"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Lukas 24:13-35;

Ayat 26-34:

Luk 24:26
Bukankah Mesias harus menderita semuanya itu untuk masuk ke dalam kemuliaan-Nya?"
Luk 24:27
Lalu Ia menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab Suci, mulai dari kitab-kitab Musa dan segala kitab nabi-nabi.
Luk 24:28
Mereka mendekati kampung yang mereka tuju, lalu Ia berbuat seolah-olah hendak meneruskan perjalanan-Nya.
Luk 24:29
Tetapi mereka sangat mendesak-Nya, katanya: "Tinggallah bersama-sama dengan kami, sebab hari telah menjelang malam dan matahari hampir terbenam." Lalu masuklah Ia untuk tinggal bersama-sama dengan mereka.
Luk 24:30
Waktu Ia duduk makan dengan mereka, Ia mengambil roti, mengucap berkat, lalu memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka.
Luk 24:31
Ketika itu terbukalah mata mereka dan merekapun mengenal Dia, tetapi Ia lenyap dari tengah-tengah mereka.
Luk 24:32
Kata mereka seorang kepada yang lain: "Bukankah hati kita berkobar-kobar, ketika Ia berbicara dengan kita di tengah jalan dan ketika Ia menerangkan Kitab Suci kepada kita?"
Luk 24:33
Lalu bangunlah mereka dan terus kembali ke Yerusalem. Di situ mereka mendapati kesebelas murid itu. Mereka sedang berkumpul bersama-sama dengan teman-teman mereka.
Luk 24:34
Kata mereka itu: "Sesungguhnya Tuhan telah bangkit dan telah menampakkan diri kepada Simon."
---------

Ketika itu terbukalah mata mereka dan merekapun mengenal Dia, tetapi Ia lenyap dari tengah-tengah mereka

Saudaraku,
pastinya Tuhan Yesus hidup dalam hidup setiap orang yang percaya kepada-Nya.
Namun terkadang saat kita membutuhkan pertolongan-Nya, justru tidak "menngenali-Nya".
Seringkali pandangan kita terhalang oleh "pemikiran-pemikiran atau kesimpulan-kesimpulan" kita sendiri.
Jarang sekali orang yang mampu melepaskan "hiruk-pikuk" dalam hati dan pikirannya lalu fokus kepada Tuhan Yesus.
Terkadang ekspetasi kita bisa saja membuat kita tidak "mengenali" suara Allah.
Seringkali dalam segala sesuatu, kita berpikir "harusnya begini", sedangkan Tuhan memerintahkan berbeda, sikap seperti ini juga menghalangi penglihatan kita akan Allah.
Ada pula yang selalu berpendapat bahwa "karya Tuhan harus luar biasa".

Saudaraku,
selalu saja ada keinginan-keinginan yang tidak teratur yang bisa "membutakan" penglihatan kita akan kehadiran Tuhan Yesus.
Oleh karena itu dalam segala hal dan dalam segala keadaan, kita harus yakin bahwa Tuhan Yesus berada di dekat kita.
Maka marilah kita membiasakan diri mengarahkan hati kepada Tuhan Yesus.
Arahkan mata kita kepada segala hal yang baik dan ingat segala yang tidak baik itu tetap ada.
Supaya kita sungguh-sungguh mengerti mana perbuatan-perbuatan Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa

Tuhan Yesus
Kami mohon ampunilah kami jika kami sering tidak mengenali-Mu
Ampunilah kami jika kami lebih percaya kepada diri kami sendiri
Kami mohon rahmat-Mu untuk menyingkirkan semua yang menghalangi penglihatan kami kepada-Mu
Dan kami mohon doronglah kami untuk memperbaiki diri setiap hari

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Yohanes 20:11-18;

Yoh 20:11
Tetapi Maria berdiri dekat kubur itu dan menangis. Sambil menangis ia menjenguk ke dalam kubur itu,
Yoh 20:12
dan tampaklah olehnya dua orang malaikat berpakaian putih, yang seorang duduk di sebelah kepala dan yang lain di sebelah kaki di tempat mayat Yesus terbaring.
Yoh 20:13
Kata malaikat-malaikat itu kepadanya: "Ibu, mengapa engkau menangis?" Jawab Maria kepada mereka: "Tuhanku telah diambil orang dan aku tidak tahu di mana Ia diletakkan."
Yoh 20:14
Sesudah berkata demikian ia menoleh ke belakang dan melihat Yesus berdiri di situ, tetapi ia tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus.
Yoh 20:15
Kata Yesus kepadanya: "Ibu, mengapa engkau menangis? Siapakah yang engkau cari?" Maria menyangka orang itu adalah penunggu taman, lalu berkata kepada-Nya: "Tuan, jikalau tuan yang mengambil Dia, katakanlah kepadaku, di mana tuan meletakkan Dia, supaya aku dapat mengambil-Nya."
Yoh 20:16
Kata Yesus kepadanya: "Maria!" Maria berpaling dan berkata kepada-Nya dalam bahasa Ibrani: "Rabuni!", artinya Guru.
Yoh 20:17
Kata Yesus kepadanya: "Janganlah engkau memegang Aku, sebab Aku belum pergi kepada Bapa, tetapi pergilah kepada saudara-saudara-Ku dan katakanlah kepada mereka, bahwa sekarang Aku akan pergi kepada Bapa-Ku dan Bapamu, kepada Allah-Ku dan Allahmu."
Yoh 20:18
Maria Magdalena pergi dan berkata kepada murid-murid: "Aku telah melihat Tuhan!" dan juga bahwa Dia yang mengatakan hal-hal itu kepadanya.
---------

Aku telah melihat Tuhan!

Saudaraku,
kuasa kebangkitan seharusnya "berkuasa" dalam hidup kita.
Dengan kebangkitan, Tuhan Yesus membawa kita kepada "hidup dalam kebangkitan".
Hidup dengan "cara baru" yang tidak lagi terikat oleh "kedagingan", tetapi hidup taat kepada Roh Kudus.
Rasul Pauus mengajarkan kepada kita:
Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah.
Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi.(Kol 3:1-2)

Saudaraku,
kita adalah "umat paskah".
Kita tidak lagi hidup dengan kepandaian dan kebijaksanaan kita sendiri.
Niat kita akan selalu murni sebab tidak lagi tunduk kepada cinta diri.
Tuhan Yesus telah mengalahkan "kemanusiaannya" dengan salib dan kebangkitan.
Supaya didalam Dia, kita memiliki kehidupan baru didalam Roh.
Oleh karena itu hendaknya kita selalu menyadari untuk selalu "hidup dalam kekudusan".
Semangat hidup dalam kekudusan bukan kewajiban bagi imam-imam dan biarawan-biarawati.
Tetapi kewajiban setiap kita yang telah "mengalami kebangkitan".

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa

Tuhan Yesus
Banyak sekali yang mencemaskan hati kami
Kami percaya kebangkitan-Mu berkuasa atas hidup kami
Maka kami mohon berilah kami kekuatan agar selalu berani menguasai diri
Supaya kami tidak mudah cemas oleh karena godaan-godaan kedagingan dan cinta diri

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 28:8-15;

Mat 28:8
Mereka segera pergi dari kubur itu, dengan takut dan dengan sukacita yang besar dan berlari cepat-cepat untuk memberitahukannya kepada murid-murid Yesus.
Mat 28:9
Tiba-tiba Yesus berjumpa dengan mereka dan berkata: "Salam bagimu." Mereka mendekati-Nya dan memeluk kaki-Nya serta menyembah-Nya.
Mat 28:10
Maka kata Yesus kepada mereka: "Jangan takut. Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku."
Mat 28:11
Ketika mereka di tengah jalan, datanglah beberapa orang dari penjaga itu ke kota dan memberitahukan segala yang terjadi itu kepada imam-imam kepala.
Mat 28:12
Dan sesudah berunding dengan tua-tua, mereka mengambil keputusan lalu memberikan sejumlah besar uang kepada serdadu-serdadu itu
Mat 28:13
dan berkata: "Kamu harus mengatakan, bahwa murid-murid-Nya datang malam-malam dan mencuri-Nya ketika kamu sedang tidur.
Mat 28:14
Dan apabila hal ini kedengaran oleh wali negeri, kami akan berbicara dengan dia, sehingga kamu tidak beroleh kesulitan apa-apa."
Mat 28:15
Mereka menerima uang itu dan berbuat seperti yang dipesankan kepada mereka. Dan ceritera ini tersiar di antara orang Yahudi sampai sekarang ini.
---------

"Jangan takut. Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku."

Saudaraku,
kesaksian para rasul mengenai kebangkitan Tuhan Yesus, menginspirasi kita untuk "hidup dalam kebangkitan."
Misteri kehidupan kita dan keradaan kita sendiri.
Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.(2Kor 5:17)
Hidup kita harus mampu menginspirasi orang lain tentang "hidup dalam kebangkitan."
Kita harus terus menerus mengusahakan hidup dalam kekudusan.

Saudaraku,
saat misa paskah, kita kembali mengucapkan "janji baptis".
Dalam pembaptisan, kita mati bersama Kristus.
Kita hidup memperoleh hidup baru dalam pelukan belas kasih Bapa yang kekal.
Dan kita diingatkan kembali untuk menolak segala bentuk "kesenangan daging".

Saudaraku,
kita ingin anak-anak kita, cucu-cucu kita juga mengalami "hidup dalam kebangkitan".
Oleh karena itu janganlah kita hidup dalam "kecemasan duniawi."
Jalani hidup dengan ucapan syukur dan dengan semangat kebangkitan.
Supaya dalam segala keadaan kita tidak mudah disesatkan oleh segala bentuk tipu daya daging.
Hiduplah dengan "tubuh kebangkitan".

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa

Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau telah membangkitkan kami
Engkau beri kami tubuh yang baru dan hidup yang baru
Engkau buat hidup kami bercahaya sehingga kami tidak lagi berjalan dalam kegelapan
Kami mohon rahmatMu setiap hari untuk menolak segala keluh kesah kedagingan
Supaya dalam segala keadaan, Engkau dapati kami setia hidup dalam kekudusan

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Yohanes 20:1-9;

Yoh 20:1
Pada hari pertama minggu itu, pagi-pagi benar ketika hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena ke kubur itu dan ia melihat bahwa batu telah diambil dari kubur.
Yoh 20:2
Ia berlari-lari mendapatkan Simon Petrus dan murid yang lain yang dikasihi Yesus, dan berkata kepada mereka: "Tuhan telah diambil orang dari kuburnya dan kami tidak tahu di mana Ia diletakkan."
Yoh 20:3
Maka berangkatlah Petrus dan murid yang lain itu ke kubur.
Yoh 20:4
Keduanya berlari bersama-sama, tetapi murid yang lain itu berlari lebih cepat dari pada Petrus sehingga lebih dahulu sampai di kubur.
Yoh 20:5
Ia menjenguk ke dalam, dan melihat kain kapan terletak di tanah; akan tetapi ia tidak masuk ke dalam.
Yoh 20:6
Maka datanglah Simon Petrus juga menyusul dia dan masuk ke dalam kubur itu. Ia melihat kain kapan terletak di tanah,
Yoh 20:7
sedang kain peluh yang tadinya ada di kepala Yesus tidak terletak dekat kain kapan itu, tetapi agak di samping di tempat yang lain dan sudah tergulung.
Yoh 20:8
Maka masuklah juga murid yang lain, yang lebih dahulu sampai di kubur itu dan ia melihatnya dan percaya.
Yoh 20:9
Sebab selama itu mereka belum mengerti isi Kitab Suci yang mengatakan, bahwa Ia harus bangkit dari antara orang mati.
--------

Ia harus bangkit dari antara orang mati

Saudaraku,
Paskah adalah sumber segala pengharapan.
Kita hidup di dunia orang hidup yang menuju ke dunia orang mati.
Tetapi dengan kebangkitan Tuhan Yesus, kita menuju kehidupan kekal dalam kemuliaan bersama Allah.
Paskah adalah sumber segala pengharapan.

Saudaraku,
Rasul Paulus kepada jemaat di Kolose:
Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah.
Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi.
Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah.
Hikmat Allah akan dinyatakan kepada setiap orang yang percaya kepada Kristus.
Maka kita harus selalu fokus berjuang mengatasi segala bentuk kekhawatiran dunia ini.
Sebab jika kita hati-hati, segala bentuk kekhawatiran adalah jalan masuk yang biasa digunakan oleh "si jahat".

SELAMAT PASKAH

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa

Tuhan Yesus
Engkau telah wafat dan bangkit supaya kami pun hidup dalam kebangkitan
Terimakasih Engkau telah menyelamatkan kami
Terimakasih Engkau setia menemani kami dan menuntun langkah kami
Ampunilah ketidakpercayaan kami
Dan kami mohon kuasailah hati dan pikiran kami
Supaya dalam segala keadaan, kami tetap setia berjalan bersama-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Markus 16:1-7;

Mrk 16:1
Setelah lewat hari Sabat, Maria Magdalena dan Maria ibu Yakobus, serta Salome membeli rempah-rempah untuk pergi ke kubur dan meminyaki Yesus.
Mrk 16:2
Dan pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu, setelah matahari terbit, pergilah mereka ke kubur.
Mrk 16:3
Mereka berkata seorang kepada yang lain: "Siapa yang akan menggulingkan batu itu bagi kita dari pintu kubur?"
Mrk 16:4
Tetapi ketika mereka melihat dari dekat, tampaklah, batu yang memang sangat besar itu sudah terguling.
Mrk 16:5
Lalu mereka masuk ke dalam kubur dan mereka melihat seorang muda yang memakai jubah putih duduk di sebelah kanan. Merekapun sangat terkejut,
Mrk 16:6
tetapi orang muda itu berkata kepada mereka: "Jangan takut! Kamu mencari Yesus orang Nazaret, yang disalibkan itu. Ia telah bangkit. Ia tidak ada di sini. Lihat! Inilah tempat mereka membaringkan Dia.
Mrk 16:7
Tetapi sekarang pergilah, katakanlah kepada murid-murid-Nya dan kepada Petrus: Ia mendahului kamu ke Galilea; di sana kamu akan melihat Dia, seperti yang sudah dikatakan-Nya kepada kamu."
--------

Sekarang pergilah, katakanlah kepada murid-murid-Nya dan kepada Petrus: Ia mendahului kamu ke Galilea; di sana kamu akan melihat Dia

Saudaraku,
Sabtu Suci adalah waktu dimana saat Yesus turun ke tempat penantian, ke dunia orang mati, untuk mengabarkan Injil.
Dan Hari Minggu Paskah, saat Yesus bangkit kembali dari antara orang mati.
Paskah berarti "Melewati", dalam Kitab Keluaran pasal 12 dan mengacu pada perjalanan bangsa Israel melalui Laut Merah, yang kita alami secara sakramental dalam baptisan, itu adalah awal perjalanan kita dari kematian menuju kehidupan baru.
Dan Ekaristi bila diterima dengan disposisi yang tepat, memberikan janji kebangkitan menuju kehidupan kekal.

Saudaraku,
Sabtu Suci adalah langkah peralihan dari Jumat Agung ke Minggu Paskah.
Peralihan dari kematian menuju kebangkitan.
Dari cara hidup yang taat kepada daging menuju kepada "kebangkitan", hidup baru didalam "kuasa Roh Kudus".
Kebangkitan mendorong kita menuju "terang", dan itu tidak mudah.
Karena Sang Terang akan menelanjangi dosa-dosa kita.
Maka jika kita tidak mau mengakuinya dan bertobat, selamanya kita tidak perna bisa sampai kepada kebangkitan.

Saudaraku,
untuk hidup dalam kebangkitan itu tidak mudah.
Sebab sulit sekali untuk meninggalkan kebiasaan lama.
Tetapi jika engkau selalu menjaga "kemurnian niat", segala bentuk "kecemasan daging" tidak lagi mampu menghalangi usaha-usahamu.
Terlebih jika engkau setiap hari memelihara "semangat kebangkitan".

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa

Tuhan Yesus
Kami sadar meninggalkan kebiasaan lama itu tidak mudah
Tetapi kami percaya bahwa Engkau selalu memberikan kekuatan kepada kami
Kami percaya Engkau tidak pernah meninggalkan kami
Maka kami mohon berilah kami hati yang taat
Dan berilah kami keberanian dan kekuatan untuk mengalahkan segala bentuk ketakutan daging

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa