bersama Kristus.
Dan kehidupan kekal bukan semata-mata anugrah dari Allah, namun harus dilalui dengan hidup yang terhubung dengan Tuhan Yesus.
Tuhan Yesus telah memanggil kita, seperti memanggil Matius seorang pemungut cukai.
Panggilan Tuhan Yesus membawa perubahan total, menjadi manusia baru yang bertumbuh dalam Kristus.
Rasul Paulus dalam Efesus 4:14-15
sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan,
tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala.
karena kamu telah menanggalkan manusia lama serta kelakuannya, dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya;(Bdk Kol 3:10-11)
Ketika hidup terhubung dengan Kristus, maka memperoleh pengetahuan yang benar.
Lalu pikiran, gerak tubuh dan ucapan mulut kita tidak lagi atas dorongan kepentingan diri sendiri, namun atas dorongan Allah.
Memandang semua orang sebagai saudara dan hormat kepada Allah dengan taat kepada perintah-Nya.
Saudaraku,
mari berhenti sekarang apabila saat ini hidup kita hanya melayani keinginan diri.
Dan hidup baru berdua dengan Tuhan Yesus, melayani dunia dengan kasih.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Jumat 6 Juli 2018
Terimakasih ya Bapa
Kami tidak lagi sendirian
Engkau ada bersama-sama kami
Kami mohon berkat-Mu ya Bapa
Agar kami hanya mengerjakan perintah-Mu
Dan tidak lagi mengerjakan kepentingan diri kami sendiri
Kami melihat orang-orang kudus-Mu
Mengenakan mahkota kekal di sorga
Dan itulah yang menjadi tujuan hidup kami
Bersama Engkau hidup kekal dalam kemuliaan
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Matius 9:1-8;
Mat 9:1
Sesudah itu naiklah Yesus ke dalam perahu lalu menyeberang. Kemudian sampailah Ia ke kota-Nya sendiri.
Mat 9:2
Maka dibawa oranglah kepada-Nya seorang lumpuh yang terbaring di tempat tidurnya. Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: "Percayalah, hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni."
Mat 9:3
Maka berkatalah beberapa orang ahli Taurat dalam hatinya: "Ia menghujat Allah."
Mat 9:4
Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata: "Mengapa kamu memikirkan hal-hal yang jahat di dalam hatimu?
Mat 9:5
Manakah lebih mudah, mengatakan: Dosamu sudah diampuni, atau mengatakan: Bangunlah dan berjalanlah?
Mat 9:6
Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa" ?lalu berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu?:"Bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!"
Mat 9:7
Dan orang itupun bangun lalu pulang.
Mat 9:8
Maka orang banyak yang melihat hal itu takut lalu memuliakan Allah yang telah memberikan kuasa sedemikian itu kepada manusia.
--------
Saudaraku,
mari kita bersyukur sebab kita memiliki Tuhan Yesus Kristus yang bukan hanya sekedar nabi pembawa firman Tuhan, namun Ia adalah Allah yang berkuasa mengampuni dosa.
Dosa adalah sumber kegelisahan dan ketakutan, bukan tentang rasa bersalah namun lebih mendalam bahwa perbuatan jahat bertentangan dengan hati nurani, sebab pada mulainya manusia diciptakan Allah, baik adanya.
Orang yang berbuat jahat selalu *perang* dengan hati nurani terus-menerus sampai dengan dosa itu memperoleh pengampunan.
Allah kita adalah Allah yang penuh kasih, Ia aktif mendekati anak-anak-Nya.
Supaya kita tidak binasa oleh karena dosa.
Setelah memperoleh pengampunan, kedamaian bisa diperoleh dengan kasih yang sama, maka kemudian kita harus terus menerus mengasihi Allah dan mengasihi sesama.
Saudaraku,
mari kita bersyukur sebab Allah memberikan kepada kita Roh Kudus-Nya, yang menuntun kita ke jalan yang benar.
Yaitu jalan yang punya kuasa memberikan kedamaian, pengampunan dosa dan kehidupan yang kekal.
Maka mari kita berbahagia sebab tidak semua orang *terpanggil*, padahal sangat-sangat nyata karya Allah dalam dunia ini.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 5 Juli 2018
Walaupun ketakwaan kami tidak pantas
Kami persembahkan kasih kami kepada-Mu ya Bapa
Kami sangat merindukan Engkau
Bapa Pencipta dan Penebus kami
Dengan penuh rasa syukur
Kami kidungkan pujian
Yaitu luapan kebahagian kami
Atas kasih dan penyertaan-Mu
Dan kami memohon dengan sangat
Supaya Engkau senantiasa menyertai kami
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Matius 8:28-34;
Mat 8:28
Setibanya di seberang, yaitu di daerah orang Gadara, datanglah dari pekuburan dua orang yang kerasukan setan menemui Yesus. Mereka sangat berbahaya, sehingga tidak seorangpun yang berani melalui jalan itu.
Mat 8:29
Dan mereka itupun berteriak, katanya: "Apa urusan-Mu dengan kami, hai Anak Allah? Adakah Engkau ke mari untuk menyiksa kami sebelum waktunya?"
Mat 8:30
Tidak jauh dari mereka itu sejumlah besar babi sedang mencari makan.
Mat 8:31
Maka setan-setan itu meminta kepada-Nya, katanya: "Jika Engkau mengusir kami, suruhlah kami pindah ke dalam kawanan babi itu."
Mat 8:32
Yesus berkata kepada mereka: "Pergilah!" Lalu keluarlah mereka dan masuk ke dalam babi-babi itu. Maka terjunlah seluruh kawanan babi itu dari tepi jurang ke dalam danau dan mati di dalam air.
Mat 8:33
Maka larilah penjaga-penjaga babi itu dan setibanya di kota, diceriterakannyalah segala sesuatu, juga tentang orang-orang yang kerasukan setan itu.
Mat 8:34
Maka keluarlah seluruh kota mendapatkan Yesus dan setelah mereka berjumpa dengan Dia, merekapun mendesak, supaya Ia meninggalkan daerah mereka.
--------
Saudaraku,
Tuhan Yesus selalu memperhatikan keadaan manusia yang dikasihi-Nya.
Ia ingin menjamah pribadi setiap pribadi supaya tidak terjerat oleh keinginan jahat.
Sebab keinginan jahat bukan hanya tentang orang lain, orang lain bisa menghindar jika mengetahui ada orang yang jahat.
Tetapi lebih tentang diri orang yang dirasuki oleh keinginan yang jahat itu sebab tidak lagi menyadari siapa dirinya.
Namun yang disadari adalah *keinginan dirinya*, maka tidak akan peduli dengan apapun diluar dirinya yang penting keinginan dirinya terpenuhi.
Saudaraku,
manusia memiliki penglihatan dan hati untuk membedakan mana yang baik dan yang tidak baik.
Manusia bisa mengukur dengan dirinya sendiri, yaitu jika memolak untuk dipukul maka tidak akan memukul.
Namun tidak semua mampu mengendalikan diri sehingga kejahatan tetap ada sampai dengan hari ini.
Saudaraku,
hanya Allah yang mampu mengusir keinginan jahat dari dalam diri kita.
Allah akan memberikan kekuatan kepada kita apabila kita dengan rendah hati datang kepada-Nya.
Mari coba kita masing-masing mmenyadari, kita itu selalu kasihan kepada diri sendiri.
Maka jika demikian kita akan sulit mengalahkan keinginan diri.
Datanglah kepada Tuhan Yesus supaya kita bebas dari kuasa jahat.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 4 Juli 2018
Bapa di sorga
Kami sangat bersyukur sebab mata kami melihat kuasa-Mu
Engkau membuka penglihatan kami
Sehingga kami mengetahui apa yang harus kami ketahui
Mengasihi apa yang harus kami kasihi
Sungguh kami ingin memuji dan memuliakan Engkau
Kami terbebas dari keinginan yang jahat
Dan hidup kami penuh sukacita dan kedamaian
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Yohanes 20:24-29;
Yoh 20:24
Tetapi Tomas, seorang dari kedua belas murid itu, yang disebut Didimus, tidak ada bersama-sama mereka, ketika Yesus datang ke situ.
Yoh 20:25
Maka kata murid-murid yang lain itu kepadanya: "Kami telah melihat Tuhan!" Tetapi Tomas berkata kepada mereka: "Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya, sekali-kali aku tidak akan percaya."
Yoh 20:26
Delapan hari kemudian murid-murid Yesus berada kembali dalam rumah itu dan Tomas bersama-sama dengan mereka. Sementara pintu-pintu terkunci, Yesus datang dan Ia berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: "Damai sejahtera bagi kamu!"
Yoh 20:27
Kemudian Ia berkata kepada Tomas: "Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah."
Yoh 20:28
Tomas menjawab Dia: "Ya Tuhanku dan Allahku!"
Yoh 20:29
Kata Yesus kepadanya: "Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya."
---------
sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya, sekali-kali aku tidak akan percaya.
Pernyataan ketidakpercayaan Tomas akan kebangkitan Tuhan Yesus, sulit diterima apabila melihat kejadian sebelumnya yaitu di Yohanes 11 saat Tuhan Yesus akan kembali ke Yudea:
Murid-murid itu berkata kepada-Nya: "Rabi, baru-baru ini orang-orang Yahudi mencoba melempari Engkau, masih maukah Engkau kembali ke sana?"(Yoh 11:8)
Lalu Tomas, yang disebut Didimus, berkata kepada teman-temannya, yaitu murid-murid yang lain: "Marilah kita pergi juga untuk mati bersama-sama dengan Dia."(Yoh 11:16)
Saudaraku,
tidak ada seorangpun yang bisa memastikan bahwa setiap rencana pasti akan terlaksana dengan baik.
Jalan tidak selalu mulus, bisa saja tiba-tiba ada rintangan atau kesulitan bahkan kebimbangan.
Kita memiliki teladan yang hebat, Tuhan kita ditolak, dimusuhi bahkan disalibkan.
Semoga kita bisa setiap saat menyadari supaya setiap rintangan justru semakin membuat iman kita semakin dewasa.
Hendaknya tidak membuang-buang waktu dengan berbagai macam pikiran yang tidak berguna.
Dan janganlah meremehkan hal-hal kecil, sebab sebuah kerikil kecil pun bisa membuat kita jatuh.
Pagi ini kita belajar dari St. Tomas, matanya memandang kemanusiaan Yesus, namun imannya mengakui Ke-Allah-an Yesus, sehingga dengan suara penuh gembira tercampur penyesalan mendalam, ia berseru: Ya Tuhanku dan Allahku".
Mari kita menjaga pandangan mata kita supaya tidak mengganggu rahmat Allah yang ada di dalam hidup kita.
Dengan kemauan yang kuat dan dengan penyertaan Roh Kudus kita berusaha untuk tetap teguh dan setia hanya melakukan kehendak-Nya.
Dan berhati-hati agar tidak terkurung oleh pikiran sendiri dan lalu cenderung egois kemudian menjadi penghalang pandangan kita kepada Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 3 Juli 2018
Hanya kepada-Mu ya Bapa
Kami menaruh semua pengharpan kami
Dan hanya kepada-Mu kami berlindung
Kuserahkan segala kesusahan dan kegelisahan kami
Sehingga rahmat-Mu mendapatkan tempat di hidup kami
Bapa di sorga
Kami mohon pertolongan-Mu dan perlindungan-Mu
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
